Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
THE USE OF QUIZIZZ APPS IN TEACHING VOCABULLARY AT SECOND GRADE STUDENTS AT JUNIOR HIGH SCHOOL
Penelitian ini menguji efektivitas aplikasi Quizizz dalam mengajarkan kosakata
kepada siswa kelas dua di MTS Sa'datul Ikhwan. Penguasaan kosakata sangat
penting untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, namun metode
tradisional sering kali menyebabkan kebosanan dan rendahnya keterlibatan siswa. Quizizz, sebuah platform pembelajaran berbasis game, menawarkan alternatif yang interaktif dan menyenangkan. Dengan menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest-posttest, 25 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan analisis statistik menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata, dengan nilai rata-rata post-test (79,60) jauh lebih tinggi daripada pre-test (62,60). Uji Wilcoxon mengkonfirmasi keefektifan Quizizz dalam meningkatkan pembelajaran kosakata. Keunggulan utama dari Quizizz adalah fitur gamifikasi, umpan balik instan, dan aksesibilitasnya, yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Namun, ada beberapa tantangan seperti ketergantungan pada koneksi internet yang stabil dan kebutuhan akan literasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa Quizizz dapat menjadi alat yang efektif untuk pengajaran kosakata, membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap
kemampuan bahasa
KANDIDASI PARTAI DEMOKRAT DALAM MENENTUKAN CALON DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PADA PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF KOTA MATARAM 2024
Pemilihan umum adalah sistem norma dalam proses penyampaian hak demokrasi rakyat. Pengertian ini akan menunjuk pada jalinan kaidah-kaidah dan unsur-unsur yang masing-masing satu dengan yang lainnya berhubungan erat, saling berketergantungan dan bilamana salah satu kaidah atau unsur diantara kaidah-kaidah atau unsur-unsur tadi tidak berfungsi dengan baik, maka akan mempengaruhi keseluruhannya. Sebab, Indonesia menerapkan sistem pemilu sebagai proses yang sangat penting dalam mengganti atau memilih siapa yang dianggap baik untuk memimpin/mengurus negara lima tahun kedepannya (Kartiko, 2014). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kandidasi politik Partai Demokrat dalam menentukan calon DPRD pada pemiliahan anggota legislatif tahun 2024, kemudian untuk mengetahui dan mendeskripsikan factor-faktor yang menjadi pertimbangan Partai Demokrat dalam kandidasi calon DPRD pada pemilihan anggota legislatif tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik penumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi , wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menjadi pertimbangan utama dari Partai Demokrat Kota Mataram adalah kecukupan finansia dan kapasitas dari para calon, melalui beberapa rangkaian tahapan antara lain: Sertifikasi (Certification), Pencalonan (Nomination) dan Pemilihan (Election
ANALISIS TEKNIKAL SAHAM PERBANKAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN INVESTASI DI BURSA EFEK INDONESIA 2021-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan analisis teknikal pada saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2023. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas indikator teknikal seperti Candlestick, Moving Average (MA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Relative Strength Index (RSI) dalam memprediksi pergerakan harga saham. Dengan menggunakan metode mixed method, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui analisis historis pergerakan harga menggunakan indikator tersebut, sementara pendekatan kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam dengan investor berpengalaman di pasar modal Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi indikator teknikal dapat memberikan sinyal yang akurat dalam memprediksi pergerakan harga saham sektor perbankan. Candlestick membantu mengidentifikasi pola pergerakan harga, MA menentukan tren, MACD mendeteksi momentum perubahan, dan RSI mengidentifikasi kondisi jenuh beli atau jenuh jual. Selain itu, wawancara dengan investor menunjukkan bahwa mereka lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi saat menggunakan analisis teknikal sebagai dasar strategi perdagangan.
Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan lebih dalam terkait penerapan analisis teknikal pada saham perbankan di Indonesia serta kontribusi terhadap pengembangan strategi investasi yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, pemahaman yang mendalam terhadap indikator teknikal diharapkan dapat membantu investor dalam mengoptimalkan keputusan investasi serta meminimalkan risiko kerugian. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan investor, baik individu maupun institusi, dapat memiliki strategi yang lebih terarah berdasarkan analisis teknikal yang telah diuji efektivitasnya.
Hasil penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi akademisi dan pelaku pasar dalam memahami peran analisis teknikal sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan investasi yang berbasis data. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan metode analisis teknikal yang lebih akurat dan relevan dalam pasar modal Indonesia
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK KEPALA DESA KARA TERHADAP PENGEMBANGAN SENI DAN BAKAT PEMUDA (STUDI KASUS DI DESA KARA KECAMATAN BOLO KABUPATEN BIMA)
Latar belakang penelitian ini yang dilakukan oleh peneliti di Desa Kara Kecamatan Bolo Kabupaten Bima menunjukkan masalah kurangnya interaksi Kepala Desa Kara terhadap kondisi masyarakat, kemudian turunnya rasa kepedulian antara pemerintah Desa, pemuda dan masyarakat, selanjutnya masyarakat saling bersentimen antara sesama dalam ruang lingkup pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Politik Kepala Desa Terhadap Pengembangan Seni Dan Bakat Pemuda Desa Kara Kecamatan Bolo Kabupaten Bima pasca pengesahan Undang-Undang Dasar Nomor 3 Tahun 2024, untuk mengetahui Bagaimana Deskripsi Capaian (Visi Dan Misi) Pengembangan Seni dan Bakat pemuda yang ada di desa kara, dan untuk mengetahui Bagaimana pandangan Masyarakat tentang Hasil dan Pengembangan seni serta bakat Pemuda yang ada di Desa Kara setelah adanya Undang-Undang No 3 Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada strategi komunikasi politik yang akan dilakukan oleh Kepala Desa Kara, yaitu menerapkan konsep fathernalistik, demokratis, egaliter, marakyat, jujur, terbuka, cerdas/bijaksana, dan amanah.
Temuan ini menunjukkan adanya Upaya pemunculan taktik dan Strategi Komunikasi Politik, dan sosialisasi Program pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan setelah disahkan Undang-undang No 3 Tahun 2024 Tentang Perpanjangan masa jabatan Kepala Desa. Kepala Desa sejatinya dalam momentum tersebut harus memberikan pemahaman mendalam kaitannya dengan Program berkelanjutan dalam Desa
HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISIS DENGAN TINGKAT STRESS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (GGK) YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PROVINSI NTB
Penyakit gagal ginjal kronik yaitu kondisi yang terjadi karena menurunnya fungsi ginjal untuk mempertahankan keseimbangan tubuh. Umumnya, gagal ginjal kronis diobati dengan menerima terapi hemodialisis atau transplantasi. Keadaan ketergantungan pada mesin hemodialisis seumur hidup dan penyesuaian diri terhadap kondisi sakit yang diderita menyebabkan terjadinya perubahan dalam kehidupan seseorang yang memicu terjadinya stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi hemodialisis dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode non probability sampling (Purposive Sampling) yang dilakukan selama periode April-Juni 2024, didapatkan 70 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner PSS. Hasil penelitian tingkat stress pada pasien hemodialisis yaitu normal (8,6%), stress ringan (20%), stress sedang (17,1%), stress berat (34,3%), stress cukup berat (20%) dengan frekuensi hemodialisis 1-2 kali seminggu (95,7%), dan 3 kali seminggu (4,3%), menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan setelah diuji dengan uji rank spearman (p value 0,829) atau lebih besar dari 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi hemodialisis dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan p value > 0,05
PENGARUH HAMBATAN SAMPING AKTIVITAS PASAR PAGESANGAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN GAJAH MADA
Jalan merupakan salah satu infrastuktur yang mempunyai peranan penting dalam menunjang berkembangnya sektor perdagangan. Jalan juga tidak lepas dari permasalahan kemacetan yang disebabkan oleh hambatan samping. Pada ruas jalan Gajah Mada, pagesangan, kecamatan mataram terdapat satu pasar yang menyebabkan hambatan samping. Hambatan samping tersebut dapat mempengaruhi kinerja jalan, termasuk menyebabkan penurunan kecepatan kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Penelitian dilakuan di ruas jalan Gajah Mada sepanjang jalan depan pasar pagesangan, Data dan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan d ata sekunder. Data primer meliputi geometri jalan, volume lalu lintas, hambatan samping dan data sekunder meliputi jumlah penduduk dan peta lokasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada ruas jalan Gajah Mada Selama 2 hari yaitu hari minggu dan senin diproleh hasil volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari minggu di ruas barat pukul 08.45 – 09.45 sebesar 1008 smp/jam, kapasitas jalan Gajah Mada sebesar 2534 SMP/jam, derajat kejenuhan pada ruas barat tertinggi pada hari minggu pukul 08.45 – 09.45 sebesar 0,40, dan didapatkan nilai kecepatan tempuh tertinggi pada pukul 06.30 – 07.30 sebesar 46,7 Km/jam di kedua ruas jalan dan kecepatan terendah pada pukul 08.45 – 09.45 sebesar 45 Km/jam pada ruas barat dihari Minggu dan hambatan samping tertinggi terjadi pada hari minggu pukul 07.30 – 08.30 sebesar 1008 smp/jam dengan kategori hambatan samping sangat tinggi (ST), tingkat pelayanan ruas jalan (level of service) terendah akibat aktivitas pasar pagesangan untuk ruas barat dan timur terjadi pada hari minggu berada pada level B yaitu arus stabil, tetapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN BIMA DALAM MENGATUR PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) (STUDI KASUS DINAS PERIDAG)
Pedagang Kaki Lima (PKL) disebut juga dengan pedagang liar atau pedagang eceran yang berdagang di pinggir jalan, emperan toko, bangunan pasar, lapangan terbuka dan tempat lain yang sifatnya sementara dan belum mendapat izin resmi dari pemerintah. Keberadaan PKL dianggap mengganggu lalu lintas serta mengakibatkan penataan kabupaten/kota tidak teratur, oleh karena itu perlu adanya kebijakan yang mengatur tata tertib PKL. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Bima dalam mengatur pedagang kaki lima dan mengetahui tantangan dalam implementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Bima untuk mengatur pedagang kaki lima. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, dokumetasi dan wawancara dengan validasi data menggunakan tehnik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan dalam penataan PKL melalui komunikasi berupa sosialisasi terkait aturan dan izin berdagang bagi PKL serta pengotimalan sumber daya berupa anggaran dan fasilitas, melalui pemberian bantuan rombong bagi PKL, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya lahan alokasi, aggaran dan regulasi yang tidak tegas. Sehingga menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Bima dalam menata PKL belum optimal. Maka dari itu diperlukan kolaborasi dan koordinasi dengan Dinas terkait untuk mewujudkan implementasi yang optimal
KEBERADAAN PURA BATU BOLONG SEBAGAI TEMPAT IBADAH DAN DESTINASI WISATA DI BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT NTB
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan Pura Batu Bolong sebagai tempat ibadah umat hindu sekaligus destinasi wisata di batu layar, Kabupaten Lombok Barat NTB. Pura batu bolong memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi, sehingga menjadi pusat kegiatan ritual keagamaan dan daya tarik wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi langsung menggunakan pengumpulan data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah Pura Batu Bolong memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan umat Hindu di Lombok, terutama dalam pelaksanaan upacara keagamaan seperti Melasti. Selain itu, pura ini juga memiliki daya tarik wisata yang kuat karena keindahan alamnya, lokasinya yang strategis di tepi pantai, serta nilai historis dan spiritual yang terkandung di dalamnya Adapun pengaruh destinasi wisata Pura Batu Bolong dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat
ANALISIS PERAN GURU PENGGERAK DI ERA TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimanakah peran guru penggerak di era teknologi dalam pendidikan merdeka belajar di sekolah dasar. Dan metode yang digunakan oleh peneliti adalah literature riview. Populasi penelitian adalah Guru Penggerak SDN 3 Pajo dan SDN 3 Dompu, Sedangkan semple yang digunakan adalah guru sekolah SDN 3 Pajo dan SDN 3 Dompu. Tehnik pengambilan data melakukan pengumpulan data penelitian berupa hasil wawancara, observasi serta dokumentasi di lapangan secara objektif dan, Sehinga dapat di simpulkan berdasarkan hasil analisis tersebut bahwa peran guru penggerak di sekolah dasar memiliki pengaruh terhadap guru SDN 3 Dompu dan SDN 3 Pajo untuk meningkatkan dan menumbuhkan minat belajar siswa di era teknologi merdeka belaja
ANALISIS ARAHAN PENGATURAN INTENSITAS RUANG PASCA PELEBARAN KORIDOR JALAN RAYA TANJUNG DI PERKOTAAN TANJUNG
Koridor jalan Raya Tanjung terletak di Perkotaan Tanjung mengalami pelebaran jalan dengan lebar awalnya 4,5 meter menjadi 7,15 meter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas ruang pasca pelebaran jalan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan memakai analisis spasial deskriptif, merujuk pada Peraturan Bupati Lombok Utara Nomor 20 Tahun 2020 tentang Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan Tanjung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelebaran jalan di tiga segmen menyebabkan peningkatan nilai KDB dan jumlah bangunan tidak sesuai. Pada segmen 1, nilai KDB naik dari 28% - 94% menjadi 43% - 95% dengan bangunan tidak sesuai bertambah dari 24 menjadi 29. Segmen 2 terjadi kenaikan KDB dari 65% - 82% menjadi 65 - 93%, dengan seluruh bangunan tetap tidak sesuai. Segmen 3 terjadi peningkatan KDB dari 37% - 96% menjadi 37% - 97%, sementara bangunan tidak sesuai bertambah dari 40 menjadi 43. Pada segmen 1, nilai KLB meningkat tanpa adanya bangunan yang melanggar 32 bangunan tetap sesuai. Segmen 2 mengalami peningkatan KLB dengan 6 bangunan tetap sesuai tanpa pelanggaran. Segmen 3 tidak mengalami perubahan signifikan, dengan 46 bangunan sesuai dan 1 bangunan tidak sesuai sebelum dan sesudah pelebaran. Nilai KDH dan peningkatan jumlah bangunan tidak sesuai di tiga segmen. Pada segmen 1, bangunan tidak seuai naik dari 15 menjadi 26. Segmen 2 mengalami peningkatan bangunan tidak sesuai dari 4 menjadi 5. Segmen 3 mencatat kenaikan bangunan tidak sesuai dari 29 menjadi 38. Nilai KTB tetap sama di Segmen 1, 2, dan 3, dengan seluruh bangunan tetap sesuai tanpa adanya pelanggaran. Lebar jalan dari 4,5 meter satu jalur menjadi 7,15 meter per jalur. Segmen 1 kini mencapai 20 meter total pelebaran jalan, sementara segmen 2 dan 3 mencapai 24 meter, dihitung dari drainase, pedestrian, as jalan dan badan jalan. Nilai GSB Pada segmen 1, bangunan sesuai bertambah dari 7 menjadi 23. Segmen 2 mengalami peningkatan bangunan sesuai dari 1 menjadi 5. Segmen 3 mencatat kenaikan bangunan sesuai dari 4 menjadi 36, sementara bangunan tidak sesuai berkurang di setiap segmen