Jurnal Jendela Pendidikan
Not a member yet
337 research outputs found
Sort by
Efektivitas Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran PAI Di Kelas V SD Negeri 104188 Desa Medan Krio
Metode demonstrasi cocok untuk peserta didik Sekolah Dasar usia 7 hingga 11 tahun. Pada usia ini, peserta didik wajib menggunakan pengalaman langsung, konkret, untuk memahami dunia mereka. Seperti yang terjadi pada penelitian yang menunjukkan bahwa "kemampuan anak pada usia ini (7-11 tahun) masih pada bentuk nyata, mereka belum bisa berpikir secara abstrak. Oleh karena itu, peneliti ingin menguji efektivitas metode demonstrasi di kelas V Sekolah Dasar Negeri 104188 pada desa Medan Krio dengan memakai metode observasi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan metode kajian pustaka sebagai landasan teori.Dan hasil dari kegiatan penerapan strategi pembelajaran demonstrasi yang telah peneliti lakukan pada kelas V SDN 104188 dapat dikatakan efektif dalam memberikan pemahaman mengenai materi pelajaran yang disampaikan oleh pendidik
Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Agresivitas Verbal Pada Siswa SMP X Di Samarinda
Kontrol diri merupakan salah satu faktor internal individu yang mempengaruhi perilaku agresivitas verbal remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan agresivitas verbal pada siswa SMP X di Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi Pearson Product Moment. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala kontrol diri dan skala agresivitas verbal berbasis Likert. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kontrol diri dan agresivitas verbal, di mana semakin tinggi kontrol diri siswa, semakin rendah tingkat agresivitas verbal yang ditunjukkan. Penelitian ini menekankan pentingnya upaya pengembangan kontrol diri pada siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan positif
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Matematika Di SMP Negeri 1 Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas
Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan pendidikan. Pembelajaran yang dibedakan adalah salah satu contoh fleksibilitas guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran yang dibedakan dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran sejarah di SMP Negeri 1 Barumun Baru. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam merencanakan pembelajaran berdiferensiasi masih terbatas pada aspek kesiapan belajar siswa atau tingkat akademik, tanpa mempertimbangkan gaya belajar dan latar belakang individu siswa. Hal ini menyebabkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi belum optimal dalam mengakomodasi seluruh potensi siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran, sebagian besar guru belum memahami bahwa diferensiasi dimulai dari proses pengumpulan informasi tentang kebutuhan, minat, dan profil belajar siswa. Guru cenderung langsung menentukan metode mengajar tanpa dasar data yang memadai
Implementasi Model TGT dengan AI untuk Optimalisasi Pembelajaran Matematika di MAN 2 Magetan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Turnamen Permainan Tim Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) (TGT) dalam mengoptimalkan pembelajaran matematika di MAN 2 Magetan. Model TGT dikombinasikan dengan permainan edukatif yang dihasilkan oleh AI, yang dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan hasil belajar siswa melalui mekanisme permainan adaptif dan umpan balik otomatis. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen, terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen (TGT + permainan AI) dan kelas kontrol (TGT konvensional), masing-masing terdiri dari 30 siswa. Alat penelitian meliputi tes hasil belajar, kuesioner motivasi, dan lembar pengamatan keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata N-Gain 0,68 (kategori sedang-tinggi) dan perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok (t = 5,246; p < 0,05). Motivasi belajar siswa meningkat sebesar 27,12%, dan tingkat keterlibatan siswa mencapai kategori sangat tinggi (M = 4,67). Guru dan siswa merespons positif terhadap implementasi TGT berbasis AI meskipun terdapat hambatan teknis minor seperti stabilitas jaringan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi model TGT dan AI dapat menjadi inovasi pedagogis yang efektif untuk memperkuat aspek kognitif, afektif, dan sosial pembelajaran matematika di madrasah berbasis teknologi digital
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Remaja Korban Bullying
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif, bermaksud mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial dan kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan. Subjek penelitian terdiri dari 100 remaja yang menjadi korban perundungan, yang berusia 15 hingga 17 tahun, yang diambil melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan model skala likert yaitu skala kecemasan berbicara di depan umum dan dukungan sosial. Data dikumpulkan menggunakan skala likert yang mencakup skala kecemasan berbicara di depan umum dan dukungan sosial. Analisis statistik memakai metode korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan nilai koedisien korelasi r = 0.524 dan p = 0.000 p < 0,05 (signifikan) artinya terdapat hubungan korelasi yang sedang antara dukungan sosial dan kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan dan Berhitung Pada Siswa Kelas I SD
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran flashcard berbasis digital untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan dan berhitung pada siswa kelas I SD yang dikembangkan menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat valid dari ahli materi 93,75%, media 92,85%, dan keterbacaan 93,75%. Respon guru diperoleh persentase 91,6% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan uji coba peserta didik yaitu uji coba terbatas diperoleh siswa memberikan respon positif dan uji coba luas diperoleh persentase rata-rata skor 92,77% dengan kategori sangat praktis. Uji coba keefektifan memperoleh persentase rata-rata skor 76,416% dengan kategori tinggi. Dengan demikian media flashcard berbasis digital untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan dan berhitung pada siswa kelas I SD telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan dan keefektifan sehingga dapat digunakan oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran matematika di SD
Implementasi Pengambilan Keputusan Berbasis Konsensus Pada Organisasi MGMP Geografi SMA Kabupaten Karawang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pengambilan keputusan berbasis konsensus dalam MGMP Geografi SMA Kabupaten Karawang, serta faktor-faktor yang mendukung implementasi pengambilan keputusan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu melalui tahapan triangulasi data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pengambilan keputusan berbasis konsensus pada MGMP Geografi SMA Kabupaten Karawang melibatkan semua anggota, melakukan diskusi bersama, menampung berbagai masukan dari setiap anggota, hingga mencapai kesepakatan bersama. Pengambilan keputusan konsensus dipilih sebagai cara yang paling efektif untuk MGMP ini. Hal tersebut didukung dengan adanya komunikasi yang cukup efektif yang dibangun dalam organisasi, gaya kepemimpinan ketua MGMP yang partisipatif, budaya musyawarah sebagai bagian dari budaya organisasi yang terbentuk dari kearifan lokal masyarakat Sunda, serta hasil keputusan yang dapat mewakili semua aspirasi anggota
Studi Literatur: Efektivitas Pendekatan STEM dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam berbagai disiplin ilmu terhadapnya meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur (literature review) yang mencakup analisis terhadap 20 studi relevan yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024. Hasil dari tinjauan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEM secara signifikan berkontribusi pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Melalui pengalaman belajar yang berbasis proyek dan eksperimen, siswa terlibat secara aktif dalam pemecahan masalah kompleks, yang mendorong mereka untuk berpikir secara kritis dan menganalisis informasi dengan lebih mendalam. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan STEM dalam kurikulum pendidikan dasar, sehingga siswa dapat dipersiapkan menghadapi tantangan abad ke-21 dengan lebih baik
Peningkatan keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Melalui Media Film
Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek krusial dalam penguasaan bahasa asing, namun sering kali menjadi kendala bagi mahasiswa, terutama dalam aspek pelafalan, kelancaran, dan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris mahasiswa melalui pemanfaatan media film sebagai sarana pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II Program Studi Diploma Tiga Farmasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, rekaman video, dan tes berbicara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara mahasiswa, dengan nilai rata-rata pada siklus pertama sebesar 68 dan meningkat menjadi 80 pada siklus kedua. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media film dapat meningkatkan kepercayaan diri, pelafalan, serta kelancaran berbicara mahasiswa secara signifikan. Dengan demikian, media film dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan menarik dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris di tingkat perguruan tinggi
Implementasi Pembelajaran Diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di MIM 1 Tulungagung
Pembelajaran berdiferensiasi ini mempunyai hubungan yang erat dengan kurikulum merdeka belajar yang saat ini sedang di gencarkan pada setiap institusi pendidikan di Indonesia yaitu sebagai pendekatan pembelajaran yang berusaha mengakomodir semua kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di MIN 1 Tulungagung yang merupakan madrasah jenjang dasar yang menjadi percontohan pelaksanaan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sehingga mendapat temuan yang valid, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di MIN 1 Tulungagung mencakup aspek diferensiasi konten, produk dan proses. Masing-masing aspek memiliki strategi, tantangan dan dampak yang positif bagi peserta didik. Pengembangan kompetensi guru penting dilakukan untuk menunjang pembelajaran berdiferensiasi ini lebih optimal. Dengan pembelajaran berdiferensiasi, peserta didik mempunyai motivasi belajar yang meningkat karena merasa berhasil dalam aktivitas belajarnya