Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    ANALISIS STRUKTURAL FI'IL MUDHARIQ DALAM SURAT YUSUF DAN PENGAKTUALISASIANNYA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN QOWAID SISWA MADRASAH ALIYAH AT-TAHDZIB KEKAIT TAHUN AJARAN 2024/2025.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fi'il muḍāriʿ (kata kerja bentuk sekarang atau akan datang) dalam Surat Yusuf berdasarkan pendekatan strukturalisme serta mengeksplorasi pengaktualisasiannya dalam meningkatkan kemampuan qawāʾid siswa Madrasah Aliyah. Pendekatan strukturalisme digunakan untuk mengidentifikasi pola morfologis dan sintaksis fi'il muḍāriʿ dalam ayat-ayat Surat Yusuf, yang kemudian dihubungkan dengan konteks maknanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui analisis teks Al-Qur'an, khususnya Surat Yusuf, serta pengamatan terhadap implementasi pembelajaran qawāʾid berbasis teks Al-Qur'an di Madrasah Aliyah at tahzib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fi'il muḍāriʿ dalam Surat Yusuf memiliki variasi pola yang dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk asal, perubahan akibat prefiks atau sufiks, serta kaitannya dengan subjek (dhamir) dan objek. Pola-pola ini menawarkan peluang untuk mengajarkan qawāʾid secara kontekstual kepada siswa, yang tidak hanya meningkatkan pemahaman tata bahasa, tetapi juga memperdalam penghayatan terhadap isi Al-Qur'an. Pengaktualisasian konsep ini dalam pembelajaran qawāʾid di Madrasah Aliyah At tahzib dilakukan melalui pendekatan integratif, seperti pembelajaran berbasis teks Al-Qur'an, analisis morfologis dan sintaksis, serta latihan-latihan kontekstual yang relevan dengan kehidupan siswa. Kesimpulannya, pengajaran qawāʾid berbasis analisis strukturalisme fi'il muḍāriʿ dalam Surat Yusuf mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami tata bahasa Arab sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas di Madrasah Aliyah sebagai bagian dari pembelajaran Bahasa Arab yang berorientasi pada integrasi ilmu dan agama

    ANALISIS DAMPAK PENGGABUNGAN MATA PELAJARAN IPA DAN IPS PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SDN 1 BANYUMULEK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggabungan mata pelajaran IPA dan IPS menjadi IPAS terhadap hasil belajar siswa di SDN 1 Banyumulek, serta penerapan Kurikulum Merdeka. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru kelas IV, V, VI, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penggabungan mata pelajaran ini memungkinkan siswa untuk memahami hubungan antara ilmu pengetahuan alam dan sosial, banyak siswa merasa kesulitan karena lebih menyukai pelajaran yang dipisah. Motivasi belajar siswa sedikit meningkat, namun tidak memberikan dampak signifikan terhadap hasil akademik mereka, yang tercermin dalam nilai rata-rata yang lebih rendah pada mata pelajaran IPAS dibandingkan dengan IPA dan IPS yang diajarkan terpisah. Kendala utama dalam implementasi penggabungan ini adalah keseimbangan materi yang terlalu padat dan kesulitan siswa dalam memahami kedua konsep secara bersamaan. Penerapan Kurikulum Merdeka juga menghadapi tantangan, meskipun upaya sekolah untuk meningkatkan pemahaman guru dan mendesain pembelajaran yang menarik cukup membantu. Disarankan untuk memperbaiki metode pengajaran, memperbanyak waktu pelajaran, dan meningkatkan kerjasama antar guru serta pemanfaatan teknologi pendidikan untuk meningkatkan efektivitas penggabungan mata pelajaran ini

    PENATAAN KAWASAN PANTAI KOLO SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK BERDASARKAN FUNGSI DAN BENTUK TERHADAP FASILITAS

    No full text
    Ruang terbuka publik merupakan gabungan unsur sosial dan fisik suatu lingkungan atau kota. Selain berfungsi untuk kegiatan sosial, ruang terbuka publik juga memiliki sifat fisik yang membentuknya Kota Bima adalah salah satu kota yang berada di pulau Sumbawa bagian timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kota Bima memiliki banyak Daerah Tujuan Wisata (DTW) dengan keindahan alam maupun budaya yang bisa dikunjungi, salah satunya Pantai Kolo. Kawasan Pantai Kolo memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang terbuka publik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berbagai aspek, seperti sosial, rekreasi, dan ekologis. Saat ini, pemanfaatan kawasan ini belum optimal, sehingga diperlukan penataan ruang yang memperhatikan fungsi dan bentuk untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka publik. Tujuan penelitian ini Untuk mengidentifikasi karakteristik Ruang Terbuka Publik di kawasan pantai Kolo berdasarkan Fungsi dan Bentuk Terhadap Fasilitas dan mengetahui arahan penataan Ruang Terbuka Publik di kawasan pantai Kolo berdasarkan Fungsi dan Bentuk Terhadap Fasilitas. Teknik analisis yang digunakan adalah Reduksi data, Verifikasi Data, dan Penarikan Kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah perlu penataan terhadap kawasan pantai Kolo dan dibutuhkannya penambahan fasilitasa di beberapa titik di kawasan pantai Kolo sebagai penunjang aktivitas para wisatawan. Dalam hasil penelitian dapat ditarik Kesimpulan adalah Penataan ruang terbuka publik di Pantai Kolo perlu ditingkatkan dengan menambah 20 gazebo, fasilitas toilet, tempat duduk, dan tempat ibadah guna meningkatkan kenyamanan serta memenuhi kebutuhan pengunjung

    PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU MANISAN TERONG UNGU KERING

    No full text
    Manisan terong ungu kering adalah produk hasil pengolahan terong yang dikeringkan kemudian dimasak menggunakan larutan gula sehingga memiliki rasa manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi gula dan lama pengeringan terhadap mutu manisan terong ungu kering, dan menentukan pengaruh konsentrasi gula yang terbaik yang disukai panelis. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan di laboratorium. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisa dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5% dengan perlakuan satu faktor yaitu pengaruh konsentrasi gula dan lama pengeringan yang terdiri dari 6 perlakuan sebagai berikut: P1 (50% : 15 jam), P2 (50% : 20 jam), P3 (60% : 15 jam), P4 (60% : 20 jam) P5 (70% : 15 jam), P6 (70% : 20 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan konsentrasi gula dan lama pengeringan berpengaruh nyata terhadap sifat kimia (kadar air, kadar gula reduksi, aktivitas antioksidan) dan sifat organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur dan kemanisan). Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan P5 (konsentrasi gula 70% dan lama pengeringan 15 jam) dengan kadar air 15,64%, kadar gula reduksi 12,81% dan aktivitas antioksidan 88.26%, warna coklat, aroma dan rasa sangat disukai, tekstur sangat lunak, dan tingkat kemanisan sangat manis

    KAJIAN PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK (BIL)

    No full text
    Bandara Internasional Lombok telah berumur 12 tahun sejak resmi di buka pada tahun 2011 silam dan secara fisik perubahan dan perkembangan kawasan di sekitar bandara dapat terlihat dari tahun – ketahun. Namun transformasi sosial ekonomi yang terjadi di sekitar kawasan bandara hingga saat ini perlu untuk dikaji lebih lanjut untuk dan menggali faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan sosial ekonomi pada lingkup masyarakat di sekitar bandara. Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk mengkaji perubahan sosial ekonomi masyarakat di sekitar Bandara Internasional Lombok. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif analisis AHP dengan bantuan aplikasi Expert Choice, purpossive samplingBerdasarkan hasil perhitungan matriks perbandingan berpasangan untuk keseluruhan kriteria dengan menggunakan aplikasi Expert Choice 11, dapat dihasilkan kriteria yang paling berpengaruh terhadap perubahan sosial ekonomi, maka kriteria yang mendapat posisi pertama berdasarkan kombinasi dari 14 (empat belas) sumber informan yang mengetahui informasi dan memiliki wewenang diketahui bobot terbesar terdapat pada kriteria letak dengan bobot 0,235, yang berarti bahwa letak menjadi faktor paling berpengaruh terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat di sekitar Bandara Internasional Lombok.nilai inconsitency sebesar 0,9. Kedekatan lokasi desa dengan bandara memberikan beberpa dampak seperti, kemudahan aksesibilitas, banyaknya fasilitas pendudkung yang dibangun di sekitar bandara, peluang membuka usaha, peluang pekerjaan, dan bantuan program pelatihan skill untuk melatih kemandirian masyarakat untuk membuka usaha atau mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja

    HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UTAN

    No full text
    Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2018 terdapat lebih dari 40% ibu hamil yang ada di dunia mengalami anemia. Banyaknya ibu hamil yang menderita anemia disebabkan oleh asupan gizi dan pola makan yang kurang baik. Studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Utan terdapat 223 (33,4%) dari 668 ibu hamil yang mengalami anemia pada tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ibu hamil, pola makan ibu hamil, tingkat kejadian anemia pada ibu hamil, dan hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional karena peneliti melakukan pengukuran data penelitian sesaat. Populasi sebanyak 155 orang, sampel sebanyak 60 orang. Instrument penelitian menggunakan Food Frequency Questionaire (FFQ) selama satu minggu terakhir, kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian yaitu karakteristik ibu hamil di Puskesmas Utan berdasarkan usia yaitu sebagian besar berusia 20-35 tahun sebanyak 44 orang (73.3%), sebagian besar berpendidikan menengah sebanyak 32 orang (53.4%), dan berstatus nulipara sebanyak 23 orang (38.3%). Tingkat kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 28 orang (46.7%), mayoritas ibu hamil memiliki pola makan baik sebanyak 39 orang (65.0%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Utan dengan ρ value = 0,000 yaitu < 0,05

    ANALISIS POTENSI SISWA PUTUS SEKOLAH DI LOMBOK TIMUR DI TINJAU DARI JENJANG PENDIDIKAN DAN GENDER

    No full text
    Pendidikan merupakan usaha sadar dan Terencana untuk Menciptakan suasana Pembelajaran agar Peserta Didik Aktif Mengembangkan Potensi Spiritual, Pengendalian Diri, Kepribadian, Kecerdasan, Akhlak Mulia, dan Keterampilan yang diperlukan untuk Diri Sendiri, Masyarakat, Bangsa, dan Negara dan Pendidikan juga dipakai dalam Proses Pembentukan Karakter Peserta Didik, Pembelajaran dalam Penerapan Budi Pekerti, Akhlak dan Pengembangan Bakat Perserta Didik dan juga untuk Mengembangkan Keterampilan yang belum atau sudah dimiliki Peserta Didik. Tingginya Angka Putus Sekolah di Lombok Timur disebabkan oleh kurangnya Aksesibilitas Pendidikan berkualitas, terutama di Pedesaan yang jauh dari pusat-pusat Pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis potensi siswa putus sekolah di Lombok Timur berdasarkan Pendidikan dan Gender menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Hasilnya menyatakan bahwa faktor-faktor seperti Motivasi Belajar, Minat dan Bakat, Iklim Keamanan Sekolah, Lingkungan, Masalah Sosial, Pergaulan Bebas, Kekerasan yaitu kekerasan Fisik, Kekerasan Verbal, Kekerasan Psikologis, Bullying, Pelecehan Seksual dan Kekerasan Struktural dan Masalah Ekonomi juga Berkontribusi terhadap tingginya Angka Putus Sekolah di Lombok Timur. Meskipun Program Kartu Indonesia Pintar diterapkan, faktor-faktor seperti Motivasi Belajar, Minat dan Bakat, serta lingkungan tetap menjadi penyebab utama Putus Sekolah di Lombok Timur. dan Hasil Penelitian oleh Peneliti tidak ada di temukan permasalahan Kesetaraan Gender terkait Potensi Putus Sekolah di Lombok Timur

    PENGARUH PENAMBAHAN KAPULAGA (Amomum cardamomum) DAN KAYU MANIS (Cinnamomumburmannii) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MINUMAN KOPI REMPAH

    No full text
    Kopi rempah adalah minuman yang dibuat dari campuran bubuk kopi dan bubuk rempah, termasuk bubuk kayu manis dan kapulaga. Penelitian ini Tujuan Penelitian yaitu (1) Menganalisis pengaruh dari penambahan kapulaga dan kayu manis terhadap sifat kimia dan organoleptik kopi rempah. (2) Menentukan konsentrasi penambahan kapulaga dan kayu manis dalam mempengaruhi sifat kimia dan organoleptik kopi rempah yang paling disukai panelis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Perlakuan dalam penelitian ini sebagai berikut: (P1) = 10% kapulaga + 0% kayu manis (P2) = 7,5 % kapulaga + 2,5 % kayu manis (P3) = 5,0% kapulaga + 5,0% kayu manis (P4) = 2,5 % kapulaga + 7,5 % kayu manis (P5) = 0% kapulaga + 10 % kayu manis (P6). Analisis keragaman (Analysis of Variance) digunakan untuk menganalisis data hasil pengamatan pada taraf 5% dan uji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapulaga dan kayu manis berpengaruh signifikan terhadap kadar air, dan total padatan terlarut, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu, total asam, dan aktivitas antioksidan. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan kapulaga dan kayu manis 7,5%+2,5% (P2). yang menghasilkan kadar air 4.05%, kadar abu 5.78%, total padatan terlarut 918.5ppm, total asam 0.43%, dan aktivitas antioksidan 68.14%. Sifat Organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan ini menghasilkan warna bubuk kopi coklat kehitaman, aroma netral, rasa netral, warna seduhan coklat kehitaman, serta kekentalan agak encer

    PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PEDAGANG KECIL SEKITARAN PANTAI LAKEY KECAMATAN HU’U

    No full text
    Sektor pariwisata memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kunjungan wisatawan terhadap pendapatan pedagang kecil di sekitaran Pantai Lakey. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang kecil di sekitaran Pantai Lakey. Para pedagang kecil dapat meningkatkan pendapatan mereka melalui penjualan produk dan layanan kepada wisatawan. Dampak pariwisata juga dapat mendorong perkembangan wilayah tersebut. Oleh karena itu, peningkatan pemanfaatan destinasi wisata dan kualitas layanan yang ramah merupakan faktor kunci dalam meningkatkan pendapatan pedagang kecil di sekitaran Pantai Lakey. Beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan wisata Pantai Lakey. Faktor pendukung meliputi sumber daya manusia, dana, dan sarana prasarana. Kerja sama dengan investor juga sangat penting. Namun, masih terdapat kendala dalam hal promosi yang menarik. Semua faktor ini menjadi penghambat bagi pengelola dalam mengembangkan potensi wisata Pantai Lakey. Faktor penghambat lainnya adalah daya tarik dan aksesibilitas wisata Pantai Lakey yang masih perlu dikembangkan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, baik lokal maupun mancanegara. Dengan meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas, diharapkan wisata Pantai Lakey dapat menjadi destinasi wisata yang lebih terkenal dan diminati oleh wisatawan

    UPAYA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PERKELAHIAN ANTAR SISWA DI KECAMATAN WERA (STUDI KASUS DI POLSEK WERA)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepolisian dalam mencegah perkelahian antar siswa, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perkelahian antar siswa serta menganalisis upaya penegakan hukum terhadap perkelahian antar siswa di Kecamatan Wera. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Peran Kepolisian dalam mencegah perkelahian antar siswa di Kecamatan Wera dapat dilihat melalui berbagai strategi dan pendekatan yang telah diterapkan. Peran ini mencakup tindakan preventif, represif, serta upaya edukatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah, keluarga, dan masyarakat; 2) Faktor-faktor yang berperan dalam konflik siswa di Kecamatan Wera meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi konflik personal dan intimidasi. Sedangkan faktor eksternal meliputi persaingan kelompok, pengaruh media sosial, konflik kelompok, pengaruh geng jalanan, pengaruh masyarakat, dan kurangnya peran guru; 3) Upaya penegakan hukum terhadap perkelahian antar siswa di Kecamatan Wera didasarkan pada Undang-Undang Nomor. 11 Tahun 2012 yang mengutamakan pendekatan diversi untuk menyelesaikan konflik siswa secara damai tanpa melibatkan hukuman formal, serta Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 2014 yang memberikan perlindungan kepada siswa melalui pengawasan dan pencegahan kekerasan. Kerjasama antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi perkelahian antar siswa secara holistik. Dengan demikian, langkah-langkah yang dilakukan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi siswa di Kecamatan Wera

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇