E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
KAPASITAS ADSORBSI LOGAM KROMIUM (VI) DENGAN ADSORBEN PEKTIN DARI KULIT LEMON
Kromium (Cr) merupakan salah satu logam berat yang dapat mencemari lingkungan perairan. Penanggulangan pencemaran dalam air dapat dilakukan dengan metode adsorbsi menggunakan pektin dari kulit lemon. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan persamaan adsorbsi Cr (VI) dengan adsorben pektin dari kulit lemon dan menetapkan pengaruh massa adsorben terhadap adsorbsi logam Cr (VI). Kulit lemon diekstraksi dengan massa 15 gram menggunakan bantuan Microwave Assisted Extraction (MAE) dengan waktu ekstraksi 26 menit menggunakan daya 300 Watt. Proses adsorbsi dilakukan dengan variasi massa (1,2 gr; 1,3 gr; 1,4 gr; 1,5 gr dan 1,6 gr) dengan waktu kontak 1 jam dan kecepatan pengadukan 250 rpm. Metode analisa yang digunakan untuk mengukur nilai adsorbansi adalah dengan alat Atomic Absorbtiom Spectrophotometry (AAS). Persamaan adsorbsi Cr (VI) mengikuti persamaan Langmuir. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi optimum adsorbsi yaitu pada massa pektin 1,5 gr dapat menurunkan kadar Cr (VI) sebesar 0,0452 mg/g ( 70,23 % )
PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI FIKSASI TERHADAP KUALITAS WARNA KAIN BATIK DENGAN PEWARNA ALAM SABUT KELAPA
Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga. Pewarnaan kain batik umumnya menggunakan bahan sintesis, namun pewarna sintesis dapat menimbulkan dampak negatif terutama untuk lingkungan. Maka pewarna alam lebih dipilih karena keunggulannya yang lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Pada penelitian ini dilakukan upaya pengembangan zat warna alam dengan memanfaatkan sumber pewarna potensi lokal yaitu limbah sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi zat fiksasi terhadap ketahanan luntur warna pada kain batik. Metode penelitian ini eksperimen dengan melakukan perlakuan pada variasi jenis zat fiksasi yakni tawas dan tunjung, serta variasi konsentrasi zat fiksasi 5%; 7,5%; dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sabut kelapa dapat dimanfaatkan sebagai zat warna alami. Hasil uji beda warna L*,a*,b* dan identifikasi kode warna serta cahaya warna melalui encycolorpedia, arah warna yang dihasilkan dari ekstrak sabut kelapa variasi fiksasi tawas menghasilkan warna red-orange sedangkan pada fiksasi tunjung menghasilkan warna orange. Hasil uji ketahanan luntur dan penodaan warna menunjukkan bahwa penggunaan zat fiksasi tawas didapatkan nilai ketahanan luntur yang lebih baik dibandingkan dengan zat fiksasi tunjung sedangkan pada konsentrasi zat fiksasi tidak memberikan pengaruh terhadap ketahanan luntur warna karena konsentrasi zat fiksasi yang dibutuhkan sudah optimal
APLIKASI BIOPLASTIK DARI TEPUNG PORANG SEBAGAI KEMASAN MAKANAN
Penggunaan plastik sebagai kemasan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Seiring meningkatnyaperhatian manusia terhadap lingkungan, banyak dilakukan penelitian untuk menemukan bahan pengemas sebagaipengganti plastik sintetis yang mampu terdegradasi secara alami (bioplastik) dari bahan polimer alami seperti pati,selulosa dan serat. Pati yang digunakan bersumber dari tepung porang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuipengaruh penggunaan dan karakteristik bioplastik tepung porang sebagai kemasan makanan terhadap daya tahandan kualitas makanan selama penyimpanan. Penelitian ini membuat bioplastik tepung porang dengan melarutkankitosan 1,5% (b/v) dengan asam asetat 0,5% lalu menambahkan tepung porang 2,5 g, gliserol 3% (v/v) dan aquadeslalu dipanaskan hingga 80oC. Kemudian dicetak dan dikeringkan dengan suhu 60oC. Bioplastik yang dihasilkandiaplikasikan pada makanan yakni sosis So Nice. Kondisi pengemasan makanan divariasikan pada tempat terbukadan tertutup (tanpa pembungkus, pembungkus plastik dan bioplastik) yang diamati selama 8 hari. Karakteristikbioplastik yang dihasilkan antara lain kadar air 60,20%, penyerapan air 92,35%, permeabilitas uap air 0,7391g./jam.m2 dan biodegradasi 100% dalam 7 hari. Hasil pengamatan visual menunjukkan bahwa sosis mulai rusakpada hari kedua (pada tempat terbuka) dan hari pertama (pada tempat tertutup). Berdasarkan pengamatan visual,bioplastik kurang baik dalam menjaga daya tahan dan kualitas makanan selama penyimpanan
PEMBUATAN BIOBRIKET DARI CAMPURAN KULIT KACANG TANAH DAN TEMPURUNG KEMIRI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KARBONISASI
Biobriket adalah salah satu energi alternatif bahan bakar padat yang bahan dasarnya dari campuran biomassa.Penambahan kata bio pada briket disebabkan adanya penambahan biomassa sebagai bahan baku. Kulit kacangtanah dan tempurung kemiri yang hanya terbuang mengakibatkan menumpuknya limbah hasil pertanian berupakulit kacang tanah dan tempurung kemiri. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan penelitian lanjutanagar memiliki nilai tambah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan komposisibahan baku arang kulit kacang tanah dan tempurung kemiri terhadap nilai proximate dan nilai kalor. Padapenelitian ini menggunakan metode karbonisasi. Dari hasil Analisa didapatkan nilai kalor tertinggi padaperlakuan E yaitu 6006 Cal/gr. Kadar air briket berkisar antara 4 - 5% dan didapatkan kadar air terendah padaperlakuan B yaitu 4,08%. Hasil Analisa kadar abu berkisar antara 11 - 17% dan didapatkan kadar abu terendahpada perlakuan B yaitu 11,92%. Hasil kadar Volatile Matter berkisar 26 - 28% dan didapatkan kadar VolatileMatter terendah pada perlakuan D sebesar 26,57% dan hasil kadar Fixed Carbon berkisar 50-55% dandidapatkan hasil Fixed Carbon tertinggi berada pada perlakuan B sebesar 55,96%
KAPASITAS ADSORPSI LOGAM MANGAN (Mn) MENGGUNAKAN BIOSORBEN PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK
Pembangunan pabrik kimia memberikan dampak buruk bagi lingkungan dengan dihasilkannya limbah yangmengandung logam berat seperti logam mangan (Mn). Salah satu pengolahan limbah yang mengandung logam beratdengan metode adsorpsi. Penggunaan pektin sebagai bisorben dalam proses adsorpsi telah banyak dilakukan karenamemiliki beberapa keunggulan dan mengandung gugus aktif seperti karboksil dan hidroksil yang berperan pentingdalam proses adsorpsi. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kapasitas adsorpsi logam mangan (Mn)menggunakan pektin dari kulit pisang kepok sebagai biosorben. Pektin diperoleh dari hasil ekstraksi kulit pisangkepok menggunakan metode Micowave Assited Extraction (MAE). Larutan mangan diadsorbsi menggunakan pektinmassa 1 gram dengan variabel waktu adsorpsi (60, 90, 120, 150 dan 180 menit). Identifikasi gugus fungsi pektin padaserapan panjang gelombang antara 1000cm-1 hingga 3500 cm-1 menggunakan spektrofotometer FT-IR dan didapatkanhasil analisa yaitu terdapat gugus hidroksil (3423,993 cm-1), karbonil (1638,233 cm-1), karboksilat (1736,585 cm-1),eter (1079,942 cm-1) dan karbonsiklik (1238,076 cm-1) .Logam Mn setelah adsorpsi dianalisa menggunakan AAS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu adsorpsi optimum untuk mengadsorpsi logam Mn adalah 150 menitdengan kapasitas logam teradsorpsi sebesar 0,182 mg/g (36,403%). Adsorpsi logam Mn mengikuti persamaan isotermFreundlich dengan nilai KF = 0,0886 mg/g
PERENCANAAN KONTRUKSI DAN PERHITUNGAN KAPASITAS PADA MESIN PENCETAK BAKSO
Bakso adalah bahan daging yang berbentuk bulat yang umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia, akan tetapi kebanyakan pengusaha bakso masih menggunakan cara tradisional yang masih diragukan kehigienisannya dan hanya dapat memproduksi bakso 20-30 butir tiap menitnya. Proses pembuatan mesin pencetak bakso ini mempertimbangkan efisiensi pencetakan bakso, tingkat kehigienisan serta pengoptimalan biayanya, dikarenakan mesin ini ditujukan untuk Usaha Kecil Menengah. Metode yang digunakan dimulai dari merancang mesin, membuat mesin dan merakit mesin. Hasil merancang dan membuat mesin ini diperoleh kapasitas produksi yang mencapai 232 butir/menit, dimensi mesin dengan panjang 690 mm lebar 270 mm dan tinggi 910 mm dengan penggerak motor listrik ½ HP. Pengaturan pisau sebelum menggunakan mesin sebaiknya dioptimalkan agar menghasilkan pemotongan yang bagus dan menghasilkan bakso berbentuk bulat. Pemakaian sebaiknya dipilih stainless steel (baja tahan karat) untuk memberikan higienis pada makanan. Mesin Pencetak Bakso ini dapat menghasilkan 38 butir bakso selama 10 detik dan 228 butir bakso selama 1 menit
ANALISA PENGGUNAAN FILTER UDARA TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA ENGINE DIESEL COMMON RAIL
Banyaknya jenis pada Filter Udara yang dapat digunakan untuk kendaraan tekandang menimbulkan pertanyaan di masyarakat, jenis filter mana yang lebih efisien untuk digunakan, dan sering kali terdapat beberapa pendapat yang mengatakan kenis filter udara tertentu dapat membuat tarikan mesin lebih ringan, bertenaga, dan sedikit irit bahan bakar tanpa perlu dilakukan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menguji kedua jenis filter Udara, dengan membandingkan konsumsi bahan bakar dan temperature engine yang dihasilkan dari hasil penggunaan filter udara racing dan filter udara standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebarapa besar perbandingan konsumsi bahan bakar dan temperature engine saat menggunakan Filter udara Racing dan standar pada Engine Commonrail Ford Ranger 2200 CC XLS 2012. Pada Pengujian ini menujukkan bahwa tidak terlalu jauh perbedaan temperature engine dan komsumsi bahan bakar yang dihasilkan dari kedua filter tersebut pada putaran engine 1000,1500,2000 RPM
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT PERAGA TRANSMISI MATIC SEBAGAI SARANA PRAKTIKUM
Untuk dapat meningkatkan efektivitas kegiatan praktek di laboraturium Teknik Mesin. Pada penulisan laporan tugas akhir ini penulis ingin mengetahui fungsi, cara kerja, perawatan pada komponen transmisi yang terdapat pada sistem transmisi mobil Suzuki Grand Vitara 2012. Permasalahan yang dihadapi dalam penulis laporan tugas akhir ini adalah kurangnya refrensi yang berupa buku tentang sistem transmisi otomatis.Transmisi otomatis adalah transmisi yang melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis. Untuk mengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis.Cara (metode) yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah pembuatan simulasi/perakitan alat simulasi, dimana kami melakukan perakitan alat simulasi transmisi otomatis dan ditambahkan dengan motor penggerak untuk memudahkan cara kerjanya.Hasil yang dicapai pada perakitan alat simulasi transmisi matic mobil Suzuki Grand Vitara 2012 ini adalah menghasilkan alat simulasi transmisi matic mobil Suzuki Grand Vitara 2012 yang dapat dijadikan sebagai alat bantu praktek mahasiswa di laboratorium teknik mesin agar dapat mempermudah mahasiswa dalam melakukan kegiatan praktek
Rancang Bangun Sistem Informasi Terpadu Salon Rumah Cantik Nadia Berbasis Macro Microsoft Excel
Abstract : This study aims to design and build an integrated or computerized information technology system, making it easier for salon employees to enter data, search data, and make monthly and annual reports, thereby reducing errors that occurred before. The type of data used in this study uses qualitative and quantitative research data types using primary and secondary data sources. The data collection techniques used were observation, interviews, documentation, and literature study. This study used data flow diagrams system modeling and entity relationship diagrams. The analysis tool used was macros in microsoft excel, which can facilitate data processing properly. The result of this study was the application of an integrated information system that was more effective and more efficient than the system previously applied to Rumah Cantik Nadia Salon.
 
Peran Pengembangan Soft Skill Karyawan Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pada Food And Beverage Department Raz Hotel And Convention Medan
The major goal of service businesses is to deliver the best services possible to customers, with an emphasis on service and customer happiness. integrating all the operations that will impact customers and make money through services that put the demands of the client first. Service quality is a significant factor in accomplishing that objective. enhancing the performance of workers' or service providers' ideal roles within the business. It is crucial to think about the business or the strategy for enhancing employees' skills or personal growth. This study aims to determine the extent to which a person's soft talents and hard abilities may help them give better services, particularly for service providers. Efforts to build the soft skill of a service provider are equally vital to learning the items that fall under the area of soft skills. The company's responsibility is to uphold high service quality and apply the soft skill needs. This research employs a quantitative research methodology, where the source of the data is a numerical value. The goal of this study is to increase service quality by focusing on soft skill development. Based on the coefficient of determination, the outcome indicated that the soft skill had an impact of 88.2% on the Food and Beverage Department's ability to provide quality service. This indicates that soft skills have a significant impact on enhancing service quality