Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
Not a member yet
    1082 research outputs found

    Strategi Pengembangan Kemasan Produk untuk UMKM Di Desa Pagelaran, Banten

    Full text link
    UMKM di Pagelaran, Banten, saat ini hanya memasarkan produknya di sekitar wilayah desa. UMKM ini menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses pemasaran digital dan desain kemasan yang kurang mendukung distribusi luas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemasaran produk UMKM melalui pengembangan kemasan yang lebih menarik dan fungsional, agar produk dapat bersaing di pasar yang lebih luas, baik secara langsung maupun online. Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari persiapan, sosialisasi, perancangan logo dan label produk, serta evaluasi. Dalam tahap persiapan, koordinasi dengan pemilik UMKM dilakukan untuk menyusun rencana kegiatan. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi pentingnya kemasan, pengumpulan data produk, dan perancangan kemasan yang sesuai dengan karakteristik produk, dilengkapi sesi desain logo dan label. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 13 peserta sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan terkait kemasan. Hasil pelaksanaan abdimas menunjukkan peningkatan, yaitu pemahaman peserta terkait pentingnya kemasan meningkat dari 82% menjadi 100%, dan jumlah UMKM dengan logo produk bertambah dari 18% menjadi 100%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas dan daya tarik kemasan produk UMKM di Pagelaran, sehingga memperluas potensi pemasaran produk ke wilayah yang lebih luas.Kata kunci: Branding, Desa Pagelaran, Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Kemasan

    Gastronomi Kuliner Etnik Palembang dalam Menghadapi Globalisasi

    Full text link
    Salah satu cara untuk meningkatkan pemasukan daerah dengan adanya suatu produk yang dapat dijual ke seluruh kalangan. Indonesia sebagai negara yang beranekaragam memiliki berbagai cita rasa kuliner yang memungkinkan untuk dikembangkan melalui konsep gastronomi budaya sebagai salah satu faktor bagi wisatawan dalam memilih daerah yang ingin dituju. Dengan berfokus pada daerah Palembang, Sumatera Selatan yang memiliki produk pempek sebagai sebuah produk dan identitas yang melambangkan daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik gastronomi budaya pada daerah Palembang dan produk ini sebagai daya tarik serta menaikan perekonomian di daerah Palembang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah gastronomi budaya dan komunikasi kuliner. Sedangkan metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan memiliki beberapa penjual pempek yang ada di Palembang dan wawancara melalui media daring dengan wawancara mendalam dengan narasumber terkait dengan tujuan penelitian. Kesimpulan peneliti, dalam gastronomi budaya di Palembang menjadikan pempek sebagai produk yang tidak hanya sebuah kuliner tetapi sebagai identitas dan memiliki eksistensi di semua kalangan, dengan proses komunikasi budaya dikatakan bahwa hal ini terjadi karena adanya cita rasa kuliner yang ada, sehingga pempek dapat dijadikan sektor perekonomian oleh masyarakat Palembang.Kata Kunci – Gastronomi, Kuliner, Palemban

    Fakta Kemanusiaan dan Subjek Kolektif dalam Film The Journey: Cerminan Struktur Sosial dalam Anime

    Full text link
    The presence of anime, in addition to functioning as entertainment, often also reflects social structures through depictions of human reality and social identity, one of which is the anime The Journey. This anime presents a story in the context of Middle Eastern history and culture. This study aims to reveal how human facts and collective subjects are represented as a reflection of social structures in Anime. The research data are in the form of scenes, dialogues, and storylines of the anime film The Journey which was released in June 2021. The data collection technique was carried out using the listening and note taking technique. The results and discussion show that the anime The Journey depicts human facts and collective subjects Arab society through the social structure in the film. Through the genetic structuralism, prove that social structures in anime is not only fictional, but also a reflection of Arab society. This finding supports Lucien Goldmann's theory that literary works and popular culture can reflect social group. This study only focuses on two basic concepts of genetic structuralism, human facts and collective subjects. It is hoped that further research can continue research either with the same or different theories.Keywords – Collective Subject, Genetic Structuralism, Human Facts

    Kesehatan Mental dalam Psikologi Islam: Antara Zakiah Daradjat dan Abu Zayd al-Balkhi

    Full text link
    This article examines the concept of mental health from the perspective of Islamic Psychology by comparing the thoughts of two prominent figures, Zakiah Daradjat and Abu Zayd al-Balkhi. Zakiah Daradjat, a pioneer of modern Islamic psychology, emphasizes the integration of mental health, religion, and education, viewing spiritual balance as a key factor in fostering psychological well-being. Meanwhile, Abu Zayd al-Balkhi, a classical Muslim scholar, introduced a holistic approach to mental health encompassing both physical and psychological aspects, as outlined in his work “Mashalih al-Abdan wa al-Anfus”. This study aims to explore the similarities and differences in their perspectives and their relevance in addressing contemporary mental health challenges. By employing literature analysis, the article concludes that their approaches significantly contribute to building a comprehensive framework for Islamic psychology. The integration of traditional and modern perspectives offers relevant solutions for addressing mental health issues grounded in Islamic values. Keywords – Abu Zayd al-Balkhi, Islamic Psychology, Mental Health, Zakiah Daradjat

    Representasi Visual Orang Utan dalam Laman Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Selatan

    Full text link
    This paper examines the representation of orang utan species on the official website of a national park. The study aims to explore how orang utans--an endemic species of Indonesia--are represented on web pages accessible to public, particularly those who are interested in visiting Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP, or Tanjung Puting National Park in English) in Kalimantan. Employing a multimodal social semiotic framework, the research analyzes a dataset comprising 11 photographs of orang utans featured on TNTP’s official website. A case study method is employed, utilizing Kress and van Leeuwen’s (1996, 2006, 2020) visual grammar framework to examine three strands of meaning: representational, interactional, and compositional. Data were collected by selecting relevant photographs within the site’s gallery followed by analyzing the selected photographs through the lens of visual grammar to reveal the constructed meanings. Findings indicate that TNTP strategically presents a positive representation of orang utans through curated imagery on its official site. TNTP intends to portray orang utans as the central part of TNTP’s conservation agenda and they live in a state of freedom and autonomy strongly protected by TNTP. This representation highlights that orang utans are an important part of the ecosystem whose existence needs to be preserved, respected and protected, not a mere tourist attraction.Keywords - National Park, Orang utan, Social Semiotics, Visual Grammar, Wildlife.

    Pendidikan Gizi Menggunakan Emotion-Demonstration pada Ibu Hamil di Puskesmas Kelurahan Pondok Bambu 2 Jakarta Timur

    No full text
    Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan janin. Meskipun program Tablet Tambah Darah (TTD) telah dilaksanakan, prevalensi anemia di Indonesia tetap tinggi. Program pendidikan gizi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku ibu hamil terkait asupan gizi, khususnya zat besi, melalui pendekatan Emotional Demonstration (Emo-Demo) yang diimplementasikan pada 30 ibu hamil di Puskesmas Kelurahan Pondok Bambu 2, Jakarta Timur. Ibu hamil di daerah ini mengalami keterbatasan akses informasi gizi dan rendahnya kesadaran kesehatan, yang menjadi penghalang. Metode yang digunakan mencakup ceramah, tanya jawab, dan Emo-Demo, dengan evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan dan sikap ibu hamil; pada pre-test, hanya 16,7% responden yang memiliki pengetahuan baik, sementara setelah post-test, 100% responden berada dalam kategori baik, dan sikap positif meningkat dari 90% menjadi 100%. Hasil ini menunjukkan efektivitas pendekatan Emo-Demo dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan zat besi. Dengan demikian, program pendidikan ini tidak hanya berkontribusi pada pengetahuan gizi ibu hamil, tetapi juga berpotensi menurunkan prevalensi anemia, menjadikannya model yang relevan untuk diterapkan dalam program kesehatan di masa mendatang.Kata Kunci: Anemia Kehamilan, Edukasi Gizi, Emo demo, Pengetahuan Sikap Giz

    Pengembangan Karakter Santri Berbasis Psychososial Development: Psikoedukasi Guru Pondok Pesantren Bait Et-Tauhid Kota Serang

    Full text link
    Abstrak Pengetahuan mengenai perkembangan sosial remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi kepada keberhasilan pendidikan. Oleh karenanya, guru membutuhkan upaya peningkatan kapasitas keterampilan pemahaman peserta didik remaja, terutama karakteristik perkembangan psikososial. Sasaran kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah seluruh guru di Pondok Pesantren Bait et Tauhid Kota Serang, Banten. Tujuan dilakukannya pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemahaman guru berdasarkan perkembangan psikososial dari Erik Erikson. Perkembangan psikosisal dipilih sebagai kerangka pemberdayaan masyarakat untuk memberikan pemahaman faktor sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan remaja. Metode yang digunakan adalah pelatihan psikoedukasi untuk guru di pondok pesantren dengan jumlah peserta 22 orang. Pengukuran keberhasilan intervensi dilakukan melalui pre-tes dan post-tes. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 65% dalam ranah kognitif dari psikoedukasi yang dilakukan. Kegiatan psikoedukasi yang diberikan kepada para guru di pondok, mampu memberikan peningkatan kapasitas pengetahuan dan pemahaman guru terkait karakteristik santri remaja. Hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa 95% guru memiliki kapasitas untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik khas, seperti perubahan fisik, emosi, dan minat pada remaja.Kata kunci: Guru, Pesantren, Psikoedukasi, Psikososial, Remaja

    Kosakata Tabu dalam Interaksi Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia

    Full text link
    Bahasa tabu, yang sering kali dianggap tidak sopan, berfungsi sebagai cerminan dinamika sosial dan norma yang berlaku dalam interaksi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan kosa kata tabu di kalangan mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia, dengan fokus pada isu seksualitas, binatang, dan agama. Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara dengan delapan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan bahasa tabu dalam situasi informal, terutama saat berinteraksi dengan teman dekat atau dalam kondisi emosional tertentu. Meskipun penggunaan bahasa tabu telah terintegrasi dalam budaya komunikasi mereka, penerimaan terhadap kata-kata ini sangat bergantung pada konteks sosial dan norma kelompok. Sebagian besar narasumber merasa bahwa bahasa tabu adalah bagian dari kebiasaan sehari-hari, meskipun ada kesadaran akan batasan yang ada. Variasi kata tabu yang muncul, seperti "anjing", "babi", dan "bangsat", mencerminkan kompleksitas hubungan sosial di lingkungan kampus. Temuan ini menekankan pentingnya memahami dampak sosial dan emosional dari penggunaan bahasa tabu dalam konteks komunikasi mahasiswa.Kata Kunci - Bahasa dan Budaya, Interaksi sosial, Kosa kata tabu, Universitas Al-Azhar Indonesia

    Narasi Adaptasi Budaya Xaviera di Korea Selatan: Analisis Paradigma Naratif pada Podcast

    Full text link
    This study examines Xaviera's cultural adaptation experience as an international student in South Korea through Fisher’s Narrative Paradigm Theory. Cultural adaptation is a complex adjustment process to norms, values, and social practices different from one’s original culture. This research uses qualitative methods and media semiotics to analyze the narrative Xaviera builds in a YouTube podcast by Raditya Dika. The study focuses on three main aspects of adaptation: language, stereotypes and self-identity, and learning patterns and ethos. The findings show that Xaviera’s narrative has strong coherence and credibility in describing her cultural adaptation process, effectively shaping the audience’s understanding and the self-image she wishes to convey. This study contributes to an understanding of the role of narrative in cultural adaptation and identity formation in the digital era, demonstrating that podcasts can be an effective medium for sharing cross-cultural experiences.Keywords – Cultural Adaptation, Narrative Paradigm, Podcast, Media Semiotic

    Analisis Komparatif Buku Panduan Terjemah Arab-Indonesia

    Full text link
    Translation guidebooks play a crucial role in both academic and practical contexts. Among the notable examples are Mafaza: Pintar Menerjemahkan Bahasa Arab-Indonesia and Buku Pintar Menerjemah Arab-Indonesia. This study aims to describe the structure and content of these two books, as well as analyze their respective strengths and weaknesses. Employing a content analysis method with a qualitative approach, the research reveals that both books address the theory and practice of translation while avoiding overly literal translation techniques. Mafaza stands out for its wealth of practical translation formulas, making it particularly suitable for beginner translators. In contrast, Buku Pintar Menerjemah Arab-Indonesia excels in its comprehensive theoretical explanations, making it more appropriate for readers seeking a deeper understanding of translation theory. Consequently, Mafaza is less ideal for those pursuing in depth theoretical knowledge, and Buku Pintar not be suitable for novice learners.Keywords – Translation Handbook, Translation Practice, Translation Theory

    1,022

    full texts

    1,082

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇