Proceedings UIN Sunan Ampel Surabaya
Not a member yet
2469 research outputs found
Sort by
Humor Politik Sebagai Strategi Kuasa: Kajian Wacana Kritis pada Ujaran Shahroni ”Cuma Anggota Dapur, Bukan DPR”
Fenomena interaksi antara pejabat publik dan netizen dalam media sosial mempersoalkan dinamika debat yang kaya dengan aksi perebutan makna dan posisi kuasa. Penelitian ini mengurai ujaran Syahroni "Cuma anggota dapur, bukan DPR" sebagai respons terhadap serangan netizen menggunakan model Fairclough. Analisis memfokuskan pada tiga dimensi : teks , praktik wacana, dan praktik sosial . Analisis humor yang ada pada saat ini merupakan usulan untuk menghilangkan konflik dan memanfaatkan metafora domestik ”anggota dapur” yang sangat kontras dengan posisi politik DPR . Pendekatan yang digunakan adalah wacana analisis kritis (CDA) dengan metode deskriptif-analitis kualitatif. Pada level praktik diproduksi sebagai bentuk defensif, didistribusikan secara masif melalui media sosial, dan ditafsirkan ulang oleh publik dengan berbagai respon, mulai dari apresiasi hingga kritik. Sementara itu, pada tataran praktik sosial, humor merupakan alat ideologisasi yang memungkinkan Syahroni menggeser relasi kuasa, membangun citra kesederhanaan, dan mengalihkan perhatian dari isi kritik. Dengan demikian, humor dapat dipahami bukan sekadar sebagai ungkapan keceriaan, melainkan sebagai strategi kekuasaan dalam komunikasi politik daring.
Kata kunci : Kata kunci: humor, strategi kuasa, kajian wacana kritis, resistensi, shahroni
 
Influencer Pendidikan dan Perubahan Lanskap Komunikasi Pembelajaran di Era Digital
Perkembangan media digital telah melahirkan fenomena baru dalam dunia pendidikan, yakni munculnya influencer pendidikan sebagai aktor penting dalam membentuk gaya komunikasi pembelajaran di ruang daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran content creator edukatif dalam membangun gaya komunikasi pembelajaran baru di platform digital, dengan fokus pada beberapa figur seperti Jerome Polin, Ruangguru, dan Zenius. Melalui pendekatan kualitatif berbasis observasi konten di YouTube dan TikTok, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana strategi komunikasi, gaya bahasa, serta pendekatan visual digunakan untuk membangun hubungan interaktif dengan audiens. Hasil temuan awal menunjukkan bahwa influencer pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai komunikator budaya digital yang mampu menyesuaikan pesan edukatif dengan gaya komunikasi populer. Mereka menggabungkan unsur hiburan (edutainment) dan storytelling untuk menciptakan pengalaman belajar yang relevan, menyenangkan, dan mudah diakses. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pergeseran paradigma komunikasi pembelajaran dari model instruksional tradisional menuju model partisipatif dan dialogis yang ditopang oleh teknologi dan budaya digital.
 
البلاغة والأدب العربي الرقمي: نحو آفاق جديدة في دراسة الشعر
لقد أحدث التطوّر الرقمي تحولاً عميقاً في طرائق التفاعل مع النصوص الأدبية، ولا سيما الشعر العربي. فبعد أن كان الشعر يُتداول في مجالس الأدب ومخطوطات التراث، أصبح اليوم يُقدَّم عبر المنصات الرقمية بصور أكثر حيوية وتفاعلية. وهذا التحول يستدعي إعادة النظر في مناهج الدرس الأدبي من منظور البلاغة، لما تحمله من أدوات قادرة على كشف جمالية النصوص ومعانيها المجازية وقواها القناعية. تهدف هذه الدراسة إلى استكشاف العلاقة بين البلاغة والوعي بالأدب العربي الرقمي، مع التركيز على كيفية توظيف المفاهيم البلاغية الكلاسيكية لفهم جماليات الشعر في العصر الحديث. كما تؤكد الدراسة على أهمية التمكّن من الثقافة الرقمية لدى الباحثين وطلبة الأدب العربي، باعتبارها وسيلة تحليل وإبداع في آنٍ واحد. ومن مثَّ، تصبح البلاغة جسراً بين التراث والحداثة، ومفتاحاً لفتح آفاق جديدة في دراسة الشعر العربي بما ينسجم مع متطلبات العصر .الكلمات المفتاحية: البلاغة، الشعر العربي، الثقافة الرقمية، الجماليات الأدبي
Kritik Antroposentrisme dan Eksploitasi Alam dalam Novel Ketika Senja Jatuh di Nara Karya Zaky Yamani (Kajian Ekokritik Sastra): Kritik Antroposentrisme dan Eksploitasi Alam dalam Novel Ketika Senja Jatuh di Nara Karya Zaky Yamani (Kajian Ekokritik Sastra)
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk-bentuk krisis lingkungan yang tergambar dalam novel Ketika Senja Jatuh di Nara karya Zaky Yamani dengan menggunakan pendekatan ekokritik Greg Garrard. Novel ini memperlihatkan kehancuran alam akibat kerakusan dan ketimpangan relasi antara manusia dan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik baca dan catat untuk mengidentifikasi data berupa kutipan teks yang merepresentasikan enam konsep utama ekokritik Garrard, yaitu pencemaran (pollution), hutan (wilderness), bencana (apocalypse), tempat tinggal (dwelling), binatang (animals), dan bumi (earth). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel ini secara mendalam menggambarkan bagaimana eksploitasi alam melalui industri sawit, tambang, dan perluasan lahan yang menyebabkan rusaknya keseimbangan ekosistem. Alam dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai latar, tetapi juga sebagai entitas yang hidup, menderita, dan menjadi saksi atas keserakahan manusia.
Kata kunci: alam, ekokritik, kerakusan, greg garrar
Analisis Wacana Kritis Sara Mills pada Representasi Gender dalam Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Pacet Mojokerto Pada Media Online “TRIBUNNEWS”
Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi masalah sosial yang sering diberitakan dengan sudut pandang yang tidak seimbang terhadap gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tribunnews menggambarkan perempuan dalam berita kasus kekerasan terhadap perempuan di Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan menggunakan analisis wacana kritis model Sara Mills. Pendekatan ini menyoroti bagaimana posisi pelaku (sebagai subjek) dan korban (sebagai objek) ditampilkan dalam teks, serta bagaimana pembaca diarahkan untuk memahami berita tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi, yaitu mengumpulkan teks berita dari situs resmi Tribunnews. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana media membentuk posisi pelaku dan korban, serta bagaimana bahasa media mencerminkan ideologi gender dan kekuasaan. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang kajian media dan gender, serta mendorong media agar lebih adil dan berpihak pada kesetaraan gender dalam pemberitaan
Konstruksi Wacana Dalam Upaya Menormalisasi Citra Positif Transgender oleh Ian Hugen di Media Sosial
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana yang diterapkan oleh Ian Hugen dalam upaya menormalisasi citra positif transgender di Indonesia menggunakan platform media sosial. Penelitian ini menggunakan teori Analisis Wacana Norman Fairclough. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan relasi kuasa yang ingin dicapai seseorang melalui wacana yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten-konten Ian Hugen di sosial media mengandung adanya tujuan tersembunyi, yakni propaganda untuk menormalisasikan transgender di Indonesia. Hal ini terlihat ketika Ian Hugen diundang sebagai narasumber di siniar YouTube PUELLA, di mana dia dengan tegas menyatakan bahwa transpuan adalah seorang perempuang yang konsepnya sama seperti perempuan biologis menurutnya. Orang yang terlahir sebagai laki-laki tetapi kemudian mengubah dirinya menjadi wanita disebut transpuan atau wanita transgender. Di Indonesia, masyarakat masih memperdebatkan legalitas transpuan. Mereka dianggap sebagai penyakit karena menyalahi kodrat yang diberikan Tuhan. Hal ini jelas berbanding dengan pernyataan Ian Hugen pada siniar tersebut dan konten-konten di akun sosial media pribadinya. Teknik analisis yang dilakukan adalah teknik simak dan catat. Sumber data utama dalam penelitian ini diperoleh dari akun YouTube PUELLA, sedangkan datanya ialah pernyataan Ian Hugen perihal transpuan dan transgende
Representasi Kesadaran Lingkungan di Akun Instagram @pandawaragroup: Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk
Abstrak bertujuan untuk menganalisis bagaimana akun Instagram @pandawaragroup mengonstruksi wacana lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah dan kesadaran ekologis di ruang digital. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. Van Dijk, penelitian ini menelaah struktur makro (tema utama wacana), superstruktur (kerangka naratif dan organisasi teks), serta mikrostruktur (pilihan kata, sintaksis, dan gaya retorika) pada sejumlah unggahan viral akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @pandawaragroup tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi lingkungan, tetapi juga membangun ideologi partisipatif dan moral kolektif dalam pengelolaan sampah. Melalui strategi linguistik dan visual, wacana yang dibangun mengintegrasikan aktivisme lingkungan, ajakan moral, serta kolaborasi sosial. Penelitian ini memperlihatkan bahwa media digital dapat menjadi ruang produksi wacana ekologis yang menantang sikap apatis masyarakat terhadap krisis lingkungan.
Kata Kunci :Analisis Wacana Kritis;Kesadaran Ekologis; Instagram; Teun A. Van Dijk; Aktivisme Digita
Representasi Wacana Kritik Sosial "Meme Culture" Pada Akun Media Sosial Instragram: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk
Meme culture merupakan fenomena yang sudah menjamur di media sosial hingga sampai saat ini. Penelitian ini menganalisis wacana meme culture dengan fokus pada representasi meme pada beberapa konteks tertentu. Studi kasus ini menggunakan analisis wacana kritis yang mengungkap makna tersembunyi, ideologi, dan juga kelebihan atau kekuatan yang ada dalam meme yang beredar di media sosial. Analisis ini mengkaji beberapa aspek termasuk teks, gambar, dan juga konteks sosial meme serta bagaimana meme tersebut di interpretasikan oleh para pengguna sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana meme culture merefleksikan nilai nilai budaya dan dinamika sosial dalam era digital, serta bagaimana meme ini digunakan untuk alat komunikasi, satire dan juga propaganda. Hasil penelitian ini di harapkan agar dapat memberikan sebuah pemahaman tentang persoalan meme culture dalam membentuk wacana publik dan juga peran budaya digital
Dekolonisasi Ruang Publik: Analisis Lanskap Linguistik pada Papan Nama Toko di Kawasan Pecinan Kya-Kya Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bahasa yang terdapat pada papan nama toko di kawasan Pecinan Kya-Kya Surabaya melalui perspektif teori Linguistic Landscape yang dikemukakan oleh Landry dan Bourhis (1997). Kajian ini berfokus pada bagaimana penggunaan bahasa di ruang publik mencerminkan proses dekolonisasi, yaitu upaya komunitas lokal dalam merebut kembali ruang identitas linguistik yang pernah terpinggirkan akibat kolonialisme dan kebijakan asimilasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multibahasa terutama Bahasa Indonesia, Mandarin, dan Inggris menunjukkan adanya dua fungsi utama lanskap linguistik, yaitu fungsi informatif dan fungsi simbolik. Kehadiran bahasa Mandarin di ruang publik menjadi simbol kebangkitan identitas budaya Tionghoa sekaligus bentuk dekolonisasi ruang linguistik di Surabaya. Kata kunci: dekolonisasi; lanskap linguistik; Kya-Kya; papan nama toko, identitas budaya.
 
Campur Kode Keluar Dalam Talkshow “Okezone Stories X Superbrands – Terry Palmer”: Kajian Sosiolinguistik
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk penyisipan campur kode dan frekuensi penggunaan percampuran campur kode keluar dengan menggunakan Bahasa Inggris sebagai sisipan pada video talkshow “Okezone stories x Superbrands – Mengintip Kesuksesan Terry Palmer Sebagai Pioneer Handuk Kelas Dunia di kanal youtube Okezone”. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik model Chaer dan Leoni Agustina. Peneliti menganalisis lebih jauh mengenai campur kode yang terjadi pada talkshow tersebut melalui teknik pengumpulan data simak dan catat, serta transkrip video dari youtube. Peneliti menemukan sejumlah 291 total keseluruhan data campur kode keluar berupa kata, frasa, klausa, dan pengulangan kata yang terjadi selama talkshow tersebut berlangsung. Adapun data yang diperoleh kemudian dijabarkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan beberapa sampel kalimat guna mempermudah penjelasan mengenai campur kode keluar yang ada dalam perbincangan penutur dalam talkshow tersebut.
Kata kunci: Campur Kode; Talkshow; Youtub