Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
678 research outputs found
Sort by
Revitalisasi Stasiun Kereta Api Kedundang Di Kulon Progo (Penekanan Desain Pada Pola Sirkulasi Dan Tata Ruang)
Stasiun Kereta Api Kedundang adalah stasiun kereta api kelas kecil yang berfungsi sebagai tempat persilangan kereta api yang dinonaktifkan sejak tahun 2007. Kondisi saat ini mengalami banyak kerusakan akibat tidak terawat sejak penonaktifan tersebut.  Stasiun Kereta Api Kedundang, dewasa ini, direncanakan menjadi sebuah stasiun kereta api yang berfungsi sebagai simpul penghubung dalam rute transportasi kereta api bandara yang menghubungkan Bandara NYIA (New Yogyakarta International Airport) di Kulon Progo dengan Kota Yogyakarta.  Rencana ini dapat diwujudkan dengan  merevitalisasi dan  meningkatkan kelas  Stasiun  Kereta  Api Kedundang menjadi kelas sedang agar sesuai dengan fungsi baru yang direncanakan. Revitalisasi dilakukan untuk menghidupkan kembali Stasiun Kereta Api Kedundang dengan penyesuaian terhadap fungsi baru yang terintegrasi dengan Bandara NYIA. Peningkatan kelas mengacu pada Pedoman Standardisasi Stasiun Kereta Api Indonesia Tahun 2012.  Konsep revitalisasi selanjutnya digunakan sebagai landasan dalam tahap perancangan arsitektur yang menitikberatkan pada dua aspek yaitu pola sirkulasi dan tata ruang.  Penekanan desain pada kedua aspek ini guna menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran bagi penumpang kereta api. Hasil perancangan merupakan alternatif solusi desain, untuk menjawab permasalahan-permasalahan Stasiun Kereta Api Kedundang
Renovasi Ruang Tidur Dan Gudang Di Rumah Tipe Rumah Sangat Sederhana (RSS) Perumnas Minomartani, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Rumah Sangat Sederhana (RSS) adalah rumah dengan tipe terkecil dari tipe-tipe perumahan nasional yang ada di Indonesia. Salah satu perumahan nasional (perumnas) dengan tipe RSS adalah berada di perumnas Minomartani, Sleman, Yogyakarta yang dibangun tahun 1980/1981. RSS ini memiliki ukuran bangunan 15 meter persegi dan luas persil 60 meter persegi. Dalam pengembangan rumah tipe RSS umumnya dikerjakan sendiri oleh pemilik tanpa bantuan tenaga profesional. Agar supaya pengembangan maupun renovasi RSS sesuai dengan standar dan aturan yang benar maka bantuan teknis dan konsultasi diberikan dalam wujud pengabdian masyarakat kepada salah satu RSS di Minomartani. Bantuan renovasi dilakukan pada ruang tidur dan gudang terutama pada pemasangan plafon, keramik lantai dan dinding. Bantuan renovasi diberikan dalam rupa disain pola lantai, dinding dan plafon serta bantuan pengawasan pengerjaannya. Selain agar secara standar dan aturan teknis yang benar bantuan pengabdian masyarakat ini juga ditujukan agar renovasi menghasilkan estetika, kebersihan dan kesehatan hunian RSS. Metode yang digunakan dalam renovasi ini adalah metode studi lapangan, pemiilihan bahan bangunan, disain dan teknis. Diharapkan hasil renovasi pengabdian masyarakat ini dapat menjadi contoh bagi RSS lainnya di perumnas Minomartani, Sleman, Yogyakarta
PROBLEM SOLVING DALAM BISNIS E-COMMERCE Studi di Kelurahan Gadingharjo, Sanden, Bantul, Yogyakarta
Pengenalan bisnis online di Kelurahan Gadingharjo, Sanden, Bantul masih mengalami kendala karena banyak warga desa di Kelurahan Gadingharjo tidak memiliki hand phone yang modern dan belum familiar dengan bisnis online seperti berjualan di shopee, toko pedia, buka lapak dan OLX.Melalui program Kemitraan Mayarakat (PKM) ini, tim pengusul mencoba menawarkan solusi terhadap permasalahan tersebut melalui kegiatan “sosialisai problem solving dalam bisnis E-commerceâ€.Peserta lebih banyak menanyakan mengenai cara melakukan bisnis online, permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi ketika dalam melakukan bisnis online karena menyangkut bisnis dengan orang jauh, baik bagaimana cara transaksinya, kirim barangnya, transfer uangnya, mengambil uangnya dan bagaimana cara menanggapi masalah-masalah yang terjadi.Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi peserta pada akhirnya sangat antusias dalam melakukan usaha sehingga bisa memanfaatkan hand phone yang mereka miliki sehingga menghasilkan keuntungan
Analisa penilaian tingkat kesehatan koperasi simpan pinjam Kartini Kaliurang Pakem, Sleman, Yogyakarta
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Kartini Kaliurang pada tahun 2015 sampai 2017 dilihat dari Aspek Permodalan, Aspek Kualitas Aktiva Produktif, Aspek Manajemen, Aspek Efisiensi, Aspek Likuiditas, Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan, Aspek Jatidiri Koperasi. Jenis penelitian ini yaitu DeskriptifKuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah Koperasi Simpan Pinjam “Kartini†Kaliurang. Obyek yang digunakan dalam penelitian iniadalah Laporan Keuangan Koperasi Simpan Pinjam Kartini Kaliurang, tahun 2015 sampai dengan tahun 2017. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui teknik dokumentasi.Hasil penilaian tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Kartini Kaliurang tahun 2015 berada pada tingkat Cukup Sehat, tahun 2016 berada pada tingkat Cukup Sehat, tahun 2017 berada pada tingkatan Cukup Sehat
Pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan struktur modal terhadap deviden payout ratio
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji (1) analisis profitabilitas terhadap dividend payout ratio pada perusahaan real estate periode 2013-2017. (2) pengaruh likuiditas terhadap dividend payout ratio pada perusahaan real estate periode 2013-2017. (3) pengaruh struktur modal terhadap dividend payout ratio pada perusahaan real estate periode 2013-2017. Sampel pada penelitian ini adalah 11 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menentukan variabel bebas yang berpengaruh pada variabel terikat. Hasil menunjukkan bahwa (1) profitabilias tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio; (2) likuiditas tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio; (3) struktur modal berpengaruh positif signifikan terhadap dividend payout ratio; (4) profitabilias, likuiditas, dan struktur modal bersama-sama mempengaruhi dividend payout ratio
Ragam Hias Mirong Simbol Kebesaran dan Kepemilikan Bangunan Milik Raja Kasultanan Yogyakarta
Bangunan Rumah Tradisional Keraton Yogyakarta banyak yang dihiasi khususnya menggunakan ornamen tradisional Jawa berupa stilirisasi bentuk tumbuh-tumbuhan. Diantara ragam hias mirong, yang bila melihat bentuknya bukan stilirisasi tumbuhan. Tidak terdapat dokumen yang menyertai proses pembuatan ragam hias mirong yang menerangkan makna dan artinya, sehingga muncul berbagai persepsi tentang mkana dan arti ragam hias mirong. Satu diantaranya mirong sebagai perwujudan Ratu Kidul (penguasa laut selatan). Di samping untuk menghias beberapa bangunan di dalam keraton mirong juga dipergunakan untuk menghias bangunan Masjid Agung Yogyakarta, yang menjadi persoalan, relevankah pemaknaan bahwa mirong sebagai perwujudan Ratu Kidul (Penguasa Ratu Selatan). Masyarakat awam belum tahu makna dan artinya, padahal mirong merupakan bagian dari karya, cipta, rasa, dan karsa Keraton Yogyakarta yang merupakan ciri khas dan identitas bangunan, ragam hias dan budaya Keraton
Analisa kajian literatur Green Building berdasarkan sudut pandang perkembangan ekonomi
Industri konstruksi memiliki dampak berbahaya terhadap lingkungan, ekonomi, dan masyarakat. Sehingga perlu diterapkan pasokan tenaga berkelanjutan dimana hal ini dapat diterapkan pada bangunan dengan konsep green building. Wujud perhatian masyarakat di Indonesia terkait green building saat ini mulai meningkat dan penerapan green building di Indonesia dirasa perlu dilaksanakan. Hal ini dapat dimulai dengan membuat peraturan yang mendorong aplikasi green building, terutama untuk perkantoran, sekolah, universitas, yang dapat dimulai dari kantor-kantor pemerintah, seperti halnya yang telah dilakukan dengan adanya peraturan tentang kendaraan listrik atau bebas emisi
Pemanfaatan Mikrobia Pengurai dan Probiotik dalam Budidaya Ikan Gurame di Desa Trimulyo Kabupaten Bantul
Dalam melakukan budidaya ikan gurame, petani membentuk kelompok tanibudidaya ikan gurame sebagai organisasi induk mereka sehingga memudahkanmereka dalam pegelolaan ikan, pakan, kebutuhan air, sarana dan prasarana budidayaikan. Akan tetapi pada kenyataannya petani masih banyak mengalami kendala dalammelakukan budidaya ikan gurame, yaitu kualitas air kolam menurun yang disebabkankadar amoniaknya tinggi, sehingga pH air kolam rendah, mudah ditumbuhi jamur,dan tingkat kematian ikan cukup tinggi, serta lambatnya pertumbuhan ikan guramekarena nafsu makan ikan gurame kurang. Metode pelaksanaan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi olehkelompok tani ikan gurame adalah secara klasikal dan praktek. Berdasarkan hasilevaluasi menunjukkan bahwa kemampuan petani ikan dalam teknis budidaya ikangurame mengalami peningkatan, animo untuk mengaplikasikan pemanfaatan mikrobia pengurai dalam budidaya ikan gurame cukup tinggi, jiwa wirausaha paraanggota kelompok tani mengalami peningkatan, dan mampu melakukan inovasidalam teknologi budidaya ikan.Â
Revitalisasi Lapangan Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen
Lapangan Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen yang selama ini dirasakan semakin berkurang manfaatnya bagi masyarakat, akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Lapangan yang luas, dapat dikelola untuk berbagai kepentingan. Tidak hanya di bidang olah raga, namun juga bidang rekreasi dan ekonomi. Penyediaan wadah untuk berjualan, diharapkan mampu mendorong masyarakat bisa menjual produknya. Revitalisasi lapangan, terkait erat dengan penataan ruang kawasan di lingkup lapangan, meliputi sistem drainase, sistem jalan lingkungan, pengendalian genangan/banjir dan penghijauan. Metode pengabdian melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah persiapan, yaitu dengan melakukan diskusi dengan perangkat desa Masaran dan tokoh masyarakat. Tahap berikutnya adalah membuat gambar pra-desain berupa gambar site-plan, denah dan perspektif. Dari bahan pra-desain yang telah disusun, dilakukan diskusi dengan semua tim dan perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk mendapatkan masukan dan saran untuk perbaikan pra-desain. Setelah mendapat persetujuan maka dibuat gambar detailnya. Perencanaan direncanakan oleh tim ahli di bidangnya, untuk menyiapkan master plan revitalisasi pembangunan lapangan Masaran. Luaran dari pengabdian ini adalah tersusunnya Gambar Kerja dan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) untuk revitalisasi lapangan desa Masaran. Berdasarkan hal tersebut maka kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi ke depannya ditingkatkan sehingga membawa manfaat bagi masyarakat
Pengaruh Konsentrasi Deterjen Pencuci Terhadap Kualitas Kain Batik
Penelitian dengan Judul Pengaruh Konsentrasi Deterjen Pencuci Terhadap Kualitas Kain Batik, berjutuan untuk mengetahui adakah pengaruh konsentrasi deterjen terhadap kualitas kain batik dan sampai seberapa besar perubahan warna yang dihasilkan. Selanjutnya kualitas warna yang dihasilkan tersebut dibandingkan  menurut kriteria SNI .Kain batik dilakukan proses pencucian dengan menggunakan deterjen sesuai dengan konsentrasi yang telah ditetapkan . Kain batik yang telah mengalami proses pencucian menggunakan deterjen sesuai dengan konsentrasinyang. Selajutnya kain batik dikeringkan dengan menjemur langsung di bawah sinar matahari hingga kering. Ulangi percobaan tersebut sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan baik proses pencuciannya maupun penjemurannya. Lakukan uji ketahanan warna terhadap pencucian maupun katahanan terhadap sinar matahari menggunakan Grey Scal . Selanjutnya nilai yang ada dibandingkan dengan ketentuan yang ada menurut kriteria pada SNI. Hasil penelitian menunjukan kain batik yang dicuci menggunakan deterjen berulang mulai 5 kali telah memudar/luntur warnya. Semakin banyak konsentrasi deterjen yang digunakan dan semakin sering kain batik dicuci hingga 10 kali warna akan semakin memudar/luntur. Kain yang memudar warnanya akan sulit untuk dijual dipasaran.Â