Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Not a member yet
    184 research outputs found

    Analisis Kebutuhan Steam pada Proses Penyeduhan Daun Teh di Unit Extract Tank PT. XYZ Tanjung Morawa

    Full text link
    Daun teh yang merupakan bagian penting dari tanaman teh dapat diolah menjadi minuman teh dalam kemasan yang menjadi produk utama PT. XYZ Tanjung Morawa. Kunci keberhasilan pada produksi minuman teh dalam kemasan adalah penyeduhan daun teh yang menggunakan air panas bersuhu 90-95 ºC dimana air dipanaskan menggunakan steam di unit extract tank dengan bantuan alat plate heat exchanger. Penentuan banyaknya steam dalam proses penyeduhan daun teh diperlukan untuk menghitung nilai panas yang dilepas ke lingkungan atau yang diserap oleh daun teh selama proses penyeduhan daun teh di unit extract tank sebagai data tambahan dan informasi pendukung pabrik. Dalam penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan steam pada proses penyeduhan daun teh dengan mengumpulkan data sekunder yang langsung diperoleh dari pabrik dan menghitung jumlah panas dari komponen bahan dengan stoikiometri dan konsep panas untuk menentukan kebutuhan steam. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa dengan rata-rata suhu air panas dengan laju air sebesar 5500 L/jam maka jumlah panas yang dibutuhkan sebanyak 1.454.700,012 Kkal/jam dan steam yang dibutuhkan sebanyak 3840,6481 Kg/jam dalam proses penyeduhan daun teh sebanyak 40-50 K

    ANALISIS WAKTU PEMANASAN DAN RASIO KOMPOSISI VOLUME KEROSEN DAN MINYAK PELUMAS PADA PROSES UPGRADING BROWN COAL (UBC) TERHADAP NILAI KALOR BATUBARA

    Full text link
    Pada proses upgrading brown coal, kadar air pada batubara peringkat rendah dihilangkan dengan pemanasan dalam media minyak yang bahan utamanya adalah minyak ringan dan minyak berat. Pada variasi waktu proses menggunakan rasio 1:1:0,5 pada 1 kg batubara ukuran 20 mesh, 1 liter minyak tanah dan 5 ml minyak pelumas kemudian dipanaskan dengan temperatur sebesar 200 C pada tekanan 3 bar dengan memvariasikan waktu pemanasan 1,5 jam, 2 jam, 2,5 jam, 3 jam. Pada rasio perbandingan komposisi, digunakan perbandingan 1:1 yaitu 1 kg batubara ukuran 60 mesh dan 1 liter minyak tanah dengan variasi minyak pelumas  sebesar 0,5%, 1 %, 1,5 %, 2 % dan 2,5 % berat batubara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komposisi volume minyak tanah dan minyak pelumas yang paling optimal pada proses UBC ini. Berdasarkan hasil analisa sebelum dilakukan UBC diketahui bahwa kadar air dari sampel batubara sebesar 19,58% dan nilai kalor sebesar 3814,7810 Cal/gr kemudian setelah dilakukan proses UBC maka didapatkan peningkatan nilai kalor yang cukup signifikan, pada variasi waktu kadar air berkurang hingga 14,27 dan nilai kalor 7271,1655 terjadi pada waktu pemanasan 3 jam, pada variasi perbandingan komposisi terjadi penurunan kadar air sebesar 8,98 % dan nilai kalor 7479,0601 Cal/gr terjadi pada rasio 1:1:2,5 %.   Kata kunci: Batubara Lignit, Kadar Air, Nilai Kalor, UB

    PENGGUNAAN KATALIS NiMo/?-Al2O3 PADA PROSES HYDROTREATING MINYAK JELANTAH MENJADI GREEN DIESEL

    Full text link
    Penggunaan energi terbarukan harus menjadi perhatian utama masyarakat dan pemerintah Indonesia, tidak hanya sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan energi fosil, tetapi juga untuk menciptakan energi bersih yang ramah lingkungan. Green diesel merupakan energi terbarukan untuk menggantikan solar. Salah satu bahan yang dapat diubah menjadi green diesel adalah minyak goreng. Green diesel diproduksi dengan menggunakan proses hydrotreating pada tekanan hidrogen 3 bar. 2000 ml minyak goreng direaksikan dengan gas hidrogen (H2) menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi. Variabel non statis yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis dan jumlah katalis dan suhu. Setelah mendapatkan kondisi optimum untuk variasi jumlah katalis, penelitian dilanjutkan untuk mengetahui kondisi temperatur operasi terbaik dengan variasi temperatur 370 oC, 390 oC, 410 oC, 430 oC, 450 oC. Variasi katalis NiMo/ g-Al2O dengan 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Penggunaan katalis NiMo/?-Al2O3 sebesar 3% pada suhu 430 oC per 2000 ml sampel merupakan kondisi optimum dalam penelitian ini dan menghasilkan persentase rendemen sebesar 33,89%. Sifat fisik green diesel yang diperoleh dari penelitian ini meliputi densitas (764,41– 787,29kg/m3), viskositas kinematik (2,55–2,72mm2/s), kadar air (4003,48 -6094,38 ppm) , dan titik nyala (48,6 – 57,5 oC)

    Rancang Bangun Alat Pemantau Kadar pH, Suhu Dan Warna Pada Air Sungai Berbasis Mikrokontroller Arduino

    Full text link
    Bagi kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya Air Merupakan sumber daya alam yang sangat penting. Pencemaran air khususnya air sungai sangat perlu diawasi dan perhatikan seiring semakin cepatnya proses pembangunan yang ada. Teknologi yang dapat dilakukan untuk memantau besaran kadar pH, Suhu dan Warna yaitu sistem berbasis Mikrokontroller Arduino yang memiliki kemampuan untuk membaca dari sensor yang akan di teruskan ke LCD. Pada riset ini dikembangkan sistem pemantau kadar pH, Suhu dan Warna yang menggunakan metode mikrokontroller  berbasis Arduino Uno, dimana hasilnya dapat di lihat pada layar LCD  yang telah disambungkan dengan mengambil sampel dari berbagai jenis air sungai. Sensor pada tiap node di hubungkan ke Arduino Uno sebagai unit pemroses, informasi yang dibaca dari sensor di kirim ke node LCD melalui kabel jumper. Sehingga hasil-hasil pembacaan dari sensor yang ada akan menghasilkan nilai-nilai yang ada baik dari sensor pH, sensor suhu dan sensor Warna yang akan tampil di LCD

    183

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇