Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
Not a member yet
1082 research outputs found
Sort by
Peningkatan Literasi Digital Siswa SMK melalui Pelatihan Iklan Kreatif Berbasis Fotografi Produk untuk Mendukung Ekonomi Inovatif di SMKN 33 Pulogadung
AbstrakMitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 33 Pulogadung yang menghadapi permasalahan rendahnya literasi digital, khususnya dalam pembuatan iklan kreatif berbasis fotografi produk untuk mendukung kegiatan ekonomi inovatif. Minimnya kemampuan mengemas konten visual yang menarik serta pemanfaatan media sosial secara optimal menjadi hambatan bagi siswa untuk mengembangkan promosi usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pelatihan pembuatan iklan kreatif yang terintegrasi dengan keterampilan fotografi produk dan strategi pemasaran digital. Kegiatan diikuti oleh 50 siswa dari berbagai jurusan SMKN 33. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Tahapan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual, keterampilan teknis, serta pengalaman langsung dalam membuat materi promosi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam membuat konten iklan kreatif yang sesuai dengan prinsip pemasaran digital. Peserta mampu menghasilkan foto produk yang layak publikasi, mengolahnya menjadi materi iklan, dan memanfaatkan platform digital untuk promosi. Selain itu, kegiatan ini memicu lahirnya ide-ide usaha baru berbasis kreativitas visual, sehingga mendukung terbentuknya generasi muda yang melek digital dan mampu berkontribusi dalam ekonomi inovatif. Kata kunci: Ekonomi Inovatif, Fotografi Produk, Iklan Kreatif, Literasi Digital, Siswa SMK
Aktivitas Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhimurium dan Staphylococcus aureus
Most infectious diseases occur in the digestive tract caused by Salmonella typhimurium, while in the respiratory tract caused by Staphylococcus aureus. Continuous use of antibiotics as a treatment for bacterial diseases can result in resistance, therefore it needs to be balanced with the discovery of herbal medicines. Jatropha curcas is thought to have the ability to inhibit the growth of gram-positive and gram-negative bacteria. The purpose of this study was to obtain data and information on the antibacterial activity of Jatropha curcas leaf extract. This study used the paper disc diffusion method with 6 treatments and 3 repetitions. The treatments used were positive control (chloramphenicol), negative control (DMSO), and concentration of Jatropha curcas leaf extract of 10%; 20%; 40% and 80%. The results showed that Jatropha curcas leaf extract at concentrations of 10%, 20%, 40% and 80% had an effect on the growth of Salmonella typhimurium with the average inhibition zone obtained being 9.78; 9.19; 11.95; and 16.88 mm. At concentrations of 10%, 20%, 40% and 80%, it has an effect on the growth of Staphylococcus aureus with the average inhibition zone results obtained being 13.23; 14.83; 16.01; and 18.03 mm.Keywords – Jatropha Leaf Extract, Salmonella Typhimurium, Staphylococcus Aureus
Minyak Kelapa dan Potensi Sifat Fungsionalnya untuk Kesehatan dan Industri Pangan
Coconut oil is one of the flagship products derived from coconut (Cocos nucifera L.), renowned for its economic value and significant health benefits. As one of the world’s largest coconut producers, Indonesia has considerable potential to develop coconut-based products, especially coconut oil. This article aims to provide a comprehensive overview of various types of coconut oil, including Virgin Coconut Oil (VCO), Crude Coconut Oil (CCO), and Refined Coconut Oil (RCO), along with their extraction processes, bioactive compounds, potential health benefits, and applications in food products. This literature review was conducted by selecting 58 reputable scientific articles published between 2015 and 2025. Coconut oil is known to contain functional compounds such as medium-chain fatty acids (MCFA), polyphenols, tocopherols, flavonoids, and phytosterols. These compounds demonstrate various pharmacological effects, including anti-inflammatory, antimicrobial, antioxidant, blood sugar regulation, anti-Alzheimer’s, and protection against coronary heart disease and obesity. In the food sector, coconut oil is used as a substitute for animal fats, as a structural fat (e.g., oleogel), as an emulsifier, and it is also developed into powder form. These findings support the potential utility of coconut oil, particularly VCO, to be developed as a functional and therapeutic food ingredient based on scientific evidence.Keywords – Coconut Oil, VCO, MCFA, Bioactive compounds, Functional food, Health benefits
Dual Sistem Keamanan Pada Pintu Dengan Pengenalan Wajah Local Binary Pattern Histogram (LBPH) Dan Sidik Jari serta Notifikasi Telegram
Conventional door security systems, such as padlocks and manual keys, have weaknesses, including vulnerability to duplication and the risk of loss. Biometric-based systems, such as facial recognition, offer a more reliable solution through unique user identification. This study develops a door security system using the Local Binary Pattern Histogram (LBPH) method for facial recognition, complemented by fingerprint verification as an additional security layer and real-time notifications via the Telegram application. The LBPH method was chosen for its ease of implementation and processing speed, although it has limitations such as sensitivity to lighting changes and potential recognition errors due to similar facial textures. The system utilizes LBPH for initial authentication, followed by fingerprint verification. Users also receive real-time notifications via Telegram to monitor access attempts. Testing showed a facial recognition accuracy of 85% under bright lighting conditions at distances of 30–150 cm, but it decreased to 65% in dim lighting. Fingerprint verification took approximately 2 seconds, while notification delivery required 1–2 seconds on a stable internet network. This system enhances security by ensuring only registered users can unlock the door. If facial recognition fails, the door remains locked without valid fingerprint verification.Keywords - Face Recognition, Fingerprint Sensor, LBPH, Security System, Telegram Notification
Mutu Fisikokimia & Organoleptik Es Krim Buah Kundur (Benincasa hispida)
Ice cream is a popular food product, but innovation using local ingredients remains limited. This study evaluates the effect of winter melon (Benincasa hispida) addition on the physicochemical and organoleptic qualities of ice cream to support product diversification and enhance nutritional value. The research employed a Randomized Block Design (RBD) with variations: 10% and 25% winter melon in diced or puréed forms. Parameters analyzed included melting rate, Overrun, crude fiber content, vitamin C levels, and organoleptic tests (taste and mouthfeel) using a hedonic scale (25 panelists). Results showed that P1 (10% diced winter melon) yielded the best performance with the highest organoleptic scores (taste: 4.08; mouthfeel: 4.29) and the highest total effectiveness (0.720). P2 (25% diced winter melon) recorded the highest vitamin C and crude fiber content but had lower organoleptic acceptance. Formulations P3 and P4 (puréed winter melon) showed balanced results but did not surpass P1. The P1 formulation, combining whipped cream, low-calorie sugar, and 10% diced winter melon, was the best combination, meeting physical, chemical, and organoleptic quality standards. The use of winter melon not only enhances the nutritional value of ice cream but also supports diversification based on local resources.Keywords - Ice Cream, Wax Gourd, Benincasa hispida, Physicochemical Quality, Organoleptic
Melayari Ruang Kerja Multikultural Wawasan dari Pendekatan Klasik Terhadap Proses Pengambilan Keputusan pada PT Skincara Global Indonesia
Globalisasi telah membawa keberagaman individu ke dalam organisasi, menciptakan tantangan dan peluang dalam pengelolaan sumber daya manusia. Keberagaman ini mencakup budaya, gender, hingga latar belakang profesional, yang bila tidak dikelola dengan baik, dapat memicu konflik di tempat kerja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan manajemen yang tidak hanya berfokus pada efisiensi tetapi juga adaptif terhadap keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kompleksitas dalam mengelola keberagaman di tempat kerja dengan menggunakan pendekatan klasik dan strategi modern sebagai kerangka analisis. Studi ini dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi di PT Skincara Global Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip manajemen klasik, seperti manajemen ilmiah Taylor dan administrasi ilmiah Fayol, masih relevan untuk mendukung efisiensi organisasi. Namun, pendekatan ini harus dilengkapi teori hubungan manusia dan pendekatan budaya yang menekankan nilai inklusivitas. Strategi manajemen inklusif yang diterapkan, seperti pelatihan lintas budaya dan kebijakan rekrutmen inklusif, terbukti meningkatkan kerjasama tim, mengurangi konflik, dan memaksimalkan kontribusi karyawan dari berbagai latar belakang. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika global.Kata Kunci - Emosi Di Tempat Kerja, Inklusivitas, Keberagaman Organisasi, Pendekatan Klasik, Pengambilan Keputusa
Pengambilan Keputusan Pengembangan Produk Menggunakan Pohon Keputusan pada Industri Kosmetik
Ketika dihadapkan pada situasi ingin mengembangkan produk baru, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang ada di setiap kondisi yang dapat mempengaruhi profit yang akan diperoleh. Profit merupakan indikator terpenting dalam skala kecil maupun skala besar, untuk menghasilkan profit tersebut perlu mengambil langkah yang benar dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengambilan keputusan terbaik, karena keputusan yang tidak tepat akan menghasilkan kerugian yang besar. Metode pohon keputusan dapat digunakan untuk menentukan keputusan terbaik yang akan memberikan profit terbesar. Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi oleh perusahaan kosmetik ABC dalam memilih investasi yang berdampak pada keuntungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan alternatif proyek yang paling menguntungkan, dengan menerapkan metode pohon keputusan diharapkan keputusan dapat diambil secara sistematis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perusahaan kosmetik ABC akan meraih keuntungan terbesar jika memilih alternatif kedua, yaitu proyek scrub, dengan keuntungan sebesar Rp 289.557.500. Hasil perhitungan manual dan software menunjukkan keuntungan terbesar pada proyek scrub yang sama, yaitu Rp 289.557.500. Perbedaan antara perhitungan manual dan software terletak pada cara menghitung nilai ekspektasi. Pada perhitungan manual, nilai ekspektasi dihitung hanya untuk masing-masing alternatif, sedangkan pada software, nilai ekspektasi dihitung untuk setiap alternatif serta kondisi alami (setiap end node). Penggunaan metode pohon keputusan dalam pengambilan keputusan cukup mudah, meskipun perlu ketelitian dalam mengidentifikasi masalah
Efektivitas Teknik Finger Painting dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun
Kondisi keterampilan motorik halus pada anak-anak di RA Miftahul Huda menunjukkan adanya tantangan dalam perkembangan mereka. Dari 15 anak, ada 12 yang mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan pergerakan mata dan tangan, khususnya ketika mereka melakukan aktivitas menggambar, menulis, dan tugas sehari-hari seperti membuka kemasan makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa efektif kegiatan melukis dengan tangan (finger painting) dalam meningkatkan keterampilan motorik halus bagi anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun di RA Miftahul Huda Karangploso, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan eksperimen semu atau quasi eksperimen, yang terdiri dari satu kelompok dengan melakukan tes sebelum dan setelah perlakuan. Subjek dalam penelitian ini mencakup semua anak dalam kelompok A3 yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara menyeluruh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pencatatan dokumen, dan pelaksanaan tes sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mengalami kemajuan yang signifikan dalam kemampuan motorik halus setelah mengikuti aktivitas melukis dengan tangan. Hal ini terlihat dari perbedaan rata-rata nilai antara tes awal (pre-test) yang mencapai 14,26% dan nilai pada tes akhir (post-test) yang meningkat menjadi 18,33%. Uji t dilaksanakan untuk memverifikasi apakah hasil tersebut signifikan, dan diperoleh nilai signifikansi yang kurang dari 0,05, yang berarti terdapat pengaruh nyata dari kegiatan melukis jari terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak-anakyat. Oleh karena itu, aktivitas melukis jari dapat berkontribusi pada peningkatan keterampilan motorik halus anak-ana