Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
678 research outputs found
Sort by
Pengaruh invesment opportunity set (IOS), kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap kualitas laba
Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh investment opportunity set, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional pada kualitas laba. Perusahaan LQ45 yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2021 menjadi populasi dalam penelitian ini. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 25 perusahaan selama periode penelitian. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan sumber data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Data diolah pada program eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOS berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Variabel kontrol return on assets (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Variabel kontrol ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45
Pengaruh Substitusi Tepung Biji Nangka Terhadap Sifat Kimia, Fisik dan Organoleptik Wingko Babat
Penelitian dengan judul Pengaruh Substitusi Tepung Biji Nangka Terhadap Sifat kimia, Fisik dan Organoleptik Wingko Babat yang Dihasilkan bertujuan mengetahui sifat-sifat kimia, fisik dan organoleptik dari wingko babat yang dihasilkan dan mengetahui penambahan tepung biji nangka yang paling baik pada wingko babat sehingga menghasilkan wingko yang disukai panelis.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal dan 3 ulangan. Sebagai perlakuan yaitu Perbandingan tepung beras ketan dan tepung biji nangka yang terdiri dari 5 level yaitu, substitusi tepung biji nangka 0%, 20%, 40%, 60% dan 80%. Wingko babat yang dihasilkan dilakukan analisa kimia, fisik dan uji organoleptik. Data hasil pengamatan dianalisa dengan analisa varians, jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan masing-masing perlakuan pada taraf signifikansi 5%.
Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa substitusi tepung biji nangka yang semakin tinggi akan berpengaruh terhadap penurunan kadar air, kadar pati dan kenaikan tekstur (semakin tidak kenyal) wingko babat yang dihasilkan. Dari hasil uji sensoris menunjukkan bahwa subtitusi tepung biji nangka ke dalam pembuatan wingko jika dibandingkan dengan kontrol (0%) semakin tinggi tinggi substitusi biji nangka tingkat kesukaan cenderung menurun, namun sampai pada konsentrasi 60% masih bisa diterima oleh konsumen, dan mempunyai kadar air 24,78%, kadar pati 52,03 %db, tekstur 57,91 g/cm3
Integrasi Kawasan Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul dengan Inovasi Desain Streetscape Koridor Komersial
Kawasan wisata Candi Plaosan memiliki koridor area komersial yang terbangun secara organik oleh masyarakat setempat. Candi Plaosan memiliki keunikan karena terpisah menjadi dua kompleks, Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Koridor area komersial wisata Candi Plaosan memiliki potensi untuk mengintegrasikan dua kompleks Candi Plaosan yang terpisah sebagai koridor penghubung antara dua kompleks candi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk secara kritis mengkaji koridor area komersial jalan diantara Candi Plaosan Lor dan Kidul serta mengkaji inovasi streetscape yang dapat diterapkan pada koridor area komersial tersebut sehingga berdampak pada citra visual dan sosial ekonomi kawasan wisata Candi Plaosan. Peneliti menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan, pemetaan fisik dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan adanya pemanfaatan koridor komersial yang mampu berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat namun demikian perlu adanya penataan yang memadai sehingga terintegrasi dengan Kawasan cagar budaya dan tidak merusak situs. Rekomendasi berupa inovasi streetscape di koridor tersebut terutama melalui lima aspek, yaitu feasibility, accessibility, safety, comfort, serta pleasure ability.Â
Akulturasi dalam arsitektur jawa di Yogyakarta: Fasad berpedimen dalam arsitektur jawa di Kraton Yogyakarta dan Dalem Notonegaran
Di awal era abad ke-20, kolonialisme Eropa mendominasi hampir seluruh dunia. Pada masa tersebut berkembang akulturasi antara budaya Eropa dan budaya setempat di wilayah koloni dalam berbagai dimensi kehidupan, termasuk juga dalam arsitektur. Sejumlah kajian yang berkembang tentang akulturasi arsitektur di negeri jajahan pada masa kolonial akhir sangat menekankan pada agen-agen Eropa dalam upaya mereka mengapresiasi tapi sekaligus mendominasi budaya setempat. Kajian ini bertujuan untuk mengajukan cara pandang alternatif dalam memahami akulturasi arsitektur dengan mengangkat kalangan elite Jawa sebagai tokoh utama dan agen perubahan. Arsitektur Jawa memiliki tradisi yang panjang dengan rumusan langgam yang jelas, namun juga memiliki daya adaptasi yang tinggi sehingga memungkinkan untuk berakulturasi dengan arsitektur dari berbagai langgam. Salah satu dinamika yang menarik pada abad ke-20 adalah perkembangan komponen fasade yang mengadaptasi Arsitektur Neo-Klasik Eropa. Pedimen yang berkembang sejak masa Yunani Kuno ternyata dikembangkan terus sebagai rujukan arsitektur Eropa hingga sekarang. Di Yogyakarta komponen fasade dengan pedimen yang ditopang kolom berganda ternyata dikembangkan di kalangan ningrat dengan ragam akulturasi dengan budaya Jawa yang sangat kaya. Kajian ini berupaya untuk memahami pola-pola bentuk hasil akulturasi pada fasade dengan pedimen ini pada sejumlah bangunan di Kraton Yogyakarta dan di Dalem Notonegaran. Dari pembandingan ini didapati bahwa akulturasi tersebut menampilkan sisi progresif Arsitektur Jawa dengan berbagai kebaruan sintesisnya yang melibatkan elemen-elemen Arsitektur Eropa tapi juga mengangkat berbagai khasanah budaya Jawa dengan kebaruan komposisi, teknologi dan representasi
Revitalisasi Pusat Kebudayaan dan Pertunjukan Seni Tradisional di Kabupaten Purworejo dengan Pendekatan Desain Infill
The need to revive ancestral traditions in Purworejo district which many people in Purworejo have not known for a long time. The existence of a government work program to welcome the existence of the Tosan Aji Museum by building an Art Center is considered not to accommodate all traditional culture in Purworejo. The absence of a forum for intangible culture in Purworejo district is a major problem. The second problem is that dance studios do not have private practice areas, so only the home of the founder or the head of the studio serves as a place to place equipment, clothes and offices. Usually the dancers of each studio take turns to practice once a week at the district pavilion. Another reason is that the Dolalak dance, which is used as tourism branding for Purworejo Regency, has received a little less attention regarding its facilities. By studying the function and outer spatial circulation of the Cultural and Performance Center building in general, the condition of the Purworejo district and its traditional culture along with the architectural background of the existing building which is a cultural heritage building from colonial heritage. So using the Infill design approach will answer the problem from a design perspective. The facilities needed to answer the above problems are by designing the supporting mass layout of the performance space, namely the backstage building, dance studio, studio management office, and other public facilities such as control rooms, lobbies, merchandise, and convenience stores
Analisis Implementasi Konsep Sustainable Design Pada Kawasan SCBD di Jakarta ( Studi Kasus : Gedung PUPR )
Bangunan ramah lingkungan menjadi salah satu topik yang banyak diangkat sejak beberapa tahun lalu dikarenakan bangunan ramah lingkungan memiliki kontribusi dalam menahan laju pemanasan global dengan cara membenahi iklim mikro. Salah satu isu dalam pembangunan arsitektur berkelanjutan yaitu sejalan dengan pesatnya urbanisasi dan industrialisasi. Pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat membuat pembangunan menjadi semakin marak dilakukan dan tanpa mereka sadari dalam pembangunan tersebut menimbulkan dampak negatif pada sisi lingkungan. Bangunan ramah lingkungan saat ini penting untuk dibahas mengingat semakin tingginya degradasi lingkungan yang terjadi akibat ulah manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep arsitektur berkelanjutan serta menganalisa konsep arsitektur berkelanjutan yang sudah diterapkan pada studi kasus. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita terkait arsitektur berkelanjutan, dan para arsitek di Indonesia dapat berkontribusi besar dalam merancang bangunan yang ramah terhadap lingkungan
Keuangan digital: suatu studi literatur
The financial industry has experienced a continuous evolution in service delivery due to digitization, where this evolution is characterized by expanded connectivity and improved information processing speed both at the customer interface and in back-office processes. The role of contracts in the economy has recently received great attention, where contracts are an important element of the operation of a market economy. The relevance of digital finance and financial inclusion for poverty alleviation and economic growth is of interest to policymakers and academics alike, particularly because of a number of issues that if addressed can make digital finance work better for individuals, businesses, governments and economies. Digital finance and financial inclusion have several benefits for financial service users, digital financial providers, governments and the economy such as increasing financial access among poor individuals, reducing financial intermediation costs for banks and fintech providers, and increasing aggregate spending for governments. The purpose of this study was to determine the determinants of digital finance. This study used a systematic literature review method and used 18 articles as study material, which were obtained from the scopus.com and sciencedirect.com pages. The results of the study show the determinants of digital finance, both variables that influence, are influenced or mediate. The results of the literature study did not find digital finance as a moderating variable
Peran manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja perusahaan: studi manajemen sumber daya manusia
The purpose of this paper is to analyze the Role of Risk Management in Improving Company Performance by analyzing research literature in the field of human resource management. The method used in this research is literature research by reviewing some of the results of previous studies. This scientific article was written using qualitative methods and research literature with the help of the latest references obtained from Google Schoolers and Mendeley citation searches. Based on the studies conducted, it means that risk management has a role in company performance. Therefore, risk management has a positive role in company performance. Risk management is one of the references used to manage existing resources within the company, so that the company can obtain good value and generate profits as expected by the company
Optimalisasi kinerja organisasi melalui gaya kepemimpinan yang efektif untuk mencapai kepuasan kerja: sebuah studi literatur
The potential success of a business depends on its organizational performance, meaning its ability to implement strategies effectively to achieve institutional goals. This study aims to describe a number of studies regarding organizational performance through effective leadership styles to achieve job satisfaction. The research method uses a literature review system with the stages of data analysis compare, contrast, and criticize. The research results show that leaders play an integral role in both organizational success and employee performance. Leadership requires special skills and abilities that are useful in complex leadership situations. Social competence and emotional intelligence must exist in every organization, so that even if there is conflict or upheaval within the organization, employees can still be motivated to work at full capacity because they feel satisfaction at work. Organizations that are oriented towards improving organizational performance must be able to fulfill employee job satisfaction, which in turn helps stimulate better employee performance and improve organizational performance
Merawat Kain Batik dan Mengenal Kembali Beberapa Motif Batik Jogja
Abstrak
Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dipenuhi oleh setiap Dosen. Seorang Dosen selain menjalankan tugas untuk belajar mengajar dan karya ilmiah, maka seorang Dosen harus melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi masyarakat.
Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tujuanya untuk memberikan penyuluhan kepada generasi muda : 1. generasi muda dapat merawat kain batik hingga bertahan lama , 2. mengenal kan kembali beberapa macam motif kain batik Jogja dan sekitarnya. Adapun peserta kegiatan penyuluhan adalah generasi muda dalam hal ini diwakili oleh Pelajar SMA Negri I Gamping, Sleman, Yogyakarta
Penyuluhan telah dilaksanakan pada hari Selasa , 21 Maret 2023, Tempat Kegiatan di Ruang Kelas XII IPS I, SMA Negri I , Gamping , Sleman, Yogyakarta.. Peserta kegiatan ini adalah sebanyak 27 orang siswa Kelas XII IPS I . Setelah penyuluhan : 1) peserta penyuluhan merasa senang mendapat pengetahuan merwat kain batik agar warna dapat bertahan lama. 2) peserta merasa senang sekali dikenalkan kembali berbagai macam motif kain batik Jogja dan sekitarnya. 3) peserta mengharapkan adanya penyuluhan lanjutan untuk mengenalkan kembali berbagai macam motif batik Jogja dan sekitarnya lebih banyak lagi. . Harapan pengabdi semoga penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi semuanya.
Kata Kunci: Merawat kain batik, mengenal beberapa moti f batik Jogja dan sekitarnya