E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
Edukasi dan Pemanfaatan Susu Kambing Menjadi Yoghurt pada Kelompok Ternak Seputih Timur, Lampung Tengah
Kelompok Ternak Seputih Timur (PESIT) merupakan komunitas peternak muda di Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk berbasis susu kambing etawa. Namun, keterbatasan pengetahuan dalam pengolahan pascapanen menyebabkan susu hanya dijual dalam bentuk segar tanpa nilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok ternak melalui edukasi serta pelatihan pembuatan yoghurt sebagai produk fermentasi bernilai ekonomi. Metode kegiatan meliputi survei lapangan, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan workshop, serta evaluasi melalui pre- dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap seluruh aspek yang diujikan, dari rata-rata 40% sebelum pelatihan menjadi 99,2% setelah kegiatan. Peserta mampu memahami konsep dasar, manfaat kesehatan, serta proses teknis pembuatan yoghurt berbasis susu kambing. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi pangan fungsional, keterampilan teknologi pengolahan, dan membuka peluang diversifikasi usaha peternak muda. Dengan demikian, program ini berpotensi menjadi model penguatan ekonomi lokal melalui inovasi produk susu fermentasi
Edukasi Jajanan Sehat dan Bergizi bagi Siswa SD melalui Simulasi Interaktif dan Deteksi Bahan Berbahaya
Masa sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat, termasuk pemilihan jajanan yang berdampak pada kesehatan jangka panjang. Namun, jajanan sekolah masih menghadapi persoalan dari sisi gizi maupun keamanan pangan karena adanya penggunaan bahan tambahan berbahaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam memilih jajanan sehat, aman, dan bergizi. Program dilaksanakan di SDN 027 Samarinda Ulu dengan melibatkan 48 siswa kelas VI dan 2 guru melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan media edukatif, serta pendampingan dan evaluasi. Media yang digunakan meliputi leaflet, booklet, dan video animasi interaktif, sedangkan evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik siswa, dengan perubahan terbesar pada aspek praktik. Siswa mulai lebih selektif dalam memilih jajanan, mengurangi konsumsi makanan berpengawet, serta sebagian sudah membawa bekal dari rumah. Program ini terbukti efektif mendorong literasi pangan sejak dini dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah sehat. Meski demikian, tantangan berupa keterlibatan orang tua yang masih terbatas serta daya tarik jajanan tidak sehat tetap perlu mendapat perhatian melalui kolaborasi lintas pihak dan dukungan kebijakan sekolah agar dampaknya berkelanjutan
Penerapan Irigasi Sprinkle untuk Efisiensi Penyiraman Lahan Hortikultura di Lereng Arjuno-Welirang
Desa Sumbergondo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, merupakan sentra pertanian hortikultura dengan topografi berbukit yang menghadirkan tantangan pada proses penyiraman. Sistem penyiraman manual yang masih digunakan petani membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk lahan seluas 3.200 m², menimbulkan beban fisik yang tinggi, serta menyebabkan distribusi air tidak merata antara lahan bagian atas dan bawah. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi kerja, kelelahan petani, serta pertumbuhan tanaman yang tidak optimal. Melalui program pengabdian masyarakat ini diterapkan teknologi tepat guna berupa sistem penyiraman berbasis sprinkle. Tahapan kegiatan meliputi survei kebutuhan lahan, perancangan sistem, instalasi pompa dan jaringan pipa, uji coba, serta evaluasi kinerja. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan efisiensi penyiraman yang signifikan. Jika sebelumnya penyiraman membutuhkan waktu minimal 4 jam, kini dapat diselesaikan dalam 1,5 jam, sehingga terdapat efisiensi waktu 62,5%–75%. Penggunaan pompa irigasi Tesla WP 20 CX dengan kapasitas 600 liter per menit dan enam titik sprinkle yang dapat dipindahkan memungkinkan distribusi air lebih merata hingga ketinggian 23 meter. Selain itu, beban fisik petani berkurang secara nyata, di mana 85% petani menyatakan penyiraman menjadi lebih ringan. Pengukuran kelembaban tanah menunjukkan distribusi air lebih homogen, dengan rata-rata 65%–72% pada berbagai zona lahan. Observasi awal memperlihatkan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam dibandingkan kondisi sebelumnya. Dengan demikian, penerapan sistem sprinkle mampu menjawab permasalahan utama petani hortikultura terkait efisiensi waktu, beban fisik, dan distribusi air, serta berpotensi meningkatkan produktivitas hasil panen di lahan berbukit
Pendirian Pondok Baca sebagai Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi Anak di Kelurahan Wailiti
Kemampuan literasi anak di Kelurahan Wailiti masih menghadapi kendala serius, terutama keterbatasan akses bahan bacaan dan belum tersedianya ruang belajar yang memadai. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat baca serta kurangnya kesadaran akan pentingnya literasi sejak dini. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada pendirian dua pondok baca di RT 003 dan RT 021. Penelitian berlangsung selama satu bulan, mulai 30 Juni hingga 30 Juli 2025, dengan melibatkan anak-anak, orang tua, ketua RT, dan perangkat kelurahan. Tahapan penelitian mencakup observasi awal dan diskusi dengan perangkat kelurahan, pembangunan dan penataan pondok baca, serta pelaksanaan kegiatan literasi kreatif seperti mendongeng, membaca bersama, dan permainan edukatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok baca berfungsi tidak hanya sebagai ruang edukasi, tetapi juga sebagai tempat interaksi sosial anak-anak, yang mampu meningkatkan minat baca, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi. Simpulan menegaskan bahwa penyediaan fasilitas sederhana namun fungsional dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan literasi anak dan memperkuat pendidikan berbasis komunitas
KKN Tematik sebagai Sarana Pengabdian Mahasiswa dalam Penguatan Potensi Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Munjul, Majalengka
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Swadaya Gunung Jati di Kelurahan Munjul dilaksanakan secara multidisipliner dengan fokus pada pendidikan, ekonomi, lingkungan, kesehatan, tata kelola kelurahan, dan promosi wisata lokal. Kegiatan pendidikan mencakup edukasi bullying, seni ecoprint, dan keselamatan lalu lintas melalui pendekatan simulatif kepada siswa SD. Di bidang ekonomi, dilakukan pemetaan UMKM, digitalisasi usaha melalui QRIS dan Google Maps, serta produksi konten promosi dan pemasangan banner usaha. Kontribusi lingkungan diwujudkan melalui pembangunan Incinerator Hydroburner, edukasi pengelolaan sampah, penghijauan, dan partisipasi dalam Gerakan Bebersih (GEBER). Kegiatan kesehatan meliputi senam bersama, pendampingan posyandu, serta edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting. Penguatan tata kelola kelurahan dilakukan melalui pelatihan pengelolaan website resmi dengan menghadirkan narasumber ahli IT. Promosi wisata lokal difokuskan pada produksi video iklan destinasi paralayang dan Paraland. Seluruh kegiatan dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kapasitas lokal, dan mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis kolaborasi dan teknologi
Penyuluhan Membangun Keluarga Harmonis dalam Perspektif Hukum Islam di Desa Babakan Pangandaran
Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan Membangun Keluarga Harmonis dalam Perspektif Hukum Islam di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran melalui metode service learning. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Agustus 2025 di Aula Desa Babakan dengan melibatkan 20 peserta yang merupakan kader PKK sebagai representasi keluarga di desa. Proses penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan role playing, dengan materi utama mengenai hukum Islam dalam keluarga, hak dan kewajiban suami-istri, serta pola komunikasi Islami berlandaskan prinsip sakinah, mawaddah, dan rahmah. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan 19 orang (95%) memahami konsep keluarga harmonis menurut hukum Islam, sementara 1 orang (5%) belum sepenuhnya memahami. Namun, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan, di mana seluruh peserta (100%) berhasil memahami konsep tersebut. Penyuluhan ini menekankan sembilan prinsip keluarga harmonis dalam hukum Islam, di antaranya komunikasi jujur dan terbuka, empati, kebersamaan, sikap bijaksana, kepedulian, kesabaran, keceriaan, pengendalian ego, serta penguatan nilai agama. Diskusi dan refleksi menunjukkan bahwa tantangan utama di Desa Babakan bukan terletak pada pemahaman konsep, melainkan rendahnya kesadaran dan lemahnya landasan nilai agama dalam implementasi, yang diperkuat oleh faktor ekonomi, sosial, dan budaya sehingga memicu konflik rumah tangga, perselingkuhan, dan perceraian. Dengan demikian, penyuluhan ini relevan sebagai upaya preventif untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam membangun keluarga harmonis berlandaskan sakinah, mawaddah, wa rahmah
Pelatihan Merancang Program Disiplin Positif untuk Mendukung Keberhasilan Pembelajaran Deep Learning
This activity, held in Southwest Aceh in 2024, was motivated by the low level of participants' understanding of designing positive discipline programs in schools. The activity aimed to improve participants' understanding of designing positive discipline programs. The activity, attended by 53 participants, used the Asset-Based Community Development (ABCD) approach and employed a training method. Data on participants' understanding was collected through pre- and post-tests. The data was then analyzed using descriptive analysis. Based on the test results, participants' understanding before the activity was 52.5%, which then increased to 91.5% after the activity. This demonstrates the success of the training in improving participants' understanding and skills in designing positive discipline programs, with a 39% difference in scores between before and after the activity.  
Kegiatan Berbagi Pengetahuan tentang Studi Lanjut di Luar Negeri serta Informasi Beasiswa kepada Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kegiatan knowledge sharing tentang studi lanjut di luar negeri serta informasi beasiswa yang mendukung kemungkinan para lulusan sarjana untuk merealisasikan studi lanjut tersebut. Sementara itu, beberapa dosen Universitas Singaperbangsa Karawang pernah menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. Berdasarkan kenyataan tersebut, tim pengabdi bersemangat untuk melaksanakan kegiatan pengabdian tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 21 Maret 2025, dihadiri para mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang sebanyak 20 orang. Aksi ini diharapkan agar para mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang terdorong untuk melanjutkan studi pascasarjana di perguruan tinggi luar negeri. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode sosialisasi. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan perlunya motivasi dan tekad yang kuat, serta persiapan yang matang dari calon mahasiswa untuk melanjutkan studi pascasarjana di perguruan tinggi luar negeri
Implementasi Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 136 Tahun 2022 dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan BUM-Des Makmur Raya Desa Loa Raya Kabupaten Kutai Kartanegara
BUMDes penggerak ekonomi desa, wadah inovasi usaha lokal, dan berperan untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). BUMDes Makmur Raya Desa Loa Raya, mengalami permasalahan dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai standar dan regulasi yang berlaku. Kurangnya pemahaman prinsip akuntansi dasar, sistem pencatatan yang belum terstruktur, serta minimnya pelatihan teknis menjadi hambatan utama BUM-Des. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mensosialisasi tentang Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2022 Tentang Panduan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa. Tujuan lainnya yaitu melakukan pelatihan tentang kebijakan akuntansi BUMDes, Bagan Akun BUMDes, Perlakuan Akuntansi, Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes, dan Format Laporan Keuangan BUMDes. Metode yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara dan ceramah. Hasil kegiatan PKM ini dilakukan dengan menguji pemahaman peserta pelatihan sebelum dan sesudah. Sebelum pelatihan peserta hanya memahami 18% mengenai penyusunan laporan keuangan BUMDes, setalah pelatihan peserta memahami 75% penyusunan laporan keuangan BUMDes
Pemanfaatan Media Sosial untuk Pemasaran bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
Pengabdian dilaksanakan di Padukuhan Ngelo I, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 24 sampai dengan 30 Agustus 2025. Pengabdian ini diikuti oleh 30 peserta. Pengabdian ini dilakukan dengan dua metode yaitu sosialisasi dan pelatihan terkait dengan penggunaan media sosial untuk pemasaran. Adanya pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM terkait dengan penggunaan media sosial dalam pemasaran produknya. Akhirnya, penggunaan media sosial tersebut dapat meningkatkan penjualan