Jurnal Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Not a member yet
1267 research outputs found
Sort by
Dampak Implementasi Rekam Medis Elektronik terhadap Waktu Tunggu dan Kepuasan Pasien IGD
This study aims to analyze the impact of Electronic Medical Record (EMR) implementation on waiting time and patient satisfaction in the Emergency Department (ED) of Muhammadiyah University Hospital Semarang (RS UNIMUS). A qualitative descriptive approach was employed through in-depth interviews, direct observation, and document analysis of hospital policies. The study involved six key informants directly engaged in the implementation of EMR, including two emergency physicians, two nurses, one administrative officer, and one medical record staff member. The findings reveal that EMR implementation has a positive impact on service efficiency, particularly in patient registration and medical data recording, leading to a significant reduction in waiting time. The system also improves data accuracy and integration among hospital units, thereby enhancing interprofessional coordination and communication. The success of EMR implementation at RS UNIMUS is influenced not only by technological readiness but also by organizational support, staff competence, and the gradual development of a digital work culture. Consequently, the adoption of EMR contributes to improved emergency service quality and reinforces the hospital’s digital transformation toward data-driven and efficient healthcare delivery within a teaching hospital context
GreenAgriSolar dan Masa Depan Pertanian Indonesia: Menjawab Tantangan Efesiensi Energi Serta Kemandirian Petani Melalui Pemanfaatan Tenaga Surya
Pertanian Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga efisiensi energi dan kemandirian petani di tengah meningkatnya permintaan pangan dan terbatasnya sumber daya bahan bakar fosil. Konsep GreenAgriSolar hadir sebagai inovasi integratif yang menggabungkan sistem pertanian berkelanjutan dengan pemanfaatan energi surya. Melalui penerapan teknologi panel surya di lahan pertanian, sistem ini tidak hanya menyediakan sumber energi bersih untuk operasional pertanian seperti irigasi, pengeringan, dan pengolahan hasil panen, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya energi jangka panjang. Lebih lanjut, GreenAgriSolar berpotensi memperkuat kemandirian petani melalui pengelolaan energi yang mandiri dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan GreenAgriSolar dalam mendukung efisiensi energi di sektor pertanian dan kontribusinya terhadap kemandirian petani dan keberlanjutan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem agrisolar dapat menjadi solusi strategis dalam mewujudkan pertanian hijau dan berdaya saing di era transisi energi bersih Indonesia
Penerapan Pembelajaran Interaktif Melalui Media Berbasis Gamifikasi Blooket Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
ABSTRACT: Mathematical concept understanding is a skill that students must have in learning mathematics. Interactive learning through Blooket Gamification media is an alternative to improve students\u27 mathematical concept understanding skills. The purpose of this study was to determine whether the improvement in students\u27 mathematical concept understanding skills with interactive learning through Blooket Gamification media is better than conventional learning. This study used a quasi-experimental method with a Non-Equivalent Pre-test Post-test Control Group Design. The results of this study are an increase in students\u27 mathematical concept understanding skills who received interactive learning through Blooket Gamification media is better than students who received conventional learning. Based on these findings, it is recommended that mathematics teachers start utilizing gamification media such as Blooket to create a more interactive, interesting, and enjoyable learning atmosphere.
ABSTRAK: Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam belajar belajar matematika. Pembelajaran interaktif melalui media Gamifikasi Blooket menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dengan pembelajaran interaktif melalui media Gamifikasi Blooket lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non equivalent Pre-test Post-test Control Group Design. Hasil dari penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang memperoleh pembelajaran interaktif melalui media Gamifikasi Blooket lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang memperoleh pembelajaran konvesional. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru matematika mulai memanfaatkan media Gamifikasi seperti Blooket pada materi dan jenjang yang lainnya
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan Nearpod Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa
ABSTRACT: This study aims to examine the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by Nearpod application in improving students\u27 mathematical literacy skills. Mathematical literacy is an essential -century competency that includes the ability of communication, mathematization, representation, problem solving strategies, the use of symbols and arithmetic operations and reasoning. The method used was descriptive quantitative method with pretest-posttest control group design. The sampling technique used was cluster random sampling. The subjects consisted of three VII classes at MTs Az-Zain Jaya which were divided into two experimental classes (PBL and PBL + Nearpod) and one control class (direct learning). The research instruments included a description test to measure mathematical literacy and an observation sheet to assess learning activities. The results of the study showed that there was a significant difference in math literacy skills between the three groups and the PBL model assisted by Nearpod showed effectiveness in improving math literacy skills. These findings suggest that the integration of PBL model with interactive technology such as Nearpod can increase student engagement, deepen understanding of concepts and encourage optimal development of mathematical literacy skills.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Nearpod dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Literasi matematika menjadi kompetensi esensial abad 21 yang mencakup kemampuan komunikasi, matematisasi, representasi, strategi pemecahan masalah, penggunaan symbol dan operasi hitung serta penalaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Subjek terdiri dari tiga kelas VII di MTs Az-Zain Jaya yang terbagi menjadi dua kelas eksperimen (PBL dan PBL + Nearpod) dan satu kelas control (pembelajaran langsung). Instrumen penelitian meliputi tes uraian untuk mengukur kemampuan literasi matematika dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kemampuan literasi matematika antar ketiga kelompok dan model PBL berbantuan Nearpod menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model PBL dengan teknologi interaktif seperti Nearpod dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman konsep dan mendorong pengembangan kemampuan literasi matematika secara optimal
Pengembangan Modul Ajar Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Kelas VIII SMP
ABSTRACT: The low numeracy skills of students and the limited use of contextual learning materials at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara formed the basis for conducting this research. These conditions indicate the need to develop learning materials that can help teachers implement meaningful learning experiences for students. This study aims to develop and evaluate the feasibility of a contextual teaching module to enhance students’ numeracy skills. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included expert validators, teachers, and eighth-grade students. The instruments used were expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, and numeracy achievement tests. The collected data consisted of qualitative data in the form of expert feedback and quantitative data from questionnaires and test results. The findings show that the developed contextual teaching module achieved a high level of feasibility, with a validation score of 92.01%, positive responses from teachers (95%) and students (86.9%), and an 81.72% improvement in students’ numeracy skills. Therefore, the developed contextual teaching module is considered feasible for use as an instructional tool to support the enhancement of students’ numeracy skills at the junior high school level.
ABSTRAK: Rendahnya kemampuan numerasi siswa dan terbatasnya penggunaan perangkat pembelajaran kontekstual di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan perangkat pembelajaran yang dapat membantu guru mengimplementasikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul ajar kontekstual dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli, guru, dan siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar numerasi. Data penelitian mencakup data kualitatif berupa saran dari ahli dan data kuantitatif berupa hasil angket dan tes. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa modul ajar kontekstual memiliki tingkat kelayakan tinggi berdasarkan hasil validasi sebesar 92,01%, memperoleh respons positif dari guru (95%) dan siswa (86,9%), serta mampu meningkatkan kemampuan numerasi siswa dengan persentase peningkatan 81,72%. Dengan demikian, modul ajar kontekstual yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran yang mendukung peningkatan kemampuan numerasi siswa di tingkat SMP
Profil Kemampuan Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
ABSTRACT: Numeracy is a crucial competence for students to apply mathematics in real-life situations. This study aims to comprehensively profile the numeracy skills of junior high school students, considering the existing gap between the importance of numeracy and students\u27 actual proficiency in the field. The research method employed was descriptive research with a quantitative approach. This study involved a sample of 33 eighth-grade students at SMPN 71 Jakarta. The instrument used was a two-item essay test designed to measure three key indicators: (1) the application of number concepts, (2) the analysis of visual information, and (3) the interpretation of results for drawing conclusions. The collected data were analyzed using descriptive statistics. The results indicate that the students\u27 numeracy skills are at a very concerning level, with an average score of only 6.36 out of a maximum score of 20. These findings can provide a strong data foundation for educators to design more targeted learning interventions.
ABSTRAK: Kemampuan numerasi merupakan kompetensi krusial bagi siswa untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun profil kemampuan numerasi siswa SMP secara komprehensif, mengingat adanya kesenjangan antara pentingnya numerasi dan penguasaan siswa di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 33 siswa kelas VIII di salah satu SMPN daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Instrumen yang digunakan berupa tes esai sebanyak 2 butir soal untuk mengukur tiga indikator utama: (1) penerapan konsep bilangan, (2) analisis informasi visual, dan (3) interpretasi hasil untuk pengambilan kesimpulan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan, dengan skor rata-rata hanya 6,36 dari total skor ideal 20. Hasil penelitian ini dapat menyediakan landasan data yang kuat bagi pendidik untuk merancang intervensi pembelajaran yang lebih tepat sasaran
The Importance of Demonstration Method for Improving Students\u27 Understanding of Geometric Concepts in Mathematics: A Qualitative Study
ABSTRACT: The demonstration method is essential for implementing mathematics learning for students in basic education in Timor-Leste. This research aims to examine teachers\u27 ways of giving importance to and implementing demonstration methods in the discipline of mathematics. A qualitative method with a descriptive design was applied to explore the ideas and experiences of participants in the field. A mathematics teacher and five students were important participants in this research. These participants were selected using purposive sampling techniques, which involved them based on their experience, confidence, and ability to provide accurate data. Data were collected through interviews, observation, and documentation methods. Interview data were analysed using thematic techniques, and observation and documentation data were applied with content analysis techniques. The data were validated with triangulation techniques. The research results revealed that teachers attached importance to the use of demonstration methods, which had a positive effect on students\u27 mathematics learning performance. The results of observation and documentation also confirm that teachers have a desire to use the method because it offers substantial benefits for students\u27 learning. Demonstration methods become a positive element in teachers\u27 teaching and students\u27 learning of mathematics to improve the results of students\u27 holistic education in Timor-Leste.
ABSTRAK: Metode demonstrasi sangat penting untuk mengimplementasikan pembelajaran matematika bagi siswa pendidikan dasar di Timor-Leste. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara guru memberikan perhatian dan mengimplementasikan metode demonstrasi dalam disiplin matematika. Metode kualitatif dengan desain deskriptif diterapkan untuk mengeksplorasi gagasan dan pengalaman partisipan di lapangan. Seorang guru matematika dan lima siswa merupakan partisipan penting dalam penelitian ini. Partisipan ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan mereka berdasarkan pengalaman, kepercayaan diri, dan kemampuan mereka untuk memberikan data yang akurat. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data wawancara dianalisis menggunakan teknik tematik, dan data observasi dan dokumentasi diterapkan dengan teknik analisis isi. Data divalidasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memberikan perhatian pada penggunaan metode demonstrasi, yang memiliki pengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Hasil observasi dan dokumentasi juga menegaskan bahwa guru memiliki keinginan untuk menggunakan metode tersebut karena menawarkan manfaat yang substansial bagi pembelajaran siswa. Metode demonstrasi menjadi elemen positif dalam pengajaran guru dan pembelajaran matematika siswa untuk meningkatkan hasil pendidikan holistik siswa di Timor-Leste
Penerapan Algoritma Regresi Linear Berganda dalam Memprediksi Jumlah Perceraian di Pengadilan
Setiap tahun, jumlah perceraian yang diproses di Pengadilan Agama Cibadak terus mengalami peningkatan, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Perceraian yang diajukan oleh laki-laki dikenal sebagai cerai talak, sementara jika diajukan oleh perempuan disebut cerai gugat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan estimasi jumlah perceraian di Pengadilan Agama Cibadak dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Data yang digunakan diperoleh dari Pengadilan Agama Cibadak dalam periode tertentu. Proses analisis mencakup pemilihan faktor-faktor independen yang memengaruhi angka perceraian serta penerapan beberapa model regresi linear untuk membangun proyeksi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung di bagian kepaniteraan Pengadilan Agama Cibada
Pengembangan Website Edukasi Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Menggunakan Metode Waterfall
Abstrak — Merokok merupakan kebiasaan yang memiliki dampak sangat buruk bagi kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Edukasi tentang bahaya merokok sangat penting untuk mencegah peningkatan angka perokok dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Artikel ini membahas berbagai risiko kesehatan akibat merokok, seperti penyakit jantung, kanker, gangguan pernapasan, serta pengaruh negatif terhadap sistem reproduksi. Edukasi yang dilakukan melalui kampanye, media sosial, seminar, dan penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berhenti merokok. Pemberian informasi yang jelas dan berbasis bukti ilmiah diharapkan dapat memotivasi individu untuk tidak merokok dan mengurangi prevalensi perokok di kalangan generasi muda.
Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa Matematika Kelas XI SMAN 7 Balikpapan
ABSTRACT: This study aims to disseminate the impact of gadget use on the interest of eleventh-grade students in learning mathematics at SMAN 7 Balikpapan. The background of this study is the increasing use of gadgets in the learning process, which facilitates access to materials, but can also reduce the effects of digital distraction concentration. This study is qualitative with a descriptive approach, involving students with high, medium, and low ability levels. The tools used include a questionnaire about learning interests, an interview guide, and an observation sheet. Data collection was carried out through interviews, observations, documentation, and questionnaires, then analyzed through data reduction, presentation, drawing conclusions, and validating validity. Research findings indicate that gadget use is quite high, with primary activities including social media access, entertainment, and some learning. Positive impacts of gadget use include ease of understanding material through learning videos and increased learning motivation. However, there are also negative impacts such as distractions from notifications and reduced focus. Student interest in learning mathematics varies, with high-ability students showing consistent interest, medium-ability students experiencing improvement despite distractions, and low-ability students making less use of gadgets for learning. Therefore, it can be concluded that gadget use has both positive and negative impacts on interest in learning mathematics, which is highly dependent on good management, support from teachers and parents, and adequate digital literacy.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemakaian gadget terhadap ketertarikan siswa kelas XI dalam belajar matematika di SMAN 7 Balikpapan. Latar belakang studi ini adalah meningkatnya pemakaian gadget dalam proses belajar, yang mempermudah akses terhadap materi, tetapi juga dapat mengurangi konsentrasi akibat gangguan digital. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan siswa dengan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Alat yang digunakan termasuk kuesioner tentang minat belajar, panduan wawancara, dan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis melalui pengurangan data, penyajian, penarikan kesimpulan, serta validasi keabsahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan gadget cukup tinggi, dengan aktivitas utama mencakup akses media sosial, hiburan, dan sebagian pembelajaran. Dampak positif dari penggunaan gadget ini meliputi kemudahan dalam memahami materi lewat video pembelajaran dan peningkatan motivasi belajar. Namun, terdapat juga dampak negatif seperti gangguan dari notifikasi dan berkurangnya fokus. Ketertarikan siswa dalam belajar matematika bervariasi, di mana siswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan ketertarikan yang konsisten, siswa dengan kemampuan sedang mengalami peningkatan meskipun terganggu, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah kurang memanfaatkan gadget untuk belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif terhadap minat belajar matematika, yang sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, dukungan dari guru dan orang tua, serta tingkat literasi digital yang memadai