E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
Peran Pemangku Kepentingan (Stakeholder) Dalam Pengembangan Desa Wisata Cibeusi Jawa Barat Berbasis Asset-Based Community Development (ABCD)
One strategy to boost the local economy, strengthen cultural identity, and preserve the environment can be optimised in the development of tourism villages with contributions from stakeholders and development carried out using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The ABCD approach emphasises the identification and utilisation of local assets, such as natural resources, culture, and local wisdom, as the basis for sustainable development. By adopting the ABCD approach, the focus is not only on providing financial assistance but also on encouraging active community participation in identifying and developing their assets. This allows for a stronger sense of ownership and long-term sustainability of the tourism village development programme. This study aims to determine the role of stakeholders in the development of Cibeusi Tourism Village based on Asset-Based Community Development (ABCD). This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and digital audiovisual material. This study concludes that Cibeusi Village has assets and natural resources with great potential to develop into a tourism village. Furthermore, it is hoped that, through synergy among companies, local communities, and other related parties, the development of tourism villages can be implemented more effectively and provide sustainable benefits and impacts for all parties involved
PERHITUNGAN KONSTRUKSI DAN ANALISA PRODUKSI PADA ALAT PENGADUK ADONAN ROTI TIPE HORIZONTAL BERKAPASITAS 20 KG/JAM: Construction Calculation And Production Analysis Of A Horizontal Bread Dough Mixer With A Capacity Of 20 Kg/Hour
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin pengaduk adonan roti dan donat tipe horizontal dengan kapasitas 20 kg/jam sebagai solusi bagi industri rumah tangga dan usaha kecil menengah (UKM) yang membutuhkan proses produksi cepat, efisien, dan higienis. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan mekanis, pembuatan, perakitan, serta uji kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mengolah 10 kg adonan dalam waktu 14 menit 49 detik dan 20 kg adonan dalam 29 menit 46 detik, dengan efisiensi waktu 67–70% dibandingkan metode manual. Analisis daya motor bensin 6,5 HP serta perhitungan kekuatan rangka ST 60 dan umur bearing menunjukkan bahwa mesin aman digunakan dan memiliki umur pakai hingga ±5 tahun. Dari sisi ekonomi, penggunaan mesin ini mampu mengurangi biaya tenaga kerja hingga 60% dan meningkatkan kapasitas produksi harian 2–3 kali lipat. Dengan demikian, mesin ini terbukti efektif dan layak diterapkan pada skala usaha kecil maupun menengah serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan sistem otomatisasi dan penggunaan energi ramah lingkunga
PENGARUH KONSENTRASI ASAM ASETAT TERHADAP KARAKTERISTIK GELATIN DARI KULIT KAKI AYAM BROILER
Chicken feet skin is a part of chicken feet that consists of collagen, fat, and connective tissue. Chicken feet skin has a potential of about 156,933 tons/year. This study was conducted to determine the effect of acetic acid concentration on the characteristics of gelatin from broiler leg skin. The first process was the deproteinization process using NaOH solution with a concentration of 0.15% and a soaking time of 2 x 40 minutes; the second process was the demineralization process using CH3COOH solution with a concentration variation of 0.5%, 1%, 1.5%, 2%, and 2.5% and a soaking time of 4 hours; the third process was the hydrolysis process with water using a waterbath at 60°C for 5 hours. The results showed that the best acetic acid concentration variation was obtained at 2.5% acetic acid concentration with a yield of 6.12%, 4.09% moisture content and 1.59% ash content and has met the SNI 06-3735 standard in 1995
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGGILING BUMBU PECEL BERTENAGA MOTOR BENSIN 5,5 HP: Planning And Manufacturing A 5.5 Hp Petrol Motor Powered Spice Grinder For Pecel
Pengembangan mesin penggiling bumbu pecel yang diberdayakan oleh motor bensin 5,5 HP telah sangat meningkatkan efisiensi proses dalam produksi makanan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sebuah mesin yang memungkinkan pengguna menghemat waktu dan tenaga berharga selama proses penggilingan. Desain mesin ditentukan setelah melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik pengguna, menghasilkan mesin kompak dengan ukuran 1000 x 400 x 800 mm, yang dibangun dengan stainless steel food grade A304 untuk menjamin keselamatan dan kebersihan. Selama pengujian, ditemukan bahwa penggilingan lengkuas memerlukan waktu paling lama, yaitu (177,62 detik) dengan clearance 0,5 mm. Sebaliknya, penggilingan cabai dapat dilakukan dengan cepat hanya dalam (64,64 detik) dengan clearance 1,2 mm. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan manfaat signifikan mesin ini bagi usaha kecil dan menengah, yang mendorong produktivitas dan efisiensi operasional yang lebih bai
Akuntabilitas Tata Kelola Dana Desa (Studi Kasus: Pemerintah Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata kelola dana desa tahun 2023 pada Pemerintah Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode di antaranya observasi yakni pengamatan secara langsung di lapangan dan wawancara mendalam yang dilakukan dengan Kepala Desa, Bendahara/Kaur Desa, Kaur Perencanaan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan beberapa masyarakat desa. Penelitian ini dibantu alat perekam sebagai bahan crosscheck. Hasil dan pembahasan, menguraikan tentang perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dana desa tahun anggaran 2023. Simpulan yang dapat diambil dari pembahasan yang telah diuraikan adalah: (a) perencanaan keuangan desa telah dilaksanakan dengan prinsip partisipasi dan transparansi, (b) pelaksanaan telah menerapkan prinsip akuntabilitas namun belum maksimal terhadap tupoksi perangkat desa, (c) penatausahaan telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip akuntabilitas, (d) pelaporan telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip akuntabilitas, (e) pertanggungjawaban belum sepenuhnya mencerminkan adanya prinsip transparansi kepada masyarakat
Penerapan Perhitungan PPh Pasal 21 Studi Kasus pada PT Soulab Teknindo Gemilangan
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Penerapan Perhitungan PPh Pasal 21 Berdasarkan PMK Nomor 168 Tahun 2023 pada karyawan di PT Soulab Teknindo Gemilang jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari penerapan perhitungan PPh Pasal 21 pada perusahaan, apakah perhitungan PPh Pasal 21 yang dipotong oleh PT Soulab Teknindo Gemilang telah sesuai dengan Undang-Undang dengan peraturan terbaru yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian tidak ditemukan kesalahan dalam Perhitungan Pajak Pasal 21 pada PT Soulab Teknindo Gemilang, maka pemberi kerja wajib melakukan penyetoran PPh Pasal 21
Revitalisasi Ruang Literasi: Membangun Minat Baca Siswa SMP Ma’arif Pamekasan
Literasi sebagai fondasi penting dalam pembentukan dan mengembangan kecerdasan. Ruang literasi yang baik akan meningkatkan minat baca siswa. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan merevitalisasi ruang literasi pada salah satu lembaga pendidikan di desa Terrak Pamekasan yakni SMP Ma’arif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yakni melalui difusi IPTEK. Dimana dalam pengabdian ini tidak hanya merevitalisasi ruang literasi semata akan tetapi juga memberikan sumbangsih untuk buku penunjang perpustakaan. Hal ini bertujuan agar buku yang ada di ruang literasi tersebut nantinya lebih beragam dan dapat dimanfaatkan dengan baik mengingat buku adalah aset yang berharga sehingga hasil dari revitalisasi menjadikan ruang literasi tersebut lebih nyaman dan menarik bagi siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya revitalisasi perpusatakaan, penambahan koleksi buku penunjang serta adanya tren yang meningkat baik dari sisi pengunjung sebesar 80% dan peminjam buku sebesar 50%. Dengan begitu pengabdian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi sekolah dan siswa dalam membangun minat baca dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat sehingga dampak berkelanjutannya adalah siswa dapat survive dan bersaing dengan kemampuan yang mempuni kedepannya
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN DAN PENANGANAN KELUHAN TERHADAP LOYALITAS DENGAN KEPUASAN NASABAH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BANK BRI UNIT KM 1 LOA JANAN
This study aims to determine the influence of service quality, convenience, trust and complaint handling on loyalty with customer satisfaction as an intervening variable in Bank BRI Unit KM 1 Loa Janan to find out which variables are dominant between the four variables.
The method used in this study is a quantitative approach, with the Partial Least Square (PLS) model. The respondents in this study are customers of Bank BRI Unit KM 1 Loa Janan with customer qualifications who have and are using Bank BRI Unit KM 1 Loa Janan. The number of samples in this study is 132 respondents.The results of this study show that (1) the effect of service quality on customer satisfaction is significant, (2) the effect of convenience on customer satisfaction is not significant, (3) the influence of trust on customer satisfaction is significant, (4) the effect of complaint handling on customer satisfaction is significant, (5) the effect of service quality on loyalty is significant, (6) the effect of convenience on loyalty is significant, (7) the influence of trust on loyalty is not significant, (8) the effect of complaint handling on loyalty is not significant and (9) the effect of customer satisfaction on loyalty is significant
PENGEMBANGAN PIRING DARI LIMBAH PELEPAH PINANG DENGAN TAMBAHAN RAGAM HIAS FLORA ANGGREK
Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan semakin tinggi seiring dengan dampak perubahan iklim dan meningkatnya permasalahan sampah plastik yang mencemari ekosistem. Salah satu solusi nyata untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui pemanfaatan limbah organik. Pelepah, sebagai salah satu limbah pertanian yang melimpah di daerah tropis, berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna tinggi, salah satunya pelepah pinang. Penelitian tentang pengolahan limbah pelepah pinang sudah pernah dilakukan menjadi produk piring. Piring dari limbah pelepah pinang yang sudah dibuat sebelumnya masih polos, belum diberikan tambahan motif sebagai elemen estetika dan juga mengenalkan ragam hias sebagai kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rancangan piring sebagai salah satu peralatan makan (tableware) yang mudah terurai (biodegradable) dengan memanfaatkan pelepah pinang sebagai bahan dasar, sekaligus memperkuat nilai budaya melalui ragam hias flora Anggrek Hitam Papua. Metode yang digunakan mengadopsi pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empati, perumusan masalah, pengembangan ide, pembuatan prototipe, hingga uji coba produk. Proses pembuatan piring dilakukan dengan teknik kompres panas setelah pelepah dicuci, dan untuk teknik pembuatan motif adalah dengan cara dipanaskan dan dibentuk dengan solder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelepah dapat diolah menjadi piring yang memiliki nilai estetis, fungsional, dan mendukung pengurangan limbah plastik sekali pakai dengan ditambahkan ragam hias flora anggrek hitam Papua. Kesimpulannya, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan produk ramah lingkungan serta mendukung pemberdayaan ekonomi komunitas lokal
Aplikasi Teknologi Pengelolaan Sampah Plastik dengan Metode Pirolisis Menggunakan Oli Bekas di Muara Rapak Balikpapan
Balikpapan is a city located in East Kalimantan Province with an area of 81,495 ha. Location: 116.5 ° East Longitude and 117.0 ° East Longitude and between 1.0 ° South Latitude and 1.5 ° South Latitude. Population: 688,318 people/soul. Assuming plastic use of 0.005 kg/(person x day) can reach a plastic volume of around 123,896.7 kg/year. This is a problem for the environmental ecosystem if there is no handling of the plastic waste problem. The current handling is through 3R (Reduce, Reuse and Recycle) this will one day return to the environment as plastic waste. Thus, through the INNOVATION PROJECT program through the Balikpapan Pertamina International Refinery in collaboration with the Samarinda State Polytechnic and the Muara Rapak Proklim community group. Application of Appropriate Technology (PPTTG) Application of Plastic Waste Management Technology with the Pyrolysis Method using fuel from used oil. The products obtained are fuel as the main product with the conversion of plastic waste into fuel ≥90% wt and gas fuel. Fuel oil is measured by its specific gravity characteristics. Based on the specific gravity of BBM, the results are diesel, kerosene or gasoline depending on the type of plastic, pyrolysis process and heat rate