Proceedings UIN Sunan Ampel Surabaya
Not a member yet
    2469 research outputs found

    Tindak Tutur Direktif dalam Produktivitas Gen-Z pada Podcast The Maple Media “DIXI S2 E13: In This Economy, Semua Dilakuin Gen-Z with Xaviera Putri”

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada analisis tindak tutur direktif pada podcast The Maple Media yang berjudul "DIXI S2 E13: In This Economy, Semua Dilakuin Gen-Z with Xaviera Putri”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan fungsi tindak tutur direktif pada tuturan podcast. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah video podcast YouTube. Data dari penelitian ini berupa tuturan direktif yang diujarkan oleh penutur. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 39 bentuk tindak tutur direktif pada podcast yang berupa 1 bentuk tindak tutur direktif permintaan, 25 bentuk tindak tutur direktif pertanyaan, 4 bentuk tindak tutur direktif perintah, 2 bentuk tindak tutur direktif larangan, 3 bentuk tindak tutur direktif pemberian izin , dan 4 bentuk tindak tutur direktif nasihat. Klasifikasi data menunjukkan bahwa bentuk tuturan direktif yang paling dominan adalah bentuk tindak tutur pertanyaan. &nbsp

    Sosok Tanpa Kepala yang mengikuti Marlina: Representasi Rasa Bersalah dan Trauma dalam Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (Kajian Semiotik Peirce dan Psikoanalisis Freud)

    No full text
    Artikel ini membahas tentang representasi sebuah tanda yang dikaitkan dengan gangguan neurotik akibat perasaan bersalah dan trauma, menggunakan teori semiotik Peirce dengan bantuan analisis dari teroi psikoanalisis Freud. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bukti keterkaitan tanda-tanda dan mempelejari sebab-akibatnya dengan kacamata psikis yang saling terikat satu sama lain. Artikel ini ditulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengambil objek material berupa film berdurasi 93 menit berjudul “Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak”, menggunakan deskripsi teks dalam menjabarkan hasil studi yang telah didapat. Hasil penelitian artikel ini menemukan bahwa kerap kali sebuah tanda memerlukan silang teori untuk membuka potensi pengamatan menjadi lebih luas dari sekedar apa yang kasat mata dan terlihat saja. Dengan adanya artikel ini diharapkan lebih banyak peneliti-peneliti di kemudian hari yang lebih menyadari pentingnya melihat suatu objek dari berbagai kacamata dan sudut pandang, yang lebih luas serta beragam

    Citra Cantik Perempuan Indonesia dalam Video Iklan Wardah "Feel the Beauty”

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi makna kecantikan dalam video iklan Wardah Feel The Beauty yang diunggah pada kanal YouTube resmi Wardah Beauty pada 21 Februari 2020. Dengan menggunakan teori semiotika model John Fiske, penelitian ini menguraikan tiga level analisis, yaitu realitas, representasi, dan ideologi, untuk memahami bagaimana konstruksi makna kecantikan dibangun melalui media digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis mendalam terhadap tanda-tanda visual, audio, dan teks yang muncul dalam video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level realitas, makna kecantikan direpresentasikan melalui ekspresi wajah ceria, penampilan anggun, serta teks yang menonjolkan rasa percaya diri. Pada level representasi, makna dibentuk melalui kode teknis seperti musik bernada optimis dan sinematografi yang menciptakan suasana emosional. Pada level ideologi, video menampilkan pesan kepercayaan diri dan penerimaan diri, namun tetap mempertahankan standar kecantikan dominan seperti kulit cerah dan penampilan feminin. Secara keseluruhan, iklan Wardah menunjukkan bahwa kecantikan perempuan Indonesia direpresentasikan tidak hanya melalui penampilan fisik, tetapi juga keanggunan moral, kesantunan, dan religiusitas yang mencerminkan identitas budaya lokal. Kata kunci: Kecantikan; Perempuan; Iklan; Wardah; Semiotik

    Kota dan Perempuan Melalui Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann: Pandangan Pramoedya Ananta Toer Tentang Citra Perempuan dalam Kumpulan Cerpen "Cerita dari Jakarta"

    No full text
    Jakarta adalah kota yang menyimpan banyak problematika sosial pada tahun 1950-an, di antaranya kemiskinan, pengangguran, dan eksploitasi perempuan yang telah tertuang dalam Cerita Dari Jakarta sebagai objek penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pandangan Pramoedya Ananta Toer tentang kota dan perempuan dalam objek penelitian dengan kajian strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Konsep teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann terdiri dari fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pengarang. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 cerpen dalam Cerita Dari Jakarta hanya 5 cerpen yang terdapat konsep teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Lima cerpen tersebut menunjukkan adanya pengaruh kota bagi perempuan di mana perempuan dipaksa bekerja keras dan digambarkan sebagai wanita malam, babu, atau ibu rumah tangga di lingkungan kumuh. Pramoedya Ananta Toer memandang perempuan dalam Cerita Dari Jakarta sebagai representasi dari kegagalan kekuasaan dalam melindungi warganya serta sebagai korban ganda dari tekanan ekonomi dan eksploitasi seksual. Keyword: Jakarta; Woman; Cerita Dari Jakarta; Genetic Structuralism; Lucien Goldman

    International Media Discourse Constructing the Controversy in Indonesia VS Bahrain Football Match: Critical Discourse Analysis

    No full text
    This research aims to investigate the information from international media reports about Indonesia vs Bahrain football match on 2026 World Cup Qualifiers. The second goal by Mohamed Marhoon, the player of Bahrain’s national team, caused a problem that was investigated by both Indonesian netizens and PSSI. This controversial goal has spread even discussed in European countries’ football communities. The researcher applied descriptive qualitative method to explain the words that media used to reports the news. The data were collected by reading the news and find some data with the tool called LancsBox. After that, the data were classified into word and word cluster, then combined them to identify the textual analysis, discursive practice, and social practice based on critical discourse analysis theory by Norman Fairclough (1996). In the end of the study, we can conclude that the researcher found the word such as controversial (42 tokens), stoppage time (14 instances), injury time (19 instances), etc. The researcher also explained the word cluster “stoppage time” and “injury time” refers to the referees who conducted this match and the word “controversial” refers to the referee who has suspected of performing the act of unfairness on his duties, which indicates that he was on the side of Bahrain team. From this research, the researcher hopes that the readers are able to discover and understand the meaning behind the word choice used and reported by the international media

    Representasi Identitas Yogyakarta dalam Film Pendek Produksi Paniradya Kaistimewan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough

    No full text
    Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mengungkap representasi identitas DIY dalam film pendek produksi Paniradya Kaistimewan menggunakan kerangka AWK Norman Fairclough. Representasi identitas DIY tersebut ditinjau berdasarkan lima aspek dominan, yakni budaya, bahasa, lingkungan, nilai-nilai masyarakat, dan perubahan sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa transkrip, dan simak catat sebagai teknik analisis data. Sumber data adalah delapan film pendek produksi Paniradya Kaistimewan, dengan data berupa kutipan wacana percakapan dari hasil transkrip tersebut. Hasil analisis data menunjukkan, pada dimensi mikro (representasi, relasi, identitas) ditemukan data berupa pilihan diksi, frasa, dan struktur kalimat mampu mencerminkan nilai budaya DIY yang khas. Pada dimensi meso (produksi dan konsumsi teks), ditemukan data berupa interaksi sosial dan praktik tradisi mampu mencerminkan kekayaan tradisi dan keindahan alam DIY. Pada dimensi makro (situasional, institusional, sosial), ditemukan data berupa dinamika modernisasi pertanian, perlindungan tradisi hukum, dan pembangunan infrastruktur DIY

    Representasi Budaya dan Bahasa dalam Lirik Musik Video Alffy Rev: Kajian Etnolinguistik terhadap “Wonderland Indonesia 2” dan “The Guardian of Nusantara”

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi budaya dan bahasa dalam lirik musik video Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara dan The Guardian of Nusantara karya Alffy Rev melalui kajian etnolinguistik. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks lirik kedua musik video tersebut, sedangkan data pendukung diperoleh dari berbagai referensi ilmiah terkait bahasa dan budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik dalam kedua musik video tersebut merepresentasikan nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan nasionalisme melalui penggunaan bahasa daerah, bahasa Sanskerta, serta simbol-simbol kebudayaan Nusantara. Alffy Rev memadukan unsur tradisional dan modern untuk menyampaikan pesan tentang persatuan, kebanggaan nasional, dan pelestarian warisan budaya di era digital. Dengan demikian, musik video ini tidak hanya menjadi karya seni dalam mencari kesenangan semata, tapi juga bermanfaat atau edukatif memperkuat identitas dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Keywords: Cultural Representation; Etnolinguistics; Nationalism; Digital Medi

    Da’wah Ethics in the Digital Age: A Comparative Study of Preaching by Indonesian Female Preachers in Reaching Generation Z

    No full text
    The development of digital technology has changed the way female preachers convey Islamic messages, especially to Generation Z, who are known to be critical, visual, and very active in the online space. This study analyzes the application of digital preaching ethics by four Indonesian female preachers—Oki Setiana Dewi, Mumpuni Handayayekti, Halimah Alaydrus, and Neng Eem Marhamah—with a focus on strategies for reaching Generation Z. The methods used were literature review and digital content analysis on YouTube and Instagram platforms. The results of the study show two main patterns: (1) an adaptive approach that utilizes social media trends to expand the reach of the message, and (2) a selective approach that emphasizes the depth of the material while maintaining relevance to the audience and conformity with Islamic law. The analysis confirms that a balance between media creativity and ethical consistency can increase the credibility of da'wah while attracting the engagement of young audiences. This study contributes to the formulation of the Digital Ethics on Da'wah Framework, a framework that combines the principles of politeness, material accuracy, and contextual relevance as practical guidelines for female preachers in building effective and dignified da'wah in the digital age

    Konstruksi Realitas dalam Klarifikasi Laura Meizani di Akun Instagram @itsofficiallauraa: Kajian Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan pesan yang terkandung dalam klarifikasi Laura Meizani di akun Instagram @itsofficiallauraa yang diunggah pada 18 September 2024. Klarifikasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada publik terkait rumor yang beredar mengenai dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis wacana kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk yang meliputi tiga struktur analisis, yaitu struktur makro, superstruktur, dan mikrostruktur. Analisis dilakukan untuk mengungkap konstruksi realitas yang dibangun melalui bahasa dalam klarifikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laura Meizani menggunakan strategi kebahasaan untuk membangun citra sebagai korban fitnah dan untuk memengaruhi opini publik. Melalui pemilihan diksi yang emosional, struktur wacana yang sistematis, serta penggunaan retorika persuasif, Laura berupaya mengendalikan narasi publik dan memperkuat posisi dirinya di ruang media sosial. &nbsp

    Analisis Praanggapan dalam Video Ceramah “Berikan Hati Kita Kepada Allah” oleh Ustadz Hanan Attaki pada Channel YouTube Mood Dakwah: Kajian Pragmatik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan berbagai jenis praanggapan serta kegunaan praanggapan yang muncul dalam video ceramah yang berjudul “Berikan Hati Kita Kepada Allah” oleh Ustadz Hanan Attaki di channel YouTube Mood Dakwah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data yang dikumpulkan adalah pernyataan dari Ustadz Hanan Attaki yang mengandung praanggapan dalam video ceramah tersebut. Sumber utama data adalah transkrip dari video ceramah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya beberapa kategori praanggapan. Jenis praanggapan yang paling banyak ditemukan antara lain praanggapan eksistensial, faktual dan struktural. Selain itu, juga teridentifikasi kategori praanggapan lainnya, seperti praanggapan leksikal, meski dengan jumlah yang lebih sedikit. Analisis terhadap fungsi praanggapan mengungkap bahwa Ustadz Hanan Attaki menggunakan praanggapan untuk berbagai tujuan komunikasi, di antaranya memperkuat pesan dakwah melalui asumsi pengetahuan atau keyakinan yang sama antara penceramah dan pendengar, memandu pemahaman audiens, serta membangun ikatan emosional dan rasa kesamaan visi untuk memperlancar penerimaan ajaran

    525

    full texts

    2,469

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proceedings UIN Sunan Ampel Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇