Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Evaluasi Kualitas Uji Pembakaran Biobriket Campuran Char Gasifikasi Batubara Dengan Arang Tempurung Kelapa
Penggunaan Batubara sebagai energi primer di Indonesia masih akan terus dilakukan, walaupun secara perlahan-lahan akan mengalami penurunan signifikan sampai dengan tahun 2050 sesuai dengan amanat Kebijakan Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Nasional. Namun demikian, perencanaan green coal tentunya harus menjadi langkah awal, salah satunya adalah dengan metode gasifikasi batubara. Gasifikasi batubara akan menghasilkan produk samping berupa char, dimana char tersebut mengalami kenaikan nilai kalor, kadar FC serta penurunan kadar sulfur maka char memiliki potensi menjadi sumber energi. Sebagai upaya recycle, char ini kemudian dijadikan bahan baku untuk proses pembuatan briket yang dicampur dengan penambahan arang tempurng kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan karakteristik char yang digunakan sebagai bahan baku, juga menentukan pengaruh variasi ukuran dan komposisi bahan baku serta bentuk briket terhadap evaluasi pembakarannya. Berdasarkan biobriket campuran yang diuji mengacu pada standar SNI No. 1/6225/2000 dan BEE std India 2010 untuk parameter kadar air, kadar abu, nilai kalor dan kadar karbon telah memenuhi standar. Untuk parameter kadar zat terbang belum memenuhi standar. Pada kualitas pembakaran, briket tablet memiliki waktu penyalaan 10 - 60 detik, hal ini lebih cepat dibandingkan briket silinder pejal dengan range waktu penyalaan 20 – 80 detik. Pada kenaikan temperatur pembakaran, briket tablet mengalami kenaikan temperatur lebih cepat dibandingkan dengan briket silinder pejal pada 4 menit pertamanya, dengan range kenaikan pada setiap sampel . Demikian pula sama halnya dengan laju pembakaran, briket tablet memiliki laju pembakaran lebih besar dibandingkan briket silinder pejal dengan range 0,050 – 0,070. Pada proses pembakaran, emisi gas yang dihasilkan diuji dan didapatkan hasil tidak sesuai dengan standar jika digunakan pada skala industri rumah tangga
Pengembangan Video BM21 (Bersosial Media Yang Baik Menurut Islam) untuk Meningkatkan Pengetahuan di Kalangan Mahasiswa
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia berkembang pesat. Salah satunya adalah dengan media pembelajaran berupa video animasi. Video animasi merupakan perpaduan antara media audio dan visual yang menarik perhatian mahasiswa dan dapat menyajikan objek secara detail untuk membantu mereka memahami pelajaran yang sulit. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan untuk menggali, memahami, dan menggambarkan suatu obyek penelitian dengan cara deskriptif berupa kata- kata dan bahasa. Teknik pengumpulan data dapat penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner yang disebarkan kepada mahasiswa/mahasiswi aktif yang beragama Islam seabanyak 33 orang dan berasal dari universitas yang berbeda-beda di wilayah Sumedang. Uji produk oleh kalangan mahasiswa dengan hasil 100% menyatakan perlu untuk teknologi yang sangat diperlukan untuk memberi tahu cara berosial media yang baik menurut islam. Dan dikuatkan juga oleh 99,97% respondem bahwa pemanfaatan video animasi ini efektif untuk memberi tahu bagaimana cara bersosial media yang baik menurut islam. 96,97% dari data yang kami dapat bahwa setelah menonton video animasi yang dibuat, dapat bermanfaat dan juga menambah pengetahuan pada responden
Implementasi Pembelajaran Terpadu di SD Negeri Sarwiru Kabupaten Sumedang
Pembelajaran terpadu sudah diterapkan di SDN Sarwiru yang ada di kabupaten Sumedang. Dalam penelitian ini bahwa SDN sarwiru memadukan antara 1 mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain, karena kita ketahui bahawa pembelajaran terpadu yaitu gabungan antara mata pelajaran 1 dengan yang lainnya. SDN Sarwiru juga terdapat kendala yang di alaminya, seperti mencari materi pelajaran 1 dengan mata pelajaran yg lain dalam satu tema dan kesulitan dalam merancang pembelajaran tematik yang sangat padu. Oleh karena itu penelitian ini sangat bermanfaat bagi penulis dan pembaca untuk mengetahui penerapan pembelajaran terpadu yg ada salah satunya di kabupaten Sumedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi Pembelajaran Terpadu Di SD Negeri Sarwiru Kabupaten Sumedang. Implementasi pembelajaran terpadu tersebut untuk mengetahui Implementasi sistem pembelajaran terpadu di SD negeri Sarwiru meliputi desain pembelajaran, proses belajar mengajar dan evaluasi pembelajaran dan mengetahui kesulitan yang dialami dalam mengimpementaikan Pembelajaraan Terpadu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Sarwiru. Dengan melibatkan dua orang guru kelas untuk di wawancara. Teknik wawancara dilakukan melalui media sosial WhatsApp. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Negeri Sarwiru sebagian besar sudah mengetahui mengenai pembelajaran terpadu. Dengan demikian, implementasi pembelajaran terpadu di SD Negeri Sarwiru ini layak untuk dijadikan bahan penelitian kelompok kami
Upaya Pemanfaatan Fasilitas Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam
Upaya pemanfaatan fasilitas pembelajaran yang digunakan seorang guru di lembaga pendidikan guna meningkatkan kinerja guru merupakan hasil kerja yang telah dan akan di capai seorang guru melalui suatu lembaga pendidikan baik secara umum maupun sebaliknya dan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari seorang guru, sehingga siswa memahami kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan peserta didik dapat terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Temuan awal peneliti pada siswa kelas IV di SDIT Nurul Balad Desa Mentawak sebelum masuk dalam proses penelitian ditemukan bahwa peserta didik di Kelas IV ini masih banyak yang kurang memahami materi pembelajaran dan beberapa siswa belum terlibat aktif dalam pembelajaran PAI dan proses pembelajaran terkesan sudah terbiasa dengan kegiatan belajar mengajar yang monoton pada aktivitas guru dan masih minim pemanfaatan fasilitas teknologi dalam pembelajaran guna sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap permasalahan tentang upaya pemanfaatan fasilitas teknologi pendidikan dalam meningkatkan kinerja guru PAI dalam pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta data yang diperoleh dianalisis melalui menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang temukan bahwa kinerja seorang guru PAI pada siswa Kelas IV di SDIT Nurul Balad Desa Mentawak dalam menggunakan fasilitas teknologi dalam pembelajaran sudah digunakan, akan tetapi belum dilakukan kepada peserta didik secara maksimal. Seperti ada kendala dari fasilitas yang di berikan sekolah untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan upaya persiapan yang dilakukan guru dalam memfasilitasi siswa kelas IV dalam proses pembelajaran PAI
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X-IPS4 SMAN 1 Dukupuntang
Dalam pembelajaran ekonomi di sekolah menengah atas masih ditemukan beberapa hambatan. Satu diantaranya yaitu penggunaan metode pembelajaran yang tetap (metode ceramah) menjadi kendala bagi peningkatan prestasi siswa. Dengan menggunakan metode yang tetap maka pengajaran menjadi kurang variatif dan menyebabkan peserta didik jenuh dalam proses belajar mengajar. Akibatnya, peserta didik kurang memahami apa yang telah mereka pelajari di kelas. Hal ini berpengaruh pada perkembangan prestasi peserta didik. Maka dari itu, diperlukan metode dan media pembelajaran yang efektif untuk mencapai kompetensi tersebut. Dengan harapan setelah diterapkannya metode dan media pembelajaran itu akan meningkatkan prestasi belajar peserta didik, diantaranya ada model pembelaajran make a match. Berdasarkan pada uraian diatas maka penelitian ini akan difokuskan pada Penerapan Model Pembelajaran Make a Match Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Materi Pokok Kebutuhan Manusia Kelas X IPS 4 SMA Negeri 1 Dukupuntang Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan observasi, pengukuran hasil belajar, dan hasil catatan lapangan. Data yang digunakan merupakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari dua siklus yang diterapkan, dapat menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran make a match mampu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasilnya dapat dilihat dari peningkatan hasil pre test ke post test. Ada beberapa saran dari penelitian ini yang dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam menggunakan pembelajaran make a match untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik
Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkatkan Prestasi Siswa Materi Pokok Nilai-Nilai Pancasila Kelas X-IPS4 SMAN 1 Dukupuntang
Pembelajaran PPKN adalah pelajaran yang penting bagi warga Indonesia karena dengan mempelajari ini kita dapat belajar bagaimana jadi warga negara yang baik. Namun, dalam pembelajaran PPKN masih ditemukan beberapa hambatan. Satu diantaranya, yaitu penggunaan metode pembelajaran yang tetap (metode ceramah) menjadi kendala bagi peningkatan prestasi siswa. Dengan menggunakan metode yang tetap, maka pengajaran menjadi kurang variatif dan peserta didik kurang memahami apa yang telah mereka pelajari di kelas. Hal ini berpengaruh pada perkembangan prestasi peserta didik. Maka dari itu, diperlukan metode dan media pembelajaran yang efektif untuk mencapai kompetensi tersebut. Dengan harapan setelah diterapkannya metode dan media pembelajaran itu akan meningkatkan prstasi belajar peserta didik. Berdasarkan pada uraian di atas maka penelitian ini akan difokuskan pada Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Pokok Nilai-Nilai Pancasila Kelas X-IPS4 SMAN 1 DUKUPUNTANG. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan observasi, pengukuran hasil belajar, dan hasil catatan lapangan. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari dua siklus yang diterapkan, dapat menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran mind mapping mampu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasilnya dapat dilihat dari peningkatan hasil pada setiap siklusnya. Peningkatan pada prasiklus dengan rata-rata kelas 60 dan persentase ketuntasan 11,5% menjadi 75,38 rata-rata kelas dan persentasenya menjadi 57,69% pada siklus I dan pada siklus II rata-rata kelas 83,84 dengan persentase 92,3%. Adapun saran dari penelitian ini yang dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam menggunakan pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik
Pengaruh Model Pembelajaran Jarak Jauh terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Materi Statistika Pada Kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Susukan Tahun Pelajaran 2020/2021
Rendahnya hasil belajar peserta didik disebabkan dominannya proses pembelajaran konvensional. Pada pembelajaran ini suasana kelas cenderung kurang menarik sehingga siswa menjadi pasif, sehingga siswa tidak diajarkan strategi belajar yang dapat memahami bagaimana belajar, berpikir, dan memotivasi diri sendiri (self motivation), padahal aspek-aspek tersebut merupakan kunci keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Dalam semua mata pelajaran pasti memiliki kendalanya masing-masing, begitu juga dalam pembelajaran matematika. Biasanya dengan pembelajaran yang menggunakan metode konvensional seperti ceramah akan membuat siswa menjadi jenuh. Siswa akan kesulitan menangkap maksud dari pembelajaran tersebut. Berdasarkan pada uraian diatas maka penelitian ini akan difokuskan pada Pengaruh Model Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Hasil Belajar Matematika Dengan Materi Statistika Pada Kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Susukan Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan observasi, pengukuran hasil belajar, dan hasil catatan lapangan. Hasil dari dua siklus yang diterapkan, dapat menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran pembelajaran jarak jauh mampu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasilnya dapat dilihat dari peningkatan hasil pre test ke post test, yang terbukti adanya peningkatan hasil penelitian pada setiap siklusnya. Peningkatan pada pra siklus dengan rata-rata kelas 58,33 dan persentase ketuntasan 13,88% menjadi 72,5 rata-rata kelas dan persentasenya menjadi 52,78% pada siklus I dan pada siklus II rata-rata kelas menjadi 90,83 dengan persentase 88,89%. Ada beberapa saran dari penelitian ini yang dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam menggunakan metode pembelajaran pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik
Pengembangan Words Scramble Game Tentang Politik Islam Sebagai Media Pembelajaran Siswa Kelas V SD
Media pembelajaran berupa words scramble game mampu menyajikan objek belajar dengan mengaitkan materi pembelajaran peserta didik ke dalam game, sehingga peserta didik dapat membangun pemahamannya serta ikut aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran PAI tentang politik islam sebagai media pembelajaran siswa SD berupa game. Media pembelajaran ini juga menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif selama proses pembelajaran siswa kelas V SD. Karena, adanya media pembelajaran ini siswa tidak akan cepat merasa jenuh dan bosan karena siswa akan bermain sambil belajar. Langkah penelitian ini menggunakan tahapan model ADDIE, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengerjaan word scramble game yang dilakukan oleh 8 peserta didik, diperoleh rentangan nilai dari skor yang paling tinggi 119 hingga skor yang paling rendah 94. Adapun hasil kuesioner yang telah diisi oleh guru dapat dilihat bahwa 100% guru merasa terbantu dalam mengajar, mendapatkan kemudahan dalam memberikan materi, soal, dan membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Penggunaan media pembelajaran ini juga mampu meningkatkan minat belajar dan motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Sehingga peserta didik merasa senang, bersemangat, dan tidak merasa bosan pada saat proses pembelajaran berlangsung
Studi Literatur Review dalam Mempelajari Teknik Tai Chi untuk Menjaga Kesehatan Mental Lansia
Lansia merupakan populasi yang rentan terhadap masalah biologis, fisik, sosial ekonomi, maupun mental seperti demensia, depresi, kecemasan dan stres. Senam tai chi merupakan satu aktivitas olahraga untuk mempertahankan kondisi kebugaran jasmani dan kesehatan mental lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam Tai chi dalam menjaga kesehatan mental lansia. Peneliti menggunakan metode literatur review, yakni analisis literatur terhadap artikel yang berhasil dikumpulkan. Tahapan pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan prinsip PICO, melaui studi literature review terhadap sumber artikel yang diakses yaitu DOAJ, PubMed, dan Googlescholar dengan batasan tahun antara 2015-2020. Kata kunci yang digunakan adalah: tai chi, mental, lansia. Ada 5 artikel yang dianggap memenuhi kriteria dan layak untuk dianalisis. Tai chi terbukti dapat mempertahankan kesehatan lansia. Tai chi bisa diberikan kepada lansia umur lebih 60 tahun yang tidak memiliki penyakit kronis, kelainan muskuloskeletal dan gangguan jiwa dengan durasi 30-40 menit, dilakukan secara kontinyu secara nyata dapat menjaga kesehatan mental lansia. Senam Tai chi merupakan terapi komplementer non farmakologi dalam menjaga kesehatan mental lansia
Prototype Alat Solar Water Heater Ditinjau dari Laju Alir Air dan Sudut Kemiringan Panel terhadap Perpindahan Panas Konveksi
Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim kemarau biasanya berlangsung dalam periode bulan april sampai september. Adanya potensi tersebut menjadi peluang yang baik untuk memanfaatkan energi sinar matahari sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan. Pemanfaatan energi sinar matahari sebagai sumber energi terbarukan perlu digalakkan dalam rangka menghemat penggunaan sumber energi fosil yang semakin menipis ketersediaannya. Paper ini menyajikan pemanfaatan energi sinar matahari sebagai pemanas air (solar water heater). Metode penelitian dilakukan berdasarkan eksperimen dengan menganalisis pengaruh laju air air (1,7; 1,9; 2,1; 2,3; 2,5) L/min dan sudut kemiringan panel (5o, 10o, 15o, 20o, 25o) terhadap temperatur air keluar dan perpindahan panas konveksi pada solar water heater dengan pipa collector stainless steel yang diberi pelapis cat berwarna hitam. Penelitian alat pemanas air ini dibuat melalui beberapa tahapan yaitu mengidentifikasi masalah, studi literatur, konsultasi dengan pembimbing, pembuatan alat, pengambilan data, analisa hasil percobaan dan pembuatan laporan. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan hasil bahwa laju alir yang optimal yaitu 2,3 L/min dengan temperatur air keluar yang dihasilkan sebesar 63,50C. Sudut kemiringan optimal ada pada sudut kemiringan 200 karena menghasilkan temperature air output sebesar 63,50C. Nilai koefisien konveksi semakin besar dengan bertambahnya laju alir air