Jurnal Jendela Pendidikan
Not a member yet
    337 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict- Observe-Explain) Terhadap Keterampilan Proses Sains Pada Materi Fluida Statis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran poe (predict- observe-explain) terhadap keterampilan proses sains pada materi fluida statis. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Tempat pelaksanaan penelitian di SMA Negeri 1 Telaga Biru kelas XI IPA dengan subjek penelitian Kelas XI IPA 6 dengan jumlah 28 siswa. Teknik Pengumpulan data menggunakan tes berbentuk uraian sebanyak 12 soal dengan indikator keterampilan proses sains. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji hipotesis, dan uji n-gain. Hasil penelitian pada uji normalitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung 11,01 dan ttabel 2,03, jadi thitung >= ttabel sehingga H0 terima dan h1 ditolak. Berdasarkan hasil analisis N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,78 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari model pembelajaran poe (predict- observe-explain) terhadap keterampilan proses sains pada materi fluida statis

    Penerapan Quantum Teaching dalam Pembelajaran Siswa MIN 13 Nagan Raya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Nagan Raya. Quantum Teaching merupakan pendekatan inovatif yang dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan siswa melalui integrasi teknik pembelajaran yang menyentuh berbagai dimensi pengalaman belajar, seperti motivasi, keterlibatan, dan penerapan konsep dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan hasil belajar siswa sebelum dan setelah intervensi. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi kelas, wawancara dengan siswa dan guru, serta kuesioner tentang persepsi siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quantum Teaching secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, model ini juga meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Penelitian ini merekomendasikan penerapan lebih luas Quantum Teaching sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai jenjang sekolah

    An Analysis Of Students’ Difficulties In Writing Recount Text At Tenth Grade Students Of SMAN 5 Pontianak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa kelas X di SMAN 5 Pontianak dalam menulis teks recount. Teks recount adalah genre tulisan yang menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman masa lalu secara kronologis. Meskipun bersifat naratif, siswa sering kesulitan dengan berbagai aspek menulis teks recount, termasuk penggunaan bahasa, struktur, dan pengembangan konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, memanfaatkan observasi, wawancara, dan analisis sampel tulisan siswa untuk mengumpulkan data. Temuannya menunjukkan bahwa kesulitan utama yang dihadapi siswa meliputi keterbatasan kosa kata, kesulitan dalam mempertahankan bentuk kata kerja yang tepat, kurangnya koherensi dan kohesi, dan tantangan dalam mengatur ide secara logis. Selain itu, siswa sering kali menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap struktur teks recount, yang berdampak pada kualitas tulisan mereka secara keseluruhan. Studi ini menyimpulkan dengan menyarankan intervensi yang ditargetkan untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, seperti program pengayaan kosa kata, latihan tata bahasa terfokus, dan instruksi eksplisit tentang struktur dan organisasi teks. Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dan kompetensi keseluruhan dalam memproduksi teks recount

    Analisis Pengaruh Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Mata Kuliah Teori Graph

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan mahasiswa pada mata kuliah Teori Graph. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu yang melibatkan 60 mahasiswa yang terbagi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan PBL dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Data kemampuan pemecahan masalah dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, serta observasi keterlibatan mahasiswa selama pembelajaran. Analisis data menggunakan uji-t independen dan uji-t berpasangan menghasilkan peningkatan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah mahasiswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001) dengan efek besar (Cohen’s d = 2.25). Selain itu, observasi mengungkapkan keterlibatan aktif, kolaborasi, dan komunikasi yang lebih baik pada kelompok PBL. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam konteks pembelajaran Teori Graph. Implikasi praktis dari penelitian ini merekomendasikan penerapan PBL secara lebih luas dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia nyata secara lebih optimal

    Penerapan Model Pembelajaran SSCS untuk Menganalisis Kemampuan Berpikir Aljabar dan Pemahaman Konsep dan Kebiasaan Berpikir Matematis Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir aljabar dan pemahaman konsep matematika siswakebiasaan berpikir matematis siswa menggunakan model pembelajaran SSCS. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan informasi kepada siswa dalam pembelajaran matematika dan analisis untuk melihat peningkatan kemampuan matematika siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan dan kemampuan konsep serta kebiasaan berpikir matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran SSCS mempunyai pemahaman konseptual yang baik. Selain itu, siswa juga mempunyai kebiasaan berpikir matematis yang baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil angket yang menunjukkan sesuai dengan jawaban yang diberikan siswa dan berada pada tingkat yang cukup tinggi

    Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Show And Tell Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas VI Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui metode Show and Tell pada pembelajaran tematik siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Tahun Ajaran 2023/2024. Keterampilan berbicara yang dimaksud dalam penelitian ini, meliputi aspek pelafalan, aspek parabahasa, aspek kebahasaan, aspek isi pembicaraan, dan aspek bahasa tubuh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01 yang berjumlah 18 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Objek penelitian adalah keterampilan berbicara siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa sebesar 9% yaitu pada siklus I sebesar 63% (kategori baik), kemudian meningkat menjadi 72% (kategori baik) pada siklus II. Dengan demikian melalui penggunaan metode Show and Tell pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo

    Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik

    No full text
    Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik dengan begitu salah satu strategi pembelajaran saintifik yaitu pembelajaran berbasis masalah (PBM). Model pembelajaran berbasis masalah dapat menambah kemampuan peserta didik dalam literasi sains. Literasi sains peserta didik di Indonesia masih dikategorikan rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan literasi sains. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Pre-Experimental Designs dengan bentuk One Group Pretest-Postest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 31 peserta didik pada salah satu sekolah. Instrumen pada penelitian ini adalah 9 butir soal uraian literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan dan adanya peningkatan N-Gain literasi sains peserta didik sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan literasi sains peserta didik

    Komunikasi Pendidikan: Analisis Persepsi Wali Kelas dan Guru Kelas Terkait Motivasi Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Islam Uwais Al Qorni Depok

    No full text
    Motivasi belajar siswa adalah hal penting, termasuk motivasi belajar siswa di SDI Uwais Al Qorni Depok. Tujuan penelitian adalah menggali persepsi guru dan wali kelas terkait motivasi belajar siswa kelas 3 dan kelas 4 di SDI Uwais Al Qorni. Lokasi penelitian adalah SDI Uwais Al Qorni, subyek penelitian adalah motivasi belajar siswa, dan obyek penelitian adalah wali kelas dan guru kelas. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode analisis deskriptif (pendekatan kasus), teknik pengambilan sampel purposif, dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa SDI Uwais Al Qorni ditentukan oleh beberapa faktor, seperti penanaman motivasi tauhid dan kesadaran pada diri siswa, perhatian dan motivasi orang tua, memberikan apresiasi kepada siswa, metode pembelajaran yang tepat, dan kelengkapan sarana dan fasilitas belajar sekolah

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan penalaran matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Treffinger lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan penalaran matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Postest Only Grup Design. Dalam penelitian ini peneliti berperan langsung dalam proses pembelajaran dan guru sebagai observer. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII putri MTs Darul Hikmah Pekanbaru sebanyak 138 siswa, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan penalaran matematika siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai tobtained = 2,74, dengan taraf signifikan 5% dan dk = 51 dari daftar distribusi t diperoleh ttable = 1,67. Oleh karena itu nilai tobtained > ttable karena 2,74>1,67, sehingga ta diterima dan t0 ditolak artinya kemampuan penalaran matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Treffinger lebih tinggi dari pada kemampuan penalaran matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional

    Meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini melalui permainan congklak: studi literatur

    No full text
    Permainan tradisional congklak memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif, motorik halus dan sosial emosional anak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk memahami lebih dalam efektivitas bermain congklak dengan aspek-aspek perkembangan, seperti perkembangan kognitif, sosio-emosional, dan motorik halus pada individu. Melalui studi literatur, faktor-faktor yang mempengaruhi psikologi individu dalam konteks permainan congklak telah diidentifikasi. Hasil studi literatur menemukan bahwa permainan congklak efektif meningkatkan perkembangan kognitif, motorik halus dan sosial-emosional anak. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional congklak dapat dianggap sebagai alat pembelajaran yang tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga mendukung perkembangan psikologis anak

    0

    full texts

    337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Jendela Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇