Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
678 research outputs found
Sort by
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYANGRAIAN (ROASTING) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA PADA SEDUHAN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica L.) DARI KABUPATEN GAYO, PROVINSI ACEH
Mutu kopi bisa ditingkatkan dengan salah satu proses penanganan pasca panen yang sangat penting yaitu proses penyangraian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyangraian terhadap mutu kopi arabika gayo. Penelitian ini menggunakan biji kopi arabika yang berasal dari kabupaten bener meriah yang sudah siap untuk disangrai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan perlakuan variasi suhu penyangraian 190°C, 200°C dan 210°C dengan lama penyangraian 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Analisa data dilakukan dengan analysis of variance (Anova) dengan uji lanjut beda nyata Duncan’s new multiple range test (DNMRT). Parameter analisis meliputi rendemen, kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar asam total, kafein dan dilakukan uji organoleptik terhadap 30 orang panelis. Pada penelitian ini hasil terbaik didapatkan pada perlakuan suhu 200°C dengan lama penyangraian 10 menit yang memiliki skor 3,53 yang berarti suka dan sedikit suka, rendemen 78,5%, kadar air 1,34%, kadar abu 4,55(%db), kadar lemak 14,48(%db), kafein 0,87(%db) dan total asam 1,34(%db)
Penilaian kualitas akustik masjid Raudhaturrahmah Padang Tiji dengan menggunakan simulasi Ecotect
Masjid merupakan tempat ibadah umat islam yang memiliki pengaruh penting bagi masyarakat, dalam melakukan ibadah perlu adanya ketenangan dan kejelasan bicara agar pesan yang disampaikan dapat tersalurkan dengan jelas dan baik. Dalam penelitian ini ruang yang digunakan untuk simulasi ialah ruang shalat masjid Raudhaturrahmah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi, penyebabnya dan memperbaiki kualitas akustik dengan penambahan plafond serta material serap, agar sesuai dengan kebutuhan ruang percakapan masjid. Fokus utama penelitian adalah menghitung tingkat bising latar belakang (background noise), dan waktu dengung (reverberation time). Metode yang digunakan adalah simulasi dengan menggunakan software Ecotect yang mampu menganalisis kinerja akustik. Hasil dari simulasi memperlihatkan bahwa kalkulasi waktu dengung (RT) dan pengukuran background noise belum memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. nilai yang dihasilkan untuk RT dengan occupancy 0%, 50%, 100% ialah 18,29 s, 7,80 s, dan 4, 71 s. sedangkan hasil dari background Noise ialah 60 dB. Dari penelitian ini menghasilkan solusi untuk memperbaiki waktu dengung dan background noise dengan menambah plafond dan material serap. Setelah penambahan Plafond dan material serap nilai akustik yang dihasilkan lebih optimal dibandingkan dengan kondisi exiting
Evaluasi Dan Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Metode Analisis Craft (Studi Kasus Pabrik Pembuatan Bakso Jalan Brenggolo Kediri)
Layout merupakan salah satu poin penting dalam merancang sistem produksi. Semakin jauh jarak antar departemen maka semakin tinggi biaya penanganan bahan dan semakin rendah produktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique) sehingga mendapatkan solusi yang optimal. Penelitian ini dilakukan di pabrik pembuatan bakso Jalan Brenggolo Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan alternatif perubahan tata letak pada pabrik pembuatan bakso Jalan Brenggolo Kediri dengan menggunakan metode CRAFT dan dilanjutkan dengan menentukan alternatif perubahan tata letak yang paling efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan dua alternatif perubahan tata letak yang diusulkan guna memperbaiki tata letak fasilitas pabrik pembuatan bakso. Layout awal membutuhkan cost sebesar Rp. 6.210.880, alternatif pertama menunjukkan cost sebesar Rp. 5.353.920, alternatif kedua menunjukkan cost sebesar Rp. 5.274.117. Hal ini menunjukkan bahwa usulan alternatif pertama dapat menghemat cots sebesar 13,8% dan alternatif kedua dapat menghemat cost sebesar 15,1%
Optimalisasi Distribusi Tabung Gas Dengan Metode Clarke & Wright Saving Heuristik dan Generalized Assigment
PT. Boemi Surya Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang distributor tabung gas LPG yang melakukan pendistribusian produknya kepada para pelanggan yang tersebar diwilayah Bantul. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, ternyata penentuan rute yang digunakan perusahaan hanya mempercayakan kepada sopir. Sehingga rute yang digunakan tidak tetap dan berubah-ubah. Hal tersebut dapat membuat jarak pendistribusian menjadi lebih panjang, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk distribusi menjadi mahal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan hasil metode penyelesaian dalam Supply Chain Management (SCM) yaitu Clarke & Wright Saving Heuristik dan Generalized Assignment. Tujuan utama dari metode ini adalah perencanaan rute dan penugasan kendaraan dengan biaya distribusi yang optimal. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada 38 retailer diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan metode Clarke & Wright Saving Heuristik sebesar Rp. 1.353.346 per hari dapat memberikan penghematan sebesar Rp. 120.777 per hari (8 %) dibandingkan dengan penggunaan metode Generalized Assignment Rp. Rp. 1.314.365 per hari dengan penghematan sebesar Rp. 159.758 per hari (11%) dari biaya sebelumnya sebesar Rp. 1.474.123 per hari. Rute usulan yang optimal dihasilkan oleh metode Generalized Assignment (12 rute dengan total jarak tempuh sebesar 403,34 km) dibandingkan rute usulan yang dihasilkan dengan clarke & wright saving heuristik (12 rute dengan total jarak tempuh sebesar 489,93 km) dari 16 rute sebelumnya dengan total jarak tempuh 539,621 km. Rute yang dimiliki oleh Generalized Assignment lebih sederhana, fleksibel dan mempunyai kecepatan tinggi daripada Clarke & Wright Saving Heuristic
Analisa Perawatan pada Mesin Bubut dengan Pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM)
PT. TDE adalah perusahaan manufaktur bergerak di bidang permesinan dan suku cadang. Mesin bubut adalah salah satu mesin yang digunakan pada proses produksi suku cadang dan sebagainya, Salah satu produk suku cadang adalah mechanical seal. Mesin bubut terdiri dari beberapa komponen yang sering mengalami breakdown sehingga mengakibatkan downtime. Penelitian ini bertujuan unutuk mengetahui tindakan perawatan yang optimal untuk komponen kritis pada mesin bubut CZ6232A dan memberikan usulan perawatan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). RCM adalah sebuah pendekatan sistematis untuk mengevaluasi sebuah fasilitas dan sumber daya untuk menghasilkan reliability yang tinggi. Dari analisa RCM pada mesin bubut didapatkan Komponen yang memiliki risk priority number (RPN) terbesar yaitu bearing 360, stator 288 dan rotor 288 sehingga memerlukan strategi perawatan yang lebih tepat dibandingkan perawatan sebelumnya. Hasil pemilihan tindakan perawatan RCM terdapat 5 komponen dengan perawatan CD yaitu kipas pendingin, motor housing, bearing, main shaft dan drive pulley, terdapat 2 komponen dengan perawatan FF yaitu stator dan rotor dan terdapat 1 komponen dengan tindakan perawatan TD yaitu brush
Implementasi Restorative Justice Pada Penyelesaian Kasus Pencemaran Nama Baik Dalam UU ITE
Indonesia merupakan negara hukum yang menjamin kebebasan berpendapat yang diatur dalam Pasal 28 E ayat 3 UUD 1945. Kebebasan berpendapat melalui media elektronik diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Akan tetapi, pada faktanya kebebasan berpendapat belum sepenuhnya mendapat perlindungan sebagai hak konstitusional. Selain itu, terdapat beberapa pasal yang belum jelas batasannya, sehingga menimbulkan multitafsir dan pelaksanaanya justru membatasi kebebasan berpendapat di ruang publik. Oleh karena itu, Kepolisian republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Polri Nomor: SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, dan produktif. Jenis kajian penulisan ini menggunakan metode yuridis-normatif melalui studi pustaka dengan menggunakan bahan hukum primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Restorative Justice berperan untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan melibatkan masyarakat, korban serta pelaku kejahatan dengan tujuan tercapai keadilan bagi seluruh pihak. Sehingga terciptanya keadilan bagi pelaku yang menyatakan kebebasan berpendapat.
EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH KOTA PADANG NOMOR 21 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN GURUN LAWEH NAN XX KECAMATAN LUBUK BAGALUANG
Faktor yang melatarbelakangi penulis dalam membahas masalah ini adalah efektifitas Perda Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Dengan memperhatikan pola sikap dan perilaku masyarakat pasca berlakunya peraturan tersebut. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektifitas Perda Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 di Kecamatan Geh Laweh Nan XX Kabupaten Lubuk Bagaluang. Untuk menjawab pertanyaan tersebut penulis melakukan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan teknik wawancara yaitu melakukan wawancara dengan pihak terkait seperti: Kepala Desa, Kepala Desa dan tokoh masyarakat di Desa Geh Laweh. Kemudian penulis menganalisis datanya dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis yang penulis lakukan terhadap data tersebut dapat disimpulkan bahwa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Kelurahan Laweh Nan XX Kecamatan Lubuk Bagalung Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah belum efektif hal tersebut. didasarkan pada tidak adanya kepastian hukum tentang sanksi dan kurangnya kesadaran hukum masyarakat
Kekerasan Simbolik Dalam Koran Merapi (Analisis Wacana pada Pemberitaan Kekerasan Seksual Perempuan Koran Merapi Edisi Januari-Desember 2014 )
Pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan dalam Koran Merapi menempatkan posisi laki-laki menjadi subjek sedangkan perempuan menjadi objek, sehingga membentuk posisi yang timpang antara laki-laki dan perempuan. Posisi dominan laki-laki ini yang membuat pemberitaan masih terasa bias gender. Bordieu melihat fenomena ini sebagai kekerasan simbolik, kekerasan yang halus, tak kasat mata. Penelititan ini berupaya untuk melihat bagaiamana wacana kekerasan simbolik dalam pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan di Koran Merapi. Untuk mengetahuinya penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis yang membedah jalinan teks, kognisi, dan sosial pada Koran Merapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana kekerasan simbolik yang terdapat pada pemberitaan Koran Merapi meliputi, objektivikasi seksual pada perempuan, perempuan sebagai penyebab kekerasan seksual, perempuan harus mematuhi kehendak laki-laki, melestarikan mitos “suci†pada perempuan, dan ketidak seriusan dalam memandang esensi kekerasan seksual
Politisasi Agenda Keamanan Siber Pada Era Industri 4.0 di Forum Multilateral
Keamanan siber dalam forum multilateral masih mengalami perdebatan dan tantangan hingga saat ini di tahun 2021. Forum multilateral selain menjadi sarana kerjasama bagi para negara untuk mencari solusi bersama juga menjadi ruang untuk para aktor mengedepankan politisasi kepentingan mereka dalam agenda multilateral. Isu strategis dan substantif dari keamanan siber hingga saat ini sudah meluas ke konflik geopolitik sehingga terjadi redefinisi dari alam keamanan siber itu sendiri yang berpengaruh ke forum multilateral. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan data sekunder untuk menganalisa berbagai sub konteks yang relevan. Artikel ini akan membahas bagaimana politisasi keamanan siber dilakukan di forum multilateral pada era 4.0. Artikel ini juga membahas mengenai peran pemerintah yang diredefinisi oleh kebutuhan akan peran industri dan non-state actor dalam dinamika multilateral untuk agenda keamanan siber
FORTIFIKASI IKAN BARAKUDA (Sphyraena jello) DALAM PEMBUATAN TORTILLA CHIPS
Tortilla chips adalah olahan berbahan dasar jagung yang memiliki karakteristik berwarna kuning, renyah, tipis, dan mudah hancur. Tortilla chips mengandug karbohidrat yang tinggi tetapi kandungan proteinnya rendah, untuk meningkatkan kadar protein yang tinggi seperti ikan. Formula tortilla chips dengan ikan Barakuda tidak hanya mempengaruhi kadar protein tetapi juga mempengaruhi sifat kimia dan organoleptik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kualitas tortilla chips yang dibuat dengan fortifikasi daging ikan Barakuda segar dan kukus dengan konsentrasi yang berbeda terhadap karakteristik kimia dan organoleptik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan RAL 2 Faktorial (ikan Barakuda dan konsentrasi) yaitu formula tortilla chips ikan Barakuda dengan 8 perlakuan dan 3 ulangan. Variabel pengamatan yaitu kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat by difference, dan sifat organoleptik (kerenyahan, warna, flavor, dan kesukaan/overall). Apabila terjadi pengaruh nyata dilanjutkan dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan formula tortilla chips berbeda nyata pada kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, dan sifat organoleptik. Sedangkan kadar abu tidak berbeda nyata. Perlakuan formula tortilla chips ikan Barakuda yang terbaik pada perlakuan ikan segar konsentrasi 7,5% yaitu dengan kadar air 3,76%, kadar abu 4,23%, kadar lemak 36,07%, kadar protein 6,83%, skor mutu kerenyahan 4,3 (renyah-sangat renyah), skor mutu flavor 2,5 (sangat sedikit-sedikit flavor ikan), skoring mutu warna 3,8 (sedikit kuning-kuning), dan skor mutu kesukaan 4,1 (suka-sangat suka)