Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
ANALISIS AKTA KELAHIRAN ANAK angkat BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi di Kantor Kependudukan Dan Catatan Sipil Lombok Utara)
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis hubungan perdata anak angkat dengan orang tua kandungnya dan orang tua angkat dari penerbitan akta kelahiran. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis implementasian penerbitan akta kelahiran anak angkat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Utara berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Pendekan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, pendekatan undang-undang (Statute Approach), Pendekatan Sosiologis (Sosiologis Approach), dan Pendekatan Kasus (case approach) Sumber data yaitu di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Utara. Tehnik dan alat pengumpulan data dalam penelitian ini ialah, observasi, wawancara dan dokumentasi serta Studi Kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis Deskriftif Kualitatif. Hasil penelitian ini adalah hubungan antara orang tua angkat dan anak angkat diakui secara hukum, di mana orang tua angkat bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak angkatnya. Namun, perlu digaris bawahi, pengangkatan anak tersebut tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dan orang tua kandungnya. Akan tetapi dalam KUH Perdata tidak mengatur secara khusus ketentuan anak angkat menjadi ahli waris atau hak waris anak angkat, tetapi ia berhak mendapatkan bagian melalui hibah wasiat. Serta dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 pada Pasal 49 diatas bahwa masyarakat sudah melakukan pengakuan dan pengesahan anak sesuai dengan isi pasal tersebut. Adapun salah satu contoh yang penulis lihat data nya yaitu tentang penerbitan akta pengakuan anak atas nama Putu Emanuela Asta Mortato dimana permohonan pengakuan anak tersebut diproses sesuai prosedur yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Utara yaitu dilkukan permohonan melalui Pengadilan Negeri sudah mendapatkan penetapan pengadilan dengan Putusan Perkara Perdata No.15//Pdt.P/2016/PN yang telah tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Utara apabila sudah dicatatkan maka akan diterbitkan Kutipan Akta Pengakuan Anak dan Kutipan Akta Kelahiran setelah dilengkapi syarat-syarat yang ditentukan oleh Disdukcapi
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIARE DAN PERILAKU IBU BALITA DALAM SWAMEDIKASI DI DESA BEBER, KECAMATAN BATUKLIANG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Swamedikasi adalah proses pengobatan yang dilakukan sendiri oleh seseorang mulai dari pengenalan gejala sampai pemilihan dan penggunaan obat. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan dan penyakit ringan yangsering dialami masyarakat seperti demam, pusing, nyeri, batuk, influenza, maag, kecacingan, penyakit kulit dan diare. Diare merupakan suatu keadaan yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan volume cair serta frekuensi buang air besar tiga kali atau lebih dalam sehari. Penyebab diare dibagi menjadi beberapa faktor yaitu faktor infeksi, faktor malabsorbsi, faktor makanan dan faktor psikologis. Swamedikasi adalah upaya pengobatan sendiri, biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit ringan seperti demam, nyeri, batuk, pusing, influenza, diare dan penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan tentang diare dan perilaku ibu balita dalam swamedikasi. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional, serta menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 82 ibu balita dan dilaksanakan pada 27 juni – 30 juli 2024 dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan ibu balita memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 48 (58,5 %) dan perilaku cukup 37 (45,1%).Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku ibu dalam swamedikasi diare pada balita dengan nilai signifikan p = 0,000 (p-value < 0,05 )
ANALISIS PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE PERUSAHAAN PT TELKOM INDONESIA TBK WITEL NTB
Penelitian ini melakukan analisis terhadap dampak dan implementasi dari kegiatan Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia Tbk Witel NTB. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui seberapa berpengaruh implementasi Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia Tbk Witel NTB di lokasi bencana alam desa kekait dusun kekait daye. Pada penelitian ini apakah Corporate Social Responsibility dapat meningkatkan pandangan masyarakat terhadap Brand Image perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Corporate Social Responsibility yang dilakukan PT Telkom Indonesia Witel NTB terbilang sukses dan sangat berdampak positif dalam meningkatkan Brand Image perusahaan di kalangan masyarakat, hal tersebut tidak luput dari kegiatan yang dilakukan perusahaan sehingga menimbulkan dampak positif dari pandangan masyarakat Dusun Kekait Daye terhadap perusahaan PT Telkom Indonesia Witel NTB. Implementasi yang dilakukan berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana alam oleh perusahaan di nilai sangat berpengaruh dalam meningkatkan keberlangsungan dan eksistensi Brand Image perusahaan, hal ini dibuktikan dengan penggunaan produk dari PT Telkom Indonesia Witel NTB di rumah masyarakat dusun kekait daye
TINGKAT PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS GUNUNGSARI
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Mycobacterium Tuberculosis dengan waktu pengobatannya yang cukup lama. Tuberkulosis sampai sekarang masih menjadi permasalahan kesehatan di dunia karna penyakit Tuberkulosis ini juga banyak ditemukan diberbagai belahan dunia. Pengetahuan dan motivasi merupakan salah satu faktor dari kepatuhan seseorang dalam meminum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari tinggi atau rendahnya pengetahuan dan motivasi dari seseorang dalam meminum obat. Rancangan penelitian ini adalah Deskriptif Observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan selama periode Januari-Maret 2024 yang melibatkan 23 pasien Tuberkulosis. Pengukuran pengetahuan dan motivasi dilihat dari nilai kuisioner Widianingrum (2019) yang telah diisi masing – masing pasien, sedangkan untuk kepatuhan minum obat dinilai dengan melihat Form TB 01. Hasil penelitian pada tingkat pengetahuan didapatkan 16 responden (70%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 6 responden (26%) memiliki ringkat pengetahuan yang cukup, dan 1 responden (4%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Untuk hasil motivasi didapatkan 14 responden (61%) memiliki motivasi yang baik, 9 responden (39%) memiliki motivasi yang cukup, dan tidak ada satupun responden yang memiliki motivasi kurang. Sedangkan untuk kepatuhan minum obat, seluruh responden dengan jumlah 23 responden (100%) berada dalam kelompok patuh dalam meminum obat
MODEL PENDIDIKAN PENGEMBANGAN LITERASI KEBANGSAAN UNTUK ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA SEBAGAI SARANA INTEGRASI BANGSA DI SANGGAR BIMBINGAN KAMPUNG BARU, KUALA LUMPUR, MALAYSIA
Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembentukan identitas nasional dan integrasi masyarakat. Pekerja migran, khususnya anak-anak mereka, sering menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks kebangsaan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan pengembangan literasi kebangsaan bagi anak-anak pekerja migran di Sanggar Bimbingan Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Model pendidikan ini didesain dengan fokus pada pengembangan literasi kebangsaan, yang mencakup pemahaman budaya, sejarah, dan nilai-nilai yang membentuk identitas nasional indonesia. Sanggar Bimbingan di Kampung Bharu dianggap sebagai pusat integrasi masyarakat, sehingga menjadi tempat yang ideal untuk menerapkan model pendidikan ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan pengembangan literasi kebangsaan efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak pekerja migran terhadap kebudayaan dan sejarah indonesia. Program ini juga mendorong partisipasi aktif, membentuk rasa kebangsaan, dan memperkuat integrasi sosial di antara peserta. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan identitas nasional anak-anak pekerja migran, sambil memberikan mereka keterampilan dan pengetahuan yang dapat meningkatkan peluang masa depan mereka di tengah masyarakat Malaysia yang multikultural.Model pendidikan ini dapat dijadikan acuan bagi lembaga sejenis atau program pengembangan literasi kebangsaan di tempat-tempat lain yang memiliki populasi anak pekerja migran. Melalui upaya ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung bagi anak-anak pekerja migran untuk menjadi bagian yang berarti dari kehidupan sosial dan budaya di negara tempat mereka tinggal
PENGARUH SIKAP IBU PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI PUSKESMAS POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT PROVINSI NTB
Latar Belakang : Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat terdapat sebanyak 2.481 PUS tahun 2021, dengan perincian 2065 (86,68%) Akseptor KB aktif, 291 (92 %) hamil dan promil, 128 (7,9 %) unmetneed. Mayoritas akseptor menggunakan KB Suntik 3 Bulan sebanyak 1051 orang (44,62%) orang, Pil sebanyak 146 orang (6,19%), Implant sebanyak 599 orang (25,4%), IUD sebanyak 174 orang (7, 38%), MOW sebanyak 65 orang (2,76%), MOP sebanyak 1 orang (0,04%), dan Kondom sebanyak 29 orang (1,23%). Dari data tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi Suntik lebih tinggin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap ibu PUS terhadap pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat Provisi NTB. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan yaitu studi korelasi dengan pendekatan cross sectional.. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu PUS usia 15 – 49 tahun di Wilayah kerja Puskesmas Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat provinsi NTB yaitu sebanyak 2.107 orang. Jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 336 sampel . Hasil : Ada pengaruh sikap ibu PUS terhadap pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat provinsi NTB (p-value 0.000 < 0.05). Kesimpulan : Bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang manfaat menggunakan kontrasepsi kepada masyarakat, khususnya kepada pasangan usia subur
SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PENGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (STUDI KASUS DI POLRESTA MATARAM)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana POLRESTA MATARAM dalam upayapencegahan kasus Residivis tindak pidana pencurian, untuk mengetahui apa yang menyebabkan seseorang mengulagi perbuatannya dalam hal kasus residivis ini. Karenanya Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis data primer dan data sekunder, yaitu: data yang diperoleh dari nasumber di POLRESTA MATARAM dan data dari dokumen-dokumen resmi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pemeriksaan semua data terkait, hasil wawancara, penyajian data kemudian penariakan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kasus residivis belum sepenuhnya dapat diatasi, namun Polresta Mataram mampu meminimalisir dengan berkolaborasi dengan para tokoh Aagama dan tokoh masyarakat yang kerap terjadi di lingkungan Mataram. Tidak hanya itu Polresta Mataram rutin berpatroli di daerah yang memang rawan menjadi lokasi kejahatan, khususnya pencuruan, dengan demikianPolresta Mataram angka kejahatan residivis akan terus menjadi evaluasi untuk POLRESTA MATARAM
PERSEPSI HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN DI CHICKEN POP PANJITILAR
Salah satu penjual makanan cepat saji di wilayah kota Mataram ialah Chiken Pop Panjitilar yang dimiliki oleh Bapak Amri Zulfiandi dan sang istri Ayu Widya Savitri yang telah dirintisnya sejak tahun 2016. Karena usaha chicken pop ini merupakan satu-satunya usaha terbaru yang ada di Indonesia khususnya di wilayah Kota Mataram mampu membuat daya tarik tersendiri bagi para konsumennya. Semakin hari semakin banyak peminatnya owner berani membuka 5 outlet dengan modal usaha yang cukup serta tambahan dari investasi modal yang cukup besar yang diterima oleh owner sendiri. Dikarenakan masih pemula serta hanya bermodalkan pengetahuan sendiri dan kurang terampilnya sumber daya manusia (SDM) dan minimnya ilmu manajemen yang dimiliki membuat perlahan-lahan owner mengurangi outletnya satu per satu yang awalnya 5 outlet dan kini hanya tersisa 1 outlet yang masih berdiri di Jln. Panjitilar Negara No. 100A Kekalik Jaya.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi kualitas produk dan harga terhadap peningkatan volume penjualan serta peluang dan tantangan usaha yang terjadi di chicken pop panjitilar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara terstruktur dimana dalam penelitian ini peneliti membuat pertanyaan-pertanyaan berdasarkan indikator dari teori-teori yang peneliti gunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga yang tinggi membuat kurangnya daya tarik konsumen sehingga owner menurunkan harganya sehingga harganya bisa diterima oleh konsumen dan dari segi kualitasnya dalam meningkatkan penjualannya chicken pop menggunakan bahan-bahan yang premium chicken pop juga menggunakan ayam dengan kualitas pilihan peluang bisnis ini memiliki peluang yang besar karena bergerak dibidang kuliner yang apabila ditekuni akan memiliki peluang yang besar serta tantangan dalam chicken pop ini ialah minimnya ilmu manajemen yang dikuasai
PENGARUH PROPORSI SEPEDA MOTOR TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS DI JALAN SRIWIJAYA KOTA MATARAM)
Sepeda motor adalah transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat pada umumnya, Sepeda motor memiliki fleksibilitas bermanuver dan lebih ekonomis menjadi alesan pemilihan moda tersebut hal ini mempengaruhi pada kinerja ruas Jalan Sriwijaya yang berbagai pusat pelayanan kota, perkantoran, perdagangan umum dan perbelanjaan. Tujuan penelitian untuk memperoleh volume lalu lintas, kecepatan , dan tingkat pelayanan jalan. Tingkat pertumbuhan sepeda motor sangat tinggi yang mempengaruhi kinerja pada ruas Jalan Sriwijaya. Dominasi sepeda motor dalam arus lalu lintas di jalan memerlukan perhatian khusus dikarenakan berbagai parameter lalu lintas saat ini belum mempertimbangkan pengaruh perubahan proporsi sepeda motor.
Data yang digunakan dalam penelitian inni ada dua (2), data primer dan data skunder, pengambilan data primer dilakukan dengan jenis survei manual untuk mencatat pengumpulan data primer. Meliputi survei volume lalu lintas, survei geometrik jalan dan survei hambatan samping, untuk data sekunder sudah terstruktur melalui literature review jurnal. Standar penelitian Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) sumber dari informasi perpustakaan internet. Penelitian dilakukan dari jam 07.00-18.00 pada hari Minggu, senin dan rabu.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu volume terbesar lalu lintas terjadi pada hari Senin, 15 Januari 2024, jam 07.00-08.00 arah Ampenan didapatkan 828.95 smp/jam. Dan untuk yang arah Cakranegara jam 08.00-09.00 di dapatkan volume 668.4 smp/jam. Proporsi sepeda motor terbesar di ruas Jalan Sriwijaya pada hari Senin arah Ampenan dengan total 70,17 % dengan nilai (DS) sebesar 0,28, di bandingkan arah Cakranegara jika di lihat nilai (DS) 0,25 pada hari senin arah Cakranegara dan memiliki proporsi sepeda motor sebesar 79,27 % pada proporsi Jalan Sriwijaya dan memiliki tingkat pelayanan jalan A ( A <0,60 ). Hasil analisa diperoleh rata-rata proporsi sepeda motor terbesar hari Senin arah Cakranegara 76,40 % dengan kecepatan 1,09 km/jam, di bandingkan arah Ampenan rata-rata proporsi terkecil 70,10 % dengan kecepatan 0,56 km/jam
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PIJAT BAYI USIA 6-12 BULAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DI PUSKESMAS LABUAPI
Labuapi sebanyak 46 orang. Tiga dari ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan mengatakan belum mengetahui tentang pijat bayi, bagaimana teknik yang dilakukan dalam memijat. Selain itu ibu lainnya menyatakan bahwa pernah membawa bayinya ke klinik pijat bayi dan belum melakukan pemijatan secara mandiri karena tidak mengetahui bagaimana cara melakukan pijat bayi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang pijat bayi usia 6-12 bulan terhadap peningkatan pengetahuan ibu di puskesmas labuapi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs dengan rancangan one grup pretest-posttest. Data diolah dengan aplikasi SPSS untuk mengukur pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ibu terhadap teknik pijat bayi. Hasil: Sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan ibu berada pada peringkat “Cukup” mencapai 43.8%. Setelah dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan ibu menjadi lebih tinggi berada pada peringkat “Baik” hingga mencapai 65.7%, hasil uji Wilcoxon diperoleh P Value 0.000. Kesimpulan: terdapat pengaruh penyuluhan tentang pijat bayi usia 6-12 bulan terhadap peningkatan pengetahuan ibu di Puskesmas Labuapi. Hal ini dibuktikan bahwa nilai rata-rata pengetahuan ibu tentang teknik pijat bayi sebelum dilakukan penyuluhan adalah 61.66 sedangkan nilai rata-rata pengetahuan ibu setelah dilakukannya penyuluhan adalah 77.31