Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    STRATEGI OPTIMALISASI TEKNIS PENGELOLAAN PERSAMPAHAN PADA KAWASAN PESISIR PANTAI

    No full text
    Sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang kelingkungan (Umayya, 2023). Wilayah pesisir dan laut merupakan daerah dataran rendah yang paling berpotensi menerima kerugian dalam masalah sampah. Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang dikemukakan maka tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui pengelolaan sampah yang optimal di Kawasan Pesisir. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif, Metode desktiptif ini dimaksudkan untuk menjelaskan berdasarkan informasi yang diperoleh selama penelitian. Terdapat dua variable yang dapat di ambil, yakni Persyaratan Teknis Pengelolaan Sampah dan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kawasan Pesisir Pantai Labuhan Haji belum memiliki beberapa fasilitas yang mendukung untuk kebersihan sampah yakni berupa pewadahan sampah yang belum tersedia di sekitaran pesisir pantai tersebut. Akibat penumpukan sampah yang terjadi di Kawasan pesisir pantai Labuhan Haji ini ialah adanya aliran sungai yang mengaliri sampah-sampah tersebut dari beberapa Kecamatan sampai di titik akhir Pantai Labuhan Haji, sehingga terjadilah penumpukan sampah yang mengakibatkan ketidak nyamanan masyarakat sekitar wilayah pesisir Pantai Labuhan Haji. Dari hasil analisis SWOT dapat disimpulkan bahwa dari lokasi penelitian masih memerlukan perhatian atas masalah yang ada, karena dari segi infrastruktur masih belum memadai seperti fasilitas kebersihan sampah dan juga belum terdapat kegiatan peran serta masyarakat yang ada di lokasi penelitian

    PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN SENSORIS DIMSUM AYAM

    No full text
    Dimsum merupakan makanan khas Cina yang banyak digemari di Indonesia dan sering disantap sebagai camilan. Makanan ini dibuat dari campuran daging ayam, udang, atau ikan yang dibalut dengan kulit pangsit, kemudian dikukus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang hijau (Vigna radiata) terhadap sifat fisik, kimia dan sensoris dimsum ayam dan untuk mengetahui penambahan tepung kacang hijau yang tepat dalam pembuatan dimsum ayam. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu : P0 (tanpa penambahan tepung kacang hijau), P1 (5% tepung kacang hijau), P2 (10% tepung kacang hijau), P3 (15% tepung kacang hijau), dan P4 (20% tepung kacang hijau). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis keragaman pada taraf 5% dan bila terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kacang hijau berpengaruh nyata terhadap sifat fisik (uji gigit, keempukan), sifat kimia (kadar serat) dan sifat sensoris (warna) yang dilakukan dengan uji skoring. Namun, tidak bepengaruh nyata terhadap sifat kimia (kadar protein) dan sifat sensoris (warna, aroma, rasa da tekstur) yang diuji dengan uji hedonik. Perlakuan terbaik adalah P4 (20% tepung kacang hijau) dengan kadar protein 5,03%, kadar serat 22,59%, tekstur agak keras dan disukai, berwarna hijau dan agak disukai, serta mempunyai aroma dan rasa yang disukai panelis

    PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG HAK CIPTA TERHADAP PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM KARYA SASTRA

    No full text
    Perlindungan Hukum Karya Sastra bagi pencipta atau pemegang Hak Cipta terhadap pelanggaran berdasarkan pada Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Perlindungan hukum adalah upaya yang disediakan oleh peraturan perundang-undangan guna memberikan perlindungan terhadap hak seseorang atau badan hukum sebagai subjek hukum, dengan cara memberikan kuasa terhadap perlindungan hak yang dimaksud kepada pihak lain dengan maksud memberikan perlindungan terhadap hak tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif. Penelitian hukum normatif adalah kajian atau penelitian yang berfokus pada norma-norma hukum atau peraturan yang berlaku. Pendekatan normatif yang murni (black-letter) diakui secara luas karena fokusnya yang eksklusif pada doktrin hukum substantif yang terdapat dalam sumber-sumber tertulis utama. Pendekatan ini berpegang pada gagasan bahwa pernyataan yang akurat tentang hukum dapat diperoleh melalui penjelasan mendetail dan tepat mengenai makna serta implikasi dari sumber-sumber hukum tertulis yang diakui dan berwenang. Kegiatan pelanggaran terhadap suatu ciptaan, terkhusus pada karya sastra pada hakikatnya memiliki dasar hukum yang sama dengan melakukan komersialisasi ciptaan pada platform manapun yakni harus dengan mendapatkan izin dari pencipta atau pemegang hak cipta. Lembaga Manajemen Kolektif berfungsi sebagai penghimpun serta pendistribusian royalti dan izin diantara pencipta, pemegang hak cipta dengan pengguna hak cipta

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PADA SISWA KELAS IV DI SDN 5 SILA

    No full text
    Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar berbasis kearifan local unutuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV Sdn 5 Sila pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah 4-D. Pada penelitian pengembangan ini sebagai uji kevalidan dilakukan oleh para ahli media dan materi kepraktisan dilakukan pada kelas 4 dilakukan oleh 12 peserta didik dan uji keefektifan dikelas 3 dilakukan oleh 19 peserta didik di SDN Sila. Berdasarkan hasil validasi dari ahli media mendapatkan nilai rata-rata 87.5% “sangat valid” dan hasil validasi dari ahli materi mendapatkan nilai rata-rata 84.7% “sangat valid”, hasil uji coba lapangan menghasilkan skor rata-rata pretest : 43.15, skor post-test : 88.94 yang menunjukan hasil minat belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar berbasis kearifan lokal, kemudian untuk N-Gain skor mendapatkan 80.70% yang dimana apabila dimasukkan ke dalam data kualitatif termasuk ke dalam kriteria “sangat efektif”

    FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

    No full text
    BBLR adalah bayi dilahirkan dengan berat lahir <2500 gram tanpa memandang usia gestasi. Salah satu kabupaten di NTB yang memiliki kejadian BBLR tertinggi adalah Kabupaten Lombok Utara dengan jumlah kasus 316 (7,5%) pada tahun 2022. BBLR disebabkan oleh kondisi ibu saat hamil (kehamilan remaja, malnutrisi, dan komplikasi kehamilan), bayi kembar, janin memiliki kelainan atau kondisi bawaan, dan gangguan pada plasenta yang menghambat pertumbuhan bayi. BBLR memiliki risiko lebih besar untuk menjadi stunting dan mengidap penyakit tidak menular saat dewasa, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, gangguan perkembangan termasuk serebral palsi dan retinopati prematuritas. Melihat tingginya kasus BBLR penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui faktor determinan kejadian BBLR di Kabupaten Lombok Utara. Variabel yang diteliti yaitu usia, paritas, usia gestasi, LILA, tekanan darah dan paparan asap rokok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif retrospektif analitik dengan desain case control study. Sampel penelitian sejumlah 124 sampel yang dibagi menjadi dua yaitu sampel kasus dan sampel kontrol dengan perbandingan 1:1. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dan pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisa data bivariat dengan chi square dan multivariat dengan regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan usia dan LILA merupakan faktor yang paling mempengaruhi kejadian BBLR. Usia memiliki resiko 11 kali sedangkan LILA memiliki resiko 4 kali lebih besar melahirkan bayi dengan BBLR. Penulis menyarankan Kabupaten Lombok Utara lebih meningkatkan program skrining layak hamil termasuk pendewasaan usia perkawinan serta pengawasan terhadap ibu hamil melalui ANC terpadu

    KAJIAN TINGKAT KERAWANAN BANJIR ROB DAN KERENTANAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA LEMBAR SELATAN

    Get PDF
    Desa Lembar Selatan yang merupakan desa yang sering terjadi bencana banjir rob tiap tahun dari 2020-2022 (Masyarakat Desa Lembar Selatan, 2023). Banjir rob yang terjadi di Desa Lembar Selatan dikarenkan karena naiknya permukaan air laut ke daratan, selain itu tingkat curah hujan yang tinggi makin memperparah keadaan genangan tersebut akibatnya air tidak dapat mengalir ke laut melalui drainase. Banjir rob yang berpengaruh pada perubahan kondisi fisik dan lingkungan dikhawatirkan juga akan berpengaruh pada aktivitas sosial masyarakat pada Desa Lembar Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerawanan banjir rob dan kerentanan sosial masyarakat di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Metode dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dianalisis menggunakan analisis kerentanan sosial (perka BNPB No.2 2012) serta analisis spasial ArcGIS. Hasil penelitian menunjukan banjir rob di Desa Lembar Selatan secara keseluruhan terjadi pada setiap dusun dengan ketinggian genangan 10cm - >70cm yang berlangsung selama 1 hingga > 6 jam. Tingkat kerentanan sosial di Desa Lembar Selatan dapat diketahui bahwa dusun dengan indeks kerentanan sosial tinggi karena berada dalam tingkat tinggi pada semua indikator kerentanan sosial yaitu Dusun Puyahan, Dusun Lembar, Dusun Lembar Barat, Dusun Padak, Dusun Segenter, Dusun Serumbung, Dusun Pesanggaran, Dusun Lawang Kute, Dusun Batu Samban dengan nilai indeks 2,40. Dusun dengan kerentanan sosial sedang yaitu Dusun Cemare dan Dusun Sepakat dengan nilai indeks 1,80

    PELAKSANAAN PEMBAYARAN AJIN GUBUK DAN PISUKE DALAM PERKAWINAN ADAT SASAK (STUDI DI DUSUN SIWI DESA SETUTA KECAMATAN JANAPRIA KABUPATEN LOMBOK TENGAH)

    Get PDF
    Pisuke merupakan mahar dalam tradisi perkawinan adat masyarakat suku Sasak yang tidak luput dari konflik sehingga rawan terjadinya sengketa, karena sering kali pisuke yang di minta pihak perempuan berjumlah tinggi berdasarkan status kebangsawanan, strata pendidikan, ekonomi dan jarak rumah antar mempelai, akan tetapi dengan adanya masalah tersebut masyarakat suku sasak yang ada di wilayah permasjidan dusun siwi desa Setuta memiliki caranya sendiri dalam menyelesaikan persoalan pisuke dengan dibuatnya aturan yang di kenal dengan ajin gubuk guna menuju perdamaian kedua belah pihak. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran terkait pengaturan serta pelaksanaan pembayaran ajin gubuk dan pisuke dan untuk mengetahui konsekuensi apa saja yang diterapkan oleh masyarakat permasjidan Dusun Siwi Desa Setuta Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah. Jenis atau metode penelitian yang di gunakan dalam skripsi ini adalah empiris, dimana metode ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan yuridis sosiologis yang menggunakan sumber bahan hukum primer yang diperoleh dari data lapangan berupa wawancara dan data sekunder yang diperoleh dari data studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pengaturan serta pelaksanaan yang di tetapkan permasjidan dusun siwi desa Setuta yaitu apabila kedua mempelai berasal dari domisili yang sama yakni sama-sama berasal dari permasjidan dusun siwi desa Setuta maka pisuke yang wajib pihak laki-laki bayarkan kepada pihak perempuan berjumlah 5 kuintal beras dan maskawin 3 gram emas di tambah dengan di kenakan pemegat perkawinan berjumlah Rp 130.000, acara sorong serah aji krama yang dilaksanakan dimasjid nantinya akan memotong jumlah pisuke sebanyak 15% kemudian di serahkan ke gubuk/dusun. dan Konsekuensi yang diterapkan oleh masyarakat permasjidan dusun siwi desa Setuta yaitu akan dikeluarkan dari status warga kekadusan, dikenakan sanksi administrasi dan akan menerima sanksi sosial

    ANALISIS PERANAN METODE SOSIODRAMA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS II SD PADA MATERI MENCERITAKAN ISI FABEL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SDN 15 MATARAM

    Get PDF
    Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan diri siswa di sekolah dasar. Namun, seringkali siswa belum sepenuhnya memahami materi yang dijelaskan oleh guru, dan ketika berbicara, kalimat yang diucapkan seringkali kurang tepat dan benar. Metode sosiodrama dapat digunakan sebagai alternatif untuk mendukung pemahaman siswa dan merangsang kemampuan berbicara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penerapan metode sosiodrama terhadap kemampuan berbicara siswa kelas II SD pada materi menceritakan isi fabel mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sosiodrama tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, tetapi juga membantu siswa mengatasi rasa gugup, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperbaiki keterampilan berbicara mereka melalui latihan yang relevan dan mendukung. Sosiodrama memungkinkan siswa untuk berlatih berbicara dengan lebih jelas, terstruktur, dan percaya diri dalam situasi sosial yang bervariasi. (2) penggunaan metode sosiodrama di kelas II menunjukkan dampak positif yang signifikan. Metode ini mendukung pengembangan keterampilan berbicara siswa melalui umpan balik dan refleksi. Dengan pendekatan interaktif dan diskusi yang memperkuat komunikasi dan partisipasi aktif. Observasi kualitatif mengungkapkan bahwa siswa merasakan manfaat substansial dari metode ini dalam pembelajaran

    PENGARUH PUTAR BALIK TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS JL.GAJAH MADA)

    Get PDF
    Untuk mengetahui pergerakan lalu-lintass ruas jalan, maka ruas jalan dimungkinkan untuk memiliki beberapa titik bukaan median yang memungkinkan kendaraan dapat melakukan gereakan putar balik arah atau gerakan U-turn. Kendaraan yang melakukan U-turn pada bukaan median membutuhkan lebih banyak waktu, kendaraan mengalami kecepatan relatif rendah atau melambat sehingga mengakibatkan kondisi ruas jalan macet. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisa volume kendaraan U-turn lalu-lintas, mengetahui tingkat pelayanan pada jalan Gajah Mada Kota Mataram, waktu tempuh rata-rata kendaraan dan panjang antrian kendaraan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah survey lapangan untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Survey yang dilakukan antara lain untuk mengetahui data dari kecepatan kendaraan, volume kendaraan,data geometrik jalan. Berdasarkan hasil analisa Q/C rasio, kepadatan lalu lintas, kecepatan rata – rata dan kecepatan arus bebas maka dapat ditentukan kinerja atau tingkat pelayanan jalan untuk studi kasus di Jl. Gajah Mada Kota Mataram saat ini yaitu untuk kondisi pagi hari, siang hari dan sore hari adalah “C” yang dimana Arus Stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan di tentukan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil analisa bahwa kecepatan minimum terjadi pada pagi hari sebesar 33,54 km/jam dan kecepatan maksimum pada sore hari sebesar 54,9 km/jam

    PENGARUH PERBANDINGAN PERSENTASE TEPUNG TERIGU DENGAN BUBUR LABU KUNING PADA PEMBUATAN ROTI KOMPIANG

    Get PDF
    Kompiang merupakan roti yang bertekstur padat dan berasa tawar, terbuat dari bahan sederhana yaitu dari campuran tepung terigu, mentega, garam, minyak goreng, fermipan dan wijen. Tidak ada rasa yang spesial dalam roti kompiang ini. Untuk mengatasi kejenuhan konsumen terhadap roti kompiang maka diperlukan upaya modifikasi kompiang dengan memanfaatkan bahan dasar lain misalnya dengan penggunaan labu kuning sebagai subtitusi tepung terigu. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengevaluasi pengaruh perbandingan persentase tepung terigu dan bubur labu kuning terhadap sifat kimia dan organoleptik roti kompiang yang dihasilkan. (2) menentukan persentase terbaik perbandingan persentase tepung terigu dan bubur labu kuning pada roti kompiang yang dihasilkan. Rancangan yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu perbandingan tepung terigu dan bubur labu kuning terhadap roti yang terdiri atas 6 perlakuan. P0 = tepung terigu 100% : bubur labu kuning 0%, P1 = tepung terigu 90% : bubur labu kuning 10%, P2 = tepung terigu 80% : bubur labu kuning 20%, P3 = tepung terigu 70% : bubur labu kuning 30%, P4 = tepung terigu 60% : bubur labu kuning 40%, P5 = tepung terigu 50% : bubur labu kuning 50%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan persentase perbandingan tepung terigu dengan bubur labu kuning berbeda secara nyata terhadap sifat kimia (kadar air, kadar abu dan kadar serat) roti kompiang yang diamati. Perlakuan persentase perbandingan tepung terigu dengan bubur labu kuning berbeda secara nyata terhadap sifat organoleptik (aroma, warna, rasa dan tekstur) roti kompiang yang diamati. Perlakuan terbaik persentase perbandingan tepung terigu dengan bubur labu kuning pada pengolahan roti kompiang adalah P5 (tepung terigu 50% : bubur labu kuning 50%) dengan kadar air sebesar 26,92%, kadar abu sebesar 1,74%, kadar serat sebesar 8,14%, aroma sebesar 3,93 (suka), rasa sebesar 3,40 (suka), warna sebesar 3,40 (coklat muda) dan tekstur sebesar 3,53 (lembut)

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇