Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    PENGARUH FASILITAS DAN HARGA TIKET TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG OBJEK WISATA PEMANDIAN HUTAN ADAT MANDALA DESA BAYAN KECAMATAN BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah fasilitas dan harga tiket berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan di Pemnadian Hutan Adat Mandala. Data penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan dengan metode kuisioner yang disebar secara langsung dan secara online melalui google form dengan sistem random sampling dengan jumlah 100 responden. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa harga tiket dan berpengaruh dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung, namun fasilitas tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung dengan nilai signifikansi dilihat dari tabel uji t yang dilakukan, pada variabel fasilitas menghasilkan nilai signifikansi 0,065> 0,05. Dari varibael fasilitas, dan harga tiket berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan wisatawan dengan F hitung sebesar 19,219. Nilai koefisien determinasi pada tabel R square adalah 0,284, yang menunjukkan bahwa semua variabel independen, yakni fasilitas dan harga tiket, mampu menjelaskan variabel dependen, yaitu kepuasan pengunjung, sekitar 28,4%, sedangkan 71,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam kajian ini

    STRATEGI PENGEMBANGAN ISTANA DALAM LOKA PERDA NO 11 TAHUN 2019 TENTANG CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN SUMBAWA (Studi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa)

    No full text
    Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya, salah satunya melalui Istana Dalam Loka di Kabupaten Sumbawa. Istana ini, dengan nilai sejarah dan arsitektur yang unik, berpotensi menjadi daya tarik wisata utama. Namun, pengembangannya menghadapi tantangan seperti kurangnya perhatian pemerintah, infrastruktur yang terbatas, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian cagar budaya. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan Istana Dalam Loka sebagai cagar budaya menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Faktor penghambat pengembangan mencakup lokasi di kawasan pemukiman yang membatasi ruang pengembangan dan kurangnya kesadaran masyarakat. Di sisi lain, faktor pendukungnya meliputi dukungan anggaran dari pemerintah daerah yang menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan pengembangan. Istana Dalam Loka, dengan nilai sejarah yang tinggi sebagai simbol kejayaan Sultan Sumbawa pada masa lampau, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata bersejarah sekaligus mendukung pelestarian budaya masyarakat Sumbawa. Strategi yang tepat dapat menjadikan Istana ini sebagai ikon budaya yang berkelanjutan

    PELAKSANAAN PROGRAM INOVASI BAKSO (BUAT ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SECARA ONLINE) DALAM MEMAKSIMALKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (STUDI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN LOMBOK TIMUR)

    No full text
    Pemerintah sebagai bagian dalam birokrasi memiliki fungsi utama yaitu menyediakan pelayanan, menyelenggarakan pembangunan, dalam menjalankan tata kelola pemerintah untuk menyusun dan merangkai masyarakat, seraya menciptakan ketentraman serta keteraturan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program Inovasi Bakso dalam memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAKSO telah berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan, mengurangi antrian, serta meningkatkan kepuasan masyarakat. Beberapa faktor pendukung keberhasilan inovasi ini antara lain dukungan penuh dari pemerintah daerah, ketersediaan sistem yang stabil, serta partisipasi aktif masyarakat. Namun, keberlanjutan program ini juga bergantung pada upaya berkelanjutan dalam pemeliharaan sistem, pelatihan petugas, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Secara keseluruhan, inovasi BAKSO telah menjadi contoh yang baik dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat lokal. Pelajaran dari keberhasilan ini dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam menerapkan inovasi serupa

    STRATEGI KOMUNIKASI DA’I DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS MASYARAKAT KAMPUNG LENDO DESA SIRU KECAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARAT NTT

    No full text
    Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Da’i dalam Meningkatkan Religiusitas Masyarakat Kampung Lendo, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan oleh para da’i dalam meningkatkan tingkat religiusitas masyarakat serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses dakwah di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan para da’i, tokoh agama, serta masyarakat Kampung Lendo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi da’i yang efektif melibatkan pendekatan personal, ceramah, serta penggunaan media dakwah yang sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Selain itu, keberhasilan dakwah dipengaruhi oleh pemahaman terhadap karakteristik mad’u dan penerapan komunikasi persuasif yang bersifat edukatif dan inspiratif. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor pendukung utama dalam meningkatkan religiusitas masyarakat adalah adanya dukungan dari tokoh agama, komunitas muslim, serta ketersediaan tempat ibadah yang memadai. Namun, tantangan seperti rendahnya pemahaman agama, pengaruh budaya lokal, serta minimnya akses terhadap pendidikan Islam menjadi hambatan dalam proses dakwah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para da’i untuk lebih mengoptimalkan strategi komunikasi yang adaptif, meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah yang lebih luas dan efektif

    Efektivitas Penggunaan Digital Marketing melalui aplikasi Instagram, Tiktok dan Facebook pada penjualan Perumahan Nata Alam Mavilla 3, Lombok Barat, NTB (Studi Kasus PT. Nata Alam Raya)

    No full text
    Penelitian ini membahas efektivitas penggunaan digital marketing dalam meningkatkan penjualan perumahan subsidi Nata Alam Mavilla 3 oleh PT. Nata Alam Raya. Fokus utama penelitian adalah menganalisis dampak digital marketing melalui tiga aspek efektivitas menurut Duncan, yaitu pencapaian, adaptasi, dan integritas. Data diperoleh melalui wawancara dan analisis dokumen yang menunjukkan perbandingan penjualan sebelum dan sesudah penerapan digital marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam periode 2 Januari 2024 – 21 Maret 2024, ketika PT. Nata Alam Raya belum fokus pada digital marketing, hanya 28 unit rumah yang terjual dari total 178 unit. Namun, setelah mengoptimalkan strategi digital marketing pada 2 April 2024 – 25 Juli 2024, penjualan meningkat signifikan hingga mencapai 155 unit. Hal ini membuktikan bahwa digital marketing efektif dalam meningkatkan penjualan dengan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi biaya dan waktu, serta memungkinkan segmentasi pasar yang lebih tepat sasaran. Dari aspek pencapaian, digital marketing memungkinkan perusahaan menjual hingga 80 unit rumah dalam satu minggu dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi produk secara luas. Dari aspek adaptasi, PT. Nata Alam Raya mampu mengikuti tren pemasaran digital, seperti penggunaan TikTok dan teknik soft selling, yang berhasil meningkatkan engagement dan memperluas kesadaran merek. Dari aspek integritas, perusahaan memberikan informasi transparan terkait spesifikasi rumah, biaya, dan kebijakan pembelian, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa digital marketing memiliki peran signifikan dalam meningkatkan efektivitas penjualan properti. PT. Nata Alam Raya perlu terus mengembangkan strategi digital marketing secara inovatif dan berkelanjutan agar dapat mempertahankan serta meningkatkan performa bisnis di masa mendatang

    ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PEMBELAJARAB BAHASA ARAB DI MTS JIHADUL UMMAH NAHDATHUL WATHAN WAKER LOMBOK TENGAH TA 2024/2025

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana guru, siswa dan lingkungan sebagai faktor penghambat pembelajaran bahasa arab di Madrasah Tsanawiyah Jihadul Ummah Nahdatul Wathan Waker Lombok Tengah. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan Kuantitatif Deskriptif. Metode Pengumpulan data yang di gunakan penelitian ini menggunakan dokumentasi dan wawancara.Teknik analisis data yang di gunakan adalah dengan mengelompokkan data berdasarkan variabel, menyajikan data tiap variabel yang di teliti melakukan perhitungan dan menjawab rumusan masalah. Dari hasil penelitian ini di ketahui bahwa hasil perhitungan faktor guru tidak menghambat pembelajaran bahasa arab di karenakan, Ha 26,7% dan H0 73,3% artinya H0 di terima dan guru tidak menjadi faktor penghambat pembelajaran bahasa arab karena guru mata pelajaran bahasa arab menguasai bahan ajar dengan baik. Hasil perhitungan faktor siswa tidak menjadi penghambat pembelajaran bahasa arab di karenakan Ha 37,5% dan H0 62,5% maka H0 di terima artinya subvariabel siswa tidak menjadi faktor penghambat pembelajaran bahasa arab di karenakan siswa di Madrasah Tsanawiyah Jihadul Ummah Nahdatul Wathan Waker Lombok Tengah mereka 24 jam mendapatkan pendidikan mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi، mungkin dari segi minat siswa, motivasi siswa، sikap siswa menjadi lebih baik sehingga siswa tidak menjadi faktor penghambat pembelajaran bahasa arab. Dan hasil perhitungan faktor lingkungan menjadi penghambat dalam pembelajaran bahasa arab dikarenakan hasil mean yang di peroleh sebesar 33،00 dan masuk pada kategori Ha di terima, maka lingkungan belajar menjadi penghambat pembelajaran bahasa arab. hal ini di sebabkan tidak memungkinkannya menggunakan bahasa arab saat berada di sekolah karena siswa menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa kesehariannya dan pada ssaat berada di sekolah oleh karena itu kondisi lingkungan menjadi faktor penghambat pembelajaran bahasa arab

    PERAN PROGRAM EKTRAKURIKULER DALAM MENCEGAH TINDAK KEKERASAN VERBAL DAN NON-VERBAL SISWA SD 48 AMPENAN

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran program ekstrakurikuler dalam mencegah tindak kekerasan verbal dan non-verbal siswa SDN 48 Ampenan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peran program ekstrakurikuler dalam mencegah tindak kekerasan verbal dan non-verbal siswa SDN 48 Ampenan. Terdapat beberapa tindak kekerasan verbal maupun non-verbal yang masih dilakukan oleh siswa di SDN 48 Ampenan tersebut yaitu seperti mengatakan hal-hal kotor, mengejek atau mengolok-olok, dan melakukan kontak fisik yang tidak diinginkan oleh siswa lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, metode penelitian ini berfokus pada pengamatan mendalam untuk memahami fenomena, masalah, atau gejala sosial. Teknik pengumpulan data untuk mengambil sampel adalah metode proposional sampling. Hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti dengan guru kelas dan beberapa siswa bahwasannya perilaku tindak kekerasan verbal dan non-verbal yang terjadi di SDN 48 Ampenan masih sering terjadi dikalangan peserta didik. Peneliti menyimpulkan bahwa program ekstrakurikuler sangat berperan penting dalam mengatasi tindak kekerasan yang terjadi di kalangan peserta didik baik itu kekerasan verbal maupun kekerasan non-verbal

    KEPASTIAN HUKUM PERJANJIAN PERKAWINAN YANG TIDAK DI DAFTARKAN PADA KANTOR PENCATATAN PERKAWINAN (Studi Kasus di Desa Marong, Kec, Praya Timur, Kab, Lombok Tengah)

    No full text
    Perjanjian Perkawinan ini merupakan perjanjian pemisahan harta perkawinan secara bulat. Segala harta bawaaan yang diperoleh sebelum perkawinan berlangsung oleh masing-masing pihak, akan tetap menjadi milik dan dikuasai penuh oleh masing-masing pihak, demikian pula dengan harta benda yang diperoleh selama perkawinan berlangsung akan menjadi milik dan dikuasai sepenuhnya oleh para pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan perjanjian perkawinan berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, untuk mengetahui kepastian hukum perjanjian perkawinan yang tidak didaftarkan pada kantor pencatatan perkawinan, dan untuk mengetahui akibat hukum perjanjian perkawinan yang tidak didaftarkan pada kantor pencatatan perkawinan Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum yang bersifat deskriptif analisis dan menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dan juga penelitian ini mengelola data yang ada dengan menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa Proses pembuatan perjanjian perkawinan berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, pasangan suami yang telah membuat perjanjian perkawinan membawa persyaratan sebagaimana yang telah diatur dalam lampiran (foto copy KTP-el; foto copy KK, foto copy akta notaris perjanjian perkawinan yang telah dilegalisir dengan menunjukkan aslinya. Akibat hukum apabila perjanjian perkawinan tidak didaftarkan pada pegawai pencatatan perkawinan untuk suami-istri tetap mempunyai akibat hukum bagi kedua belah pihak, karena perjanjian tersebut tetap mengikat kepada kedua belah pihak, sedangkan untuk pihak ketiga, apabila perjanjian perkawinan tidak didaftarkan maka akibat hukumnya perjanjian perkawinan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat terhadap pihak ketiga. Serta ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi pihak ketiga atas perjanjian perkawinan yang dibuat pada masa perkawinan, diantaranya: (a) perjanjian perkawinan seharusnya dibuat dihadapan Notaris; (b) Perjanjian perkawinan harus dibuat dengan itikad baik para pihak; (c) Perjanjian perkawinian wajib dicatatkan oleh petugas pencatat perkawinan

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Dalam Mengunjungi Longtun Waterpark Kopang Lombok Tengah

    No full text
    Pariwisata adalah kegiatan manusia berupa perjalanan yang dilakukan untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain dengan tujuan melakukan rekreasi. Wisata Longtun Waterpark terletak di Desa Kopang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung ke objek wisata Longtun Waterpark Kabupatan Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam pada penelitian ini merupakan data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yang dilakukan setelah data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian data tersebut diseleksi dengan data-data yang telah terkumpul. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung wisatawan terhadap objek wisata Longtun Waterpark adalah Daya Tarik, Fasilitas, dan Aksesibilitas. Terbukti dari para pengunjung sangat menikmati suasana kemegahan dan keindahan, kesejukan dan kenyamanan pada objek wisata Longtun Waterpark. Daya tarik objek wisata Longtun Waterpark terletak di waterboom, tempatnya yang luas, dan berbagai parian jenis kolamnya. Fasilitas yang disediakan memberikan rasa puas pengunjung serta Aksesibilitasnya memberikan kemudahan untuk menuju ke tempat tersebut, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat berkunjung ke objek wisata Longtun Waterpark adalah Daya Tarik, Fasilitas, dan Aksesibilitas

    PELAKSANAAN PERJANJIAN BAGI HASIL PERIKANAN (STUDI ANTARA NELAYAN PEMILIK DAN NELAYAN PENGGARAP DI DESA MALAJU KECAMATAN KILO KABUPATEN DOMPU)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan pelaksanaan perjanjian bagi hasil perikanan antara nelayan pemilik dan nelayan penggarap serta untuk mengetahui bagaimana cara penyelesaian sangketa pembagian hasil perikanan antara nelayan pemilik dan nelayan penggarap di Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu. Penelitian ini merupakan penelitian Yuridis Empiris, dengan data primer dan sekunder serta bahan hukum yang diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian bagi hasil perikanan dilakukan menurut Hukum Adat ditentukan bersama secara musyawarah. Pembagian hasil penjualan ikan selama melaut jika menggunakan Kapal Jala dan Bagang dilakukan imbangan 50:50 setelah dikurangi biaya operasional dan jika perahu pancing tuna dilakukan pembagian 3:1, dan keberlakuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1964 Tentang Bagi Hasil Perikanan tidak diketahui oleh masyarakat. Sengketa yang biasa terjadi adalah sangketa mengenai ketidak sesuaian imbangan bagi hasil sebab nelayan penggarap mempunyai catatan-catatan pribadi mengenai pengeluaran dan pemasukan dari kegiatan usaha penangkapan. Sengketa dapat terselesaikan dengan cara musyawarah bersama antara kedua belah pihak, jika sengketa tersebut tidak dapat terselesaikan maka para pihak dapat melaporkan ke Kantor Desa dan kembali diselesaikan dengan bantuan mediator yaitu Kepala Desa

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇