Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
PELAKSANAAN PERJANJIAN NGADAS SAPI ANTARA PEMILIK SAPI DENGAN PENGANGON SAPI (STUDI DI LABUHAN BADAS SUMBAWA)
Perjanjian adalah suatu hubungan hukum antara dua subjek hukum yang berbeda, yang terbentuk di atas dasar kesepakatan dan menimbulkan konsekuensi hukum. Dalam perjanjian ini, salah satu pihak memiliki hak untuk melakukan suatu tindakan sekaligus kewajiban untuk melaksanakannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Perjanjian lisan antara pemilik sapi dengan pengangon di Labuhan Badas Sumbawa, mengenai sistem bagi hasil dalam praktik ngadas sapi pada dasarnya sah dan memiliki kekuatan hukum. Hal inisejalan dengan ketentuan Pasal 1320 KUH Perdata, karena perjanjian ngadas sapi pada umumnya didasarkan pada kesepakatan antara kedua belah pihak. Penelitian ini mengkaji bagaimana pelaksanaan perjanjian, bagi hasil antara pemilik sapi dengan pengangon di Labuhan Badas Sumbawa, khususnya dalam penerapan sistem ngadas dan penyelesaian-penyelesaian yang mungkin timbul dari perjanjian tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris dengan analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan mencakup data sekunder dari studi kepustakaan serta data primer berdasarkan hasil penelitian. Untuk menjamin kepastian hukum, sebaiknya perjanjian bagi hasil ini dituangkan dalam bentuk tertulis hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No.2 Tahun 1960 tentang perjanjian bagi hasil
ANALISIS ASPEK RETORIS DALAM WACANA IKLAN DITELEVISI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan cara, bentuk maupun makna kalimat retoris pada tuturan iklan ditelevisi. Adapun metode yang digunakan dalam menganalis data iklan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan padan intralingual dan metode padan ekstralingual. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode simak catat. Berkaitan dengan penyajian data, peneliti menggunakan pendekatan formal dan informal yang berdasar pada kesesuaian pada pengelompokan data yang diteliti. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pada 10 data iklan terdapat 1 bentuk tuturan yang termasuk dalam bentuk kalimat retoris. Bentuk kalimat retoris yang bersifat membujuk pada 10 data iklan yang diteliti ditemukan 5 bentuk kalimat. Sedangkan bentuk retoris pemaknaan yang jelas pada 10 data iklan yang diteliti ditemukan 5 bentuk kalimat. Berdasarkan maksud serta penggunaan kalimat retoris pada tuturan iklan ini, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan kalimat retoris digunakan oleh seseorang untuk mempengaruhi pendengar atau pembaca, memancing pemikiran atau membangkitkan emosi konsumen yang dituju dengan kata lain pembeli merangkai kata yang menarik untuk memikat minat konsumen
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETTING SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI DESA BAGIK POLAK KECAMATAN LABUAPI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Media sosial merupakan suatu sarana digital marketing yang paling mudah untuk dimanfaatkan. Sebelum sebuah usaha memiliki situs, tidak jarang kita menemukan terutama di pasar seperti Indonesia bahwa mereka telah memulai memasuki ranah dunia maya melalui media sosial. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian Seluruh pelaku UMKM menyatakan bahwa penggunaan digital marketing membantu mereka dalam menginformasikan dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen. Para pelaku UMKM mengatakan bahwa penggunaan digital marketing memperluas pangsa pasar mereka, meningkatkan awareness bagi konsumen karena pelaku UMKM rutin memperbarui informasi mengenai produk setiap hari sekali serta meningkatkan penjualan karena beberapa UMKjuga berkolaborasi dengan beberapa marketplace seperti Facebook dan Instagram kemudian bagi pelaku UMKM yang kategorinya makanan dan minuman berkolaborasi dengan aplikasi Go-Food sehingga memudahkan konsumen untuk membeli produk mereka
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG PADA EVENT ORGANIZER JAVELIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah pengunjung pada Event Organizer Javelin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Event organizer telah berkembang pesat, mulai dari acara musik, pameran produk, hingga pernikahan, dan telah menjadi bagian penting dalam industri jasa. Sejak tahun 1990, popularitas penyelenggara acara meningkat, terutama setelah krisis ekonomi 1998, yang mendorong banyak individu mencari alternatif penghasilan melalui bidang ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strenght (kekuatan) yang dimiliki oleh Javelin diantaranya yaitu teamwork, sdm yang profesional, gaya kepemimpinan dan ide-ide baru untuk inovasi, sikap kompak, solid dan loyal (2) Weakness (kelemahan) yaitu sistem administrasi yang kurang baik dan terdapat team atau karyawan Javelin (3) Opportunity (peluang) meliputi telah memiliki izin mengadakan acara (4) Threats (ancaman) diantaranya yaitu banyaknya event organizer yang penawarannya lebih murah. Strategi yang dilakukan oleh Javelin yaitu memanfaatkan platform digital seperti instagram sebagai media promosi. Harapannya dengan promosi dan memberikan pelayanan yang terbaik tersebut banyak yang mengenal dan menggunakan jasa dari Javelin
TINJAUAN YURIDIS UPAYA PEMBELAAN TERPAKSA (NOODWEER) SEBAGAI ALASAN PENGHAPUS PIDANA
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana dasar hukum pidana terkait dengan tindak pidana pembunuhan dalam upaya pembelaan terpaksa (noodweer) menurut kuhp, serta dasar pertimbangan hukum surat perintah penghentian penyidikan (SP3) secara umum. Dengan menggunakan metode penelitian normatif, dapat disimpulkan: 1. Dasar upaya pembelaan terpaksa (noodweer) dalam hukum pidana terkait dengan tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 49 Ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 (KUHP) bahwa pembelaan terpaksa sah jika dilakukan dalam keadaan terpaksa tanpa waktu berpikir rasional. Sedangkan dalam Pasal 34, Pasal 42, dan Pasal 43 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), pembelaan hanya sah jika serangan bersifat seketika, melawan hukum, dan dilakukan karena tidak ada pilihan lain (prinsip subsidiaritas).2. Dasar pertimbangan hukum surat perintah penghentian penyidikan (SP3) secara umum adalah berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dalam Pasal 109 ayat (2) bahwa terkait dengan penghentian penyidikan harus memenuhi beberapa unsur yaitu tidak diperoleh cukup bukti, peristiwa yang disangkakan bukan merupakan tindak pidana dan penghentian penyidikan atas dasar alasan demi hukum
PENGEMBANGAN MODUL AJAR LOCAL WISDOM PADA PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Validitas Pengembangan Modul Ajar Local Wisdom Pada Pembelajaran IPS Terhadap Karakter Siswa Kelas IV SD. 2) Mengetahui Keefektifan Pengembangan Modul Ajar Local Wisdom Pada Pembelajaran IPS Terhadap Karakter Siswa Kelas IV SD. 3) Mengetahui Kepraktisan Pengembangan Modul Ajar Local Wisdom Pada Pembelajaran IPS Terhadap Karakter Siswa Kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah motode penelitian dan pengembangan dengan tahapan pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Adapun metode analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul ajar IPS ini dikembangkan melalui pengembangan 4-D melalui 4 tahap yaitu: pendefinisian (difine), perancangan (design), pengembangan (develop), penyebaran (desiminate). Akan tetapi dalam penelitian ini tidak sampai pada tahap penyebaran karena hanya dilakukan pada satu sekolah saja. Jadi kesimpulanya adalah 1) Modul ajar IPS berdasarkan ahli validasi maka dapat diperoleh presentasi rata-rata “81,7%” sehingga modul ajar IPS yang dikembangkan ini dapat dikatakan sangat valid. 2) Pengembangan modul ajar IPS berdasarkan angket respon siswa diperoleh presentase sebesar “81,25%” sehingga modul ajar IPS yang dikembangkan dapat dikatakan sangat praktis. 3) Pengembangan modul ajar IPS berdasarkan hasil ketuntasan karakter siswa dapat di peroleh presentase sebesar "90%” sehingga modul ajar dapat di katakan sangat efektif
ANALISIS PENGARUH TINGGI MUKA AIR TANAH TERHADAP KESTABILAN LERENG WASTE DUMP PARTOLANG PADA PT.BATUTUA KHARISMA PERMAI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MORGENSTERN-PRICE DAN FELLENIUS
PT. Batutua Kharisma Permai (PT. BKP) adalah sebuah perusahaan tambang tembaga yang menerapkan metode tambang terbuka. PT. BKP terletak di Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Yang menjadi latar belakang pada penelitian ini adalah lokasi penimbunan waste dump merupakan sebuah aliran sungai yang dikelilingi pegunungan terjal serta pada puncak waste dump sedang dilakukan sebuah konstruksi pembangunan leachpad. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ambang batas pengaruh tinggi muka air tanah (MAT) terhadap kestabilan lereng waste dump, serta melihat perbandingan hasil analisa dari metode-metode yang digunakan dalam proses analisa. Proses analisa kestabilan lereng dilakukan dengan menggunakan metode Limit Equilibrium Method (LEM) atau biasa disebut dengan metode kesetimbangan batas yang terdiri dari dua metode yaitu metode Morgenstern-Price dan metode Fellinius. Dari hasil analisa kedua metode tersebut memiliki ambang batas pengaruh yang berbeda. Ambang batas pengaruh tinggi muka air tanah terhadap kestabilan lereng menurut hasil analisa dengan menggunakan metode Morgenstern-Price adalah pada ketinggian 30 meter di bawah tinggi muka air tanah aktual dengan nilai KF=1,628, serta telah memenuhi standar Bowles dan KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018, sedangkan ambang batas menurut hasil analisa menggunakan metode Fellenius adalah 20 meter di bawah kondisi aktual dengan nilai FK=1,434 dan telah memenuhi standar Bowles dan KEPMEN ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018. Dari hasil analisa kedua metode tersebut dapat disimpulkan bahwa ambang batas pengaruh MAT terhadap kestabilan lereng memiliki ambang batas yang berbeda. Metode Morgenstern-Price lebih disarankan karena memperhitungkan semua gaya dengan tinggi. Berdasarkan analisa metode Morgenstern-Price rekomendasi tinggi maksimal MAT adalah pada kedalaman 30 m di bawah MAT aktual
KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN MENGGUNAKAN METODE R.L. ASH DAN C.J. KONYA UNTUK PERBAIKAN FRAGMENTASI DI PIT JONGKANG PT. BUKIT BAIDURI ENERGI, TENGGARONG, KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR
PT Bukit Baiduri Energi adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, yang memegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Kutaikartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. PT. Bukit Baiduri Energi menetapkan ukuran Fragmentasi hasil peledakan di atas 50 cm adalah boulder. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan tidak optimalnya proses peledakan dan membuat rancangan Geometri peledakan yang optimal menurut R.L. Ash dan C.J. Konya. Faktor-faktor tersebut yaitu pengaruh struktur batuan terhadap Fragmentasi batuan, pengeboran yang kurang efisien, pengaruh Geometri peledakan seperti burden yang terlalu panjang, spasi yang terlalu lebar, Stemming yang terlalu panjang, dan Powder Factor yang terlalu kecil. Dari 24 kali proses peledakan didapatkan boulder sebesar 36,86%, persentase ini menunjukan Fragmentasi yang dihasilkan belum optimal seperti target yang diinginkan, yakni 5% boulder. Nilai Parameter Geometri aktual yang digunakan yaitu B = 5 m, S = 5,45 m, T = 2,962 m, PC = 1,970 m, L = 5 m, PF = 0,18-24 kg/m3. Dalam upaya perbaikan Fragmentasi, ada dua rancangan teoritis menurut R.L. Ash dengan, B = 4,084 m, S = 4,492 m, L = 6,126 m, H = 5,31 m, De = 5 inch, T = 3,675 m, PC 2,451 m, PF = 0,235 kg/m3 dengan boulder ≥50 cm 3,112%. Dan menurut C.J. Konya dengan B = 4,084 m, S = 4,136 m, L = 5,725 m, H = 4,5 m, De = 5 inch, T = 2,858 m, PC = 2,367 m, PF = 0,264 kg/m3 dengan Fragmentasi ≥50 cm 1,867%. Dari hasil penelitian ini Fragmentasi aktual yang dihasilkan dianggap belum maksimal sehingga untuk mengatasi permasalahan ini, diusulkan rekomendasi Geometri baru berdasarkan rancangan R.L. Ash karena Powder Factor (PF) yang dihasilkan kecil dengan presentasi Fragmentasi boulder yang kurang dari 5%.
Kata Kunci : Geometri peledakan, Fragmentasi peledakan R.L. Ash, C.J. Kony
PENGARUH PENDEKATAN VERBAL REINFORCEMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 2 GONDANG
Penelitian ini muncul dari hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa Pendekatan Verbal Reinforcement adalah bertujuan untuk merespons perilaku siswa selama proses belajar-mengajar, dengan tujuan mendorong siswa agar lebih termotivasi dan meningkatkan perilaku positif. Tujuan dari penelirtian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendekatan Verbal Reinforcement terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 2 Gondang. penelitian ini mengunakan metode Quasi-Eksperimental Research (Penelitian Eksperimen Semu), dengan jumlah siswa sebanyak 43 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan hasil kelas 5A sebagai kelas Eksperimen dengan jumlah 21 siswa dan kelas 5B sebagai kelas Kontrol, dengan jumlah 22 siswa. Hasil nilai rata-rata yang ditunjukkan oleh kelas eksperimen pada pre-test sebesar 54,4dan setelah dilkukan post-test meningkat menjadi 88,4untuk kelas kontrol sendiri diperoleh nilai rata-rata dari pre-test sebesar 54,3 dan post-test mengalami peningkatan menjadi 74,25. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakan pengamatan berupa pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan bantuan software SPSS 25 for windows. Pengujian hipotesis yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,052 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa ada pengaruh dari media Audio Visual terhadap Keterampilan Menyimak Dongeng pada siswa Kelas V SDN 2 Gondang
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PHET TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 2 SOROMANDI
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Phet terhadap hasil belajar fisika peserta didik di SMK Negeri 2 Soromandi. Penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian posttest only control design yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis PhET terhadap hasil belajar fisika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Mataram. Sedangkan sampelnya adalah XI APAT sebagai kelas eksperimen dan kelas XI NKPI sebagai kelas kontrol. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran berbasis PhET adalah 19, 1 dan peserta didik yang diajar menggunakan media power point nilai rata-ratanya adalah 13,8 dengan standar deviasi berturut-turut adalah 2,90 dan 3,99 serta koefisien varians kelas sebesar 8,4 dan 15,9. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung = 5,889 dan ttabel = 1,671 dan pada taraf signifikan α = 0,05, dengan dk 4. Dengan demikian nilai thitung > ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh positif penggunaan media pembelajaran berbasis PhET terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Soromand