Jurnal Studi Inovasi
Not a member yet
    85 research outputs found

    THE EFFECT OF ONLINE LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC ON LEARNING ACHIEVEMENT OF CLASS IX STUDENTS OF SMP: 1. Introduction, 2 Methods and Research, 3 Results and Discussion, a) The impact of covid 19 on education, b) Learning during the covid 19 period, c) Online learning system, d) Learning problems and solutions, 4. Conclusion, 5. Speech thank you

    No full text
    Pendidikan dimasa Pandemi Covid-19 yang kini menjadi sebuah faktor utama masalah dalam dunia pendidikan, sekolah kini dibatasi dalam bertatap muka atau disebut Luring (Luar jaringan) kini pemerintah mewajibkan sekolah harus merubah sistem pembelajaran menjadi Daring (Dalam Jaringan). Hal tersebut sedikit membuat siswa dan guru mengalami sebuah kesulitan dalam belajar, karna sekolah harus merubah sistem dalam belajar yaitu melewati internet, yang awalnya guru menggunakan sistem media dan mengajar bertatap muka, karna adanya Pandemi Covid-19 akhirnya guru dan siswa terbatasi jarak dalam belajar, dan akhirnya keefektifan dalam belajar sedikit bermasalah karna adanya beberapa faktor yang mengganggu dalam belajar, diantaranya terkadang siswa dalam belajar Daring siswa memiliki sedikit kendala, seperti diantara siswa tidak memiliki gadjed untuk belajar Daring dan kadang siswa terkendala pada sinyal di desa masing-masing.Education during the Covid-19 Pandemic which is now a major problem in the world of education, schools are now limited to face-to-face or called offline. Now the government requires schools to change the learning system to online. This slightly makes students and teachers experience a difficulty in learning, because schools have to change the system in learning, namely through the internet, which initially teachers use the media system and teach face to face, because of the Covid-19 pandemic, finally teachers and students are limited by distance in learning, and finally the effectiveness in learning is a little problematic because there are several factors that interfere with learning, including sometimes students in online learning have few obstacles, such as among students not having cellphones to study online and

    Strategi Bertahan Hidup Petani (Studi pada Keluarga Petani Karet di Desa Jeriji pada Masa Pandemi Covid-19)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan infromasi, mengenai strategi bertahan hidup keluarga petani karet di Desa Jeriji Bangka Selatan pada masa pandemi Covid-19. Mayoritas masyarakat di Desa Jeriji ini hampir 60% bermata pencaharian sebagai petani karet. Penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis dan sumber data untuk menjawab masalah ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan diskusi dengan keluarga petani karet. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui sumber lain  berupa dokumen-dokumen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi kehidupan keluarga petani karet di Desa Jeriji pada masa pandemi Covid-19 yang dipengaruhi beberapa faktor, yakni : 1) pendapatan ekonomi keluarga pada masa pandemi Covid-19, 2) harga jual beli karet berfluktuasi semakin rendah, 3) perubahan musim cuaca, 4) harga kebutuhan pokok semakin meningkat. Dari kondisi kehidupan keluarga petani karet di Desa Jeriji berada pada garis kemiskinan dan untuk terus bertahan hidup sejumlah keluarga petani karet di Desa Jeriji melakukan strategi atau mekanisme survival, yakni : 1) strategi alternative subsistensi, 2) strategi mengikat sabuk lebih kencang, 3) strategi jaringan/ relasi jaringan social. Strategi ini mereka lakukan agar dapat terus bertahan hidup yang akan datang

    Strategi Peningkatan Hasil Belajar PAI Materi Ayo Kita Shalat melalui Metode Pembiasaan pada Siswa di SDIT Al Islamiyah: learning outcomes

    No full text
    This study aims to get an overview of the implementation of the habituation method as an effort made by PAI teachers in the material for Let's Pray class 2 semester 2 at SDIT Al Islamiyah which was carried out during the covid 19 period using the Zoom application and offline teachers. This study uses a descriptive qualitative approach. The subjects in the study were school principals, PAI teachers, students and guardians of SDIT Al Islamiyah. The techniques used were observation, participatory interviews, and documentation. The results showed that, firstly, the implementation of reading class 2 lessons through the Zoom application and offline PAI teachers the habituation method went well using the Zoom application with a duration of about 20 minutes of habituation every day and every week PAI teachers went to the homes of SDIT Al Islamiyah students. second, the supporting factor plays a very important role in the realization of the habituation method even though using the Zoom application remotely. The inhibiting factors are in various directions, both from lazy students, differences in intelligence and incomplete infrastructure in the homes of each student. Keywords: Learning Outcomes, PAI, Prayer  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran implementasi metode pembiasaan sebagai upaya yang dilakukan guru PAI dalam materi Ayo Kita Shalat kelas 2 semester 2 di SDIT Al Islamiyah yang dilaksnakan pada masa covid 19 dengan menggunakan aplikasi Zoom dan guru luring. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Subjek dalam penelitian adalah kepala sekolah, guru PAI, peserta didik dan wali murid SDIT Al Islamiyah, Teknik yang digunakan yaitu menggunakan observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama implementasi bacaan pelajaran kelas 2 melalui aplikasi Zoom dan luring guru PAI metode pembiasaan berjalan dengan baik menggunakan aplikasi Zoom dengan durasi waktu pembiasaan sekitar 20 menit setiap hari dan setiap pekannya guru PAI ke rumah siswa-siswi SDIT Al Islamiyah. kedua, factor pendukung sangat berperan terwujudnya metode pembiasaan walaupun menggunakan aplikasi Zoom dengan jarak jauh. Factor penghambat  terdapat berbagai arah, baik dari siswa yang malas, perbedaan kecerdasan dan sarana prasana yang belum lengkap di rumah siswa-siswi masing-masing

    analysis of the phenomenon of cycling trends during the pandemic in the noob folding bike community in Bangka

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tentang analisis fenomena tren bersepeda di masa pandemi pada NOOB Folding Bike Community Bangka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi para anggota tertarik bergabung dalam komunitas tersebut dan mengidentifikasi tren bersepeda pada NOOB Folding Bike Community Bangka di masa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini adalah teori masyarakat konsumsi dari Jean Baudrillard yang mana pada konsep mengenai nilai guna, nilai tanda dan simulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena tren bersepeda di masa pandemi pada NOOB Folding Bike Community Bangka berkembang melalui media sosial dan juga bentuk perubahan gaya hidup yang didukung oleh situasi lingkungan yang sedang menghadapi pandemi covid-19 yang pada akhirnya menciptakan kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari. Kemunculan tren ini akhirnya memberikan cara baru dalam perubahan diri individu untuk lebih menjaga kesehatan dimasa pandemi, awalnya tren bersepeda di masa pandemi guna sebagai kebutuhan kesehatan, namun tren ini berkembang kearah kebutuhan lain, karena mengkonsumsi sebuah tren yang sedang berkembang saat ini  dapat membentuk sebuah eksistensi dan identitas sosial bagi anggota yang tergabung pada NOOB Folding Bike Community Bangka.Abstract This study analyzes the phenomenon of cycling trend during the pandemic at NOOB Folding Bike Community Bangka. This study aims to find out the members' motivations that make them interested to join the community and to identify the cycling trend at NOOB Folding Bike Community Bangka during the pandemic. The method used in this study was a qualitative method along with a descriptive analysis approach. In addition, the data collection techniques were observations, direct interviews, and documentation. This study applies the theory of the             Abstconsumer society proposed by Jean Baudrillard including the concepts of use value, sign value, and simulation in order to analyze the problems in this research. The results of this study portray that the phenomenon of the cycling trend during the pandemic at NOOB Folding Bike Community Bangka is developed through social media. Additionally, this trend is also a form of lifestyle change caused by the environmental situation where the society is currently facing the covid-19 pandemic that eventually creates a new habit in daily life. The emergence of this trend eventually provides a new way of self-change to take better care of health during the pandemic. Initially, this trend is used to fulfill the health need, however, it is currently developed to fulfill other needs since consuming a recent trend can shape an existence and social identity for the members of NOOB Folding Bike Community Bangka. Keyword : phenomenon, cycling trend, NOOB Folding Bike Community Bangka, pandemi

    Strategi Kota Bekasi dan Kota Jambi dalam Pengembangan Inovasi Digital dan Kreativitas Masyarakat

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini juga sangat menguntungkan dibandingkan dengan cara-cara manual atau tradisional. Hal itu dibuktikan dengan semakin cepatnya masyarakat dalam mendapatkan informasi melalui berbagai teknologi informasi dan komunikasi yang semakin baik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten/Kota dalam upaya memanfaatkan perkembangan teknologi dalam meningkatkan efisiensi aktivitas yang dilakukan pada setiap Kota/Kabupaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualititatif. Dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif diharapkan mampu menggali data secara lebih mendalam sehingga dapat diidentifikasi sejumlah inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan oleh Kota Bekasi dan Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah Kabupaten/Kota yang telah melakukan inovasi di daerahnya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah inovasi yang dilakukan oleh Kota Bekasi dan Kota Jambi dalam upaya memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terbaru yang bersifat digital. Hasil dari adanya inovasi PPDB Online yaitu proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar, serta terlaksananya pengelolaan beasiswa dan PPDB online. Kemudian, hasil dari adanya beasiswa online yaitu proses pemberian bantuan beasiswa prestasi disalurkan sesuai Quota yang ditetapkan. Sedangkan hasil dari adanya inovasi Telepon Sahabat Perempuan Dan Anak yaitu layanan pengaduan melalui Psikolog dimana Psikolog yang melayani Tesa siap melayani 24 jam. Dimana, fungsi pelayanan melalui psikolog adalah Layanan Telekonseling Bagi Perempuan dan Anak, Layanan Penjangkauan, dan juga Layanan DaruratThe development of information and communication technology is also very profitable compared to manual or traditional methods. This is evidenced by the faster people get information through various information and communication technologies which are getting better. This study aims to analyze the innovations made by the Regency / City in an effort to take advantage of technological developments in increasing the efficiency of activities carried out in each City / Regency. This research uses a qualitative approach. With qualitative methods and descriptive approaches, it is hoped that the City of Bekasi and Jambi City will be able to dig deeper into data so that it can be identified a number of public service innovations that have been carried out by Bekasi City and Jambi City. The population in this study are districts / cities that have made innovations in their regions, while the samples in this study are innovations made by Bekasi City and Jambi City in an effort to utilize the latest digital information and communication technology. The result of the PPDB Online innovation is that the admission process of new students runs smoothly, as well as the implementation of online scholarship and PPDB management. Then, the result of the online scholarship is that the process of providing merit scholarship assistance is distributed according to the set quota. Meanwhile, the result of the innovation of the Telephone Sahabat Wanita dan Anak is a complaint service through a psychologist where the psychologist who serves Tesa is ready to serve 24 hours. Where, the function of services through psychologists is Telecunseling Services for Women and Children, Outreach Services, and also Emergency Services

    Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Inovasi Perikanan

    Full text link
    Sektor perikanan memiliki peran dan potensi sebagai penggerak utama perekonomian nasional Indonesia. Inovasi adalah kunci sukses untuk meningkatkan daya saing (Barney, 2002; MolinaCastillo dan Munuera-Aleman 2009; Shapiro, 2002; Rogers, 2003). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi daerah dalam bidang perikanan sebagai strategi untuk perubahan berkualitas yang dilakukan di tiga kabupaten, yaitu pada Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung Timur, dan Kabupaten Banggai. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kabupaten yang telah melakukan inovasi di daerahnya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung Timur, dan Kabupaten Banggai yang memiliki tujuan dalam bidang perikanan sebagai strategi untuk perubahan yang berkualitas. Hasil dari penelitian ini yaitu inovasi POKARI telah nyata memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha budidaya ikan. Hasil inovasi tersebut berupa pakan buatan, baik dalam bentuk apung (floating feed) maupun tenggelam (sinking feed). Dengan adanya program Untung dan Aman Bersama Mangrove (UMANG) di desa pesisir Kabupaten Belitung Timur, dapat dilihat bahwa program ini telah membuat terobosan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir khususnya istri-istri nelayan yang sebelumnya tidak memiliki kegiatan yang produktif untuk membantu perekonomian keluarga menjadi produktif dengan memanfaatkan sumberdaya potensial. Serta dengan adanya inovasi Banggai Mengekspor yang dilakukan oleh Kabupaten Banggai adalah terlaksananya kegiatan ekspor perdana produk perikanan yang dilakukan secara terintegratif antar sektor (perikanan, perdagangan, perhubungan, tenaga kerja, dan swasta) merupakan momentum penting untuk peningkatan produksi perikanan Kabupaten Banggai yang berkualitas dan berdaya saing sehingga ekspor perikanan Kabupaten Banggai akan terus meningkat.The fisheries sector has a role and potential as the main driver of Indonesia's national economy. Innovation is the key to success in increasing competitiveness (Barney, 2002; Molina Castillo and Munuera-Aleman 2009; Shapiro, 2002; Rogers, 2003). This study aims to analyze regional innovation in fisheries as a strategy for quality change implemented in three districts, namely Central Bangka Regency, East Belitung Regency and Banggai Regency. In this study, the authors used qualitative research methods. The population in this study are districts that have made innovations in their regions, while the samples in this study are innovations carried out by Central Bangka Regency, East Belitung Regency, and Banggai Regency which have objectives in the field of fisheries as a strategy for quality change. The result of this research is that POKARI's innovation has had a real positive impact on the sustainability of fish farming. The result of this innovation is in the form of artificial feed, both in the form of floating (floating feed) and sinking (sinking feed). With the Profit and Safe with Mangrove (UMANG) program in the coastal village of East Belitung Regency, it can be seen that this program has made a breakthrough in increasing the knowledge and skills of coastal communities, especially fishermen's wives who previously did not have productive activities to help the family economy become productive by utilizing potential resources. And with the Banggai Exporting innovation carried out by Banggai Regency, the implementation of the first export of fishery products carried out in an integrated manner between sectors (fisheries, trade, transportation, labor, and the private sector) is an important momentum to increase the quality and empowerment of fishery production in Banggai Regency. competitiveness so that the fishery exports of Banggai Regency will continue to increase

    Strategi Penanganan Gelandang Pengemis (GEPENG) di Kota Pangkalpinang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi latar belakang dan permasalahan terkait kemunculan Gepeng di Kota Pangkalpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik sampling menggunakan snowball sampling dan diperoleh Informan dalam penelitian ini adalah 15 orang yang terdiri dari 10 orang gelandangan dan pengemis Kota Pangkalpinang, 2 orang Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang dan 3 orang Masyarakat sekitaran Kota Pangkalpinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian berasal dari data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan dari lapangan bahwa faktor yang melatarbelakangi munculya gelandangan-pengemis di Kota Pangkalpinang mencakup dua hal yaitu, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal disini merupakan faktor yang dikarenakan berasal dari diri para gepeng seperti cacat fisik, penyakit bawaan, dan usia lanjut. Kedua, faktor eksternal yang menyebabkan seseorang memilih hidup sebagai gepeng dapat berupa tekanan ekonomi, keterbatasan pendidikan, minim keterampilan, lingkungan. Permasalahan yang muncul akibat maraknya gepeng di Kota Pangkalpinang ialah masalah lingkungan, masalah kependudukan, masalah kriminalitas. Pertama, Masalah lingkungan dapat dijelaskan bahwa keberadaan gepeng merusak tata kota. Kedua, Masalah kependudukan dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari mereka tidak mempunyai kartu indetitas dari (RT/RW) setempat. Ketiga, masalah kriminalitas

    Penerapan Analytical Hierarchy Proccess, Clustering, dan AR-MBA sebagai Solusi Strategi Pemasaran Pada Toko Swalayan X

    Full text link
    People in every area are now spoiled by the presence of various shopping centers. The location of shopping places which are currently close to each other makes an advantage for the community because they can freely choose which shopping area to go to. The purpose of this research is to create a marketing strategy that is carried out using decision analysis and data mining (AKDM). In addition to knowing the level of overall sales and product sales, decision analysis and data mining are also used to determine the pattern of purchasing goods by consumers. So that a strategy can be designed to attract customers and win the market. The methods used in this study are AHP, Clustering, and AR-MBA. It is known based on data processing that the products that are often purchased are chitato, taro, etc. The type of drink is cocacola, fanta, yakult, etc. In addition, there were 4 patterns of customer purchases (Dept. 6 and Dept. 2, Dept. 9 and Dept. 4, Dept. 9 and Dept. 2, Dept. 7 and Dept. 2). The strategy that can be applied by considering the results of data processing is to promote the mix between products.Masyarakat di setiap daerah kini dimanjakan oleh kehadiran berbagai pusat perbelanjaan. Letak tempat perbelanjaan yang saat ini berdekatan satu sama lain membuat suatu keuntungan bagi masyarakat, karena dapat bebas memilih perbelanjaan mana yang akan dituju. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara analisis keputusan dan data mining (AKDM). Selain untuk mengetahui tingkat keseleruhan penjualan dan juga penjualan produk, analisis keputusan dan data mining digunakan juga untuk mengetahui pola pembelian barang oleh konsumen. Sehingga dapat dirancang strategi untuk dapat menarik customer dan memenangkan pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah AHP, Clustering, dan AR-MBA. Diketahui berdasarkan pengolahan data bahwa produk yang sering dibeli jenis snack adalah chitato, taro, dll. Dari jenis minuman adalah cocacola, fanta, yakult, dll. Selain itu, didapatkan 4 pola pembelian customer (Dept 6 dan Dept2, Dept 9 dan Dept 4, Dept 9 dan Dept 2, Dept 7 dan Dept 2). Strategi yang dapat diterapkan dengan mempertimbangkan hasil pengolahan data adalah dengan melakukan promosi mix antar produk. &nbsp

    Inovasi Sosial: Perempuan dan Perilaku Menyimpang (Studi pada Remaja Perempuan yang Mengonsumsi Minuman Keras di Desa Kayu Arang Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat)

    Full text link
    Perilaku menyimpang dikalangan remaja mulai muncul secara tidak langsung di lingkungan tempat tinggal. Perilaku menyimpang merupakan hasil sosialisasi yang tidak sempurna baik didalam keluarga maupun lingkungan. Kelompok yang paling rentan dalam proses perilaku menyimpang adalah para remaja, terlibatnya remaja perempuan yang mengkonsumsi minuman keras merupakan suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat Desa Kayu Arang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mengapa remaja perempuan melakukan tindakan menyimpang serta faktor yang mempengaruhi serta menggambarkan label yang diberikan masyarakat. Adapun penelitian ini menggunakan teori labeling dari Howard S Backer yang memaparkan dua perspektif yaitu mengapa dan bagaimana seseorang dapat diberikan cap atau label dan bagaimana pengaruh label terhadap konsekuensi dari perilaku yang dilakukan oleh remaja perempuan yang mengkonsumsi minuman keras. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang terdapat sumber data primer dari wawancara mendalam dengan informan. Penelitian ini mengambil informan sebanyak  21 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu terdapat faktor-faktor yang menyebabkan remaja perempuan melakukan tindakan menyimpang yang terdiri dari faktor internal dan eksternal. Selain itu juga membahas bentuk pelabelan yang diberikan oleh masyarakat terhadap remaja perempuan yang mengkonsumsi minuman keras. seperti dengan melabelkan remaja perempuan tersebut dengan label “Mentinak Jalir dan Dayang Arek”

    Inovasi Tata Letak Fasilitas pada Divisi Produksi PT. XYZ sebagai Solusi untuk Mengoptimalkan Proses Bisnis

    Full text link
    Facility layout design is an activity that consists of the design process, concept formation, and analysis of physical facilities including equipment, machinery, areas, buildings, and other physical facilities to optimize the flow of materials, information, and work processes. PT. XYZ is a company that focuses on processing yarn to then be produced into semi-finished fabric or commonly called gray fabric. The problems that occur in PT. XYZ is a workflow arrangement that is still not good. In addition, there is also the use of the production area that is not optimal and results in the existing trajectory distance between work units and the process of moving goods becomes less efficient and causes a waste of time and costs. The approach that can be used to solve these problems is the Activity Relationship Chart (ARC) which is useful for connecting activities in pairs to determine the level of the relationship. The results showed that there were problems in the placement of raw material warehouses and storage warehouses that were located too far from the inside of the company, making it difficult for the process of moving raw materials and finished products. In addition, there are also other problems in the form of an alternating flow pattern in the production process which causes material handling to be ineffective and inefficient.Perancangan tata letak fasilitas adalah suatu kegiatan yang di dalamnya terdiri dari proses perancangan, pembentukan konsep dan menganalisa fasilitas fisik yang diantaranya yaitu peralatan, mesin, area, bangunan dan fasilitas fisik lainnya untuk mengoptimalkan aliran material, informasi dan proses kerja. PT. XYZ adalah perusahaan yang berfokus mengolah benang untuk kemudian diproduksi menjadi kain setengah jadi atau yang biasa disebut kain grey. Permasalahan yang terjadi pada PT. XYZ adalah penyusunan aliran kerja yang masih kurang baik. Selain itu juga terdapat penggunaan area produksi yang belum optimal dan mengakibatkan jarak lintasan yang ada antar unit kerja dan proses pemindahan barang menjadi kurang efisien dan menyebabkan terjadinya pemborosan waktu dan biaya. Pendekatan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan Activity Relationship Chart (ARC) yang berguna untuk menghubungkan aktivitas-aktivitas secara berpasangan untuk diketahui tingkat hubungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat permasalahan pada peletakan gudang bahan baku dan gudang penyimpanan yang letaknya terlalu jauh ke bagian dalam perusahaan sehingga mempersulit proses pemindahan bahan baku maupun produk jadi. Selain itu juga terdapat permasalahan lainnya berupa adanya pola aliran bolak balik dalam proses produksi yang menyebakan perpindahan material handling menjadi tidak efektif dan efisien

    68

    full texts

    85

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Studi Inovasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇