Jurnal Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Not a member yet
1267 research outputs found
Sort by
PERENCANAAN KEUANGAN SYARIAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI PARA IBU RUMAH TANGGA KEC. CITAMIANG KOTA SUKABUMI
There have been many studies that discuss Islamic financial planning for families. However, research that discusses Islamic financial planning to improve Islamic financial management and Islamic investment is still limited. This research was carried out to continue the service that has been carried out to housewives in Citamiang District, Sukabumi City. The background of this research is to find out how successful housewives are in understanding and managing financial planning in sharia so that they can improve their ability in sharia financial management and invest in sharia investments. This research method uses qualitative descriptive, by collecting questionnaire data to 50 housewives in Citamiang District, Sukabumi City, observation and documentation study. The results of the study show that housewives have done a good record of their income and expenses, do financial planning by determining the most important main needs, and prefer easy investments without having to take a period of time
Hubungan Peran Penyuluh dengan Persepsi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)
Fenomena alih fungsi lahan menjadi ancaman serius yang dapat mengganggu ketahanan pangan nasional. Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan sebuah program dari pemerintah untuk menggerakkan budaya memanfaatkan dan mengelola lahan pekarangan bagi masyarakat pedesaan maupun perkotaan dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kegiatan penyuluhan menjadi salah satu cara yang diharapkan dapat membantu keberhasilan program KRPL. Β Untuk menjamin tujuan program dapat tercapai, peran penyuluh juga akan berdampak pada persepsi anggota kelompok wanita tani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran penyuluh dalam program KRPL, mengetahui persepsi anggota kelompok wanita tani terhadap program KRPL serta menganalisis hubungan antara persepsi anggota kelompok wanita tani dengan peran penyuluh dalam program KRPL. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Wanita Tani Mawar Bodas Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya yang merupakan KWT yang melaksanakan program KRPL dan merupakan salah satu KWT percontohan di Kota Tasikmalaya dengan mengambil sampel sebanyak 24 orang. Data peran penyuluh dan persepsi anggota kelompok wanita tani dianalisis secara deskriptif dan untuk melihat hubungan antara persepsi anggota kelompok wanita tani dengan peran penyuluh dalam program KRPL digunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara keseluruhan peran penyuluh pada program KRPL termasuk dalam kategori sedang, (2) Persepsi anggota Kelompok Wanita Tani Mawar Bodas mengenai program KRPL termasuk dalam kategori tinggi, (3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara peran penyuluh dengan persepsi anggota Kelompok Wanita Tani Mawar Bodas dalam program KRPL
PENYELESAIAN TINDAK PIDANA RINGAN MELALUI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT CIPTAGELAR DALAM SISTEM HUKUM PIDANA INDONESIA
Penyelesaian tindak pidana ringan sebagai bentuk adanya hukum adat dan tumbuh dalam masyarakat adat di Indonesia dan diakui oleh pemerintah. Hukum adat adalah suatu kebiasaan yang diulang, oleh masyarakat tradisional, sedangkan keberadaan hukum adat sebagai sistem hukum yang telah terabaikan, bahwa hukum adat bersifat tradisional dan sangat jauh dari hal modern. Oleh karena itu perlu dicari hukum adat yang relevan untuk mengatasi permasalahan di Indonesia pada masa globalisasi.penting untuk mengetahui urgensi hukum adat sebagai pembangunan hukum nasional.
Tindak pidana ringan adalah perkara yang diancam dengan pidana penjara atau pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan dan atau denda paling banyak Rp 7.500; masyarakat, sehingga menimbulkan simpati masyarakat luas dan pada akhirnya memberikan pembelaan (pemidanaan). Konteks tulisan ini adalah penegakan hukum pelanggaran ini mendapat respon yang kuat dari masyarakat karena tidak dipenuhinya penyelesaian keadilan. Penelitian dilakukan melalui metode pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui penelitian lapangan yang dianalisis secara kualitatif melaui interprestasi yuridis berdasarkan hubungan anatara prinsip-prinsip hukum, norma-norma, asas-asas serta teori-teori dalam fenomena di masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa hukum adat sebagai institusi (peraturan hukum adat,peraturan tatanegara adat dll) masih relevan dengan perkembangan hukum nasional. Selain itu juga bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan hukum nasional dalam hal penemuan hukum.
Proses penelitian ini menganalisis cara penyelesaian tindak pidana ringan melalui kearifan lokal (hukum adat) di Kawasan Adat Ciptagelar Kabupaten Sukabumi dan berbagai faktor-faktor yang mempengaruhinya, penyelesaian tindak pidana ringan yang diatur di masyarakat adat Ciptagelar merupakan suatu sanksi hukum yang diberikan kepada pelaku tindak pidana ringan. Hasil dari penelitian bahwa masyarakat adat di Kasepuhan Ciptagelar memiliki aturan adat tindak pidana ringan yang disebut Kabendon menjalankan aturan adat yang dari leluhur masih berjalan dan ditaati oleh masyarakat yang mempercayai aturan di daerah asli, dan aturan itu penerapanya juga bisa terhadap orang luar yang datang, aturan adat tindak pidana ringan yang disebut Kabendon
Literasi Digital Terhadap Kesiapan dan Minat Kerja Siswa SMK Terpadu Sinar Islami
This research aims to find out whether digital literacy can influence work readiness and whether digital literacy can increase vocational school students\u27 work interest. Digital literacy is used as the independent variable (X), while work readiness is used as the dependent variable (Y1) and work interest as the dependent variable (Y2). This research uses quantitative methods. The population in this study was 52 vocational school students and the sample used was 34 vocational school students using random sampling technique. Judging from the results of the coefficient of determination test or R Square for variables X and Y1, it is 640, which is equivalent to 64.0%, and variable on the work readiness variable (Y1) and the work interest variable (Y2)
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Project (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Reflektif pada Mahasiswa
This study aims to examine the effectiveness of the project-based learning (PBL) model in improving critical-reflective thinking skills in students. The PBL model was applied to two groups of students: an experimental group that followed project-based learning and a control group that followed conventional learning. This study used an experimental design with a pre-test and post-test to measure changes in critical-reflective thinking skills. Data were also collected through observation sheets and students\u27 reflective journals. The results showed that the experimental group that applied the PBL model experienced a significant increase in critical-reflective thinking skills, with a significant difference in pre-test and post-test scores (p < 0.05). Meanwhile, the control group that followed conventional learning did not show a significant change. Analysis of the reflective journal showed that students in the experimental group were able to identify strengths and weaknesses in their thinking process, as well as evaluate the solutions they chose in the project. Based on these results, it can be concluded that project-based learning is effective in improving students\u27 critical-reflective thinking skills, as well as encouraging active involvement and collaboration. This study recommends the use of the PBL model as an alternative to improving critical-reflective thinking skills in higher education
Pengaruh Minat Belajar Dan Pengalaman Belajar Terhadap Keterampilan Metakognitif Peserta Didik Madrasah Aliyah Dalam Pembelajaran Matematika
This study was undermined by a mathematical learning process that focused on the results resulting in a decrease in student interest and less varied learning experience, which had an impact on the metacognitive skills of the student. The study aims to identify the influence of learning interest and learning experience on student\u27s metacognitive skills. This research uses field studies with a quantitative approach. So it can be concluded that: 1) interest in learning has a strong relationship ( 0,901) and has a positive and significant influence on metacognitive skills of 81.2%; 2) learning experiences have a strong link ( 0,869) and have a positive, significant impact on meta-cognitive skills of 75.5%; 3) learning interests and learning experiences are strongly linked ( 0,915) and have an active and significant effect on meta - cognitive abilities of 83.8% both partially and simultaneously.Penelitian ini dibelakangi oleh proses belajar matematika yang berfokus pada hasil akibatnya terjadi penurunan minat belajar peserta didik dan pengalaman belajar yang kurang beragam sehingga berdampak pada keterampilan metakognitif peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh minat belajar dan pengalaman belajar terhadap keterampilan metakognitif peserta didik. objek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MA Abadiyah kecamatan Gabus Kabupaten Pati dengan jumlah 30 peserta didik. Penelitian ini menggunakan studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif. jadi dapat disimpulkan bahwa : 1) minat belajar memiliki hubungan yang kuat ( 0,901) dan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan metakognitif sebesar 81,2%; 2) pengalaman belajar memiliki hubungan yang kuat ( 0,869) dan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan metakognitif sebesar 75,5% ; 3) minat belajar dan pengalaman belajar memiliki hubungan yang kuat ( 0,915) dan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keterampilan metakognitif sebesar 83,8% baik secara parsial maupun simultan
Back Massage pada Nyeri Rematik: Sebuah Literature Review
Rheumatism is a disease that attacks the immune system which can cause inflammation of the joints. Due to the pain, rheumatism sufferers are often reluctant to carry out activities, which can interfere with their daily activities. Rheumatism cannot be left alone because rheumatism is a chronic and progressive disease. The aim of this literature review is to determine the effect of back massage therapy on rheumatic pain. This method uses a literature review method obtained based on a literature search carried out by reading various journals, books and other articles related to the subject with a total of 10 journals reviewed. The results of the literature review conclude that back massage is very effective for relieving pain in rheumatism
Faktor-Faktor Penyebab Ternyadinya Diabetes Melitus Pada Anak Pra Sekolah Di Wilyah Puskesmas Cianjur Kota: Faktor-Faktor Penyebab Ternyadinya Diabetes Melitus Pada Anak Pra Sekolah
Diabetes Melitus (DM) pada anak usia pra-sekolah, walaupun merupakan kondisi langka, memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak-anak. Diagnosa DM pada tahap ini sering mengalami keterlambatan karena gejala yang tidak spesifik dan sulit diungkapkan oleh anak. Pengelolaan DM pada anak pra-sekolah memerlukan kolaborasi erat antara orang tua, dokter, perawat, dan ahli gizi, yang melibatkan pemantauan glukosa darah secara teratur. Faktor penyebab DM melibatkan peran genetik sebagai predisposisi, dengan faktor lingkungan, termasuk pola makan, dapat memicu reaksi autoimun yang merusak sel beta pankreas yang bertanggung jawab untuk menghasilkan insulin. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab DM pada anak pra-sekolah, dengan penekanan pada peran genetik dan lingkungan. Melalui metodologi analisis regresi logistik, variabel lingkungan, seperti tingkat stres, paparan polusi udara, dan akses terhadap makanan sehat, dievaluasi untuk menentukan signifikansinya. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil dari analisis regresi logistik menunjukkan bahwa Faktor Lingkungan memiliki signifikansi yang tinggi dalam memprediksi kemungkinan terjadinya Diabetes Melitus pada anak-anak pra-sekolah. Variabel Pola Makan menunjukkan tingkat signifikansi yang hampir mencapai batas, sementara variabel lainnya tidak terbukti signifikan. Keseluruhan, model regresi logistik ini secara konsisten sesuai dengan data dan memiliki kekuatan prediktif yang baik.Berdasarkan temuan ini, saran diberikan untuk meningkatkan pemantauan lingkungan anak pra-sekolah, termasuk tingkat stres, paparan polusi udara, dan akses terhadap makanan sehat. Upaya pencegahan dan deteksi dini perlu diperkuat, dengan penekanan pada edukasi orang tua mengenai pola makan sehat dan manajemen stres guna mengurangi risiko perkembangan DM pada anak pra-sekolah
PENGARUH TERAPI BERMAIN ULAR TANGGA TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK USIA PRA SEKOLAH 3β6 TAHUN DI RUANG ANAK RSUD PALABUHAN RATU: THE EFFECT OF SNAKES AND LADDERS PLAYING THERAPY ON THE HOSPITALIZATION ANXIETY OF PRESCHOOL AGE CHILDREN 3β6 YEARS IN CHILDREN\u27S ROOM PALABUHAN RATU HOSPITAL
Hospitalization of preschool-aged children is a condition that requires children to stay in hospital, undergo treatment and care for planned reasons or emergency situations. Hospitalization that is not handled properly can cause persistent anxiety, and if this anxiety is not addressed, it can result in mental health problems. One non-pharmacological therapy to overcome the problem of hospitalization is play therapy. This study aims to determine the effect of snakes and ladders play therapy on the anxiety of hospitalization of pre-school aged children in the children\u27s room at Palabuhan Ratu Regional Hospital. The research method used was a pre-experimental method without a control group and the design of this research was to use only one group with a pretest and posttest. The results of the research showed that 7.8% of respondents experienced mild anxiety before snakes and ladders play therapy and 92.2% experienced moderate anxiety. Anxiety after snakes and ladders play therapy, a small percentage of respondents experienced moderate anxiety of 7.8% and mild anxiety of 92.2%. The results of the Wilcoxon signed ranks test show a significance value of 0.000, smaller than 0.05, so it can be concluded that Ha is accepted, meaning that there is a significant influence between snakes and ladders play therapy intervention before being carried out in reducing anxiety in pre-school children aged 3 - 6 years. It is hoped that the results of the research will increase nurses\u27 knowledge about the importance of play therapy, one of which is playing snakes and ladders as an intervention in providing nursing care to help reduce children\u27s anxiety, especially preschool aged children who are undergoing treatmen
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BUNDLE VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA TERHADAP PERILAKU PERAWAT DALAM PENCEGAHAN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) DI ICU RSUD JAMPANGKULON: THE RELATIONSHIP OF THE LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT THE VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA BUNDLE ON THE BEHAVIOR OF NURSES IN THE PREVENTION OF VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) IN THE ICU OF JAMPANGKULON RSUD
Based on the RSUD Jampangkulon Medical Records, the number of ICU patients in January-October 2023 was 226 people with information about using ventilators. The number of days on ventilators in September was 20 patients with 4 cases of VAP, while in October 2023 there were 30 patients on ventilators with 7 cases of VAP. For cases with VAP, only 11 cases of VAP were obtained with culture results for A. Baumannii, Streptococcus, Pseudomonas Aeruginosa, Escherichia Coli. The general objective of this research is to determine the relationship between the level of knowledge about the VAP Bundle and the behavior of nurses in preventing VAP in the ICU at Jampangkulon Regional Hospital. This research method uses correlative analytics using a cross sectional design. Cross sectional design is a study that studies the relationship between risk factors (independent) and effect factors (dependent). A total of 17 people were taken with total sampling. The measuring instrument was a questionnaire and analyzed using Chi-square. Results: This research shows that nurses have good knowledge and good behavior. The results of the correlation coefficient test in this study showed that the value r=0.757 can be interpreted as p<0.05, so it can be concluded that there is a significant relationship between the level of knowledge and the behavior of nurses in preventing VAP. The conclusion of this research is that nurses with good knowledge are more numerous than fairly good knowledge as much as 41.2%. There were more nurses with good behavior than those with bad behavior, namely 64.7%. So, there is a relationship between the level of knowledge about the VAP bundle and VAP prevention behavior with a value of 0.757 is lower than 0,05