Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GRUP INVESTIGASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    No full text
    Model pembelajaran adalah komponen penting dalam proses pendidikan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas model pembelajaran grup investigasi dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest, melibatkan 29 siswa kelas delapan. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25, dengan skor pretest sebesar 0.010 dan skor posttest sebesar 0.063 setelah menerapkan model grup investigasi. Rata-rata skor posttest adalah 77.91, menunjukkan dampak signifikan terhadap hasil belajar. Observasi selama tiga sesi menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dari 26.97% dengan rata-rata 2.24 pada Sesi I (dikategorikan sebagai "Kurang Aktif"), menjadi 42.79% dengan rata-rata 3.56 pada Sesi II, dan 45.38% dengan rata-rata 3.78 pada Sesi III (keduanya dikategorikan sebagai "Aktif"). Peningkatan ini menegaskan bahwa model grup investigasi tidak hanya meningkatkan partisipasi siswa tetapi juga membuat siswa lebih aktif dalam belajar yang pada akhirnya meningkatkan hasil belajar matematika. Oleh karena itu, model grup investigasi dapat dianggap sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan prestasi siswa dalam matematika. Namun penelitian lebih lanjut dengan metode dan alat yang lebih tepat diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI BERBASIS KINEMASTER UNTUK MENINGKATKAN POWER OF REASON SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SDN 26 DOMPU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran animasi berbasis kinemaster uuntuk meningkatkan power of reason siswa pada pembelajaran ipas kelas 5 SD Negeri jenis metode penenlitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development). Dalam penelitian ini, peneliti munggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan sebagai berikut: (1) analysis (2) design (3) development (4) implementation and (5) evaluation. Berdasarkan hasil validasi media diperoleh 94% “sangat valid,” Validasi materi diperoleh hasil 85,71% “sangat valid,” Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 92,64% dari ahli RPP 1 dan 91,17% dari ahli RPP 2 “sangat valid.” modul ajar Kurikulum Merdeka 85,41% “valid,” Validasi lembar soal 80,5% “valid,” Uji coba terbatas ini dilakukan pada 15 siswa kelas VA SDN 26 Dompu menunjukan nilai/angka 86,66 atau berada pada kategori sangat praktis. Uji coba lapangan dilakukan 16 siswa kelas VB N-Gain rata-rata nilai pre-test sebesar 996 dan nilai post-test sebesar 1458 yang menunjukkan bahwa power of reason siswa kelas V SDN 26 Dompu meningkat, kemudian untuk N-Gain diperoleh nilai rata-rata 0,77 yang termasuk dalam kategori tinggi kemudian dikalikan 100% menghasilkan 77 yang setelah dimasukkan data kualitatif termasuk dalam kriteria “efektif”

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI EKOSISTEM YANG HARMONIS KELAS V DI SDN 26 DOMPU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbantuan lingkungan sekitar terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi ekosistem yang harmonis kelas V DI SDN 26. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain pre-test pos-test kontrol group design menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 26 DOMPU yang berjumlah 28 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V A sebagai kelas eksperimen sebanyak 18 siswa dan kelas V B sebagai kelas kontrol sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 10 soal dan soal essay yaitu sebanyak 5 soal. Metode analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis menggunakan Uji Paired Sample T-Test atau uji t pada program IMB SPSS versi 30 for windows. Hasil Penelitian Uji Paired Sample T-test Menunjukkan Angka yg signifikan antara nilai pre-test dengan post-test dengan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05, maka Hipotesis Nol (H0) pada penelitian ini ditolak dan Hipotesis Altenatif (Ha) diterima, dimana terdapat perbedaan yang signifikasi antara kedua test. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukan penggunaan Model Pembelajaran Discovery learning berbantuan lingkungan sekitar memiliki Pengaruh terhadap Kemampuan literasi sains Siswa kelas V SDN 26 Dompu

    PENGARUH KUALITAS TIDUR TERHADAP OUTCOME TERAPI PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN DOMPU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kualitas tidur terhadap outcome terapi pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu. Kualitas tidur yang buruk sering dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi pada pasien diabetes mellitus tipe 2, yang mempengaruhi kontrol gula darah, tekanan darah, serta kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan teknik cross sectional, di mana variabel terikat dan variabel bebas dikumpulkan secara bersamaan. Outcome terapi yang diukur meliputi gula darah 2 jam setelah makan (GD2JP) dan gula darah puasa (GDP). Sampel penelitian terdiri dari 35 pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan outcome terapi diukur melalui indikator HbA1c, tekanan darah, dan indeks massa tubuh (IMT). hasil pengujian chi square yang didapatkan yakni p value Kualitas Tidur terhadap Gula Darah Puasa (GDP) yakni 0,204 lebih besar dari 0,05. Sedangkan nilai p value Kualitas Tidur terhadap Gula Darah 2 Jam Setelah Makan (GD2JPP) yakni 0,833 lebih besar dari 0,05. Dari hasil tersebut bisa dikatakan kualitas tidur tidak memiliki korelasi yang positif terhadap Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah 2 Jam Setelah Makan (GD2JPP)

    EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAERAH PEMBERDAYAAN GOTONG ROYONG (PDPGR) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN BRANG ENE KABUPATEN SUMBAWA BARAT

    No full text
    Evaluasi adalah proses pengumpulan informasi mengenai nilai dan manfaat dari hasil sebuah kebijakan. Dalam konteks kebijakan, evaluasi menjadi hal penting untuk menilai keberhasilan atau kegagalan implementasi kebijakan publik. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah menetapkan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) sebagai salah satu program unggulan melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 tentang PDPGR. Program ini bertujuan untuk menyediakan ruang sekaligus mengarahkan penguatan nilai gotong royong sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan pembangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui evaluasi pelaksanaan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Brang Ene dan mengetahui faktor yang mempegaruhi evaluasi pelaksanaan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat. Penelititan ini merupakan jenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat. Sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi pelaksanaan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Brang Ene dapat dilihat melalui beberapa indikator seperti evaluasi berkelanjutan, objektivitas, dan objek evaluasi. Beberapa jenis kegiatan seperti jambanisasi rehab RTLH, bariri tani, bariri UMKM, pariri disabilitas, dan pariri lanjut usia. Beberapa aspek pelaksanaan tersebut masih perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program ini antara lain adalah peran pendamping, partisipasi masyarakat, serta kapasitas kelompok sasaran. Meskipun demikian, implementasi program belum sepenuhnya efektif karena kualitas agen pemberdayaan yang masih rendah di Kecamatan Brang Ene dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengawasan terhadap program PDPGR

    IMPLEMENTASI PRINSIP SYARIAH PADA AKAD MUSYARAKAH (STUDI DI KOPERASI SERBA USAHA BMT AL-IQTISHADY LABUAPI)

    No full text
    Penelitian ini membahas implementasi prinsip syariah pada akad Musyarakah di Koperasi Serba Usaha BMT Al-Iqtishady Labuapi. Akad Musyarakah merupakan bentuk pembiayaan berbasis penyertaan modal dengan sistem bagi hasil, yang sesuai dengan prinsip keadilan dalam ekonomi Islam. Studi ini bertujuan untuk menganalisis konsep akad Musyarakah berdasarkan Fatwa DSN-MUI, meninjau penerapannya di BMT Al-Iqtishady, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif-empiris dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad Musyarakah di BMT Al-Iqtishady telah sesuai dengan prinsip syariah, terutama dalam hal kesepakatan bagi hasil, transparansi modal, serta keterlibatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam memastikan kepatuhan terhadap Fatwa DSN-MUI. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam penerapan akad Musyarakah, seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya manajemen risiko, serta kurangnya pemahaman anggota terhadap konsep Musyarakah. Selain itu, kendala eksternal seperti keterlambatan pembayaran dan ketidakjujuran dalam pelaporan keuntungan menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sistem ini. Sebagai solusi, BMT Al-Iqtishady dapat meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada anggota mengenai akad Musyarakah agar pemahaman mereka lebih baik. Selain itu, penguatan sistem monitoring dan evaluasi usaha yang dibiayai, penerapan skema mitigasi risiko seperti asuransi syariah, serta pemberian insentif bagi anggota yang memiliki kinerja usaha baik dapat membantu meningkatkan efektivitas akad Musyarakah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan implementasi akad Musyarakah di koperasi syariah dapat lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota serta mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di tingkat komunitas

    ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MERANCANG MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA DI SDN 27 MATARAM TAHUN AJARAN 2024/2025

    No full text
    Penelitian ini berjudul “analisis kesiapan guru dalam merancang modul ajar kurikulum merdeka di SDN 27 Mataram”, hal ini dilatar belakangi oleh perubahan kurikulum pada tahun ajaran 2021 semua sekolah pada jenjang dasar dan menengah harus mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar, menuntut para guru untuk memiliki pemahaman yang mendalam serta kemampuan dalam merancang modul ajar yang sesuai dengan prinsip kebebasan belajar dan kebutuhan peserta didik. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memaparkan tentang kesiapan guru dalam merancang modul ajar kurikulum merdeka di SDN 27 Mataram, dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat guru dalam merancang modul ajar kurikulum merdeka di SDN 27 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas 1, guru kelas 2, guru kelas 4 dan guru kelas 5. Hasil penelitian ini yaitu Kurikulum merdeka diterapkan secara bertahap. Guru dilatih dan dibina saat mengikuti pelatihan dalam kegiatan KKG di gugus dan aktif mengikuti webinar-webinar, serta belajar otodidak melalui platfom digital seperti PMM guna mendapatkan ilmu dan meningkatkan kualitas diri, sehingga guru dapat merancang perangkat ajar kurikulum Merdeka. Faktor pendukung dalam merancang modul ajar yang pertama yaitu kesiapan guru dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum Merdeka, ketersediaan fasilitas dan sumber daya, serta kolaborasi antar guru. Adapun kendala yang dihadapi guru dalam merancang modul ajar, yaitu ketersediaan fasilitas masih kurang, guru kesulitan menyesuaikan modul ajar dengan karakter dan pemahaman siswa

    PELAKSANAAN PROSES ISBAT NIKAH DI PENGADILAN AGAMA BIMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum dan prosedur pelaksanaan isbat nikah di Pengadilan Agama Bima berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Isbat nikah diperlukan untuk memberikan legalitas administratif dan perlindungan hukum terhadap pernikahan yang sebelumnya tidak tercatat. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dan empiris, dengan pendekatan undang-undang dan sosiologis. Penelitian ini mengungkapkan bahwa isbat nikah dapat diajukan dengan syarat tertentu, seperti hilangnya akta nikah, keraguan tentang sahnya perkawinan, dan perkawinan yang dilakukan sebelum berlakunya Undang-Undang Perkawinan. Proses pengajuan dilakukan melalui tahapan yang ditetapkan di Pengadilan Agama Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan isbat nikah di Pengadilan Agama Bima dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan dan keterbatasan akses informasi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan memperbaiki pelayanan administrasi hukum di Pengadilan Agama

    PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DALAM KUHP BARU

    No full text
    Adapun tujuan dalam melakukan penelitian ini, sebagai berikut: untuk mengetahui bagaiamana pidana mati terrhadap pelaku tindak pidana narkotika bertentangan dengan Hak Asasi Manusia, dan untuk mengetahui kebijakan pidana mati terhadap pelaku tindakan pidana narkotika dalam KUHP Baru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normative (Normatif law research), dengan Pendekatan perudang- undangan (Statute Approach). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan studi dokumen atau bahan pustaka dan dianalisis dengan menggunakan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pidana mati dianggap bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) internasional, seperti yang diatur dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) dan International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR), yang menegaskan hak hidup sebagai hak dasar yang tidak dapat dicabut. Paham Abolisionis juga menentang pidana mati karena dianggap melanggar prinsip kemanusiaan. Namun, dalam hukum positif Indonesia, UUD 1945 dan undang-undang pidana masih membenarkan pidana mati, dengan ketentuan bahwa hak hidup dapat dibatasi dalam kasus kejahatan berat. Mahkamah Konstitusi (MK) juga memutuskan bahwa pidana mati sah selama sistem peradilan diperbaiki dan ada kesempatan bagi terpidana untuk memperoleh grasi. (2) kebijakan Pidana Mati Terhadap Pelaku Tindakan Pidana Narkotika Dalam KUHP Baru berdasarkan Pasal 100 KUHP Baru mengatur bahwa pelaksanaan hukuman mati dapat ditetapkan dengan masa percobaan selama 10 (sepuluh) tahun. Selama masa ini, eksekusi hukuman mati akan ditangguhkan dan sikap terpidana akan mendapatkan perhatian. Apabila terpidana menunjukkan sikap dan perbuatan terpuji maka pidana mati dapat diubah menjadi pidana penjara seumur hidup dibarengi Keputusan Presiden RI setelah mendapatkan pertimbangan Mahkamah Agung

    ANALISIS PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA SLOW LEARNER DI SDIT ANAK SHOLEH MATARAMAM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa slow learner di SDIT Anak Sholeh Mataram. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, didukung metode studi kasus. Penelitian deskriptif dipilih untuk menggambarkan fenomena secara nyata, faktual, dan akurat, sedangkan metode studi kasus digunakan untuk menggali informasi mendalam terkait tema penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi guru kelas, siswa slow learner, dan orang tua siswa. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa langkah strategis yang dilakukan guru, seperti penyusunan Rencana Pembelajaran Individual (RPI), penerapan metode pembelajaran aktif, pendampingan intensif, dan kolaborasi dengan orang tua. Selain itu, guru juga melakukan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat signifikan dalam mengatasi kesulitan belajar siswa slow learner. Dukungan guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif serta keterlibatan orang tua menjadi faktor utama keberhasilan. Penelitian ini dilaksanakan di SDIT Anak Sholeh Mataram, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇