Medika Alkhairaat - Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Not a member yet
    95 research outputs found

    PROFIL PENDERITA IKTERUS NEONATORUM YANG DIRAWAT DIBAGIAN KESEHATAN ANAK RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2019-2020

    Get PDF
    Penyakit Ikterus Neonatorum perlu diperhatikan dan segera ditangani dengan maksud untuk mengurangi angka kejadian mortalitas dan morbiditas penderita ikterus neonatorum di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kategorik dengan menggunakan data primer berdasarkan hasil penelusuran dokumen status rekam medik penderita Penderita Ikterus Neonatorum yang dirawat inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Hasil menunjukkan bahwa selama periode November 2019 sampai Januari tahun 2020, di RSU Anutapura Palu dan RSUD Undata palu telah dirawat 48 orang penderita Ikterus Neonatorum. Ditemukan bayi lahir kurang bulan sebagai kasus terbanyak sebanyak (68,8%), diikuti bayi lahir cukup bulan (31,3%). Berdasarkan berat badan lahir terbanyak pada bayi berat lahir rendah sebanyak (54,2%), diikuti oleh berat lahir cukup (35,4%), dan bayi berat lahir sangat rendah(10,4%). Berdasarkan jenis kelamin penderita yang berjenis kelamin laki- laki sebanyak (64,6%), diikuti oleh bayi perempuan (35,4%). Disimpulkan bahwa Angka kejadian penderita Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019- 2020 sebanyak 48 orang. Penderita kebanyakan bayi prematur, berat badan lahir cukup, bayi laki-laki

    PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI MENENGAH PERTAMA TENTANG DISMENORE DI BULUKUMBA

    Get PDF
    Kasus dismenore sering dijumpai pada usia sekolah baik tingkat menengah pertama maupun menengah atas. Kejadian dismenore ini terkadang menganggu aktivitas belajar para siswi disebabkan kesakitan dan nyeri yang dirasakan siswi saat mendapatkan menstruasi. Penelitian ini dilakukan pada siswi menengah pertama (SMPN 7) di Bulukumba untuk mengetahui pengetahuan dan sikap para siswi tentang dismenore ini. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan pendekatan survey melalui kuesioner yang berisikan pertanyaan pengetahuan tentang dismenore. Selain itu, pertanyaan tentang sikap siswi dalam menghadapi kejadian dismenore di saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan 50% siswi mempunyai pengetahuan tentang dismenore dan 83.3% yang mempunyai sikap positif pada kejadian dismenore yang menimpanya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah para siswi menengah pertama (SMPN 7 Bulukumba) mempunyai pengetahuan yang cukup dan sikap yang positif terhadap kejadian dismenore

    HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PEMULIHAN MASA NIFAS HARI KE-III DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN JENEPONTO

    Get PDF
    Status gizi ibu nifas di pengaruhi terhadap resiko, diet, pengukuran antropometrik dan biokimia. Penilaian tentang asupan pangan dapat diperoleh melalui ingatan 24 jam. Maka gizi ibu yang kurang baik perlu diperbaiki, yang di lakukan sebelum hamil. Sehingga mereka mempunyai kesempatan lebih besar untuk mendapatkan bayi yang sehat. Penelitian bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel independen dan variabel dependen yaitu status gizi dengan tingkat pemulihan masa nifas. Jenis penelitian adalah cross sectional study. Populasi penelitian ini semua ibu nifas yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg. Pasewang Kab. Jeneponto peroide Januari 2019 sebanyak 50 orang, dengan tehnik Puerposive Sampling diperoleh 44 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi baik sebanyak 20 orang, yang terdiri dari 17 orang (85,0%) dengan tingkat pemulihan masa nifas baik dan 3 orang (15,0%) dengan tingkat pemulihan masa nifas kurang. Ibu dengan status gizi kurang sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 11 orang (45,8%) dengan tingkat pemulihan masa nifas baik dan 15 orang (54,2%) dengan tingkat pemulihan masa nifas kurang. Dengan pengujian menggunakan teknik chi-square didapatkan p = 0,007 lebih kecil dari α = 0,05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan antara status gizi dengan tingkat pemulihan masa nifas hari ke-III

    TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 4 PALU

    Get PDF
    HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang melemahkan system kekebalan tubuh. Secara global, sekitar 38 juta orang yang hidup dengan HIV pada akhir 2019. Jumlah kumulatif kasus terbanyak pada Afrika Selatan dan Afrika Timur sekitar 25,7 juta orang, sementara di Asia dan Pasifik sekitar 3,7 juta orang, amerika 3,7 juta orang, eropa 2,5 juta orang dan western pasifik 1,9 juta orang dengan HIV/AIDS. Total penderita HIV/AIDS dikota palu tahun 2007 hingga tahun 2016 sebanyak 523 orang, dengan 237 orang dinyatakan positif AIDS dan 91 orang diantaranya telah meninggal. Penelitian bertujua untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 89 siswa (i) di SMA Negeri 4 PALU pada tahun 2020 yang bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 4 PALU. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner onlineyang telah dibagikan oleh peneliti melalui link google form. Analisa data menggunakan SPSS 24 dengan uji frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan Remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu didapatkan hasil tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 44 orang (49,4%), kemudian disusul dengan pengetahuan baik yaitu sebanyak 29 orang (32,6%) dan pengetahuan kurang yaitu sebanyak 16 orang (18,0). (2) Tingkat pengetahuan remaja tentang Pengertian dan Penyebab HIV di SMA Negeri 4 Palu yang paling banyak diraih oleh kategori Baik yaitu sebanyak 47 orang (52,8%), kemudian disusul dengan tingkat pengetahuan kategori Cukup sebanyak 27 orang (30,3%) dan yang paling sedikit yaitu tingkat pengetahuan kategori Kurang sebanyak 15 orang (16,9%). (3) Tingkat pengetahuan remaja tentang cara penularan HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu tahun 2021 yang paling banyak diraih oleh kategori cukup yaitu sebanyak 39 orang (43,8%), kemudian disusul dengan tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 31 orang (34,8%) dan yang paling sedikit yaitu ti ngkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 19 orang (21,3%).(4) Tingkat pengetahuan remaja tentang Gejala HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu tahun 2021 yang paling banyak diraih oleh kategori cukup yaitu sebanyak 38 orang (42,7%), kemudian disusul dengan tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 27 orang (30,3%) dan yang paling sedikit yaitu tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 24 orang (27,0%).(5) tingkat pengetahuan remaja tentang pengendalian dan pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu tahun 2021 yang paling banyak diraih oleh kategori cukup yaitu sebanyak 35 orang (39,3%), kemudian disusul dengan tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 32 orang (36,0%) dan yang paling sedikit yaitu tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 22 orang (24,7%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan Remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 4 Palu didapatkan hasil tingkat pengetahuan cukup

    HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SINDROM PREMENSTRUASI PADA MAHASISWI DIII KEBIDANAN SEMESTER 2 UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

    Get PDF
    Sindrom premenstruasi menjadi masalah pada wanita dan gejala atau keluhan yang sering muncul adalah gejala fisik dan gejala emosional. Dampak dari sindrom premenstruasiadalah gangguan aktifitas harian, seperti penurunan produktifitas kerja, sekolah, dan hubungan interpersonal penderita. Disamping itu sindrom premenstruasi yang berat juga dapat berhubungan dengan kasus bunuh diri yang tinggi, tingkat kecelakaan, dan masalah kejiwaan akut atau faktor stress. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta tahun 2017 dengan metode pengambilan sampel menggunakan Proportioned Random Sampling didapatkan sebanyak 103 responden, alat ukur dengan kuesioner dan uji statistik Kendall tau dengan taraf signifikansi 0.05 atau 5%.Hasil analisis diperoleh nilai p sebesar 0,002 berarti (p < 0,05) maka terdapat hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi D3 kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Kesimpulan yang dapat diangkat adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta (p = 0,002 ; p < 0,005 ; r = 0,298).Mahasiswi disarankan agar dapat mengendalikan stres yang berlebih serta melakukan aktifitas positif yang dapat mengurangi stres

    KAJIAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BAHAYA ASAP ROKOK PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    Paparan asap rokok yang dapat mengakibatkan resiko pada kehamilan, dibagi menjadi perokok aktif dan pasif. Efek dari paparan asap rokok pada ibu hamil sangat berbahaya karena 75% asap rokok akan terhirup oleh ibu hamil dan dapat berpengaruh pada janin yang ada dalam kandungan antara lain seperti bayi prematur, bayi terlahir dengan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengetahuan ibu hamil tentang bahaya asap rokok terhadap kehamilan.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif kuantitatif dengan teknik total sampling.  Responden yang digunakan adalah 42 ibu hamil yang memenuhi persyaratan, dengan mengisi instrumen penelitian yang berupa lembar tes dan dianalisis secara univariat Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 42 responden yang dilakukan tes pengetahuan tentang bahaya rokok terhadap janin oleh ibu hamil diperoleh kategori berpengetahuan baik14,3%, yang berpengetahuan cukup adalah 61,9%, dan yang masuk dalam kategori berpengetahuan kurang  sebesar 23,8%. Disimpulkan bahwa    pengetahuan ibu hamil tentang bahaya asap rokok bagi kehamilan masih belum memadai. Harapannya denga hasil penelitian ini menambah referensi bagi Puskesmas dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya asap rokok bagi baik ibu hamil terutama terhadap janin

    DESKRIPSI PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DI KELURAHAN BENJALA KECAMATAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    Dismenore didefinisikan sebagai nyeri pada saat haid. Istilah dismenore (dysmenorrhea) berasal dari kata dalam bahasa yunani kuno (Greek) kata tersebut berasal dari dys yang berarti sulit, nyeri, abnormal; meno yang berarti bulan; dan rrhea  yang berarti aliran atau arus. Secara singkat dismenore dapat di definisikan sebagai aliran menstruasi yang sulit atau menstruasi yang mengalami nyeri. untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang Dismenore  di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang dismenore di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja usia 15-19 tahun  yang berjuamlah 125 orang yang berdomisili di Kelurahan BenjalaKecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 38 orang. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Dismenore Di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba sebanyak 38 responde terdapat pengetahuan baik sebanyak 0 responden (0%), pengetahuan cukup sebanyak 8 responden (21,1%), dan yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 30 responden (78,9%). Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Dismenore Di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 30 responden (78,9%). diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengembangkan variable penelitian dan sampel penelitian

    ANGKA KEJADIAN DAN FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN JANIN LETAK SUNGSANG DARI IBU HAMIL YANG MELAHIRKAN DI RSWS MAKASSAR

    Get PDF
    Letak sungsang merupakan salah satu bentuk malpresentasi janin pada ibu hamil. Di Indonesia, kelainan letak ini mengakibatkan kematian anak kurang lebih 14%. Prognosis pada bayi akibat persalinan presentasi sungsang ini jauh lebih jelek dibanding presentasi kepala. Sejauh ini belum pernah dilaporkan angka kejadian janin letak sungsang di RSUP.Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan janin letak sungsang dari ibu hamil yang melahirkan di RSWS Makassar tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif dan analitik, menggunakan data sekunder. Penelitian ini menunjukkan : Dari 863 persalinan di RSUP. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada tahun 2012, ditemukan 16 orang ibu hamil dengan janin letak sungsang (1,85%). Dari 16 orang ibu tersebut, ditemukan faktor risiko prematur, multipara, gemelli, plasenta previa, oligohidramnion. Tidak ditemukan panggul sempit dan hydrocephalus. Ada 3 orang dengan 1 faktor risiko (2 orang oligohidramnion, 1 orang prematur), 5 orang dengan 2 faktor risiko sekaligus, dan 5 orang dengan 3 faktor risiko sekaligus. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa gemelli merupakan faktor risiko tunggal yang bermakna (p=0,010) walaupun OR tidak dapat dihitung. Prematur, plasenta previa, dan oligohidramnion mempunyai OR>1 (faktor risiko) tetapi tidak berhubungan bermakna (p>0,05). OR untuk multipara <1. Kesimpulan penelitian  ini  menunjukkan  bahwa gemelli dapat menjadi faktor risiko tunggal, dan faktor risiko lainnya berpeluang lebih besar bila ditemukan bersama-sama, minimal 2 faktor

    GAMBARAN KEBIASAAN MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATENBULUKUMBA

    Get PDF
    Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau dikenal sebagai ISPA merupakan masalah kesehatan  masyarakat  Indonesia terutama pada balita.. Salah satu faktor dari insidensi infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada  balita adalah adanya anggota keluarga yang merokok. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sample sebanyak 50responden.Tehnik pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner, dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar 32 balita (64%) anggota keluarga balita penderita ISPA adalah perokok. Anggota keluarga balita penderia ISPA berada dalam kategori perokok sedang sebanyak 24 balita (48%)  dan 15 balita (28%). Dari 50 balita yang menderita ISPA memiliki anggota keluarga yang tinggal bersama dengan kebiasaan merokok sebanyak 29 balita (58%) anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok tidak memperhatikan lingkungan sebanyak 21 balita (42%). Hasil ini juga menunjukkan bahwa dari 50 anggota keluarga dengan kebiasaan merokok ringan (1-10 btg/hari) sebanyak 11 balita (22%), 24 balita yang memiliki jumlah anggota keluarga dengan merokok sedang (11-20 btg/hari) sebanyak 24 balita (48%)  dan 15 balita  (30%) yang memiliki jumlah anggota keluarga dengan kebiasaan merokok berat (20 btg/hari).Simpulan yang dapat ditarik adalah penelitian ini menunjukkan bahwa balita yang menderita ISPA pada umumnya disebabkan karena adanya anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok di rumah dan tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya. Saran diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan tambahan referensi yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PESERTA DIDIK PUTRI DI SMAN 6 BULUKUMBA KELAS X DENGAN KEJADIAN DISMENOREA KECAMATAN HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    Permasalahan kesehatan reproduksi di kalangan remaja putri yang berkaitan dengan gangguan menstruasi atau dismenorea masih cukup tinggi. Berdasarkan data WHO (World Health Organization) kejadian dismenorea di dunia rata-rata 50% sedangkan di Indonesia sebesar 64,25% yang mengalami dismenorea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian dismenorea pada peserta didik putri di SMA Negeri 6 Bulukumba kelas X dan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan peserta didik putri di SMA Negeri 6 Bulukumba kelas X dengan kejadian dismenorea. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif, rancangan yang di gunakan adalah Cross Sectional, yaitu sampel penelitian yang diamati pada waktu yang sama. Hasil yang diperoleh adalah hampir semua siswa mempunyai pengetahuan cukup baik dari kelompok yang mengalami Dismenorea (89,2%), maupun siswa yang tidak mengalami Dismenorea (54,5%). Siswa yang berpengetahuan baik didominasi pada kelompok yang tidak mengalami dismenorea (42.4%), sedangakn pada kelompok dismenorea hanya 2.7%. Sebaliknya siswa yang berpengetahuan kurang, didominasi pada kelompok dismenorea yaitu 8,1 %, dan 3.0% dari kelompok siswa yang tidak mengalami dismenorea. Berdasarkan hasil Chi square bahwa ada hubungan antara pengetahuan peserta didik putri dengan kejadian dismenorea dengan nilai 0.001 < 0,05

    63

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Medika Alkhairaat - Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇