Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
    678 research outputs found

    Pengaruh penataan street furniture terhadap kenyamanan pejalan kaki di Koridor Ngurah Rai, Gianyar

    Get PDF
    Kota Gianyar Elemen street furniture merupakan satu kesatuan dengan elemen tata kota lainnya yang memberikan citra dan karakter khusus pada suatu kota yang dapat meningkatkan identitas kota itu sendiri. Kota Gianyar merupakan kawasan komersial, yaitu tepatnya di sepanjang Jalan Ngurah Rai yang merupakan pusat perdagangan, pemerintahan maupun rekreasi. Sebagai kawasan komersial, Sehingga kualitas fisik sangatlah penting pada kawasan ini. Sebagai salah satu kota komersial, kawasan ini belum sepenuhnya berbenah dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada seperti halnya penataan elemen street furniture yang merupakan salah satu elemen pendukung sebuah ruang publik. Hal ini dapat dicapai dengan perancangan street furniture /perabotan jalan yang memiliki fungsi dan kualitas yang baik dan saling terintergrasi dengan elemen wajah jalan lainnya untuk menghindari ketidakterpaduan lingkungan. Kebutuhan akan street furniture sebagai fasilitas ruang terbuka publik semakin dirasakan dan dibutuhkan oleh masyarakat terutama bagi pejalan kaki sebagai elemen pendukung ruang publik yang ramah di Kota Gianyar untuk memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Metode  penelitian  menggunakan  metode  deskriptif  dengan  pendekaatan  kualitatif.  Pendekatan  Kualitatif dilakukan pada proses observasi dan analisis elemen street furniture dan  kenyamanan pejalan kaki di koridor Ngurah Rai, Gianyar. Penelitian ini bertujuan menciptakan, meningkatkan infrastruktur kota yang nyaman dan ramah bagi pejalan kaki dari berbagai golongan, baik dari segi akses, estetika, keamanan, dan keselamatan serta kenyamanan

    EVALUASI PROGRAM LAYANAN ONLINE SISTEM INFORMASI REKOMENDASI IZIN SURVEY TANPA ANTRI (SI RISTA) PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN PROBOLINGGO

    Get PDF
    The large number of researchers who need research permits for various needs such as carrying out their final assignment. When making permits, they still used a manual system, coupled with the complexity during the pandemic, issuing research permits took longer. SI RISTA is an administrative innovation in the field of public services that provides a service in the form of issuing research survey permits. This program was created by the probolinggo district national and political unitary agency, in accordance with Regent Regulation Number 59 of 2021 Concerning the Information System for Recommending Survey Permits Without Queuing (SI RISTA), which explains that this program was created to make it easier for applicants to obtain a survey permit. This evaluation uses the theory put forward by William Dunn. The method of this study uses qualitative methods, in which the results obtained from this study are based on the results of interviews and observations of several relevant informants. The results of research on program evaluation show that this program is in accordance with the needs of research permit applicants in Probolinggo Regency. Keywords: Public Policy, Public Service, Innovation, Bakesbangpol, Evaluatio

    ANALISIS ISI KUANTITATIF AKUN INSTAGRAM @DIVISIHUMASPOLRI DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK

    Get PDF
    Building public trust in the current era is something that is commonly done by agencies. One of the goals of building public trust is to improve performance and also to achieve the goals of an organization or agency. In the last few months, Polri has experienced a decline in public trust as a result of several cases involving several individuals. One of the efforts to build public trust by the Police is through social media uploads @divisihumaspolri. This study discusses quantitative content analysis of Instagram @divisihumaspolri content in building public trust, using a quantitative approach and using quantitative content analysis methods. The purpose of this study is to find out what elements of trust are used by Polri's public relations in uploads to the Instagram account @divisihumaspolri. The indicators used in this theory use the concept of The Trust Radar. The indicators used to build public trust based on The Trust Radar consist of empathy, transparency, expertise, and commitment. Based on the results obtained, it can be seen that the Instagram account @divisihumaspolri uses a lot of content in the form of videos rather than using photo content, as well as using elements of commitment in building public trust. Keywords: Polri; Public Relations; Instagram; Public trust

    Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Fasilitas Pelayanan Kesehatan: (Studi Kasus di RSUD Tidar Kota Magelang)

    Get PDF
    Narasi Kualitas layanan kesehatan dapat diukur dengan kepuasan yang dirasakan oleh setiap pasien.  Pada tahun 2020, RSUD Tidar Magelang mendapat skor IKM mencapai 81,437, dan secara umum, mutu pelayanannya berada dikategori B (Baik). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi fasilitas kesehatan di RSUD Tidar Magelang berdasarkan PP No. 47 Tahun 2016 tentang Fasilitas Kesehatan, sehingga penelitian ini dapat diteliti lebih lanjut dan menjadi acuan pemerintah pusat dan daerah untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan, mulai dari meningkatkan kualitas dan ketersediaan tenaga kesehatan serta fasilitas kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Tidar sudah sesuai peraturan perundang-undangan dan memenuhi dimensi Servqual. Dimensi Servqual merupakan suatu peralatan untuk mengukur kualitas dari pelayanan oleh sebuah informasi dari penyedia layanan agar bebas dari kesalahan (Zero Defect). Skala Servqual meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy

    NILAI TAMBAH OLAHAN PEDANG (C. ENSIFORMIS) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI DESA KEDUNGSARI, KECAMATAN PENGASIH, KABUPATEN KULONPROGO

    Get PDF
      Koro pedang (Canavalia ensiformis Jack) merupakan salah satu dari suku polongan yang mempunyai prospek ekonomi untuk dikembangkan. Melalui program Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kemendikbud Dikti, Fakultas Pertanian, Teknik dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan  Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa kegiatan pengolahan koro pedang dengan sasaran kelompok tani Rukun Maju dan Dadi Arum Sari desa Kedungsari, Pengasih, Kulonprogo. Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama adalah sosialisasi mengenai kelebihan, pemanfaatan dan prospek ekonomi tanaman koro pedang. Tahap kedua adalah pelatihan pengolahan koro pedang menjadi tempe, kecap dan bahan isi (chip) kue ku, bakpia, onde-onde.Tujuan kegiatan dapat mengolah biji koro pedang menjadi berbagai olahan makanan yang dapat meningkatkan nilai tambah koro pedang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota kelompok tani tersebut. Untuk mendukung kegiatan pengolahan biji koro pedang diserahkan berbagai peralatan meliputi alat pengupas dan pengrajang koro, panci, siler, alat pemanggang bakpia, alat penggiling koro menjadi susu, dan wajan. Dari hasil pelatihan tersebut warga merasakan manfaat pelatihan dan tertantang untuk mencoba dan berkreasi, hanya saja warga masih memerlukan pendampingan terutama untuk pemasaran hasil. Berdasarkan perhitungan HPP dari masing-masing produk antara lain, bakpia Rp 2000/ biji atau Rp 20.000/pack, kue ku Rp 3000/biji, onde-onde Rp 3000/biji, dan tempe Rp 2500/plastik. Nilai kelayakan dari masing-masing produk adalah 1.7 untuk bakpia, 1.8 kue ku, 1.03 untuk onde-onde, dan 2.08 untuk tempe. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 10 (sepuluh) mahasiswa yang terdiri dari program studi Agribisnis, Agroteknologi dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (boga)

    Gazing Homeland Politics: A Case Study of The Political Engagement of The Indonesian Diaspora Group Manila

    Get PDF
    As per the data provided by KPU, the 2019 Election witnessed the participation of 2,058,191 voters amongst the Indonesian Diaspora. This number marks an increase of 19,480 voters from the previous Presidential Election held in 2014, wherein 2,038,711 registered voters across 130 Indonesian representatives abroad had cast their votes. The surge in Indonesian Diaspora voters indicates their significant role in election contests. The involvement of the Indonesian Diaspora in homeland politics is significantly impacted by their ability to stay informed about current events and maintain solid familial ties with their home country. Online platforms and social media play an essential role in keeping the Diaspora apprised of political developments and expanding their understanding of the issues. This article explores the political engagement of Indonesian diaspora communities residing in Metro Manila, Philippines, in the lead-up to the 2019 elections. The research centers on a church member group in ICF Makati, which is conventionally regarded as a non-political organization. The study employs a blend of observations and interviews to investigate how the Indonesian diaspora community participates in political affairs. Specifically, the research scrutinizes how they deliberate on topics concerning their homeland's politics and exchange their perspectives on current political events. Findings indicate that the Indonesian Diaspora is becoming more discerning of the political landscape in their homeland. This is primarily due to the widespread political discourse taking place online. Social media platforms have made it effortless for people to remain actively informed about political developments in their home country. Additionally, the Indonesian Diaspora has demonstrated a heightened interest in homeland politics, particularly in the lead-up to elections, to express their imagined nationalism. Keywords: Diaspora group, Presidential Election 2019, Political Engagement, Social Media usage

    Model perilaku calon mahasiswa dalam memilih Universitas Terbuka: Sebuah penerapan dan pengembangan model theory of planned behavior

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengungkap faktor-faktor apa saja yang menjadi dasar dalam pembentukan niat dari para calon mahasiswa dalam memilih Universitas Terbuka (UT) sebagai tempat yang dipilih untuk kuliah berdasarkan model Theory of Planned Behavior (TPB) yang dikembangkan. Penelitian ini melibatkan sebanyak 873 responden yang merupakan mahasiswa di Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Ambon, UPBJJ-UT Bandung, UPBJJ-UT Batam, UPBJJ-UT Majene, UPBJJ-UT Serang, dan UPBJJ-UT Jakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sementara itu, analisis data penelitian ini menggunakan alat statistik Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis pendekatan dua tahap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Theory of Planned Behavior (TPB) yang dikembangkan mampu menjelaskan dan memprediksi perilaku calon mahasiswa dalam memilih UT sebagai tempat untuk melanjutkan kuliah. Variabel pengetahuan mampu memoderasi pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan terhadap niat berperilaku. Selain itu, penelitian ini juga mengindikasikan bahwa citra UT memiliki pengaruh pada pembentukan sikap positif dari calon mahasiswa terhadap pemilihan UT

    THE PEACE MOVEMENT TO END THE RIVALRY BETWEEN FOOTBALL SUPPORTERS OF PSS SLEMAN AND PSIM YOGYAKARTA

    Get PDF
    Football in Indonesia is a dynamic popular culture that is associated with the emotional instability of its fans. Fanaticism is something that is believed to give a greater form of love and zest for life for a person or group, while on the other hand, rivalry can also be said to be a form of anarchism of supporters. The purpose of this study was to find out the form of communication from the virtual community of two supporters in Yogyakarta in realizing better football. This research is qualitative studies that using netnography and virtual observation as the method. The rivalry between PSS Sleman and PSIM Yogyakarta supporters is a form of fanaticism or an exaggerated form of love. This research has a point that makes them reflect on each other, namely the Kanjuruhan tragedy which caused 135 lives to be lost. This made Sleman and Yogyakarta supporters reflect and produce a form of virtual communication that builds and leads to a peace movement. It is seen from this research that adaptive structuring occurs both within the scope of individuals and groups of supporters that an adult form of love for football is a peace. In the form of transactional analysis, it is also seen that the form of change or maturity of these supporters is formed based on the awareness and willingness of all layers of Sleman and Yogyakarta supporters so that peace is created. Keywords: Fanaticism & Rivality; Peace; Virtual Communities; Netnography

    Perilaku Struktur Bangunan Joglo Lambang Gantung Pendapa Agung Dalem Mangkubumen Yogyakarta akibat Gaya Lateral

    Get PDF
    The beauty of Pendapa Agung Mangkubumen which is located in the Dalem Mangkubumen area has not been widely revealed. Pendapa Agung Dalem Mangkubumen has the uniqueness of using a pole structure located at the corner of the takir cross and hanging from the dudur to function as a place to attach the sunduk lambang gantung and behave as a pull rod. While the sunduk serves as a place for the long wood and the roof of the penanggap. This fringe roof is completely dependent on the rods so that it can freely sway when exposed to lateral forces. The purpose of this study is to examine in detail the resistance of the lambang gantung structure used in Pendapa Agung Dalem Mangkubumen against lateral forces. The research method used is observation and modeling the structure of Pendapa Agung Dalem Mangkubumen into a miniature form. The next step is structural stability analysis by testing the model against lateral forces using an earthquake resistant simulation tool (SIMUTAGA). The result of this research is that Pendapa Agung Dalem Mangkubumen is still able to withstand lateral movement with moderate vibration on a scale IV – V MMI. As a result of this movement, several Saka Guru columns shifted from their original position of about 5 mm and the sunduk kili connection was slightly stretched from its original position of about 2 mm. Meanwhile, in the South-West corner, three penanggap columns collapsed and their purus was released

    Re-Design Kemasan Produk Keripik Tempe Dengan Menggunakan Metode Kansei Engineering

    Get PDF
    Produk adalah barang yang ditawarkan oleh produsen yang harus diketahui, diminta, dicari, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi oleh konsumen pasar untuk dapat hidup. Produk yang ditawarkan adalah bisnis dimana produsen ingin mendapatkan keuntungan dari produk yang ditawarkan dan konsumen memiliki permintaan. Dalam industri makanan tradisional, produsen masih perlu mengoptimalkan kualitas rasa dan desain kemasan produk agar dapat bersaing dengan produk lain  di pasaran. Dalam industri makanan tradisional, produsen juga perlu meningkatkan kualitas rasa dan desain kemasan produk yang menarik agar dapat bersaing dengan  makanan yang diproduksi di pasaran. Jika metode desain Kansei digunakan dalam redesain kemasan, diperlukan data responden untuk menganalisis penilaian konsumen terhadap desain kemasan produk Keripik Tempe. Sebagai hasil evaluasi konsumen terhadap fase Kansei, dibuat 30 kata Kansei untuk desain kemasan produk dan 17 kata Kansei untuk rasa produk, setelah itu  kata Kansei dengan makna yang sama dikelompokkan bersama dan kata Kansei dihilangkan. kelompok ini. dan dilakukan uji regresi linier. Dari hasil tahap ekstraksi kata kansei  desain kemasan, dipilih 12 (dua belas) kata kansei  yaitu: bagus, warna cerah, bahan plastik bagus, merek, komposisi, nomor handphone, tanggal kadaluarsa, tanggal makanan . persiapan, alamat produksi, lain dari yang lain, elegan dan berlogo, kalau untuk selera. Diantara produk tersebut dihasilkan 6 (enam) kata kansei terpilih yaitu: berbeda dari yang lain, tidak mudah lembab, tidak berminyak, matang, renyah dan enak. Hasil  tahap eliminasi kemudian digunakan untuk melakukan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda, ditemukan bahwa kata kansei lebih penting daripada alfa dalam desain paket. hingga 5  kansei word yaitu warna terang, komposisi, nomor telepon, tanggal pembuatan makanan dan alamat pabrik, sedangkan kansei word tidak lebih penting dari alpha untuk rasa produk

    641

    full texts

    678

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Widya Mataram University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇