Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PERAN HAKIM SEBAGAI MEDIATOR DALAM UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA DI PENGADILAN NEGERI BIMA (Studi kasus di Pengadilan Negeri Bima)
Hakim adalah instrumen yang penting dalam menyelesaikan perkara di pengadilan. Hakim selain bertugas untuk memutuskan perkara hakim juga bisa menjadi mediator dalam proses mediasi, hal ini tercantum dalam Pasal 1 PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan bahwa Mediator adalah hakim atau pihak lain yang memiliki sertiifikat sebagai pihak netral dalam proses perundingan. Di pengadilan Negeri Bima juga menerapkan proses mediasi untuk menyelesaiakan perkara dan di lengkapai oleh lima hakim mediator.
Metode penelitian yang diguunakan adalah metode penelitian emperis. Peneliti memaparkanperan efektifitas hakim sebagai mediator dalam upaya menyelesaiakan sangketa, dan menjadikan hakim sebagai sumber dari data primer. Tekhnik pengumpulan data dalam skripsi ini dengan cara wawancara. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisa dan ditarik kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peran hakim sebagai mediator di Pengadilan Negeri Bima belum efektif dalam proses mediasi karena tingkat keberhasilan proses mediasi hanya satu kasus dari 49 kasus yang masuk pada bulan januari sampai september 2023. Dan ada dua faktor yang melatar belakangi ketidak keberhasilan mediasi di Pengadilan Negeri Bima yaitu faktor internal dan faktor eksternal, faktor internalnya ialah Kurangnya keterampilan komunikasi, adanya tugas ganda hakim, sedangkan faktor eksternalnya ialah Ketidakhadiran salah satu pihak, Perbedaan posisi dan kepentingan para pihak ketidak patuhan para pihak terhadap hukum
RANCANG BANGUN MESIN PEMECAH BIJI JAGUNG (Zea Mays L) MENJADI PAKAN TERNAK
Penggunaan jagung sebagai bahan baku industri pertanian lebih luas dari beras. Jagung juga dapat digunakan sebagai pakan ternak. Perlu adanya mesin untuk pemecah biji jagung yang nantinya diperuntukkan untuk pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir proses pemecahan biji jagung oleh petani dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan merancang mesin pemecah biji jagung menjadi pakan ternak di Laboratorium Perbengkelan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini di rancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan satu faktor yaitu komposisi pada setiap perlakuan berbeda, yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu P1=1000 gram, P2=1500 gram, P3=2000 gram. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan matematis menggunakan microsoft excel Anova dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Dimensi mesin pemecah biji jagung ini berukuran panjang 85 cm, lebar 30 cm dan tinggi 110 cm. Dengan bahan utama pembentuk kerangka berupa besi siku. Mesin ini menggunakan motor listrik 1,2 Hp (1400 rpm) sebagai media penggerak. Setelah putaran mesin dinamo stabil, kemudian memasukkan pipilan jagung ke corong input, dipecah oleh gigi rotor dan stator, lalu keluar melalui corong output. Kapasitas produksi paling tinggi pada P3 dengan nilai rerata 55,09 (kg/jam). Kebutuhan daya listrik paling banyak yaitu P3 dengan rerata 15,39 watt. Kecepatan putaran tertinggi pada P1 nilai rerata 635,97 rpm. Efisiensi kerja mesin tertinggi pada P3 dengan nilai rerata 89,83 %
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria Ternatea L.) TERHADAP MUTU FRUIT LEATHER BUAH KERSEN
Fruit leather merupakan suatu produk olahan dari buah-buahan, berbentuk lembaran tipis yang umumnya mempunyai konsistensi dan rasa yang khas tergantung dari jenis buah sebagai bahan bakunya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bunga telang terhadap mutu fruit leather buah kersen dan untuk mengetahui penambahan ekstrak bunga telang yang tepat dalam pembuatan fruit leather buah kersen. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisa dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5% dengan perlakuan satu faktor yaitu penambahan ekstrak bunga telang yang terdiri dari 5 perlakuan sebagai berikut: P0 (0%:200 gr bubur buah kersen sebagai kontrol), P1 ( 25% : 200 gr), P2 (30% : 200 gr), P3 (35% : 200 gr) P4 (40%: 200 gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak bunga telang berpengaruh secara nyata terhadap sifat kimia (Kadar air, aktivitas antioksidan dan vitamin C) serta sifat organoleptik pada skor nilai (warna dan tekstur) tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap skor nilai (aroma dan rasa) fruit leather buah kersen yang diamati.Semakin tinggi penanmbahan ekstrak bunga telang maka kadar air, aktivitas antioksidan dan kadar vitamin C pada fruit leather semakin meningkat.Perlakuan terbaik berdasarkan hasil uji organoleptik adalah perlakuan P4 (penambahan ekstrak bunga telang 40%) denga kriteria warna sangat ungu, aroma dan rasa disukai, tekstur sangat kenyal, kadar air 19,69%, IC50 94,84 ppm dan kadar vitamin C 1856,13 mg/100g
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA DI RSUD ASY-SYIFA’ SUMBAWA BARAT
Latar Belakang : Salah satu faktor yang dapat mengakibatkan asfiksia neonatorum adalah ketuban pecah dini (KPD). Secara teori pecahnya ketuban akan menyebabkan oligohidramnion sehingga menekan tali pusat kemudian aliran darah maupun nutrisi dari ibu yang disalurkan ke bayi akan terganggu, dapat menyebabkan asfiksia. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Metode: Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 82 rekam medis yang terbagi atas 41 rekam medis bayi asfiksia dan 41 rekam medis bayi tidak asfiksia sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, sedangkan untuk analisa data penelitian ini uji hubungan yang digunakan adalah uji fisher exact. Hasil: berdasarkan uji statistik chisquare tentang hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia didapati hubungan yang signifikan dengan nilai p- value (0,026) < 0,05 dengan risiko terjadianya asfiksia dari ibu KPD adalah 3,041 artinya ibu yang mengalami ketuban pecah dini, berisiko 3,041 kali melahirkan bayi yang asfiksia. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ketuban pecah dini dengan asfiksia bayi baru lahir di RSUD ASY-Syifa’ Sumbawa Barat
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS CANVA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN SAI
Pengembangan modul elektronik (E-Modul) ialah media pembelajaran yang memanfaatkan komputer untuk menampilkan teks, gambar, grafik, audio, animasi dan juga video selama proses pembelajaran. Penelitian ini termaksud penelitian pengembangan E-Modul Berbasis Canva Untuk Meningkatkan Keterampilan menyimak Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN SAI dengan instrument pengumpulan data yaitu lembar observasi, lembar angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis data untuk ahli validasi media materi, bahasa, analisis kepraktisan, dan analisis keefektifan media.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Media E-Modul Berbasis Canva yang dikembangkan, diperoleh data dari 2 validator ahli media dengan persentase 87,49% kategori sangat valid, 2 validator ahli materi dengan persentase 92,04% pada kategori valid dan 2 validator ahli bahasa dengan persentase 86,25% pada kategori sangat valid, (2) Hasil angket respon siswa diperoleh data persentase dari respon siswa uji terbatas di Kelas V SDN SAI, dengan persentase 94,87% pada kategori sangat praktis. Dengan demikian E-Modul Berbasis Canva yang dikembangkan praktis (3) Keefektifan media E-Modul Berbasis Canva dilihat dari hasil siswa mengerjakan soal tes dan diperoleh data hasil uji lapangan di Kelas V SDN SAI, dengan persetase rata-rata nilai siswa N Gain 80,15% pada kategori Efektif
ANALISIS TENTANG NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PILKADA TAHUN 2020 DI KOTA MATARAM (STUDI DI BAWASLU KOTA MATARAM)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengawasan Bawaslu Kota Mataram Terhadap Netralitas ASN Pada Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 di Kota Mataram, dan untuk untuk mengetahui bagaimana Penindakan Hukum terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak Neralitas dalam Pilkada di Kota Mataram.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yaitu merupakan salah satu jenis penelitian hukum yang menganalisis dan mengkaji bekerjanya hukum dalam masyarakat, dengan menggunakan pendekatan Perundang-undangan yang menelaah semua peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti, dan Pendekatan empiris yang mengkaji dan menganalisis tentang perilaku hukum induvidu atau masyarakat dalam kaitanya dengan hukum. Metode yang digunakan dalam Pengumpulan data yaitu menggunakan metode pengamatan, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data seperti reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram.
Hasil penelitian ini memperoleh data melalui penelitian pustaka dan penelitian lapangan, serta dianalisis secara Kualitatif sehingga menghasilkan data yang bersifat Deskriptif. Hasil penelitian Aparatur Sipil Negara (ASN) selaku abdi Negara yang berkewajiban untuk memberikan pelayan publik justru terlibat dalam kepentingan politik, salah satu tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah untuk menyelenggarakan pemerintahan serta bersikap netralitas dalam Pelaksanaan Pilkada justru menyimpang dari tugas tersebut, berdasarkan data Bawaslu Kota Mataram total pelanggaran Aparatur Sipil Negara sebanyak 19 kasus yang sudah ditindak lanjuti oleh Bawaslu Kota Mataram pada pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di Kota Mataram, data-data Aparatur Sipil Negara tersebut terdiri dari Dosen, Guru, ASN Dinas Pemuda dan Olaraga, ASN Perdagangan kota Mataram, serta ASN Pemerintah Kota Mataram dengan mendapatkan sanksi moral berupa pernyataan terbuka, permohonan maaf secara terbuka, tidak diberikan sanksi karna sudah mengundurkan diri.
Kemudian 5 kasus pelanggaran penyelenggara Pemilu pada Pilkada Tahun 2020 di Kota Mataram seperti KPU Kota Mataram, Ketua Pawanslu Cakranegara, Anggota KPPS, PPK Kec. Mataram yang sudah ditindak lanjuti oleh Bawaslu Kota Mataram yaitu mendapatkan sanksi berupa teguran secara tertulis, diberhentikan dari jabatan, ini membuktikan bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelenggara Pemilu pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 di Kota Mataram belum terlaksana dengan baik. Penindakan hukum terhadap pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di Kota Mataram sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku seperti penindakan hukum terhadap 19 Aparatur Sipil Negara yang tidak netralitas ditambah Pelanggaran penyelenggara Pemilu sebayak 5 Kasus yang sudah Bawaslu Kota Mataram tindak lanjuti
PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA OUTSOURCING ANTARA PEKERJA DENGAN PT BUMI SENTOSA
Tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengetahui dan mengganalisis pelaksanaan perjanjian kerja Outsourcing antara pekerja dengan PT. Bumi Sentosa dan untuk mengetahui dan mengganalisis akibat hukumnya jika terjadi wanprestasi dalam perjanjian kerja Outsourcing antara pekerja dengan PT. Bumi Sentosa Jenis penelitian yang merupakan penelitian yang bersifat normatif dan empiris dengan pendekatan perundang-udangan juga pendekatan sosiologis. Teknik yang dianggap perlu dan dilakukan sebagai berikut: tehnik kepustakaan dan studi lapangan melalui wawancara, sedangkan teknik analisis bahan data yang telah diolah kemudian akan dianalisa menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian (1) Pelaksanaan perjanjian kerja Outsourcing antara pekerja dengan PT. Bumi Sentosa sudah memenuhi syarat umum yaitu syarat syahnya perjanjian yang diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata dan syarat khusus yang ditentukan para pihak dalam perjanjian antara panitia pelaksanaan pembangunan dan para pekerja melalui perjanjian kerja sama, (2) Akibat hukumnya jika terjadi wanprestasi dalam perjanjian kerja Outsourcing antara pekerja dengan PT. Bumi Sentosa, pihak yang telah melakukan wanprestasi harus menanggung akibat dari tuntutan pihak lawan yang dapat berupa: Pembatalan perjanjian; pembatalan perjanjian disertai tuntutan ganti rugi; pemenuhan perjanjian; pemenuhan perjanjian disertai tuntutan ganti rugi; atau menuntut penggantian kerugian saja tapi pekerja outsourcing hanya mengikuti perintah yang diberikan oleh pengguna jasa kerja
EFEKTIVITAS PASAL 362 KUHP TERHADAP KASUS PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES BIMA KOTA
Efektivitas berasal dari kata efektif yang mengandung pengertian dicapainya keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas selalu terkait dengan hubungan antara hasil yang diharapkan dengan hasil yang sesungguhnya dicapai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas pasal 362 KUHP terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor di Polres Bima Kota. Jenis peneliitian ini menggunakan normatif dan empiris yaitu menggabungkan hal-hal yang berkaitan dengan asas-asas hukum, peraturan perundangan-undangan, sinkronisasi perundangan-perundangan dan penelitian di lapangan dengan melihat fakta-fakta hukum yang diperoleh melalui wawancara dengan aparat hukum yang terkait. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) sanksi yang dijatuhkan oleh pengadilan bisa lebih rendah dari yang diharapkan, bahkan dengan adanya remisi, sehingga efektivitas hukuman dalam mencegah pelaku kriminal untuk mengulangi tindakan kriminal dapat terpengaruh. (2) ada beberapa kendala, yaitu banyaknya motor ilega, kurangnya kesadaran Masyarakat dan kurangnya SDM
PERAN GURU PADA PENGELOLAN KELAS DALAM MENGATASI TINGKAT KEJENUHAN BELAJAR SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH RAUDLATUSSHIBYAN NW BELENCONG KECAMATAN GUNUNGSARI
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran guru pada pengelolaan kelas dan untuk menjelaskan strategi guru dalam mengatasi tingkat kejenuhan belajar siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatusshibyan NW Belencong Kecamatan Gununsari dan untuk menjelaskan kejenuhan belajar siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah raudlatusshibyan NW Belncong Kecamatan Gunungsari. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, sumber data dalam penelitian ini adalah wali kelas V, guru mata pelajaran matematika dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Data dianalisis dengan pengumpulan data, konvensasi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan kebahasaan data adalah dengan perpanjang pengamatan, peningkatan ketentuan pengamatan, triangulasi dan kecukupan refrensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam peran guru pada pengelolaan kelas dalam mengatasi kejenuhan belajar siwa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Raudlatusshibyan NW Belencong Kecamatan Gunungsari. Adapun peran guru dalam pengelolaan kelas yakni dengan penyediaan fasilitas, mengatur tata ruangan kleas, mulai dari penataan tempat duduk, dekorasi ruang kelas. Guru menerapkan metode ice breaking, metode diskusi, metode tanya jawab dan penggunaan media pembelajaran yang menarik. Adapun peningkatan yang dapat dilihat dari peran yang dilakukan oleh lembaga sekolah dan tenaga pendidik tergolong baik, dan dengan diterapkannya metode-metode tersebut siswa lebih bersemangat dalam belajar dan fokus dalam mengikuti pelajaran
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAN PENYEDIA JASA KONSTRUKSI BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG JASA KONSTRUKSI
Penelitian ini berjudul “ Tanggung Jawab Pemerintah dan Penyedia Jasa Konstruksi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi “. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap jasa konstruksi di Indonesia, dan bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana bentuk tanggung jawab penyedia jasa konstruksi berdasarkan Undang-Undang, dan bertujuan untuk mengetahui peraturan perundang-undangan yang terkait jasa konstruksi di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum Normatif, hal ini disebabkan karena peneliti menggunakan bahan-bahan kepustakaan seperti peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan sumber hukum tertulis lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan jasa konstruksi sangat penting dalam mendukung tercapainya pembangunan nasional. Akan tetapi, dalam pelaksanaan kegiatan jasa konstruksi walaupun telah diadakan kesepakatan dan sudah sesuai dengan syarat-syarat yang sah, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Oleh karena itu, didalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi telah diatur tentang bagaimana tanggung jawab pemerintah dan penyedia jasa dalam jasa konstruksi secara lengkap dan jelas