Jurnal Jendela Pendidikan
Not a member yet
337 research outputs found
Sort by
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal Suku Insana Materi Geometri Bangun Datar Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD N Fatubai
Tujuan Penelitian ini adalah Pengembanga Modul ajar geometri bangun datar berbasis kearifan local suku Insana mempunyai peran penting dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dimaksudkan untuk membantu peserta didik dalam memahami materi yang di pelajari melalui hal-hal konret. Selain itu, modul ini juga berperan dalam mengenalkan dan melestarikan nilai-nilai lokal yang ada di lingkungan sekitar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan, kemenarikan, efektivitas, dan kepraktisan modul ajar tersebut pada mata pelajaran Matematika kelas IV di SDN Fatubai. Pendekatan yang digunakan adalah metode research and development (R&D). Dengan model yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: analysis (analisis), design (perancang), development ( pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation ( evaluasi) Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket ahli materi, angket ahli bahasa,angket ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil validasi ahli materi dengan persentase 88% (sangat layak), ahli bahasa dengan persentase 85% (sangat layak), dan ahli media dengan persentase 89% (sangat layak),respon guru 100% (sangat baik),dan respon siswa 88,98% (sangat baik). Secara keseluruhan modul ajar ini mendapatkan respon yang sangat baik dari guru siswa yang didukung oleh peningkatan hasil belajar siswa melalui rata-rata posttest yang mencapai 90,92%, menjadi sangat menarik, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika materi geometri bangun datar di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Fatubai
Pengaruh Literasi Digital dan Minat Baca Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD GMIT Kuanino 3 Kupang
Motivasi belajar siswa merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun, rendahnya motivasi belajar masih menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan minat baca terhadap motivasi belajar siswa SD GMIT Kuanino 3 Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi digital dan minat baca berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Populasi penelitian terdiri dari 86 siswa dengan sampel sebanyak 40 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai thitung 3,319 > ttabel 2,024 dan Sig. 0,002 < 0,05. Minat baca juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai thitung 4,007 > ttabel 2,024 dan Sig. 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa literasi digital dan minat baca secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai Fhitung 28,902 > Ftabel 3,24 dan Sig. 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah literasi digital dan minat baca memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga kedua aspek tersebut perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar dengan Bantuan Media Konkret Berbasis Game Edukasi (Media Papeda) di Kelas III SDN Sunyaragi 1 Tahun Pelajaran 2024/2025
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar matematika pada materi bangun datar dengan bantuan media konkret berbasis game edukasi yaitu media papeda (Papan Pengetahuan Bangun Datar) bagi peserta didik kelas III di SDN Sunyaragi 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dan rendahnya minat belajar peserta didik pada pelajaran Matematika. Hal tersebut dikarenakan dalam proses belajar mengajar guru belum menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menggunakan model Kemmis and Mc. Targgart. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas III yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes. Instrumen penelitian dengan menggunakan butir soal pilihan ganda yang berjumlah 10 soal. Teknik analisis daya yang peneliti laksanakan yaitu secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan rerata dan ketuntasan nilai hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Matematika pada materi bangun datar. Berdasarkan analisis data yang telah peneliti laksanakan, diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada pra-siklus dengan rata-rata hasil belajar sebesar 56,56 termasuk kedalam kategori cukup dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 40,63%. Pada tahapan siklus 1, rata-rata hasil belajar peserta didik 66,56 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 59,38%. Hasil ketuntasan belajar tersebut masih kurang memuaskan, sehingga perlu dilakukannya perbaikan. Peneliti melakukan refleksi dan lebih memanfaatkan media papeda dalam proses pembelajaran. Pada tahapan siklus II rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 86,63 termasuk kedalam kategori sangat baik dan persentase ketuntasan belajar 100%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media konkret berbasis game edukasi yaitu media papeda (Papan Pengetahuan Bangun datar) dapat meningkatkan hasil belajar mata matematika pada materi bangun datar untuk peserta didik kelas III di SDN Sunyaragi 1 tahun pelajaran 2024/2025
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament Berbantuan Media Flipchart Di Lengkapi Dengan Quiz Wordwall Di SMP Negeri 1 Waingapu
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Waingapu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif TGT yang didukung oleh media Flipchart serta dilengkapi dengan Quiz Wordwall. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, yang dilaksanakan dalam tiga siklus mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX G SMP Negeri 1 Waingapu Tahun Ajaran 2024/2025. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan tes, sementara analisis hasil belajar kognitif dilakukan dengan menggunakan Excel. Penelitian dimulai dengan tahap pra-siklus, di mana rata-rata nilai kognitif siswa tercatat sebesar 68,4375, dengan 69% siswa belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Sementara itu, nilai afektif rata-rata mencapai 73, namun 63% siswa masih berada di bawah KKM. Pada siklus I, setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif TGT yang didukung oleh media Flipchart dan Quiz Wordwall, rata-rata nilai kognitif meningkat menjadi 79,0625, dengan 66% siswa berhasil mencapai KKM. Aspek afektif juga menunjukkan peningkatan, dengan rata-rata nilai mencapai 77 dan 63% siswa berhasil memenuhi KKM. Pada siklus II, terjadi peningkatan lebih lanjut, di mana rata-rata nilai kognitif meningkat menjadi 84,0625 dengan 81% siswa mencapai KKM. Selain itu, nilai afektif turut mengalami kenaikan hingga 87,3125, dengan 81% siswa berhasil memenuhi KKM. Pada siklus III, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata kognitif mencapai 87,1875 dan 94% siswa berhasil memenuhi KKM. Nilai afektif juga menunjukkan peningkatan hingga 90,3125, dengan seluruh siswa (100%) mencapai KKM. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif TGT yang didukung oleh media Flipchart serta dilengkapi dengan Quiz Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif maupun afektif
Efektivitas Program Sarapan Pagi terhadap Peningkatan Pemahaman Belajar Anak di MIU Riyadlul Qori’in Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program sarapan pagi yang diterapkan di MIU Riyadlul Qori’in Jember dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 45 siswa kelas III, IV, dan V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sarapan pagi di sekolah berkontribusi positif terhadap peningkatan konsentrasi, keaktifan, dan pemahaman materi pelajaran siswa. Selain itu, keterlibatan orang tua dan edukasi gizi turut mendukung keberhasilan program ini. Dengan demikian, program sarapan pagi terbukti efektif dalam menunjang proses belajar dan prestasi akademik siswa di tingkat sekolah dasar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Pada Materi Perkalian Bilangan Cacah
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IV sekolah dasar pada materi perkalian bilangan cacah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menjawab soal secara lebih mendalam pada materi perkalian bilangan cacah. Metode deskriptif kualitatif merupakan suatu metode yang melukiskan, mendeskripsikan, serta memaparkan apa adanya kejadian objek yang diteliti berdasarkan situasi dan kondisi ketika penelitian itu dilakukan (Sugiyono, 2017). Hasil penelitian nilai tes menunjukan banyak siswa yang mendapat nilai 60-75 sebanyak 1 orang dengan persentasi 4,76% yang mendapat nillai ≤ 59 sebanyak 20 orang dengan persentasi 95,2%. Setelah diperoleh data hasil tes materi perkalian bilangan cacah, secara umum kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah
Efektivitas Pembelajaran dengan Model Peer-Led Team Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa pada Mata Kuliah Aljabar Linier
Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran Peer-Led Team Learning (PLTL) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linier. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya partisipasi aktif dan pemahaman konsep mahasiswa terhadap materi Aljabar Linier yang bersifat abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain kuasi-eksperimental. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas yang memperoleh perlakuan berbeda, yaitu pembelajaran konvensional dan model Peer-Led Team Learning (PLTL). Tes kemampuan matematis digunakan sebagai instrumen penelitian dan diberikan sebelum serta sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PLTL. Dari dua kelas yang dijadikan penelitian sebagai kelas kontrol dan eksperimen, rata-rata nilai pre-test post-test meningkat di kedua kelas. Kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi yakni dari 12,39 menjadi 73,33 dengan rata-rata N-Gain 0,70. Sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata skor N-Gain 0,65. Pada hasil mean rank, kelas eksperimen memiliki rata-rata peringkat sebesar 44,64, sedangkan kelas kontrol sebesar 34,36. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa PLTL efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan kepemimpinan mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model PLTL sebagai strategi inovatif dan kolaboratif dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi, serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan terkait adaptasi PLTL pada mata kuliah lainnya
Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Tingkat SMA: Literature Review
Model discovery learning adalah salah satu model yang berpusat pada peserta didik, peserta didik secara aktif melakukan eksplorasi mandiri, menganalisis, mengolah hingga menyimpulkan hasil temuan. Model ini dianggap relevan dan dapat meningkatkan kemampuan abad ke-21 yaitu kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kajian tentang model discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang sesuai dengan topik pembahasan. Pencarian artikel dilakukan melalui google scholar. Artikel yang dijadikan referensi adalah artikel yang terbit pada rentang tahun 2021-2025. Terdapat 10 artikel yang direview dari 10 jurnal yang berbeda. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik tingkat SMA. Model discovery learning dapat dipadukan dengan bahan ajar dan media yang interaktif untuk membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis
Peran Guru dalam Mendukung Keberhasilan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Karakter 2
Sekolah inklusi merupakan bentuk perwujudan pemerataan pendidikan yang bebas diskriminasi apapun bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya di bangku reguler dalam sekolah inklusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara guru melaksanakan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara terpusat dan observasi alami. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam mendukung keberhasilan peserta didik berkebutuhan khusus dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal keberhasilan yang meliputi pengetahuan kognitif, dan skill, juga faktor eksternal seperti lingkungan sekolah, guru bidang studi, teman sebaya peserta didik, psikolog sekolah serta peran orang tua yang sangat mendukung dan membantu keberhasilan seorang guru dalam mencapai keberhasilan peserta didik di sekolah
Pengembangan Puzzle Gambar Sebagai Media Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Sungai Raya
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas media puzzle gambar dalam pembelajaran menulis cerita fantasi bagi siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Sungai Raya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh dari validasi ahli, capaian pembelajaran, angket kebutuhan siswa, respon guru, hasil belajar siswa, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle gambar memenuhi tiga kriteria utama: kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Kevalidan media berada dalam kategori sangat valid dengan skor 96,36% untuk tampilan dan desain, serta 86,67% untuk keterkaitan dengan materi ajar dan kurikulum. Media ini juga sangat efektif dengan nilai 90,31% dan sangat praktis dengan skor 91,67%. Dari segi pemahaman kognitif, penggunaan media ini menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,49 yang masuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, media puzzle gambar layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran menulis cerita fantasi