Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
ANALISIS DAMPAK PERGANTIAN KURIKULUM 2013 KE KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Perubahan kurikulum dalam pendidikan mencerminkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurikulum Merdeka merupakan upaya penyempurnaan untuk menjawab tuntutan zaman dan integrasi teknologi, serta memberikan dampak pada pendidikan di berbagai tingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transisi implementasi, kendala, dampak dan solusi dari transisi kurikulum merdeka dari kurikulum 2013 di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu Kurikulum merdeka diterapkan secara bertahap sesuai arahan pemerintah. Proses peralihan kurikulum merdeka dari kurikulum 2013 terdapat 3 tahap peralihan yaitu merdeka belajar, merdeka berbagi dan merdeka berubah. Kendala utama adalah adaptasi guru terhadap pendekatan baru yang lebih fleksibel. Selain itu, sarana dan prasaana yang terbatas, seperti ketersediaan buku pembelajaran, perangkat digital dan literasi teknologi, menjadi tantangan. Dampak positifnya yaitu: Partisipasi siswa dalam proses belajar menjadi lebih aktif, kreatif, dan lebih berorientasi dalam setiap tugas, Segi administrasi, beban kerja menjadi lebih ringan, Solusi Untuk Menangani Kendala Transisi Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar yaitu memberikan pendampingan intensif kepada guru, mengoptimalkan pelatihan, serta melakukan evaluasi rutin untuk melihat apa yang masih perlu ditingkatkan
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA DI BIDANG PERIKANAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (STUDI PADA PT SOLUSI MASYARAKAT MANDIRI KABUPATEN SUMBAWA)
Konstitusi atau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan landasan bahwa Indonesia adalah negara hukum, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 1 Ayat (3) yang menyebutkan bahwa “Negara Indonesia adalah negara hukum”. Selanjutnya, konstitusi juga memberikan landasan untuk dilaksanakannya perlindungan hukum bagi pekerja, pada konsiderans Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan, “perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja/buruh dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan dunia usaha”. Dinamika yang berkembang saat ini memperlihatkan masih adanya permasalahan dalam pelaksanaan perlindungan hukum bagi pekerja/buruh di berbagai perusahaan di Indonesia. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi pekerja/buruh di PT. Solusi Masyarakat Mandiri Kabupaten Sumbawa berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan untuk mengetahui faktor hambatan dalam pelaksanaan perlindungan hukum bagi pekerja/buruh di PT. Solusi Masyarakat Mandiri Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif empiris. Teknik pengumpulan bahan hukum dan data menggunakan studi kepustakaan dan wawancara. Bahan hukum yang diperoleh baik dari studi kepustakaan maupun dari hasil wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi pekerja/buruh di PT. Solusi Masyarakat Mandiri Kabupaten Sumbawa mulai dari sebelum, selama, dan setelah hubungan kerja telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan rasa keadilan. Hambatan dalam penerapan perlindungan hukum di PT. Solusi Masyarakat Mandiri Kabupaten Sumbawa yakni, para pekerja/buruh masih belum memahami secara maksimal terkait dokumen-dokumen administrasi yang seharusnya dikumpulkan di perusahaan yang bertujuan untuk pendaftaran dan pendataan NPWP bagi pekerja/buruh. Pekerja/buruh belum membentuk organisasi serikat pekerja/buruh, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran mengenai pentingnya membentuk organisasi tersebut yang berfungsi sebagai sarana untuk memperjuangkan, melindungi, dan membela kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya apabila terjadi suatu perselisihan dikemudian hari dengan pengusaha
TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN AKAD MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN RUMAH DI BANK NTB SYARIAH CABANG GERUNG
Bank Syariah merupakan salah satu bentuk dari perbankan nasional yang mendasarkan operasionalnya pada syariat (hukum) Islam. Landasan syariah perbankan syariah adalah ketentuan-ketentuan hukum muamalah, khususnya menyangkut hukum akad. Murabahah adalah salah satu jenis akad yang paling umum digunakan dalam kegiatan penggalangan dana perbankan syariah. Akad murabahah adalah akad jual beli barang yang menunjukkan harga beli sebesar keuntungan yang disepakati antara penjual dan pembeli.
Harga rumah yang melambung tinggi menjadi kendala baru dalam rumah tangga. Oleh karena itu, Bank NTB Syariah Cabang Gerung memberikan penawaran kepada masyarakat dengan produk KPR Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan akad murabahah pada bank NTB Syariah Cabang Gerung dan apakah pelaksanaan akad murabahah pada Bank NTB Syariah Cabang Gerung telah sesuai dengan Undang Undang no 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah. Jenis penelitian adalah penelitian empiris, yaitu penelitian hukum yang menggunakan data lapangan sebagai sumber data utama, dan yang berfungsi untuk melihat bagaimana proses terjadinya dan proses bekerjanya hukum di dalam masyarakat atau suatu instansi perbankan syariah.
Pelaksanaan Akad Murabahah dalam Pembiayaan Rumah KPR pada Bank NTB Syariah Cabang Gerung sudah diterapkan sesuai dengan syariah Islam yang di mana sudah sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh DSN MUI. Hal ini dapat dlihat dari adanya proses yang harus dilalui nasabah seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Mekanisme pembiayaan KPR pada Bank NTB Syariah Cabang Gerung dimulai dari nasabah mengajukan permohonan pembiayaan dengan memenuhi persyaratan, kemudian dokumen tersebut akan diverifikasi lalu pihak bank akan melakukan analisis terhadap nasabah, kemudian terakhir terjadinya pelaksanaan akan perjanjian antara nasabah dengan perwakilan pihak bank untuk melakukan akad
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA PAPAN MUSI (MULTIFUNGSI) PADA MATERI KPK DAN FPB TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 1 LABUAPI
Pengembangkan alat peraga papan musi multifungsi sebagai media pembelajaran pada materi KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Alat peraga papan musi ini dirancang untuk mempermudah siswa dalam memahami konsep dasar matematika, terutama dalam materi KPK dan FPB yang sering dianggap sulit.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah model Borg and Gall(potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba awal, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk akhir, produksi masal). Peneliti hanya melakukan penelitian sampai tahap ke tujuh yaitu revisi produk.Pengembangan alat peraga pembelajaran ini telah menghasilkan produk alat peraga pembelajaran yang telah dinyatakan sangat valid oleh ahli media, ahli materi dan praktisi pembelajaran.Hasil dari kevalidan dan kepraktisan persentase yang di dapat dari ahli media dengan persentase 87,20% atau dapat dikategorikan sangat valid sedangkan ahli materi dalam pemerolehan nilai persentasenya adalah 91,5% atau dapat dikategorikan sangat valid.Sedangkan berdasarkan uji kepraktisan yang diperoleh dari hasil respon siswa SDN 1 Labuapi mendapatkan nilai persentasi 90,9% dengan kriteria skor sangat praktis dan hasil respon siswa SDN 1 Labuapi mendapatkan nilai persentase 87,0% dengan kriteria skor sangat praktis.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa alat peraga papan musi multifungsi dapat menjadi media yang efektif dan menarik dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi KPK dan FPB, yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar guru dapat memanfaatkan papan musi sebagai alat peraga dalam pembelajaran matematika untuk mendukung penguasaan konsep yang lebih baik dan menyenangkan bagi sisw
PELAKSANAAN PROSES MEDIASI PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DI DINAS KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI (STUDI DINAS KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI NTB)
Pelaksanaan proses mediasi perselisihan hubungan industrial berdasarkan undang-undang No. 2 tahun 2004. proses pelaksanaan mediasi perselisihan hubungan industrial di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi NTB. Metode penelitian ini menggunakan hukum normatif dan empiris pada dasarnya merupakan penggabungan antara penelitian hukum normatif dengan penelitian hukum empiris. Proses penyelesaian perselisihan sejak terbitnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 17 Tahun 2014 itu adalah semua mediator diberikan kewenangan untuk melakukan klarifikasi tanpa melihat dimana letak kejadian perkaranya. Pelaksanaan mediasi yang dilakukan oleh mediator memiliki peran penting dalam melaksanakan sebuah mediasi. Peran penting mediator dalam menangani dan memberikan penyelesaian terhadap kasus-kasus konflik yang ada. Tidak adanya regulasi yang dapat memaksa para pihak yang memiliki perkara hadir dalam sidang mediasi, sehingga proses mediasi yang diadakan oleh mediator menjadi lama. Jumlah mediator yang sedikit membuat pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi NTB menjadi kewalahan dalam menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang begitu banyak. Sikap egois dari para pihak dalam mencari kesepakatan dalam pemecahan masalah
ANALISIS KLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK PADA NOVEL HILMY MILAN KARYA NADIA RISTIVANI: KAJIAN SINTAKSIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klausa dalam kalimat majemuk pada novel Hilmy Milan karya Nadia Ristivani dengan kajian sintaksis. Sumber data dari novel dan dikumpulkan dengan cara membaca dan mencatat data yang ditemukan. Data dianalisis dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil analisis data ditemukan jenis-jenis klausa yang terdiri atas dua kategori utama, yaitu klausa berdasarkan keberadaan kata yang menegatifkan predikat dan klausa berdasarkan jenis kata atau frasa yang menduduki fungsi predikat. Berdasarkan keberadaan kata yang menegatifkan predikat, ditemukan dua jenis klausa, yaitu klausa positif dan klausa negatif. Berdasarkan jenis kata atau frasa pada fungsi predikat, ditemukan empat jenis klausa: klausa nominal, klausa verbal (yang mencakup klausa verbal adjektif, intransitif, aktif, pasif, refleksif, dan resiprokal), klausa bilangan, dan klausa depan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi struktur klausa dalam kalimat majemuk pada novel Hilmy Milan. Struktur klausa yang ditemukan meliputi pola-pola sebagai berikut: S-P, S-P-O, S-P-Pel., S-P-Ket., S-P-O-Pel., dan S-P-O-Ket. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman sintaksis dalam karya sastra, khususnya dalam hal penggunaan klausa dalam kalimat majemuk. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi analisis sintaksis dalam karya sastra lain untuk memahami lebih jauh kekayaan struktur bahasa dalam teks sastra
STUDENT’S PERCEPTION ON IMPLEMENTATION OF WORD COACH GOOGLE WEBS IN TEACHING READING
ABSTRACT
This qualitative study explores the students’ perceptions of 8th- semester of English education of university regarding the implementation of google word coach in teaching reading comprehension. Data were collected through Google forms and semi-structured interviews, focusing on students’ experiences and views on how the tool influenced their vocabulary acquisition and reading engagement. The analysis of interview data revealed that students perceived Google Word coach as an effective and engaging method to support vocabulary learning. They reported an increased motivation and confidence in reading comprehension due to the interactive, game-based nature of the tool. The study concludes that students’ positive perception highlight the potential of integrating digital tools like Google word coach into traditional reading instruction, fostering a more dynamic and engaging learning environment
STUDI EFISIENSI VOLUME MATERIAL DAN ESTIMASI BIAYA BANGUNAN MENGGUNAKAN BIM 5D DENGAN SOFTWARE AUTODESK REVIT (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG PENDIDIKAN INTEGRASI SBSN 2024 UIN MATARAM)
Industri Konstruksi Telah mengalami Transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh kebutuhan akan peningkatan efisiensi, pengurangan biaya, dan peningkatan keberlanjutan. Sehingga dibutuhkan suatu sistem yang mampu memberikan efisiensi volume dan efisiensi material, serta pengurangan biaya yang signifikan. Building Information Modelling (BIM) adalah representasi digital dari karakteristik fisik dan fungsional bangunan, yang dapat digunakan untuk merencanakan, merancang, membangun, dan mengoperasikan bangunan dengan lebih efisien. BIM 5D, khususnya, berfungsi untuk mengetahui efisiensi dari perhitungan volume dan biaya pada material.
Tahapan proses analisis perbandingan menggunakan pemodelan 3D dengan Software Autodesk Revit dan metode konvensional. Pengumpulan data diperoleh melalui pihak kontraktor PT. Karya Inti Bumi konstruksi KSO, data yang diperoleh adalah data DED dan RAB pada proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Integrasi SBSN 2024 UIN Mataram.
Hasil penelitian dari menggunakan BIM 5D dengan Software Autodesk Revit memiliki efisiensi lebih dalam menghitung elemen-elemen pekerjaan struktur seperti pondasi, kolom, balok dan plat. Perhitungan dengan pemodelan BIM 5D menggunakan software Autodesk Revit menghasilkan volume beton sebesar 1.093.83 dengan selisih +4,8%, total pada volume bekisting sebesar 8.541.74 dengan selisih +1,1% dan total volume tulangan baja sebesar 220.739,96 dengan selisih +7,1%, secara keseluruhan sebesar +13%. Efisiensi biaya material pada beton adalah +4.8%, pada bekisting adalah +2,3%, pada tulangan baja adalah +7,1% dan secara keseluruhan sebesar +13 %. Faktor yang yang mempengaruhi efisiensi tersebut adalah detailing dan kompleksitas struktur dan human error pada metode konvensional
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA TINDAKAN BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI SERAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindakan bullying pada siswa di Sekolah Dasar Negeri Seran. Bullying merupakan salah satu permasalahan serius di dunia pendidikan yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab bullying di SD Negeri Seran dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori utama, yaitu faktor individu, keluarga, dan lingkungan sekolah. Faktor individu meliputi kurangnya empati, kebutuhan akan dominasi, serta pengaruh negatif dari media sosial. Faktor keluarga mencakup pola asuh yang kurang mendukung, kekerasan dalam rumah tangga, dan kurangnya perhatian orang tua. Sementara itu, faktor lingkungan sekolah melibatkan lemahnya pengawasan guru, kurangnya penerapan aturan, serta adanya kelompok sosial yang mendukung perilaku bullying.Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran guru, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani bullying. Selain itu, penguatan nilai-nilai empati dan toleransi melalui program pendidikan karakter juga menjadi salah satu solusi yang diusulkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa
ANALISIS PENGARUH FRAGMENTASI BATUAN HASIL RIPPING TERHADAP PRODUKTIVITAS EXCAVATOR PADA KEGIATAN PENGUPASAN TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) DI PIT K TENGAH PT. FAJAR ANUGERAH DINAMIKA SITE BERAU COAL
PT. Fajar Anugerah Dinamika merupakan perusahaan kontaktor yang bergerak di bidang pertambangan. Kegiatan penambangan yang diterapkan adalah sistem tambang terbuka dengan menggunakan bulldozer komatsu D375A-6R yang dilengkapi giant ripper untuk pemberaian overburden dan excavator komatsu PC400LCSE-8 sebagai alat gali muat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas alat ripping dan alat gali muat. Pada penelitian ini digunakan data primer dan data sekunder. Data primer berupa luas area ripping, fill factor, cycle time dan foto fragmentasi batuan hasil ripping, sedangka data sekunder berupa data nilai UCS, data produksi, jumlah hari hujan, data jam kerja. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software split dekstop 2.0. Berdasarkan pengamatan, pemberaian overburden di Pit K Tengah menggunakan metode cross ripping dengan luas area ripping 15×15 m, kedalaman penetrasi ripping 1,1 m, spasi ripping 1,5 m dengan nilai UCS overburden sebesar 70 MPa. PT. Fajar Anugerah Dinamika menetapkan target produksi dari alat ripping sebesar 350 bcm/jam dan alat gali muat sebesar 260 lcm/jam. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, produksi dari alat ripping dan alat gali muat tidak mencapai target yaitu 343,23 bcm/jam pada alat ripping dan alat gali muat sebesar 226,35 lcm/jam karena fragmentasi >20 cm yang dihasilkan masih relatif tinggi yaitu 20,17%. Untuk mencapai target produksi maka dilakukan perbaikan pada spasi ripping menjadi 1 m, sehingga produksi pada alat ripping meningkat menjadi 365,057 bcm/jam karena semakin kecil spasi ripping maka cycle time dari ripper bulldozer akan semakin cepat karena potensi material yang tertahan berkurang dan menghasilkan persentase fragmentasi >20 cm yang semakin kecil menjadi 1,51%. Oleh karena itu produksi dari alat gali muat meningkat menjadi 265,07 lcm/jam, karena ada peningkatan bucket fill factor pada kondisi perbaikan yang dipengaruhi oleh fragmentasi material <20 cm