Jurnal Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Not a member yet
    1267 research outputs found

    Pengembangan Buku Pendidikan Karakter Rasa Ingin Tahu Dengan Permainan Tradisional Untuk Anak Usia 7–9 Tahun

    Get PDF
    The character education of curiosity is increasingly being eroded due to limited facilities which have an impact on the emergence of serious problems. The aim of this research is to develop a guidebook for traditional games that can improve the curious character of children aged 7-9 years. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE approach. This research involved ten certified teachers as respondents to the needs analysis. Apart from that, four lecturers, four certified teachers, traditional game practitioners and artists are also involved as validators of traditional game book products. The subjects involved in this limited research trial were eight children aged 7-9 years. Based on this research, it can be summarized in three main points, namely 1) The product was developed through the ADDIE stages, 2) The quality of the research product obtained an average score of 3.84 and met the criteria "Very good", so "No Revision is Required", and 3) The product is able to influence the curious character of children aged 7-9 years. This is proven by the mean score of the significance test with paired samples t test showing the posttest mean score (M = 3.54688, SE = 0.05716) showing a higher score than the pretest mean (M = 2.2265, SE = 0.014032). The value of t(7) = 9.408, p = 0.000 (p ˂ 0.05), shows a significant difference. The magnitude of the effect (effect size) of r = 0.996 is equivalent to 99% which is included in the "Large Effect" category. The results of the N-gain score analysis were 73.49%, including the "High" criterion.  Pendidikan karakter rasa ingin tahu semakin terkikis karena keterbatasan sarana yang berdampak pada munculnya permasalahan serius. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah melakukan pengembangan buku pedoman permainan tradisional yang dapat meningkatkan karakter rasa ingin tahu anak berusia 7-9 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE. Penelitian ini melibatkan sepuluh guru bersertifikasi sebagai responden analisis kebutuhan. Selain itu, empat dosen, empat guru bersertifikasi, praktisi permainan tradisional dan seniman juga terlibat sebagai validator produk buku permainan tradisional. Subjek yang dilibatkan dalam uji coba terbatas penelitian ini delapan anak dengan usia 7-9 tahun. Berdasarkan penelitian ini dapat dirangkum dalam tiga poin utama yaitu 1) Produk yang dikembangkan melalui tahap-tahap ADDIE, 2) Kualitas produk penelitian memperoleh skor rerata 3,84 dan memenuhi kriteria “Sangat baik”, sehingga “Tidak Perlu Revisi”, dan 3) produk mampu mempengaruhi karakter rasa ingin tahu anak berusia 7-9 tahun. Hal ini dibuktikan dengan rerata skor uji signifikansi dengan paired samples t test menunjukkan skor rerata posttest (M = 3,54688, SE = 0,05716) sehingga skor lebih tinggi dari rerata pretest (M = 2,2265, SE = 0,014032). Nilai t(7) = 9,408, p = 0,000 (p ˂ 0,05), menunjukkan perbedaan yang signifikan. Besarnya pengaruh (effect size) sebesar r = 0,996 sepadan dengan 99% yang termasuk kategori “Efek Besar”. Hasil analisis N-gain score adalah 73,49% termasuk dalam kriteria “Tinggi”. &nbsp

    HOW DOES SOCIAL MEDIA MARKETING THROUGH CELEBGRAM PROMOTION AFFECT THE GROWTH OF MSMES IN INDONESIA?

    Get PDF
    The purpose of this study is to determine whether or not there is an effect of marketing costs on net profit with sales volume as an intervening variable in culinary and fashion businesses in the Cirebon City area that use celebrity promotion services. This research uses field research (Field Research) with a quantitative approach. For data collection techniques carried out, namely through questionnaires. The population in this study is all culinary and fashion business actors in the Cirebon City area with a sampling technique using probability sampling, namely with a simple random method, which is as many as 44 business actors. The test tool used in this study is with path analysis techniques using the help of IBM Statistic SPSS software version 26. Based on the results of the channel analysis carried out, the results were obtained: (1) Marketing cost variables do not have a direct effect on net income, (2) Marketing cost variables have a direct and positive effect on sales volume, (3) Sales volume variables have a direct and positive effect on net income, (4) Indirect marketing cost variables through sales volume have a positive effect on net profit

    Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pemulasaran Jenazah

    Get PDF
    Salah satu langkah pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh dosen dalam menyampaikan ilmu yakni dengan memberikan pelatihan PKM yang berkesinambungan. Upaya ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan baru pada mahasiswa melalui proses pengabdian masyarakat. Kegiatan praktik pelatihan pemulasaraan jenazah dipilih sebagai bekal untuk bisa memberikan pengalaman baik mahasiswa di hadapan masyarakat yang lebih kompleks. Hal ini menjadi salah satu latar belakang pelatihan agar masyarakat dan mahasiswa bisa bergandengan tangan memenuhi hak jenazah sebagai umat islam. Dengan menggunakan metode praktik dan pemberian materi tentang pemulasaraan jenazah, diharapkan mereka bisa terjun dalam masyarakat lebih baik. Hasil praktik dan pelatihan tersebut akan memberikan pengetahuan baru kepada peserta pelatihan perempuan sehingga akan bisa diterapkan secara lebih luas ketika mereka kembali ke lingkungan masing-masing. Metode pelatihan secara partisipatif dua arah, teknik penjelasan materi dan ptaktik langsung peserta di laboratorium Agribisnis yang dibagi kedalam tiga kelompok praktik keterampilan. Pelatihan ini memberikan hasil yang baik dari segi pengetahuan dan keterampilan, penilaian terhadap narasumber dan pelayanan saat pelatihan hampir seluruhnya ada diatas 95%  bahwa upaya pelatihan pemulasaraan jenazah ini dapat memberikan impact positif untuk para peserta yang mengikutinya. Sebagian besar peserta berharap dapat selalu diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan dan dapat membentuk tim pemulasaran jenazah di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: pemulasaran jenazah, pengabdian kepada masyarakat, perempuan     &nbsp

    Pelatihan Senam Bugar Muhamamdiyah bagi Guru dan Siswa Sekolah Muhamamdiyah di Kota/Kab Sukabumi

    Get PDF
    Senam Bugar Muhamamdiyah Socialization and Training is a training and outreach activity regarding Senam Bugar Muhamamdiyah which can be used as one of the physical activities to improve the degree of physical fitness of students in Muhammadiyah schools and the Muhammadiyah community. This fitness exercise involves all ages and has irreversible movements, so it can be done together. The activity locations were in several Muhammadiyah schools, namely MI Muhammadiyah Cipetir with 287 students and 14 teachers, MTs Muhammadiyah Cipoho 27 students, SMA Muhammadiyah Sukabumi City with 37 students and in Kp. Cigrass Ds. Sela Awi kec. There were 40 people in Sukaraja, Sukabumi Regency, bringing the total activity participants to 405 participants. Activities carried out for 6 months with meetings once a week. Schedule of activities attached. The achievement of the success of the training was 65% of the participants had memorized the Muhamamdoyah fitness movement and the rest had not memorized it well. We can say that the activity went quite well. There were several factors that hindered the implementation of socialization and training including limited time at school which was cut short by the Ramadan holidays and Eid al-Fitr holidays so that it had quite an effect on the results of the Senam Bugar Muhamamdiyah training because participants were cut off for training and when the exercises started again, the participants forgot again with the movements so they had to start over from the beginning in providing training, the characteristics of students who were still difficult to instruct and students\u27 interest in gymnastic activities were still lacking. However, the supporting factors include adequate facilities and infrastructure, teacher participation, and conducive school support

    Upaya Meningkatkan Minat Belajar IPA dengan Materi Struktur Bagian Tumbuhan dan Fungsinya Melalui Media Specimen Herbarium Kelas IV Sekolah Dasar

    Get PDF
    Dalam materi pelajaran IPA begitu luas sehingga anak sulit untuk berfikir kritis dan kreatif .Anak usia sekolah dasar dalam berfikir belum formal karena anak pada usia tersebut maesih ada pada tahap operasional konkret.sebagian besar mereka kurang afetif dalam kontektual baru yang berbeda yang di contohkan. Dan penelitian ini di lakukan untuk meningkatkan minat belajar IPA terhadap      struktur bagian tumbuhan dan fungsinya melalui media specimen herbarium. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan  model desain Kemmis dan Taggart. Melalui 2 siklus mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Partisipan penelitian adalah siswa kelas 4 yang berjumlah 17 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar siswa, pada kegiatan pra siklus memperoleh persentase rata-rata 52,94% dengan kategori rendah, pada siklus I memperoleh persentase rata-rata 64,11% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus II memperoleh persentase rata-rata 78,82% dengan kategori sangat baik sedangkan aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 29,41% dengan kategori Kurang, siklus II memperoleh nilai 100% dengan sangat baik dan aktivitas siswa siklus I memperoleh nilai rata-rata 29,41% dengan kategori kurang, siklus II memperoleh nilai 100% dengan sangat baik. Data tersebut menunjukan bahwa penerpan media specimen dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap struktur bagian tumbuhan dan fungsinya kelas IV di kecamatan jampang kulo

    Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Flash Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perangkat Keras Komputer Di Kelas 7a SMP Negeri 2 Jampangkulon

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan media pembelajaran interaktif berbasis flash terhadap hasil belajar siswa. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart dengan 2 siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 7A SMPN 2 Jampangkulon dengan jumlah siswa 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa tes, lembar pengamatan, dan angket. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar dari nilai rata-rata pra siklus sebesar 65,83 menjadi 76,33 pada siklus 1, kemudian meningkat menjadi 85,83 pada siklus 2. Selain itu tingkat ketuntasan nilai pada pra siklus sebesar 33,3 % atau 10 orang, meningkat menjadi 63% atau sebanyak 19 orang pada siklus 1, dan meningkat kembali menjadi 100%  atau 30 orang pada siklus 2. Hasil ini menunjukan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif berbasis flash pada pembelajaran Informatika materi Perangkat Keras Komputer di Kelas 7A SMPN 2 Jampangkulon dapat dikatakan sesuai

    Implementasi Model Connected dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD

    Get PDF
    Integrated thematic learning is learning that can combine existing concepts in learning. In learning in elementary schools there are several obstacles in the teacher\u27s understanding regarding the appropriate and various learning models used. As a result, learning becomes less interesting, students have difficulty understanding the material, learning outcomes are low, and learning has no meaning for students. Teachers\u27 lack of understanding of appropriate and varied learning models in the learning process is the main problem at this time. One learning model that can be applied to overcome this problem is the learning modelconnectedThe method used in this research is library research, where data collection is carried out by collecting some research on the implementation of learning models.connected in integrated thematic learning. From some of the research that has been collected, it can be concluded that there is a significant increase in student learning outcomes by applying or implementing learning modelsconnected in learning especially in integrated thematic learning. This is due to the learning modelconnected it integrates various fields of science so that it makes it easier for students to understand the objectives and learning materials. Understanding the learning modelconnected must be understood by every teacher because it is one of the reference learning models in integrated thematic learning.Pembelajaran tematik terpadu merupakan pembelajaran yang dapat memadukan konsep-konsep yang ada dalam pembelajaran. Dalam penerapannya pemahaman guru yang kurang terhadap model pembelajaran yang tepat dan bervariasi pada proses pembelajaran merupakan masalah utama saat ini. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran connected.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi literatur (library research)Implementasi model pembelajaran fragmented pada berbagai penelitian menunjukkan hasil bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan. Adapun hal ini disebabkan model pembelajaran connected ini mengintegrasikan berbagai bidang ilmu sehingga memudahkan siswa dalam memahami tujuan dan materi pembelajaran.Pemahaman model pembelajaran connected harus dipahami oleh setiap guru karena merupakan salah satu model pembelajaran referensi dalam pembelajaran tematik terpadu

    Pentingnya Peran Guru Di Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Era Digital

    Get PDF
    The author\u27s goal of conducting this research is the rampant problems that the author sees in developing student character in this digitalization era. What we know is that with this digitalization era, all aspects and information, both useful and information that is not easily accessible to students, therefore the sophistication of this digitalization era has a negative impact on student behavior. With this change, the role of the teacher is very large. How should teachers be able to provide direction to students regarding this digitalization era. Research qualitative descriptive model researchers use for this study by using document analysis techniques where the author collects articles or journals that are relevant to the topic raised by the researcher. Based on the data analysis that the writer did, it was found that the role of the teacher is so big in managing student personality. The teacher\u27s task is not only to provide explanations and process values ​​from student learning outcomes, the teacher is also responsible for designing and carrying out teaching and learning activities. In this regard, teachers should be professional, intelligent, attentive and skilled teachers in carrying out their work, because most of the success of students depends on their respective teachers.Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah maraknya permasalahan yang penulis lihat dalam pengembangan karakter siswa di era digitalisasi ini. Yang kita ketahui adalah dengan adanya era digitalisasi ini, segala aspek dan informasi, baik yang bermanfaat maupun informasi yang tidak mudah diakses oleh mahasiswa, oleh karena itu kecanggihan era digitalisasi ini berdampak negatif terhadap perilaku mahasiswa. Dengan perubahan ini, peran guru sangat besar. Bagaimana seharusnya guru dapat memberikan arahan kepada siswa terkait era digitalisasi ini. Penelitian model deskriptif kualitatif peneliti gunakan untuk penelitian ini dengan menggunakan dengan teknik analisis dokumen dimana penulis mengumpulkan artikel atau jurnal yang relevan dengan topik yang diangkat peneliti. Berdasarkan analisis data yang penulis lakukan, ditemukan bahwa peran guru begitu besar dalam mengelola kepribadian siswa. Tugas guru tidak hanya memberikan penjelasan dan mengolah nilai-nilai dari hasil belajar siswa, guru juga bertanggung jawab merancang dan melaksanakan kegiatan belajar mangajar. Berhubungan dengan hal iti, guru hendaknya menjadi guru yang profesional, cerdas, penuh perhatian dan lihai dalam melaksanakan pekerjaannya, karena sebagian besar keberhasilan siswa tergantung pada guru masing-masing

    PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 235 PALEMBANG

    No full text
    This study aims to improve student learning outcomes and activities in data presentation material by applying a project based learning model. This research was conducted at SD Negeri 235 Palembang with research subjects in class IV B, totaling 26 students. The research method uses the type of classroom action research which consists of the stages of planning, implementing action, observing, and reflecting. The research data is in the form of observation results and student test assessment results. Before the action was given, only 34.61% of students were able to achieve a KKM of 68. After the action was taken using the project based learning model, cycle I showed that there was an increase in student learning outcomes with learning outcomes of 46.1%, cycle II of 69.2%, and cycle III of 80.1%. In addition to learning outcomes, the activities of students also increased, seen during the implementation of observations and learning process activities carried out in class each cycle became more active. The result of active learning of students in cycle I was 58.01%, cycle II was 68.58% and cycle III was 81.72%. So it can be concluded that by applying the project based learning model can improve learning outcomes and students\u27 activeness in learning mathematics data presentation material.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik pada materi penyajian data dengan menerapkan model project based learning. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 235 Palembang dengan subjek penelitian kelas IV B yang berjumlah 26 orang peserta didik. Metode penelitian dengan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian ini berupa hasil observasi dan hasil penilaian tes peserta didik. Sebelum diberikan tindakan, hanya 34,61% peserta didik yang mampu mencapai KKM sebesar 68. Setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan model project based learning, siklus I menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dengan perolehan hasil belajar sebesar 46,1%, siklus II sebesar 69,2%, dan siklus III sebesar 80,1%. Selain hasil belajar, aktivitas kegiatan peserta didik juga meningkat terlihat pada saat pelaksanaan observasi dan kegiatan proses pembelajaran yang dilakukan di kelas setiap siklusnya menjadi lebih aktif. Hasil keaktifan belajar peserta didik pada siklus I sebesar 58,01%, siklus II sebesar 68,58% dan siklus III sebesar 81,72%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada pembelajaran matematika materi penyajian data. Kata Kunci: model pembelajaran, project based learning, hasil belajar, matematika.   Abstrack This study aims to improve student learning outcomes and activities in data presentation material by applying a project based learning model. This research was conducted at SD Negeri 235 Palembang with research subjects in class IV B, totaling 26 students. The research method uses the type of classroom action research which consists of the stages of planning, implementing action, observing, and reflecting. The research data is in the form of observation results and student test assessment results. Before the action was given, only 34.61% of students were able to achieve a KKM of 68. After the action was taken using the project based learning model, cycle I showed that there was an increase in student learning outcomes with learning outcomes of 46.1%, cycle II of 69.2%, and cycle III of 80.1%. In addition to learning outcomes, the activities of students also increased, seen during the implementation of observations and learning process activities carried out in class each cycle became more active. The result of active learning of students in cycle I was 58.01%, cycle II was 68.58% and cycle III was 81.72%. So it can be concluded that by applying the project based learning model can improve learning outcomes and students\u27 activeness in learning mathematics data presentation material. Keywords: learning models, project based learning, learning outcomes, mathematics   &nbsp

    Development of Arthropod Morphological Identification Media

    Get PDF
    Background: Invertebrate Zoology practicum activities require students to identify and classify types of invertebrate animals found in the environment. Phylum Arthropoda as a member of invertebrate animals had a very high number and diversity. Students had difficulties identifying arthropods using general biology books and articles from online journals that only provide general and incomplete information. The research objective was to develop android-based arthropod morphological identification media. Methods: This study used the Borg & Gall development model with stages of 1) potential and problems, 2) data collection, 3) design, 4) design validation, and 5) design revision. Design validation was assessed by the experts’ material and media experts. Validation results data has been analyzed by transforming the average of all aspects of observation qualitatively. Results: The results of the material expert validation of the arthropod morphological identification media amounted to 88.89 which was very worthy and the media experts gave an assessment of 87.5 which was very worthy. Conclusion: Media of Arthropod morphological identification to apply in invertebrate zoology practicum. Keywords : Media; Morphological Identification; Arthropod

    1,069

    full texts

    1,267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Muhammadiyah Sukabumi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇