Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
PENERAPAN SISTEM PEMBELAJARAN FULL DAY SCHOOL DALAM PRESTASI BELAJAR BAHASA ARAB SMA IT PUTRA ABU HURAIRAH MATARAM TAHUN AJARAN 2024-2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pembelajaran full day school dalam prestasi belajar Bahasa arab di Sma It Putra Abu Hurairah Mataram dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya di Sma It Putra Abu Hurairah Mataram Untuk tahun ajaran 2024/2025. Pokok utama dalam skripsi ini yaitu Bagaimana penerapan sistem pembelajaran full day school Sma It Putra Abu Hurairah Mataram, dan Apa yang menjadi kendala dalam penerapan sistem pembelajaran full day school dalam prestasi belajar Bahasa arab di Sma It Putra Abu Hurairah Mataram. Adapun jenis penelitian yang digunaka dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan sistem pembelajaran full day school di Sma It Putra Abu HUrairah dimulai dari pagi hingga sore hari. Adapun dengan lamanya waktu belajar, maka pihak guru diharuskan untuk menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang bervariasi di tempat-tempat yang berbeda seperti di halaman madrasah, masjid, dan lain-lain agar siswa tidak mudah bosan dan terciptalah suasana Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. (2) Ada pun faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran sistem full day school dalam meningkatkan kualitas belajar di Sma It Putra Abu Hurairah Mataram yaitu kurangnya konsentrasi belajar peserta didik pada saat jam terakhir dimulai dan adanya sedikit kejenuhan atau kebosanan peserta didik akibat terlalu lamanya jam belajar dan pulang sekolah
PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI KPU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DI DESA PEMALIKAN (Studi Kasus KPU Kabupaten Lombok Barat)
Dasar penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan tugas dan fungsi KPU lombok barat dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di desa pemalikan. UU No. 12 Tahun 2003 menyatakan bahwa KPU adalah lembaga yang bersifat tetap, nasional, dan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan kajian teori. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU Lombok Barat dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat yang berada di Desa pemalikan, upaya yang dilakukan pihak KPU Lombok Barat diantaranya melakukan sosialisasi pemilihan disetiap Desa terpencil termasuk di Desa Pemalikan yang tujuannya menyadarkan masyarakat akan begitu pentingnya KPU dalam menghadapi pemilihan dan menentukan hak pilih masyarakat. Selain itu KPU Lombok Barat juga membuat program logsus yang diterapkan pada desa pemalikan, dikarenakan masyarakat desa pemalikan sebagian besar adalah imigran lokal dan ada dari luar daerah lombok. Tujuan adanya program Logsus dari pihak KPU Lombok Barat yaitu untuk memudahkan masyarakat Desa Pemalikan dalam menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan umum yang ada
PENGARUH KOMPRES HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN DISMINORE PADA REMAJA PUTRI WILAYAH KERJA DI UPT PUSKESMAS LABUAPI
Menstruasi dapat menimbulkan gangguan yang cukup berarti bagi perempuan. Gangguan menstruasi yang sering terjadi pada kebanyakan perempuan adalah dismenore. Dismenore adalah rasa tidak enak di perut bagian bawah sebelum dan selama haid. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh kompres hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan disminore pada remaja putri wilayah kerja Di UPT Puskesmas Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quais experiment dengan rancangan penelitian one group prest-posttest desain dengan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh30 remaja putri umur 15-19 tahun yang ada di wilayah kerja puskesmas Labuapi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan sebagai berikut (1) Hasil p-value 0,007 (p<α=0,05), menunjukaan ada pengaruh kompres hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan disminore pada remaja putri wilayah kerja di UPT puskesmas Labuapi. (2) Nyeri disminore sebelum diberikan kompres hangat dengan aromaterapi lavender dari 30 responden, sebagian besar responden 17 (57%) mengalami nyeri hebat. (3) intensitas dismenore sesudah dilakukan pemberian kompres hangat dengan aromaterapi lavender dari 30 responden, sebagian besar responden atau 16 responden (53%) mengalami tidak nyeri
ANALISIS MAKNA DAN NILAI TRADISI IMBI SORI JO DALAM STRUKTUR SOSIAL MASYARAKAT SAPE (2019-2023)
Penelitian ini fokus pada analisis makna dan nilai tradisi Imbi Sori Jo dalam struktur sosial masyarakat Kecamatan Sape, Nusa Tenggara Barat, pada periode 2019-2023. Tradisi Imbi Sori Jo merupakan warisan budaya yang diyakini memiliki kekuatan spiritual untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan masyarakat, seperti penyembuhan penyakit dan pemenuhan hajat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait makna dan nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam Tradisi Imbi Sori bagi kehidupan Masyarakat Kecamatan Sape. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Imbi Sori Jo terdapat nilai-nilai yang bisa diimplementasikan sebagai pedoman hidup. Seperti nilai sosial, religius dan nilai budaya. Setiap masyarakat yang mengekspresikan tradisi atau budaya yang dimilikinya dalam bentuk ritual atau upacara adat meyakini bahwa terdapat makna dan nilai-nilai tertentu yang terhubung dengan keyakinan atau kepercayaan yang dianutnya. Kesimpulan penelitian ini adalah, masyarakat Sape Desa Sangia sangat mempercayai bahwa Sori Jo merupakan tempat yang suci untuk meminta sesuatu, baik untuk menyembuhkan penyakit, meminta rezeki dan lain-lain, dan tetap melestarikan tradisi Imbi Sori Jo sebagai warisan budaya yang sudah ditinggalkan oleh para leluhur
PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS MELALUI JALUR ARBITRASE (STUDI DI INTERNASIONAL MEDIATION AND ARBITRATION CENTER (IMAC) MATARAM)
Fenomena sengketa bisnis yang kerap terjadi di Indonesia sering diselesaikan melalui jalur litigasi, yang dinilai kurang efisien karena prosesnya Panjang dan sifatnya terbuka. Untuk itu, arbitrase menjadi alternatif yang lebih privat, fleksibel, dan cepat, khususnya di International Mediation and Arbitration Center (IMAC) Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penyelesaian sengketa melalui arbitrase di IMAC, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai mekanisme alternatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan normatif dan empiris dengan analisis kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui kajian dokumen, observasi langsung, dan wawancara dengan pihak IMAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur arbitrase di IMAC meliputi tahapan pendaftaran, pemilihan arbiter, sidang arbitrase tertutup, hingga putusan final yang bersifat mengikat. Kendala utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang arbitrase, biaya perkara yang dianggap tinggi, dan keterbatasan kewenangan eksekusi putusan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi arbitrase dan penyesuaian struktur biaya untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pelaku usaha kecil
PENGARUH MEDIA APLIKASI WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMUPENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) KELAS IV DI SDN 26 DOMPU
Pengaruh media media aplikasi wordwall terhadap minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh penggunaan media media aplikasi wordwall terhadap minat belajar siswa kelas IV SDN 26 Dompu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental design tipe Non-equavalen Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 26 Dompu. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SDN 26 Dompu yang berjumlah 213 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dimana anggota populasi dijadikan sampel sebanyak 40 siswa, dengan jumlah sampel kelas eksperimen 20 siswa dan sampel kelas kontrol berjumalah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulakan bahwa hasil uji t yang dilakukan thitung = 4.712 sedangkan ttabel = 2.024 karena thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya media aplikasi wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV atau dapat dikatakan media aplikasi wordwall berpengaruh dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV
PROFIL TPACK GURU SD PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT KELAS 4 SDN 35 AMPENAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) guru dalam pembelajaran matematika materi bilangan bulat di kelas IV SDN 35 Ampenan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan satu orang guru kelas IV dan 13 siswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman dasar yang baik dalam aspek Pedagogical Knowledge (PK) dan Content Knowledge (CK), khususnya dalam mengelola pembelajaran aktif dan memahami konsep bilangan bulat. Namun, pada aspek Technological Knowledge (TK) dan integrasi TPACK, implementasi teknologi pembelajaran masih terbatas pada alat sederhana seperti laptop dan proyektor, sementara pemanfaatan aplikasi digital interaktif belum optimal. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan keterampilan teknologi guru dan minimnya dukungan fasilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa profil TPACK guru dalam pembelajaran matematika di kelas IV SDN 35 Ampenan berada pada tahap awal, dengan potensi yang dapat dikembangkan melalui pelatihan teknologi dan pengadaan media pembelajaran digital. Integrasi teknologi, pedagogi, dan konten yang lebih inovatif perlu diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pemahaman siswa terhadap materi bilangan bulat
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG MENYEBABKAN TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS POLRES SUMBAWA)
Pasal 77 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan dan menegaskan bahwa “setiap pengemudi kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan”, atau dengan kata lain seorang yang masih di bawah umur tidak boleh mengendarai kendaraan. Sedangkan, menurut Pasal 1 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menjelaskan bahwa “anak yang berkonflik dengan hukum, selanjutnya disebut anak adalah yang telah berusia 12 tahun tetapi belum berusia 18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban hukum terhadap anak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan mengetahui apa saja kendala dalam penerapan hukum terhadap anak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Polres Sumbawa. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu normatif empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu pertanggungjawaban hukum terhadap anak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh anak bisa dikenakan pertanggungjawaban hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan tetap memperhatikan hak-hak anak. Selanjutnya, di Polres Sumbawa bentuk pertanggungjawaban hukum yang diberikan bagi anak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu dengan memberikan sanksi berupa tilang bagi pelaku. Dalam penerapan pertanggungjawaban hukum terhadap anak di Polres Sumbaw tidak ada kendala dikarenakan Polres Sumbawa selalu berkoordinasi dengan pihak BAPPAS dan berpedoman dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI PROSES TRIPATRIT (STUDI DI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT)
Penyelesaian perselisihan hubungan industrial merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas hubungan antara pekerja dan pengusaha. Salah satu mekanisme penyelesaian yang digunakan adalah melalui proses tripartit, yang melibatkan pekerja, pengusaha, dan pemerintah sebagai mediator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui proses tripartit di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tripartit memiliki peran penting dalam menyelesaikan konflik antara pekerja dan pengusaha secara adil dan berimbang. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman para pihak terhadap prosedur mediasi serta keterbatasan sumber daya dalam pelaksanaan proses tripartit. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mekanisme tripartit dapat menjadi solusi yang efektif, namun perlu adanya peningkatan kapasitas bagi para pihak yang terlibat serta dukungan regulasi yang lebih kuat. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan intensif bagi mediator dan peningkatan sosialisasi tentang pentingnya penyelesaian perselisihan melalui jalur tripartit guna meningkatkan efektivitas penyelesaian konflik di dunia kerja
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI DETERMINAN SOCIAL INTERACTION SISWA DI SDN 19 AMPENAN
Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin modern, peran gadget sudah tidak dapat terlepaskan dari kehidupan sehari-hari manusia tak terkecuali pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan penggunaan gadget terhadap social interaction siswa di SDN 19 Ampenan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan Ex-Post Facto. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SDN 19 Ampenan yang berjumlah 101 siswa dengan sampel sebanyak 40 siswa yang diyang dipilih secara acak. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji prasyarat analisis data yaitu uji normalitas dan uji linearitas, kemudian data diolah dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel X (Penggunaan Gadget) terhadap variabel Y (Interaksi Sosial) siswa SDN 19 Ampenan. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis data regresi linier sederhana dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,00 ˂ 0,05 yang dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, Sehingga hipotesis dinyatakan terdapat hubungan penggunaan gadget terhadap interaksi sosial remaja di 19 Ampenan. Artinya semakin tinggi penggunaaan gadget maka interaksi sosial siswa semakin renda