Proceedings UIN Sunan Ampel Surabaya
Not a member yet
    2469 research outputs found

    Pemikiran KH. Afifuddin Muhajir (1955-2025): Peran dalam Transformasi Fikih Kenegaraan di Indonesia

    No full text
    KH. Afifuddin Muhajir merupakan salah satu ulama pesantren yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pemikiran fikih tata negara di Indonesia. Permasalahan penelitian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana latar pendidikan pesatren membentuk pemikirannya, bagaimana ia mengajarkan kitab-kitab klasik, serta bagaimana kontribusinya dalam menjembatani nilai-nilai Islam tradisional dengan kebutuhan pemerintahan dan demokrasi, terutama di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri biografi KH. Afifuddin Muhajir, mendeskripsikan perjalanan intelektualnya, serta menganalisis relevansi pemikiran fikih tata negara yang ia gagas terhadap konteks kenegaraan Indonesia. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan historis-intelektual, memanfaatkan sumber primer berupa karya-karya beliau, serta sumber sekunder dari artikel jurnal, prosiding, dan publikasi akademik. Hasil penelitian menujukkan bahwa pendidikan di Pesantren Sukorejo membentuk dasar keilmuan beliau, terutama dalam ushul fiqh, sementara interaksinya dengan pendidikan formal dan forum keilmuan NU memperluas cakrawala pemikirannya. Pemikirannya tentang fikih tata negara menekankan nilai keadilan, kemaslahatan, dan persatuan, serta menempatkan Pancasila sebagai dasar negara yang tidak bertentangan dengan syariat. Dengan demikian, KH. Afifuddin Muhajir berperan penting dalam mengintegrasikan tradisi pesantren dengan tuntutan demokrasi modern

    Peran Peran Mohammad Natsir dalam Dakwah dan Politik di Liga Muslim Dunia

    No full text
    Mohammad Natsir (1908-1993) merupakan sosok penting dalam sejarah Islam dan politik di Indonesia serta berpengaruh di tingkat global. Selain menjabat sebagai Perdana Menteri ke-5 Indonesia dan pimpinan Partai Masyumi, ia juga aktif dalam organisasi Islam internasional seperti Presiden Liga Muslim Dunia dan Ketua Dewan Masjid Dunia. Kajian ini menggunakan literatur biografi dan jurnal akademik untuk menguraikan dampak serta relevansi kiprah Mohammad Natsir secara menyeluruh. Dalam kepemimpinannya di Liga Muslim Dunia, Natsir mengedepankan dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan dialogis, menyesuaikan perjuangan Islam dengan dinamika politik global yang kompleks. Melalui pengaruhnya, Liga Muslim Dunia menjadi platform strategis untuk mempersatukan berbagai kelompok dan mazhab Islam serta memperkuat suara umat Islam dalam kancah diplomasi internasional, sekaligus menjembatani perbedaan budaya dan kepentingan nasional. Natsir berhasil menggabungkan peran dakwah dan politik Islam melalui pendekatan yang moderat dan menerima keberagaman, mempererat solidaritas umat Islam di berbagai negara serta fokus pada isu-isu strategis seperti perjuangan untuk Palestina. Pemikirannya menekankan pentingnya integrasi prinsip-prinsip Islam dengan nilai demokrasi dan keadilan sosial, serta menolak sikap politik ekstrem yang berpotensi memecah belah. Lewat peran sentralnya di berbagai organisasi Islam dunia, Natsir turut menguatkan posisi umat Islam Indonesia dan global dalam diplomasi internasional. Warisan pemikirannya sangat berpengaruh dalam perkembangan dakwah dan politik Islam modern serta menginspirasi generasi masa kini untuk menerapkan dakwah yang inklusif, damai, dan progresif dalam mengelola pluralitas di masyarakat global

    Bissu Bugis dan Islamisasi Sulawesi Selatan: Negosiasi Identitas Gender dalam Sejarah Peradaban Islam Nusantara

    No full text
    Penelitian ini membahas peran dan kedudukan Bissu dalam masyarakat Bugis pra-Islam serta dinamika yang terjadi setelah proses Islamisasi di Sulawesi Selatan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada pengaruh Islamisasi terhadap perubahan peran sosial-religius Bissu, bentuk negosiasi identitas gender dalam dominasi nilai Islam, serta strategi kebertahanan tradisi di tengah modernisasi dan penguatan norma keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak Islamisasi terhadap posisi sosial Bissu, menganalisis bentuk-bentuk negosiasi identitas gender yang mereka lakukan, serta menjelaskan kontribusi fenomena ini terhadap pemahaman Islam Nusantara sebagai hasil akulturasi agama dan budaya. Meski menghadapi marginalisasi, komunitas Bissu tetap bertahan melalui strategi negosiasi identitas, adaptasi simbolik, serta keterlibatan dalam bidang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan studi pustaka, bertujuan mengungkap dampak Islamisasi terhadap posisi sosial Bissu, bentuk-bentuk negosiasi identitas gender yang mereka lakukan, serta kontribusinya bagi pemahaman Islam Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena Bissu memperlihatkan adanya proses akulturasi agama dan tradisi, di mana Islam tidak sepenuhnya menghapus budaya lokal, melainkan mengintegrasikannya sehingga lahir corak Islam yang khas, berakar pada tradisi Bugis namun tetap berlandaskan tauhid

    Benteng Peluru Kedung Cowek sebagai Saksi Bisu Strategi Militer Jepang di Surabaya (1942-1945): Kondisi Saat ini dan Upaya Pelestarian

    No full text
    Benteng Peluru atau Benteng Kedung Cowek awalnya dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai tempat penyimpanan peluru dan bagian dari sistem pertahanan pesisir. Letaknya yang strategis di kawasan Kedung Cowek, Surabaya, memungkinkan pemantauan terhadap ancaman dari arah utara, terutama serangan dari laut. Namun, proyek ini terhenti akibat krisis ekonomi global dan keterbatasan anggaran militer. Meski tidak selesai sepenuhnya, benteng tetap dimanfaatkan oleh Belanda hingga akhirnya diambil alih Jepang pada masa Perang Dunia II melalui perjanjian dengan Hindia Belanda. Jepang memodifikasi struktur benteng dan menggunakannya untuk menyimpan amunisi serta memperkuat sistem pertahanan laut mereka. Awalnya, masyarakat Indonesia menyambut kedatangan Jepang dengan harapan akan kemerdekaan, tetapi kenyataannya Jepang melakukan penjajahan dalam bentuk yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, observasi lapangan, dan analisis sumber sejarah. Tujuannya adalah memahami peran strategis benteng ini dalam konteks militer kolonial dan pendudukan Jepang serta dinamika perjuangan kemerdekaan

    Tradisi Hari Raya Pasung di Desa Drancang Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik

    No full text
    Tradisi Hari Raya Pasung di Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, merupakan salah satu warisan budaya lokal yang masih bertahan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna, sejarah, dan nilai sosial budaya yang terkandung dalam tradisi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap asal-usul dan makna simbolik tradisi Pasung serta peranannya dalam memperkuat kebersamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga, serta dokumentasi terkait pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Hari Raya Pasung tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat dan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur yang memperkuat solidaritas sosial. Selain itu, tradisi ini menjadi sarana pelestarian identitas budaya dan media pendidikan nilai-nilai lokal bagi generasi muda. Kesimpulannya, tradisi Pasung memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial dan kelestarian budaya masyarakat Desa Drancang

    Kontribusi Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Jejaring Ulama Nusantara

    No full text
    Tulisan ini berfokus kepada analisis motivasi Syaikh Nawawi Al-Bantani, mencakup aspek kehidupan, intelektual serta sumbangsihnya. Secara spesifik, penelitian ini mengetahui bagaimana kontribusi Al-Bantani mempengaruhi jaringan ulama di Nusantara bagi generasi selanjutnya. Supaya mencapai tujuan yang diinginkan, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan cara menghimpun data yang kredibel dari sumber-sumber ilmiah seperti buku dan jurnal. Data yang telah didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk melaksanakn penggambaran yang akurat, faktual dan sistematis. Al-Bantani dikenal sebagai sosok yang sangat produktif dalam menulis banyak kitab dengan menggunakan bahasa Arab. Kontribusi utamanya adalah dalam jarangan murid yang kemudian hari meneruskan perjuangannya serta pesantren yang berada di Nusantara. Murid-murid Al-Bantani yang mashyur namanya antara lain adalah Syaikhona Kholil Bangkalan, Syekh Ahmad Khaotib Al-Minangkabawi, KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Ahmad Dahlan. Murid Al-Bantani ini mengembangkan model pemikiran yang terbagi menjadi kelompok modernis (di antaranya Syekh Ahmad Khotib dan KH. Ahmad Dahlan) dan tradisionalis (seperti KH. Hasyim Asy’ari). Kontribusi penting dari kelompok tradisionalis antara lain pendirian Nahdlotul Ulama, organisasi terbesar di Indonesia dan peran sentral dalam resolusi jihad untuk melawan penjajah. &nbsp

    Perempuan dalam Islamisasi Pesisir: Studi atas Dewi Sekardadu di Sidoarjo

    No full text
    Kajian ini membahas peran Dewi Sekardadu sebagai tokoh perempuan dalam proses Islamisasi wilayah pesisir Sidoarjo, serta bagaimana masyarakat pesisir memaknai kontribusinya melalui sejarah dan tradisi lokal. Dalam konteks penyebaran Islam di Nusantara, perempuan sering kali memegang peranan penting namun kurang terangkat dalam kajian akademik. Dewi Sekardadu, yang dikenal sebagai putri Arya Teja dari Blambangan dan ibu dari Sunan Giri, menjadi simbol perempuan yang menjembatani budaya lokal dengan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian pustaka dan penelusuran tradisi lisan masyarakat pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses Islamisasi di pesisir tidak hanya dilakukan oleh tokoh laki-laki, tetapi juga melibatkan sosok perempuan yang berperan dalam penguatan moral, spiritual, dan pendidikan keluarga. Tradisi nyadran laut, ziarah makam, serta narasi rakyat di Sidoarjo menjadi bukti bahwa figur Dewi Sekardadu tetap hidup dalam kesadaran kolektif masyarakat. Selain itu, nilai-nilai keteguhan iman, kasih sayang, dan kebijaksanaan yang tercermin dari sosoknya masih relevan untuk memperkuat peran perempuan Muslim masa kini dalam menjaga harmoni antara agama dan budaya. Kata kunci: Dewi Sekardadu, Islamisasi pesisir, perempuan, tradisi lokal, Sidoarjo

    Prinsip Syarak Menurut Muhammad Asad dan Implikasinya dalam Tafsiran Nusus

    No full text
    Kertas ini mengupas pandangan hukum Muhammad Asad dalam bukunya This Law of Ours and Other Essays (Hukum Syariat Kita Ini dan Esei-esei Lain) dan melihat sejauh mana pengaruh dari aliran pemikiran Zahiri yang dikembangkan oleh Ibn Hazm al-Andalusi (w. 456/1064) mengesani penafsiran dan idealisme hukumnya. Ia berusaha menampilkan falsafah dan epistemologi hukum yang digarap dalam bukunya This Law of Ours and Other Essays yang dipengaruhi oleh karya fiqh berjilid tebal Ibn Hazm, al-Muhalla. Kajian dirangka berasaskan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan menerapkan metode historis, tematik, semantik, hermeneutik, dan komparatif yang bersifat interpretatif, kritis dan analitik. Temuan kajian mendapati pandangan hukum Muhammad Asad banyak dipengaruhi oleh ideologi mazhab dari fiqh klasik Zahiri terutamanya dalam masalah ijtihad dan nass. Perbincangan hukum yang dirumuskannya banyak diilhamkan dari karya Ibn Hazm yang berasal daripada kesimpulan dan doktrin hukumnya yang konservatif dan tradisional serta pemahaman tekstualnya terhadap nas yang cuba dikembangkan dalam konteks moden berhubung dengan persoalan syariat dan tujuan-tujuan spiritual dan sosialnya yang menentukan dalam kehidupan masyarakat luas sebagai “tabiat moral”

    Jaringan Maritim dalam Perspektif Abd. Rahman Hamid dalam Buku Makassar Mendunia (Analisis Bab I–II)

    No full text
    Penelitian ini mengkaji perspektif Abd. Rahman Hamid mengenai jaringan maritim Makassar sebagaimana tertuang dalam Bab I–II buku Makassar Mendunia. Hamid memaknai laut tidak hanya sebagai jalur perdagangan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk identitas masyarakat pesisir Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif. Data primer bersumber dari teks Bab I–II buku Makassar Mendunia, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur terkait sejarah maritim dan kosmopolitanisme. Analisis dilakukan melalui pemaparan isi teks dan telaah teoretis dengan menggunakan kerangka teori jaringan sosial, kosmopolitanisme, historiografi maritim, dan interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan maritim Makassar bersifat multidimensional. Makassar berperan sebagai simpul yang menghubungkan berbagai komunitas dan bangsa, sementara identitas masyarakat pesisir terbentuk melalui keterbukaan dan interaksi lintas budaya. Dengan pendekatan humanistik, Hamid menegaskan bahwa sejarah maritim merupakan sejarah manusia sebagai aktor utama dalam pembentukan peradaban Nusantara. Penelitian ini berkontribusi dengan menghadirkan pembacaan alternatif terhadap historiografi maritim Makassar melalui pendekatan humanis dan jaringan sosial

    Prinsip Egalitarianisme dalam Piagam Madinah

    No full text
    Piagam Madinah, yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW, berfungsi sebagai kontrak sosial untuk mengatur hak dan kewajiban antar suku di Madinah, menciptakan kesetaraan, serta mencegah konflik. Sebelum piagam ini, Madinah mengalami peperangan antar suku, terutama antara Suku Aus dan Khazraj, yang diperburuk oleh perebutan kekuasaan dan sumber daya serta intervensi Suku Yahudi. Kajian ini menggunakan metode pengkajian sejarah dengan pendekatan sosiologi sejarah dan teori keadilan John Rawls. Analisis difokuskan pada prinsip egalitarianisme, meliputi kesetaraan hukum, kebebasan beragama, dan kebebasan berpendapat. Hasil menunjukkan bahwa Piagam Madinah menegaskan bahwa semua penduduk, Muslim maupun non-Muslim, tunduk pada hukum yang sama tanpa diskriminasi, serta menciptakan konsep Al-Ummah, yaitu masyarakat yang harmonis dan adil meski berbeda suku dan agama

    525

    full texts

    2,469

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proceedings UIN Sunan Ampel Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇