Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Aplikasi Penyewaan Lapangan Futsal di Pusat Olahraga Orion Purwokerto Berbasis Android
Reservasi tempat secara offline atau langsung mendatangi lokasi pemesanan bisa dibilang sudah tidak efektif. Selain menghabiskan waktu sehari-hari, orang-orang juga butuh tenaga ekstra untuk mendatangi lokasi penyewaan. Hal ini membuat proses reservasi menjadi kurang efektif dan efisien. Pada saat ini, Orion Sport Centre Purwokerto masih menggunakan metode konvensional dalam proses penyewaan lapangannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sebuah sistem reservasi lapangan di Orion Purwokerto berbasis android agar proses reservasi menjadi lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Aplikasi ini menyediakan beberapa fitur seperti pilih lapangan, pilih waktu bermain, upload bukti pembayaran, serta data riwayat transaksi. Hasil dari uji Blackbox menunjukan bahwa pada semua menu yang dibuat sudah menunjukan hasil valid atau seperti yang diharapkan pengembang aplikasi. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian User Acceptance Testing, didapatkan rata rata dari setiap pertanyaan sebesar 86.33% yang termasuk ke dalam kategori sangat baik sehingga menunjukan bahwa aplikasi penyewaan lapangan Orion layak untuk digunakan
Pengolahan Limbah Plastik Jenis Polypropylene (PP) dan Low Density Polyethylene (LDPE) Menjadi Bahan Bakar Cair Melalui Proses Catalytic Thermal Cracking Menggunakan Katalis FCC
Setiap tahunnya penggunaan plastik yang semakin meningkat mengakibatkan jumlah sampah plastik yang sulit terurai semakin tinggi. Upaya mengelola sampah plastik melalui penimbunan dan pembakaran dinilai kurang tepat dan berdampak buruk bagi lingkungan. Proses Catalytic Thermal Cracking (CTC) merupakan metode yang tepat dan menguntungkan untuk mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar cair. Pada penelitian ini, pengolahan limbah plastik jenis Polypropylene dan Low Density Polyethylene menjadi bahan bakar cair melalui Proses CatalytIc Thermal Cracking berlangsung pada temperatur CTC 200 oC, 350 oC, 300 oC, 350 oC dan 400oC dengan jumlah katalis FCC sebanyak 10%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh temperatur CTC terhadap % yield, sifat fisik dan komposisi senyawa bahan bakar cair yang diperoleh. Dari penelitian yang dilakukan, didapat temperatur optimum Catalytic Thermal Cracking pada Polypropylene dan Low Density Polyethylene yaitu temperatur 400 oC dengan jumlah % yield produk bahan bakar cair tertinggi sebesar 30,29 % untuk Polypropylene dengan nilai Density, oApi Gravity, Viscosity dan Calorific Value masing-masing yaitu: 0,7536 gr/ml, 0,8010 cSt dan 11.206 Kcal/Kg. Sedangkan untuk Low Density Polyethylene % yield produk bahan bakar cair tertinggi sebesar 23,09 % dengan nilai Density, oApi Gravity, Viscosity dan Calorific Value masing-masing yaitu: 0,7508 gr/ml, 0,9856 cSt dan 11.215 Kcal/Kg
Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing untuk Meningkatkan Kemandirian dan Prestasi Belajar Menghitung Jarak, Waktu, dan Kecepatan pada Siswa Kelas V
Penelitian ini berdasarkan atas kondisi nyata rendahnya kemandirian dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Gunungsari, khususnya pada mata pelajaran Matematika dengan materi menghitung jarak, waktu, dan kecepatan dan guru yang belum menggunakan model pembelajaran yang tepat serta cenderung membosankan bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan: (1) Proses pembelajaran model Snowball Throwing dapat meningkatkan kemandirian dan prestasi belajar siswa dalam menghitung jarak, waktu, dan kecepatan pada siswa kelas V, (2) Peningkatan kemandirian siswa dalam belajar menghitung jarak, waktu, dan kecepatan setelah dilakukan pembelajaran model Snowball Throwing pada siswa kelas V, (3) Peningkatan prestasi siswa dalam belajar menghitung jarak, waktu, dan kecepatan setelah dilakukan pembelajaran model Snowball Throwing pada siswa kelas V. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Prosedur dalam setiap siklus mencakup langkah-langkah: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, 4) refleksi. Hasil penelitian ini adalah ini adalah dengan adanya pembelajaran metode snowball throwing, terdapat peningkatan proses pembelajaran yang ditandai dari 4 siswa yang antusias pada prasiklus menjadi 7 siswa pada siklus I, dan meningkat menjadi 9 siswa pada siklus II, adanya peningkatan kemandirian siswa, serta adanya peningkatan prestasi belajar siswa. Terdapat peningkatan kualitas proses pembelajaran yang baik, pada guru maupun siswa
Penentuan Kebutuhan Injeksi Ammonia untuk Meningkatkan pH pada Air Umpan Boiler: Studi Kasus di PT. XYZ Sumatera Utara
Air umpan boiler di PT. XYZ berasal dari air laut. Pengolahan air laut menjadi air umpan boiler melewati beberapa tahapan dengan tujuan untuk menghilangkan pengotor, kadar garam, ion-ion dan gas terlarut yang ada pada air laut. Salah satu parameter mutu air umpan boiler adalah memiliki pH dengan standar pabrik 9,2-9,6. pH yang tidak memenuhi standar pabrik dapat menyebabkan korosi pada pipa dan boiler. Untuk mencapai pH yang sesuai dengan standar pabrik maka harus dilakukan treatment lanjutan berupa penambahan ammonia yang mampu meningkatkan pH pada air umpan boiler. Dalam penelitian ini dilakukan penentuan kebutuhan injeksi ammonia untuk meningkatkan pH pada air umpan boiler. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer langsung dari pabrik, analisa pH sampel dengan pH meter dan penentuan kebutuhan ammonia dengan perhitungan stoikiometri. Dari analisa dan perhitungan diperoleh hasil bahwa rata-rata kebutuhan ammonia yang sesuai standar pabrik untuk meningkatkan pH air umpan boiler adalah 0,0843 Kg/jam dengan rentang pH 9,2-9,53. Semakin tinggi frekuensi bukaan pompa maka kenaikan pH air umpan boiler semakin turu
Analisa Pengaruh Ask Content Terhadap Nilai Kalor Batubara Pada PT. Tribhakti Inspektama Samarinda
Seiring dengan meningkatnya harga minyak dan gas bumi maka batubara sebagai bahan bakar alternatif sangat diharapkan dapat mengantisipasi kekurangan energi dengan meningkatkan pemanfaatannya untuk keperluan domestik, bahan bakar pembangkit tenaga listrik, dan lain sebagainya. Beberapa negara memiliki sistem klasifikasi batubara secara spesifik. Klasifikasi tersebut digunakan untuk menggolongkan batubara berdasarkan pemanfaatannya. Berdasarkan standar SNI 13-6011-1999 klasifikasi batubara di indonesia dibagi menjadi dua yaitu brown Coal dan hard coal. Umumnya, untuk mengetahui kualitas batubara dilakukan analisa kimia berupa analisis proksimat atau analisis ultimat. Tujuan dari penelitian ini adalah unuk mengetahui pengaruh kadar abu terhadap nilai kalor pada batubara. Indonesia sebelum mengekspor batubara ke negara-negara lain batubara terlebih dahulu diuji dan dianalisis untuk menentukan layak atau tidak untuk di berikan sesuai permintaan konsumenKadar abu merupakan kotoran yang tidak akan terbakar kandungannya berkisar 5%-40%. Oleh karena itu dilakukan analisis proximate untuk mengetahui pengaruh ash content. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari studi literatur, pengolahan sampel dan analisis data. Pengolahan sampel dengan cara menentukan Ash Content dan nilai kalor pada sampel batubara. Adapun cara menentukan Ash content yaitu dengan menimbang sampel batubara dengan berat tertentu kemudian dipanaskan hingga suhu 750?.dalam menentukan nilai kalor dampel batubara yang dianalisis menggunakan alat bomb calorimeter. Ash Content dan Nilai Kalor pada tujuh sampel yang di analisis yaitu sampel BB1 memiliki Ash Content 5,43 dengan nilai kalor 6007, sampel BB2 memiliki Ash Content 7,96 dengan nilai kalor 5752, sampel BB3 memiliki Ash Content 10,62 dengan nilai kalor 4780, sampel BB4 memiliki Ash Content 13,42 dengan nilai kalor 4712, sampel BB5 memiliki Ash Content 21,82 dengan nilai kalor 4154, sampel BB6 memiliki Ash Content 35.57 dengan nilai kalor 3218 dan sampel BB7 memiliki Ash Content 55,93 dengan nilai kalor 1921. Dapat disimpulkan bahwa nilai Ash Content sangat berpengaruh terhadap nilai kalor yang dihasilkan
MODIFIKASI KATALIS NiMo/?-Al2O3 DENGAN PENAMBAHAN PROMOTOR K DAN P UNTUK MENGONVERSI CRUDE PALM OIL MENJADI GREEN DIESEL
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh katalis dengan metode impregnasi kering, mendapatkan persen yield tertinggi dari proses hydrotreating dan produk yang memiliki karakteristik seperti bahan bakar diesel dari minyak bumi. Variabel tidak tetap yang digunakan pada penelitian ini berupa jumlah katalis, pada waktu reaksi 5 jam. Katalis NiMo/ ?-Al2O3 dibantu promotor P dan K berfungsi dalam mengurangi pembentukan coke dan meningkatkan penguraian molybdenum di dalam katalis. Parameter yang akan diamati adalah densitas, viskositas, kadar air, titik nyala, persen yield, nilai kalor, dan cetane number. Pemakaian katalis sebesar 40g dalam 2000 ml sampel merupakan kondisi optimum pada penelitian ini dan menghasilkan persentase yield sebesar 34,46%. Sifat fisik green diesel yang diperoleh dari penelitian ini, antara lain densitas (773,94 –778,26 kg/m3), viskositas (2,41 – 2,58 mm2/s), dan titik nyala (55,1 – 56,9 ?)
PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DALAM PROSES PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT
Kompos merupakan jenis pupuk yang berasal dari hasil akhir penguraian sisasisa hewan maupun tumbuhan yang berfungsi sebagai penyuplai unsur hara tanah sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki tanah secara fisik, kimiawi, maupun biologis. Pada proses pengomposan dapat terjadi secara aerobik atau anaerobik. Pada penelitian kali ini menggunakan proses aerobic (mikroba menggunakan oksigen dalam proses dekomposisi bahan organic). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pupuk organic padat dari tandan kosong kelapa sawit, dengan memvariasikan konsentrasi MOL yakni, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Sehingga didapatkan kadar N tertinggi pada konsentrasi 10% yakni 0,150 mg/l, kadar P sebesar 0,151 mg/l pada konsentrasi 10% dan Kadar K sebesar 354,253 mg/l pada konsentrasi 15%
Implementasi Nilai Pancasila Sebagai Pendidikan Moral Bagi Anak Bangsa
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam dengan mencari relevansi dan teori-teori mengenai implementasi nilai pancasila sebagai pendidikan moral bagi anak bangsa. Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, perilaku moral anak bangsa merupakan salah satu hal yang sangat penting yang perlu ditingkatkan dan perlu untuk selalu mendapat perhatian. Dapat dilihat pada masa perkambangan teknologi yang semakin pesat dan banyaknya sebuah perubahan, krisisnya perkembangan moral anak bangsa semakin lama semakin buruk dan banyaknya kasus penyimpangan moral pada anak bangsa. Agar anak bangsa memiliki kepribadian yang mandiri, menjadi warga negara yang demokratis, bertanggung jawab, mampu mengenal nilai-nilai moral, memiliki komitmen moral terhadap perilaku yang konsisten dengan nilai-nilai moral serta memahami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari- hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau pendekatan secara deskriptif dimana teori ataupun dasar pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan buku. Pendidikan moral mencakup pada pendekatan dan metode yang mengajarkan pada anak bangsa tentang pengetahuan, bersikap, keteramilan, keyakinan, dan tingkah laku moral yang baik, adil, benar, jujur, peduli terhadap sesama dan lain-lai
Analisis Sentimen Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 Menggunakan Convolution Neural Network (CNN)
Pemilihan kepala daerah 2020 menjadi kontroversi, sebab dilaksanakan ditengah pandemi covid-19. Komentar muncul di berbagai lini media sosial seperti twitter. Banyak masyarakat yang setuju pilkada dilanjutkan, namun banyak juga yang perpendapat untuk menunda pilkada sampai masa pandemi berakhir. Melihat perbedaan pendapat seperti ini, perlu dilakukan analisis sentimen, dengan tujuan untuk memperoleh persepsi atau gambaran umum masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada 2020 saat pandemi covid-19. Sebanyak 500 tweet diperoleh dengan cara crawling data dari twitter API menggunakan library tweepy, bedasarkan keyword yang telah ditentukan. Dataset yang didapat diberi label ke dalam dua kelas, negatif dan positif. Penelitian ini mengusulkan pendekatan deep learning dengan algoritma Convolution Neural Network (CNN) untuk klasifikasi, yang terbukti efektif untuk tugas Natural Language Processing (NLP) dan mampu mencapai kinerja yang baik dalam klasifikasi kalimat. Percobaan dilakukan dengan menerapkan 4-layer convolutional dan mengamati pengaruh jumlah epoch terhadap akurasi model. Variasi epoch yang digunakan adalah 50, 75, 100. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, metode CNN dengan dataset pilkada ditengah pandemi mendapatkan akurasi tertinggi sebesar 90% dengan 4-layer convolutional dan 100 epoch. Didapatkan pula bahwa, semakin banyak epoch yang digunakan dalam model, akurasi cenderung meningkat
Implementasi Metode Profile Matching dalam Pembuatan Tes Psikologi untuk Pemetaan Karir Berdasarkan Minat dan Kepribadian
Minat dan kepribadian sangat penting untuk diketahui oleh masing-masing orang. Hampir dipastikan jika seseorang mengetahui minat dan kepribadian yang tepat maka ia tak akan salah melangkah ke jalan karir yang bukan menjadi minat dan kepribadian yang ada dalam dirinya. Pada saat ini alat yang dapat memetakan minat dan kepribadian hanya dapat dilakukan melalui tes psikologi. Khususnya pada penelitian ini melakukan pengembangan tes psikologi menjadi terkomputerisasi. Pengembangan tes menjadi digital perlu dilakukan untuk memperoleh hasil yang cepat, maksimal, dan akurat. Hasil penelitian ini adalah berupa hasil pemeriksaan psikologis yang berisi tentang hasil pemetaan minat, pemetaan kepribadian dan rekomendasi bidang karir yang cocok untuk peserta tes berdasarkan dari sisi psikologis peserta tes. Metode penelitian yang diterapkan menggunakan metode waterfall. Pengembangan tes psikologi minat dan kepribadian menggunakan model CBT (Computer Based Test) yang berisi tes minat (RIASEC) dan tes kepribadian (DISC). Tes minat menggunakan teori Holland, sedangkan tes kepribadian menggunakan teori Marston. Sistem ini diisi dengan 31 data karir. Untuk menghasilkan karir pada masing-masing peserta tes menggunakan metode profile maching atau biasa disebut group algorithm programing (GAP) yang dikombinasikan nilai tes minat dan nilai tes kepribadian. Sistem telah diuji coba dengan 50 peserta tes dan hasil telah divalidasi oleh pakar (Psikolog). Hasilnya didapatkan 90% hasil karir valid dan 10% tidak valid, yang menunjukan bahwa aplikasi sistem pakar ini sangat efektif