Jurnal Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Not a member yet
1267 research outputs found
Sort by
The Efforts to Improve Environmental Attitudes of Students using Problem Based Learning Model
Background: a student\u27s attitude of care for the environment is either a affective competence or the value of a outlook on life that the student has in addressing conditions that are occurring in his or her surroundings. The purpose of this best practices is in an effort to improve the viic grade affective competencies in the neighborhoods in the junior state of sukabumi. Method: this study applies the class action study method with a quantitative approach to study subjects of 38 students. The instruments used are the beneficiary competence competencies of learners to the ward, teacher and student interviews, and student responses to learning. The affective competence of participants based on this study includes 3 indicators of 1) being conscious and thankful, 2) being curious, critical thingking, and caring for the environment, and 3 being prudly employed by materials that could polluter the environment. Results: research shows cycle I that the average percentage of the scores of positive attitudes of concern students have toward the environment increased after applying the model of learning problem based learning from 56.08% to 66.71%. And the average percentage of students\u27 negative towards the environment is declined after a model of learning problem based learning from 43.92 % to 33.29%. Then, at the second cycle, treatment is remitting by using a different mind mapping on learning, and the average percentage of the score of the students\u27 positive attitude toward the environment is increasing after the model of based learning problem is implemented, using the mind mapping has increased from 66.71% to 86.02%. Conclusion: faculty competence after treatment of learning with the problem of based learning has increased by 66.71%, learners respond favorably to learning the problem of based learning. In this case learners feel motivated to actively study, be active, increase curiosity and improve students\u27 affective competence in the ward.
Keywords : Classroom Action Research; Afectiv; Problem based Learning; Climate Chang
Analysis of Misconceptions with the CRI (certainty of response index) Method on Organ System Materials for Enrichment of Biology Teaching Materials
Individual ability to understand what is taught is the first step to improve students\u27 cognitive learning outcomes. However, often students are not able to understand existing concepts, misinterpret concepts, or concepts received are not in accordance with the concepts of experts. This research is a descriptive research with a survey method. This study aims to determine the percentage of students who master the concept, do not know the concept, experience misconceptions (misconceptions) and lucky guesses (lucky guesses) and analyze the level of student understanding of the material on organ systems. The sub-matter included is the reproductive system, digestive system, respiratory system, and excretory system. The benefits of this research can also be recommended in compiling appropriate learning materials so that misunderstandings can be minimized. The population in this study were 25 basic biology education students. The instrument used is a multiple choice question consisting of 50 questions on organ system material equipped with a Certainty of Response Index (CRI) value on a scale of 0-5. The instruments used were interview sheets and true-false choice tests along with the reasons accompanied by. Based on the research data obtained, it can be described that the average respondent has a misconception of 48% as indicated by the number of respondents who answered incorrectly with high CRI criteria. Almost every sub-chapter of material on organ systems has misconceptions. Misconceptions about the hormonal system accounted for the largest percentage of the total percentage of misconceptions. This is indicated by the average misconception in the material of 14 out of the total. Based on these findings it can be used as an evaluation to create learning tools that will be implemented through learning in general biology courses.
Key Words: CRI, Misconception, Teaching materia
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN SERVIS BAWAH PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI MTS DARUL IHSAN TAHUN AJARAN 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keterampilan dan ketepatan servis siswa di ektrakurikuler bola voli di Mts Darul Ihsan Kabupaten Sukabumi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei. Populasi penelitian ini adalah siswa di ektrakurikuler bola voli di Mts Darul Ihsan Kabupaten Sukabumi dengan jumlah siswa sebanyak 24 siswa terdiri dari Laki-laki berjumlah 14 orang dan perempuan 10 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes. Instrumen yang digunakan yaitu AAHPER serving accuracy test 1969.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat kemampuan siswa kategori “kurang sekali” sebanyak 1 siswa dengan pesentase (4%), kategori “kurang” sebanyak 6 siswa dengan persentase (25%), kategori “cukup” sebanyak 9 siswa dengan persentase (38%), kategori “baik” sebanyak 7 siswa dengan persentase (29%), dan kategori “Sangat Baik” sebanyak 1 orang siswa dengan persentase (4%). Dari data diatas dapat di peroleh persentase paling tinggi yaitu sebesar (38%) dengan jumlah siswa sebanyak 9 siswa dan berada pada kategori “Cukup” maka dapat di simpulkan bahwa servis bawah siswa ektrakurikuler bola voli di Mts Darul Ihsan Kabupaten Sukabumi berada pada kategori Cukup
PENGARUH LATIHAN PUKULAN FOREHAND VOLLEY SASARAN TETAP DAN FOREHAND VOLLEY SASARAN BERPINDAH TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN FOREHAND VOLLEY ATLIT TENIS LAPANGAN LOMBOK TIMUR KU 12/15 TAHUN 2023 : PENGARUH LATIHAN PUKULAN FOREHAND VOLLEY SASARAN TETAP DAN FOREHAND VOLLEY SASARAN BERPINDAH TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN FOREHAND VOLLEY ATLIT TENIS LAPANGAN
Pukulan volley sering kali kurang diperhatikan oleh para pelatih, dilihat dari tingkat konsistensi bola yang mengenai sasaran, arah bola kecepatan maupun variasi dalam melakukan tehnik forhand volley pada atlet tenis lapangan Lombok Timur KU 12-15. Menurut pelatih yang menangani di Lombok Timur tersebut menceritakan bahwa jarang dilakukan proses berlatih khusus pada teknik forhand volley dikarenakan lebih mendahulukan latihan pukulan drive daripada volley. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh latihan forehand volley dengan sasaran tetap terhadap kemampuan forehand volley atlet tenis lapangan Lombok Timur KU 12-15. (2) Untuk mengetahui pengaruh latihan volley dengan sasaran berpindah terhadap kemampuan forehand volley atlet tenis lapangan Lombok Timur KU 12-15. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian one grup pretest dan posttest dsigen. Penelitian ini menggunakan studi populasi di karenakan seluruh jumlah populasi akan di jadikan sampel sebanyak 12 atlet. Instrument tes untuk mengukur kemampuan forehand volley, mengunakan tes forehand volley dengan kesempatan memukul dengan tehnik forehand volley sebanyak 10 bola. Analisis data menggunakan analisis statistik uji t-test. Hasil penelitaian nilai t-hitung kelompok latihan forehand volley dengan sasaran tetap sebesar 3,294 dimana nilai t-hitung lebih besar daripada nilai t-tabel sebesar 1,895 pada traf signifikan 5% dengan derajat kebebasan (df) N-1=5. Nilai t-hitung kelompok latihan forehand volley dengan sasaran berpindah sebesar 2,743 dimana nilai t-hitung lebih besar daripada nilai t-tabel sebesar 1,895 pada traf signifikan 5% dengan derajat kebebasan (df) N-1=5. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Ada pengaruh hasil latihan pukulan forehand volley dengan sasaran tetap terhadap kemampuan forehand volley atlet tenis lapangan Lombok Timur KU 12/15 (2) Ada pengaruh hasil latihan pukulan forehand volley dengan sasaran berpindah terhadap kemampuan forehand volley atlet tenis lapangan Lombok Timur KU 12-15
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA GHAISAN BOUTIQUE SUKABUMI
This study aims to determine the influence of product quality and brand image on purchasing decisions in the online store Ghaisan Boutique Sukabumi. The research method used in this study is a quantitative descriptive method. The descriptive method is a research method that seeks to describe and interpret an existing condition or relationship, a developing opinion, an ongoing process, an effect or effect that occurs, or an ongoing trend. The results of the study show that the influence of Product Quality has a significant impact on the Purchase Decision, where from the results of the partial test the value of the product quality calculation is greater when compared to the table, namely the tcount (5.881) > the table (2.0141) and the significance is 0.000 < 0.05, (below 0.05). Thus the first hypothesis (H1) is accepted and H0 is rejected. Brand Image does not have a significant effect on the Purchase Decision, where based on the t-test or partially, the value of the brand image on the purchase decision is calculated (1.528) < ttable (2.0141) and or the significance of t (0.133) > 0.05, indicating that the tcalculated value is below the ttable which means that H0 is accepted and H1 is rejected. The influence of Product Quality and Brand Image has a significant impact on Purchase Decisions. This is shown by the value of Fcal (17.349) > Ftabel (3.19) and the significance value is 0.000 which is below 0.05, meaning that H0 = rejected and H1 = accepted. This can be interpreted if together the quality of the product and the brand image will significantly affect consumer purchasing decisions
Penentuan Prioritas Utama Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Menggunakan Metode Clustering K-Means
termasuk kebutuhan fisik, mental dan sosial. Kegagalan memenuhi kebutuhan dasar manusia berdampak pada pengabaian keluarga dan ketimpangan sosial. salah satu hak dasar Manusia yaitu terpenuhinya kebutuhan primer yaitu pakaian yang layak (sandang), makan dan minum yang layak (pangan), dan tempat tinggal yang layak (papan). Bantuan rehabilitasi RTLH menjadi salah satu cara untuk menanggulangi hal tersebut. Namun dalam penerapanya masih terdapat kejadian tidak tepat sasaran dikarenakan dalam proses penilaian cenderung dengan penilaian subjektif. Salah satu solusi pemecahan masalah ini adalah dengan membuat sebuah aplikasi komputerisasi yang dapat memberikan rekomendasi penilaian kelayakan berdasarkan kriteria-kriteria yang di tentukan sehingga pada saat memberikan bantuan mengurangi resiko kurang tepat sasaran. Sistem yang dibangun yaitu aplikasi website menggunakan metode clustering K-Means. Kriteria yang digunakan pada penelitian ini yaitu kontruksi dinding, atap dan lantai. Dari hasil pengujian aplikasi menggunakan K-means dengan 3 kluster untuk pengelompokan kelayakan dengan 25 sampel data, terdapat hasil pengelompokan data yaitu 8 warga yang layak, kurang layak 6 warga dan 11 warga tidak layak
Penerapan Metode Weighted Product Penerima Bansos Covid-19 pada Kelurahan Cisarua Kota Sukabumi
Coronavirus (Covid-19) merupakan penyakit yang menyerang seluruh dunia termasuk Indonesia yang disebabkan oleh virus [1]. Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia mulai memberlakukan lockdown bagi masyarakat seluruh Indonesia. Sehingga menimbulkan banyaknya perusahaan perusahaan yang rugi, UMKM gulung tikar, serta para Karyawan/tenaga kerja yang terkena PHK. Pemerintah melalui Kementrian mengadakan program Bantuan Sosial COVID-19 kepada masyarakat berupa sembako yang dimana setiap warga yang terkena dampak tersebut akan mendapatkan bantuan setiap 3 bulan sekali. Namun, masih banyak kasus dimana pemberian Bantuan Sosial COVID-19 ini tidak merata bahkan tidak tepat sasaran kepada masyarakat khususnya di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Berdasarkan uraian diatas maka dibuatlah sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan metode Weighted Product guna menghasilkan penerimaan bantuan sosial yang lebih akurat. Metode Weighted Product ini menhasilkan perangkingan dari tiap alternatif, dimana nilai yang paling tinggi layak memiliki prioritas utama dalam penerimaan bantuan social tersebut
Model Pengelolaan Agropark Berbasis Green Economy
Increasing national economic resilience is an important part in facing global competition which can have both positive and negative impacts. The existence of a green economy concept is expected to be able to become an economic system that provides efficient value, is environment riendly and is able to reduce the impact of climate change in the long term. The aim is to analyze what aspects can be implemented in a green economy model. Agropark Mabda Islam is one of the tourist attractions in Kp. Pasir Gede, Nyalindung Village, Nyalindung District, Sukabumi Regency. The type of data that were sed in this research is primary data. Primary data is data that will be obtained from the results of interviews and direct observations made to the managers of Agropark Mabda Islam. Agropark Mabda Islam has been able to implement a green economy model. All aspects have been fulfilled (economic, environmental, and social) Green economy can be done in various ways, including being able to carry out sustainable management which aims to create a green economy in the Mabda Islam Agropark, there are three sectors of agriculture, agriculture, and fisheries. These three sectors can help improve the welfare of the people in the area, especially the Nyalindung village, so that later they will be able to realize an economic system that is compatible with environment friendly sustainable agriculture
Peningkatan Kompetensi Dalam Menulis Artikel Jurnal Internasional
Pelatihan penulisan artikel jurnal internasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam menulis artikel di Jurnal Internasional. Pelatihan penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh minimnya publikasi karya ilmiah dosen. Untuk itu dibutuhkan suatu metode yang tepat. Cara yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan artikel jurnal internasional dengan langkah-langkah penulisan draf awal, pengkoreksian, draf berikutnya yang sudah perbaikan dan dielaborasi, dan diakhiri dengan penyempurnaan draf. Hasil dari pelatihan ini meningkatnya kemampuan dosen dalam menulis artikel pada aspek leksikogramatika dan makna kata pada artikel sudah bervariasi, jelas, meskipun belum terlalu efektif dalam penggunaannya. Dalam sistematika tulisan terlihat dapat menuliskan ragam bahasa tulis yang lebih baik sehingga tujuan komunikasi teks terlihat jelas arahnya. Begitu pun, dalam hubungan antar gagasan pada tulisan, dosen dapat mengembangkan paragraf yang memiliki hubungan antar gagasan
Pelatihan Penggunaan Atraktan dan Yellow Trap untuk Pengendalian Hama Tanaman Pepaya Di Kelompok Tani Harapan Maju Banjarnegara
Salah satu usaha tani yang dikelola oleh anggota Kelompok Tani Harapan Maju Desa Sambong, Banjarnegara yaitu budidaya tanaman pepaya. Permasalahan pada budidaya tanaman pepaya salah satunya yaitu adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). OPT yang menyerang pepaya antara lain lalat buah, kutu kebul, antraknosa, dan lainnya. Kelompok Tani Harapan Maju belum pernah memperoleh keterampilan khusus penanganan lalat buah pada pepaya. Salah satu cara pengendalian hama lalat buah yaitu penggunaan atraktan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah yang dilaksanakan di Aula Dusun Poncol, dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian kuisioner pada peserta. Kegiatan akhir yaitu praktik penggunaan atraktan dan yellow trap di lahan tanaman pepaya Kelompok Tani Harapan Maju. Hasil kegiatan berupa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan atraktan dan yellow trap pada tanaman pepaya. Hasil analisis korelasi antar peubah menunjukkan bahwa hubungan korelasi tingkat pendidikan dengan umur yaitu 0,8338. Hubungan korelasi tingkat pendidikan dengan nilai test yaitu -0,0783. Hubungan korelasi umur dengan nilai test yaitu -0,1922. Hubungan korelasi tingkat pendidikan dan umur dengan nilai test yaitu -0,1075