Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    Analisis Implementasi Program Penanggulangan Kemiskinan Di Daerah Lombok Utara Tahun 2023 (Studi Di Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara)

    No full text
    Kemiskinan di Indonesia, termasuk Lombok Utara, tetap tinggi meski ada upaya penanggulangan. Faktor-faktor seperti ketidakstabilan lapangan kerja dan akses terbatas ke layanan dasar memicu kemiskinan. Evaluasi program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat menjadi krusial untuk merancang langkah-langkah strategis yang efektif. Data BPS menunjukkan bahwa 27,04% penduduk Lombok Utara hidup di bawah garis kemiskinan. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus pada implementasi dan efektivitas program penanggulangan kemiskinan di wilayah tersebut. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara mencakup bantuan sosial seperti BLT dan PKH serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, faktor penghambat utama termasuk data kemiskinan yang tidak akurat, mengakibatkan bantuan tidak tepat sasaran, dan persepsi negatif masyarakat terhadap program pemerintah, yang menurunkan dukungan dan partisipasi. Alokasi anggaran yang memadai serta validasi data dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini untuk mencapai dampak positif yang berkelanjutan

    ANALISIS UNSUR INTRINSIK YANG TERKANDUNG PADA CERITA MALIN KUNDANG MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER PADA SISWA KELAS IV DI SDN 3 JEROWARU

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang analisis unsur intrinsik yang dalam cerita Malin Kundang untuk menanamkan nilai karakter pada peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 3 Jerowaru, Desa Jerowaru, Kecematan Jerowaru Lombok Timur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 16 orang dan guru kelas IV SDN 3 Jerowaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, test, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa kelas IV SDN 3 Jerowaru dikatakan mampu dalam menganalisis unsur intrinsik yang terkandung dalam cerita Malin Kundang, dimana dapat dilihat dari hasil kemampuan analisis siswa dalam menentukan unsur intrinsik pada cerita Malin Kundang terdapat 8 orang siswa dapat menentukan kelima unsur intrinsik secara tepat dengan kategori mampu, 5 orang siswa dapat menentukan kelima unsur intrinsik dengan baik dengan kategori cukup mampu, dan 3 orang siswa tidak dapat menentukan kelima unsur intrinsik dalam cerita secara tepat dengan kategori tidak mampu. Alat ukur yang diguanakan peneliti untuk mengukur nilai karakter siswa berupa lembar angket, hasil angket yang peneliti sebarkan kepada siswa kelas IV SDN 3 Jerowaru sebanyak 16 orang. Kemudian mendapatkan hasil terdapat 13 siswa yang memiliki perilaku cukup baik dan 3 siswa yang memiliki perilaku kurang baik. dampak yang diperoleh siswa melalui pemanfaatan terhadap cerita malin kundang untuk menanamkan nilai karakter pada peserta didik maka dampak yang diperoleh dengan adanya cerita ini, dapat meningkatkan prestasi siswa, mengurangi perilaku negatif, meningkatkan keterampilan sosial, serta meningkatkan nilai karakter

    IMPLEMENTASI KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DALAM MENGEMBANGKAN USAHA KECIL (STUDI PADA PT BRI (PERSERO) TBK.UNIT SAKRA KECAMATAN SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam mengembangkan usaha kecil di PT BRI (Persero) Tbk. Unit Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah yang dirancang untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus untuk menggambarkan proses implementasi program, hambatan, dan faktor pendukungnya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan utama seperti kepala unit BRI, pelaksana KUR, dan nasabah UMKM penerima KUR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KUR telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha kecil, namun terdapat beberapa kendala seperti penggunaan dana yang tidak sesuai tujuan, rendahnya pemahaman nasabah terhadap syarat dan ketentuan, serta keterbatasan komunikasi antar pelaksana program. Faktor pendukung keberhasilan meliputi sumber daya manusia yang kompeten, kebijakan tanpa agunan tambahan untuk KUR mikro, dan keterlibatan aktif pihak BRI dalam mendampingi pelaku usaha. Studi ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi program, pengawasan yang lebih ketat, dan penguatan koordinasi antar pelaksana guna memaksimalkan manfaat program KUR

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI IPS KELAS III SDN 15 AMPENAN

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi IPS kelas III SD 15 Ampenan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini adalah uji normalitas penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall khususnya pada matapelajaran IPS siswa pada kedua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran yang sudah diterapkan di sekolah. Hasil ditunjukan dari nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen setelah menerima media Wordwall adalah 50,45. Posttest meningkat menjadi 65,7 untuk kelompok kontrol. Perhitungan nilai rata-rata mengungkapkan bahwa hasil tes untuk kelompok eksperimen naik 20% sedangkan untuk kelompok kontrol naik 13%.Peneliti menganalisis hipotesis yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya dengan menggunakan program SPSS 20.0 for Windows dan diperoleh t_hitung dan t_tabel yaitu 4,585 dan 2,021 dengan sign 0,05 yaitu 0,000 dan 0,05. Setelah diketahui ada perbedaan hasil meningkatnya pemahaman konsep matematika dari setiap kelas. Dengan demikian Ho dilewatkan tetapi Ha di disambut. Hal ini menunjukkan dampak media Wordwall terhadap minat belajar siswa kelas III terkait materi aku dan lingkungan sekitarku di SDN 15 Ampenan

    HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NARMADA LOMBOK BARAT

    No full text
    Latar Belakang : Word Health Organization (WHO) memperkirakan kematian anak pada tahun 2021 yang di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia lebih dari 1.200 anak kecil yang meninggal setiap hari atau sekitar 444.000 anak pertahun. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Narmada Lombok Barat bahwa kasus Diare Balita pada tahun 2024 dari bulan Januari – Mei terdapat 153 kasus diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih (PHBS) Ibu dengan kejadian diare pada balita usia 12-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada Lombok Barat. Metode : Desain penelitian yang digunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, Populasi dalam penelitian ini sejumlah 153 Ibu balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada dengan jumlah sampel sebanyak 60 Ibu balita menggunakan teknik non probability dengan cara purposive sampling, Analisis data menggunakan uji Fisher exact test. Hasil : Tidak terdapat hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat Ibu dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada Lombok Barat dengan nilai p-value 1.000 atau >0.05. Kesimpulan : Hasil ini menunjukan bahwa PHBS bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita, factor-faktor lain seperti sanitasi lingkungan dan status gizi balita

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN ANTENATAL CARE TERPADU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA

    No full text
    ANC terpadu merupakan langkah awal untuk mendeteksi dini (skrining), menegakkan diagnosis, melakukan tatalaksana dan rujukan sehingga dapat berkontribusi dalam upaya penurunan kematian maternal dan neonatal. Kunjungan ANC Terpadu di Puskesmas Pemenang tahun 2023 sejauh ini belum mencapai target 100% yakni masih di angka 49,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan ANC terpadu diwilayah kerja Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Desain penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatf, populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Pemenang yang berjumlah 547 orang, sample penelitian ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Pemenang dengan jumlah 85 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistic uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor umur (p-Value = 0,040), Pengetahuan (p-Value= 0,000), dan Aksesibilitas (p-Value= 0,010) dengan ANC Terpadu di Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan faktor Umur, Pengetahuan, dan Aksesibilitas terhadap Pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu di Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Di sarankan kepada Puskesmas agar bisa menjalankan ANC terpadu sesuai dengan pedoman dan SOP yang ada agar rutin melakukan evalusi terhadap pelaksanaan ANC terpadu diwilayah kerja Puskesmas termasuk untuk para bidan desa sehingga masyarakat akan mengerti tentang pentingnya pelaksanaan ANC terpadu

    PERENCANAAN ULANG STRUKTUR BETON BERTULANG BANK NTB SYARIAH JL.UDAYANA MENJADI KOLOM BULAT

    No full text
    Pada umumnya suatu perencanaan struktur menggunakan desain kolom persegi sebagai penahan kontruksi yang ada di atasnya, sedangkan penggunaan kolom bulat sebagai kolom utama dari sebuah struktur gedung bertingkat sangat jarang. Perbedaan desain kolom persegi dan kolom bulat berpengaruh pada hasil analisis efisiensi struktur jika di tinjau dari luas tulangan dan volume beton. Seperti Gedung Bank NTB Syariah pada jalan Udayana kota Mataram menggunakan struktur kolom persegi dengan dimensi 90 x 90 cm yang terdiri dari 6 lantai, sehingga tujuan penelitian ini yaitu mendesain bangunan Bank NTB Syariah Mataram dengan kolom bulat, mengetahui dimensi dan jumlah tulangan yang di gunakan dan memperbandingkan efisiensi struktur jika di tinjau dari luas tulangan dan volume. Pada penelitian ini dilakukan Preliminary design kemudian melakukan pemodelan dan analisa struktur dengan software SAP2000 V.14 untuk perencanaan plat, balok, kolom dan pondasi. Setelah analisis perencanaan struktur terpenuhi dilakukan perbandingan efisiensi struktur existing dengan rencana untuk memperoleh hasil perbandingan efisiensi struktur tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan dimensi dan jumlah tulangan yang digunakan untuk pelat lantai tulangan arah x yaitu D10-225 mm dan arah y D10-240 mm, balok melintang dan memanjang dimensi 30 x 60 tulangan area tumpuan 14 D22 sengkang D10-200 mm, area lapangan menggunakan tulangan 5 D22 sengkang D20-300, kolom lantai 1-3 (K1) menggunakan dimensi ∅900 tulangan 25 D25 dan sengkang D10-300 mm, kolom lantai 4-atap (K1A) menggunakan dimensi ∅800 tulangan 18 D25 dan sengkang D10-300 mm dan dimensi pondasi borepile 0,5 m dengan kedalaman 22 m dan pilecap menggunakan dimensi 2,5x2,5x1,2 m. Adapun selisih luas tulangan struktur kolom persegi (existing) dengan struktur kolom bulat (redesign) diperoleh sebesar 6.150,126 mm² atau sebesar 14,518 % dan selisih volume beton yang diperoleh sebesar 256,945 m3 atau sebesar 21,718 %, maka dapat disimpulkan bahwa redesign yang dilakukan dengan menggunakan software SAP2000 V.14 pada struktur gedung Bank NTB Syariah Mataram lebih irit atau efesien

    PROSES PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ADAT DI SUKU BEYJELO (STUDI DI DESA WEE PATANDO)

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis proses penyelesaian sengketa tanah adat dan factor penghambat proses penyelesaian sengketa atanh adat di Desa Wee Patando, Kecamatan Wewewa Tengah. Penulis melakukan penelitian ini dengan mengunakan pendekatan empiris dengan spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yang berupa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan obyek yang diteliti, bahan hukum sekunder yang berupa buku, karya tulis ilmiah serta bahan hukum tersier yang berupa kamus Bahasa Indonesia. Berdasarkan dari hasil penelitian ada beberapa alasan yang melatarbelakangi terjadinya sengketa tanah adat di suku Beyjelo yaitu beberapa faktor perijinan lahan dan melalui prosedur adat suku Beyjelo. Proses penyelesaian sengketa tanah adat di suku Beyjelo dilakukan dengan cara non litigasi yaitu secara musyawarah untuk memperoleh kesepakatan atas tuntutan masyarakat adat. Terdapat 2 tahapan yaitu tahapan musyawarah dan tahapan pelaksanaan hasil musyawarah. Hambatan yang dihadapi dalam proses penyelesaian sengketa tanah adat di suku Beyjelo yaitu internal yang berkaitan dengan temperamen para pihak, kedisiplinan, tingkat pendidikan dan ketidak jelasan batas tanah adat. Dalam hal ini, perlu adanya persamaan persepsi antara pihak pemerintah dan masyarakat hukum adat dengan jalan peningkatan penyuluhan hukum di bidang pertanahan, terutama berkaitan dengan tanah adat

    IMPLEMENTASI RESTORATIF JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA ANAK DI BAWAH UMUR (STUDI DI POLRES LOMBOK TENGAH)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk implementasi dan kendala restoratif justice terhadap tindak pidana anak di bawah umur di polres lombok tengah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif empiris dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengelolaan bahan hukum dan data menggunkan studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, membaca, memahami, menguntip dokumen perundang-undangan, buku, jurnal, literatur, dan sebagainya yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini (1) implementasi restoratif justice terhadap tindak pidana anak di bawah umur tergantung kepada pelaku dan korban, jika korban sepakat untuk menyelesaikan masalah menggunakan restoratif justice. Maka perlu untuk melaporkan ke kepolisian untuk membuat surat pernyataan kesepakatan penyelesaian menggunakan restoratif justice. (2) kendala dalam penerapan restoratif justice terhadap tindak pidana anak di bawah umur di polres lombok tengah yaitu terdapat kendala baik secara internal maupun eksternal koordinasi yang kurang optimal antara lembaga-lembaga terkait, seperti aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat, dalam pelaksanaan restoratif justice menjadi kendala, terutama karena lamanya proses administrasi diversi, sedangkan eksternal yaitu pihak korban tidak mau berdamai dan tidak adanya itikat baik dari pelaku

    PERAN ATR/BPN DALAM PENCEGAHAN SENGKETA DAN KONFLIK PERTANAHAN DI KABUPATEN BIMA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk (a) mengkaji dan menganalisis peran Kantor Pertanahan Kabupaten Bima dalam melakukan pencegahan sengketa dan konflik pertanahan di Kabupaten Bima. (b) untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor penyebab tingginya kasus sengketa tanah di Kabupaten Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris, yang menggabungkan pendekatan hukum normatif dengan penambahan unsur-unsur empiris yang diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan pihak terkait. Data yang dikumpulkan akan dianalisis secara kualitatif untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai peran Kantor Pertanahan dalam upaya pencegahan sengketa pertanahan, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab sengketa tanah yang terjadi. Hasil penelitian Kantor Pertanahan Kabupaten Bima memiliki peran penting dalam penyelesaian sengketa tanah di wilayahnya dengan fokus utama pada pencegahan dan minimisasi konflik pertanahan. Melalui Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Kantor Pertanahan merancang program tahunan yang sistematis, dilengkapi dengan strategi pencegahan yang melibatkan kerja sama lintas sektor, seperti instansi pemerintah, lembaga terkait, perguruan tinggi, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci dalam perencanaan dan analisis kebijakan, serta dalam mencegah dan menangani sengketa. Namun, tingginya angka sengketa tanah di Kabupaten Bima dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti koordinasi yang kurang efektif antarinstansi, tumpang tindih kewenangan lembaga, kurangnya mekanisme pencegahan yang tepat, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Konflik kepentingan antarindividu atau kelompok juga memperburuk keadaan, sehingga memerlukan pendekatan kolaboratif dan terintegrasi untuk mengurangi sengketa tanah di daerah ini

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇