Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
Not a member yet
    1082 research outputs found

    Design of Lean Manufacturing to Improve Efficiency of The Coffee Agro-Industry Supply Chain

    Full text link
    nappropriate material processing and supplying activities in a coffee agro-industry supply chain potentially lead to excessive waste, resulting in very low efficiency. Efficiency in the coffee agro-industry supply chain has to be considered, since the coffee agro-industry provides relatively high contribution to GDP, approximately 13.7%. Wasteful activities may significantly affect the GDP earned if not being eliminated. This study was aimed to identify waste produced along the coffee agro-industry supply chain and provide recommendations for improving supply chain efficiency, from the harvesting to the ground coffee processing. Actors of the coffee agro-industry supply chain consist of various parties, i.e. farmers, collectors, processors, and consumers. The supply chain is comprised of internal, external, and overall activities in which material and information flows are integrated within business units that traverse simultaneously between direct suppliers and consumers. In order to achieve optimum results, efficiency improvement by eliminating all sources of waste must be carried out at each stage. The method used to obtain this efficiency was Lean manufacturing, initiated with identifying waste using Process Activity Mapping (PAM), followed by identification with Current Value Stream Mapping (VSM). The efficiency value of the current condition was 93,9%. This shows the condition is good and there is no waste in time. There are other waste that needs to be analyzed, namely motion analysis and process. Keywords - Coffee, Efficiency, Supply Chain, Process Activity Mapping, Value Stream Mapping

    Pelatihan Kewirausahaan bagi Masyarakat Kawasan Baduy untuk Mendukung Perekonomian Desa Nayagati

    Full text link
    Pelatihan Kewirausahaan bagi Masyarakat Kawasan Baduy dirancang untuk membantu pertumbuhan ekonomi Desa Nayagati. Masyarakat setempat masih menghadapi beberapa tantangan saat mengeksplorasi potensi ekonomi lokal. Salah satu masalah utama yang dihadapi mitra adalah banyak tantangan saat berusaha menjadi wirausahawan, terutama terkait dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola usahanya.Tujuan dari program ini adalah untuk untuk membangun dan mengelola usaha mereka sendiri, program ini juga mendorong perekonomian lokal dengan memberikan peluang kerja baru dan memberdayakan masyarakat setempat dan berkelanjutan. Ada 100 (seratus) orang dari masyarakat Desa Nayagati yang mengikuti acara tersebut. Metode pelaksanaan termasuk pendekatan interaktif dan partisipatif, seperti praktik langsung, diskusi kelompok, dan penyuluhan. (1) menentukan kebutuhan pelatihan, (2) menyediakan materi kewirausahaan seperti perencanaan usaha dan strategi pemasaran, (3) memberikan pelatihan tentang praktik pengolahan dan pengemasan produk lokal, dan (4) evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan 14,26% yang lebih baik dalam kewirausahaan. Peserta dapat membuat rencana bisnis yang sederhana, membuat kemasan produk yang menarik, dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk. Kegiatan ini berhasil mendukung upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Nayagati, sehingga tujuan pelaksanaan tercapai dengan baik.Kata kunci: Masyarakat Baduy, Pengembangan Ekonomi, Pelatihan Kewirausahaan

    Strategi Digital Public Relations Camille Beauty Melalui Tiktok @Camillebeauty_Official

    Full text link
    ABSTRACT. Camille Beauty in 2019 was not well known by the public or TikTok users when creating content and was less popular. Therefore, researchers want to examine how Camille Beauty can rise and be recognized by TikTok users through digital media. This research method uses descriptive research with a qualitative approach. The data analysis method in this research is qualitative descriptive analysis, the researcher processes and presents the data that has been collected. The sources in this research were marketing managers, social media specialists, and H&R from Camille Beauty. The data collection method uses in-depth interviews and documentation. The key person in this research is Mrs. Rani who serves as a social media specialist at Camille Beauty. The information person in this research is Mr. Levian as the marketing manager of Camille Beauty. In testing the validity of this research, triangulation was used using source triangulation. The results of this research inform the following things, namely; (1). Camille Beauty uses digital media as a forum for communicating with consumers as a way of communicating with the public. (2). Using TikTok as a means of digital media is the best choice for Camille Beauty because Camille Beauty can get good information or responses. The results of this research show that the activities carried out by Camille Beauty through Tiktok @camillebeauty_official are successful in using digital media, because Camille Beauty can be well known by Tiktok users by always actively interacting with Tiktok users every day.

    Keintransitifan Terbelah dalam Bahasa Arab

    Full text link
    The phenomenon of split-intransitivity divides intransitive verbs into two types, namely unergative and unaccusative which differ in syntactic structure and semantic role. As a complex language and rich in morphological systems, Arabic does not explicitly distinguish between the two verbs. So this research is conducted to find out the split ditransitive especially unergative verbs and unaccusative verbs found in Arabic. This research is a qualitative research. Data in the form of sentences that use unergative and unaccusative verbs in Arabic, collected through documentation studies from the third edition of the book Arabic Verbs and Essential Grammar and related scientific journals, then analyzed using the agih method with direct element division and form change techniques. The result of the research is that unergative verbs (al-af‘āl al-lāzimah) in Arabic include various categories, namely character verbs, instinct verbs, behavior verbs, color verbs, physical and emotional state verbs, and verbs with fa’ula patterns. While unaccusative verbs (al-af‘āl al-muṭāwa‘ah) include various patterns such as the transition of object to subject without any change in verb form, passive construction and morphosyntactic affixation process.Keywords – Arabic, Split Intransitivity, Unaccusative, Unergative

    Analisis Pemahaman Budaya Tiongkok dan Indonesia dalam Mengatasi Gegar Budaya pada Dunia Kerja

    Full text link
    The development of the era from time to time has a significant impact on the world economic sector. This is also experienced by Indonesia and China. In recent decades, the two countries have established harmonious diplomatic relations, one of which is international cooperation in the economic sector. The results of this cooperation have caused many foreign workers from China to come to Indonesia. Due to cultural differences, this often creates challenges in understanding and adapting, therefore culture shock always accompanies workers from China, causing communication barriers that lead to misunderstandings. The purpose of this study is to identify and find solutions to culture shock that occurs in Chinese workers. This study is a qualitative study with a focus on an in-depth understanding of the phenomenon of the problems that occur, discussing existing problems in more depth. From the results of the study, it was found that to overcome culture shock, foreign workers from China and Indonesia must learn to understand and adapt to each other, in this case Mandarin has an important role not only in bridging the process of cultural adaptation between foreign workers from China and local Indonesian workers but also as a means of understanding values and norms, overcoming differences in cultural backgrounds and strengthening relations between the two parties.Keywords – China, Culture, Culture Shock, Indonesia

    Peningkatan Pengetahuan Kelompok Kader Posyandu di Desa Rawa Panjang Terkait ASI Eksklusif Melalui Pemberian Edukasi Gizi

    Full text link
    Abstrak Desa Rawa Panjang merupakan wilayah dengan pengetahuan yang kurang tentang pentingnya ASI eksklusif, yang berdampak pada tingginya risiko stunting dan gangguan perkembangan bayi. ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain pada bayi usia 0-6 bulan, yang berperan penting untuk memenuhi kebutuhan gizi optimal bagi tumbuh kembangnya. Kegiatan Pemberdayan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang ASI eksklusif melalui edukasi gizi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus dengan melibatkan 22 kader dari Desa Rawa Panjang. Sesi edukasi disampaikan melalui ceramah, didukung media leaflet dan presentasi PowerPoint yang memuat manfaat ASI eksklusif, pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta panduan pemberian makan bayi. Sesi tanya jawab melengkapi edukasi, diikuti pre test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan kader posyandu mencapai 13%. Pengetahuan kader mencapai kategori pengetahuan "baik" setelah edukasi. Program ini diharapkan dapat mendukung pemberian ASI eksklusif di Desa Rawa Panjang, membantu menurunkan angka stunting, dan meningkatkan kesehatan bayi.Kata kunci: ASI Eksklusif, Edukasi Gizi, Pengetahuan

    Pengaruh Affiliate Marketing dan Sales Promotion terhadap Impulsive Buying pada Marketplace Lazada

    Full text link
    Peningkatan pengguna E-Commerce membuktikan tingginya masyarakat dalam berbelanja online, namun ternyata terdapat masalah pada perilaku keputusan pembelian di masyarakat Indonesia memiliki tendensi pembelian produk secara spontan yang disebut dengan Impulsive Buying yang cukup tinggi. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi dampak Sales Promotion dan Affiliate Marketing terhadap Impulsive Buying dengan mengkaji peran Customer Trust sebagai variabel intervening. Analisis data yang digunakan mencakup analisis deskriptif dan faktor tanggapan survei. Metode kuantitatif dan analisis jalur (Path Analysis) digunakan sebagai metode analisis penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling yaitu metode nonprobability sampling. Seratus peserta dipilih berdasarkan kriteria sebagai sampel penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh langsung variabel Affiliate Marketing dan Customer Trust terhadap Impulse Buying. Dan adanya pengaruh tidak langsung variabel Affiliate Marketing dan Sales Promotion terhadap Impulse Buying melalui variabel Customer Trust. Sementara jelas tidak ada pengaruh langsung Sales Promotion terhadap Impulse Buying.Kata Kunci - Affiliate Marketing, Customer Trust, Impulsive Buying, Sales Promotio

    Edukasi KUACI (Kurangi Asupan Micin) Melalui Media Komik Bagi Siswa-Siswi Kelas 5 MI Al-Falah Pancoran Barat

    Full text link
    Abstrak Usia atau masa pertumbuhan anak-anak lebih sensitif terhadap efek Monosodium glutamate (MSG) dibandingkan kelompok dewasa. Pada MI Al-Falah belum terdapat pembatasan akses  jajanan sekolah yang tidak sehat dan belum terdapat paparan edukasi mengenai pembatasan konsumsi jajanan yang tinggi kandungan MSG. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar mengenai MSG. Kegiatan dilaksanakan di MI Al-Falah, Pancoran Barat, Jakarta Selatan. Subjek dalam kegiatan ini adalah 26 siswa kelas 5 berusia 11–12 tahun. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian penyuluhan gizi bertema “Kurangi Asupan MSG” (KUACI), dengan menggunakan media komik. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan (p-value = 0,007) dan sikap (p-value = 0,001) sebelum dan sesudah penyuluhan gizi KUACI. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi gizi KUACI terbukti dapat meningkatkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap, masing-masing sebesar 6,93 dan 5,53 poin, siswa kelas 5 dalam mengurangi asupan MSG di MI Al-Falah, Pancoran Barat, Jakarta Selatan. Kata kunci: Komik, Monosodium Glutamat, Pengetahuan, Sikap

    Komodifikasi dan Budaya Partisipatif Media Sosial dalam Komunikasi Pemasaran Produk Skincare di Aplikasi TikTok

    Full text link
    This study aims to analyze the marketing communication strategies of skincare products on TikTok using the media commodification theory and participatory social media culture. In the digital era, TikTok is not only a medium for entertainment but also a strategic channel for building consumer engagement through creative content. This study used a qualitative content analysis method on five viral skincare promotional campaigns on TikTok. The analysis results show that the commodification process occurs at the content, audience, and platform levels, while participatory social media culture encourages active audience involvement in the process of disseminating promotional messages. This study concludes that marketing communication on social media has undergone a transformation, from being one-way to collaborative and community-based

    Komunikasi Intrapersonal dan Spiritualitas dalam Niat Berwirausaha Mahasiswa Digital

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi intrapersonal dan spiritualitas terhadap niat berwirausaha mahasiswa berbasis digital dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Di tengah arus transformasi digital dan meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam usaha mandiri, perlu pemahaman mendalam tentang faktor internal yang mendorong intensi berwirausaha. Penelitian ini menekankan pentingnya peran komunikasi transendental sebagai bentuk komunikasi vertikal antara individu dengan Tuhan dan nilai-nilai spiritual seperti kejujuran, kerja keras, dan doa, yang diyakini membentuk sikap positif dalam berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif eksplanatori dengan teknik survei terhadap 150 mahasiswa wirausaha aktif di lima perguruan tinggi di Jakarta. Instrumen penelitian mengukur tiga variabel utama TPB: sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan perceived behavioral control, serta dimensi spiritualitas sebagai penguatan sikap. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel spirituallitas dan sikap terhadap perilaku yang berpengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha, sementara dua variabel lainnya tidak signifikan. Temuan ini diperkuat dengan analisis reflektif bahwa komunikasi transendental (seperti doa) menjadi sumber motivasi dan stabilitas psikologis mahasiswa dalam mengambil keputusan wirausaha. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas model TPB dengan mengintegrasikan aspek keagamaan dan dakwah dalam proses pembentukan niat berwirausaha.  Kata kunci: Digital Entepreneurship; Komunikasi Intrapersonal; Niat Berwirausaha; Spiritualita

    1,022

    full texts

    1,082

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇