Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran
Not a member yet
    95 research outputs found

    IMPLEMENTASI LOTS DAN HOTS PADA SOAL TEMA 3 KELAS 1 MI/SD

    No full text
    Implementasi LOTS dan HOTS pada Soal Tema 3 Kelas 1 MI/SD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis LOTS dan HOTS. Yang mana telah kita ketahui pada kurikulum 2013 itu mewajibkan untuk menerapkan pembelajaran berbasis HOTS karena pembelajaran HOTS ini sangatlah penting untuk perserta didik terutama siswa SD/MI. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena secara mendalam. Sedangkan metode yang digunakan yaitu studi pustaka (library reseach). Hasil penelitiannya yaitu Low Order Thinking Skill (LOTS) adalah sebuah kemampuan berfikir siswa secara fungsional. Sedangkan Higher Order Thinking Skill (HOTS) atau kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif metakognitif, dan berfikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi

    INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

    No full text
    Pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan gigi yang benar akan sangat berpengaruh terhadap kejadian karies gigi, melakukan sikat gigi dan berkumur – kumur adalah salah satu perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut. perilaku yang didasari pengetahuan yang benar akan lebih bertahan lama dari pada perilaku yang tidak didasari pengetahuan, upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan penyuluhan kesehatan. Media online salah satu media edukasi peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut Jenis penelitian  pada penelitian ini adalah adalah Analisis perbandingan komparatif atau “causal-comparative" Pengambilan sampel teknik Quota sampling,  . Lokasi penelitian dilakukan di SMA N 3 Bandar Lampung.. sebanyak 100 orang. Variabel penelitian ini adalah media online instagram dalam peningkatan pengetahuan karies. Analisis statistik  menggunakan uji T – Test untuk melihat hubungan instagram dalam peningkatan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukan media instagram dapat sebagai media  penyuluhan pada peningkatan pengetahuan gigi berlubang.Kata kunci       : instagram, pengetahuan kesehatan gigi dan mul

    PENCEGAHAN RADIKALISME DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    No full text
    Tulisan ini akan membahas tentang peran pendidikan agama Islam di sekolah dalam membentuk karakter peserta didik. Dalam pendidikan sekolah khususnya pengajar/pendidik berkomitmen mencegah masuknya radikalisme dalam kalangan pelajar-pelajar di sekolah dengan adanya Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai sejak dini pada anak, oleh karena itu materi PAI disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Melalui pembelajaaran PAI siswa diajarkan aqidah sebagai dasar keagamaannya, diajarkan Al-Qur'an dan hadits sebagai pedoman hidupnya, diajarkan  fiqih  sebagai  rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam sebagai sebuah keteladan hidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman prilaku manusia apakah dalam kategori baik ataupun buruk. Oleh sebab itu, tujuan utama dari Pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu, langkah yang harus dilakukan adalah mengisi ekstrakurikuler siswa siswi dengan kegiatan positif dan berkarakter pancasila. Keberhasilan pembelajaran PAI disekolah salah satunya juga ditentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Talking Stick Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 3 Gunung Terang Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest posttest design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 3 Gunung Terang Bandar Lampung. Populasi penelitian ini berjumlah 25 orang siswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh jumlah populasi digunakan sebagai sampel. Teknik penggumpulan data berupa tes dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe talking stick terhadap hasil belajar IPA dengan rata-rata pretest 59% dan posttest 82% dengan hasil analisis thitung = 12,849 ? ttabel 1,711, sehingga pembelajaran menggunakan model cooperative learning tipe talking stick mempunyai pengaruh yang positif terhadap hasil belajar IPA

    PENDEKATAN INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    No full text
    The research objective was to increase the activity and achievement of learning mathematics from the Corruption Eradication Commission and FPB using the inquiry approach in grade V SD Negeri 4 Sawah Lama Bandar Lampung for the academic year 2019/2020. The research method was classroom action research (CAR) which was carried out in three cycles consisting of planning, implementation, observation and reflection in each cycle. The results showed an increase in learning activities in Cycle I 70%, Cycle II 80% and Cycle III 88% and learning achievement in cycle I averaged 62, cycle II 72, and cycle III 77. Based on the research results, the inquiry approach can increase activity and achievement. learn mathematics from the Corruption Eradication Commission and FPB in grade V SD Negeri 4 Sawah Lama Bandar Lampung for the 2019/2020 academic year. Keywords: Activities, Inquiries, Learning Achievemen

    PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PAKEM

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar Pengolahan DataSekolah Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Beringin Raya Bandar  Lampung   Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020, menggunkanan pendekatan PAKEM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI Semester 1 SDN 1 Beringin Raya Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2019/2020. yang berjumlah 34 siswa. Data diperoleh dari catatan lembar pengamatan observer terhadap proses pembelajaran yang direncanakan peneliti, lembar pengamatan aktivitas belajar dan lembar tes untuk mengetahui prestasi belajar. Data dianalisis dengan statistik sederhana yaitu persentase.Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan selama 3 siklus, Aktivitas belajar Siklus I mencapai 47%, Siklus II 62%, Siklus III mencapai 85%. Prestasi belajar Siklus I mencapai 53%, Siklus II 73%, Siklus III mencapai 100%, dan pengamatan observer yang bermitra dengan peneliti menunjukkan kriteria rata-rata baik. Kesimpulan penelitian bahwa penggunaan pendekatan PAKEM dapat meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Pengolahan Datasiswa kelas VI Semester 1 SDN 1 Beringin Raya Kecamatan Kemiling  Bandar Lampung TP 2019/2020

    PENGGUNAAN METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SD N 2 HARAPAN JAYA

    No full text
    The purpose of this research is to increase the activities and learning outcomes of science learning the properties of objects using the Inquiry method for the fourth grade students of Elementary School 2 Harapan Jaya Bandar Lampung in 2019. The research method used was Classroom Action Research (PTK). Each cycle is carried out for 3 x (2 x 35) minutes which consists of 4 stages, namely planning, observing, and reflecting. The results of the research in each cycle in science learning the properties of objects in class IV students in 2019 are as follows: (1) in cycle I the learning activities of students in the good category only reached 61%, in cycle 2 it reached 72% and in cycle 3 it reached 80 % of students learning activities follow science learning. The conclusion of this study is that the Inquiry method can improve the activity and learning outcomes of Natural Science learning the properties of objects in grade IV elementary school 2 Harapan Jaya Kec. Tanjung Karang Barat Bandar Lampung in 2019

    IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA PADA GENERASI MILENIAL DI ERA SERBA MODERN

    No full text
    With the holding of this research, it is in line with the fading of the values ??of Pancasila implementation in this modern era. It can be seen from some of the behavior of the people who tend to live individually and their focus is only on smart phones whose technology continues to develop. Things like this will certainly throw away the contents of the Pancasila values ??that have existed for a long time. For this reason, it is necessary to make means or efforts to change this behavior. This research uses a qualitative method, by examining several existing sources such as books, journals or articles. This research is there to obtain an effort or way to realize the implementation of Pancasila in the millennial generation in this modern era. Pancasila is the foundation of the State where we must be guided by all existing values. Key words: Pancasila implementation, Millennial Generation, Pancasila Valu

    PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK (BUZZ-GRUP) UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal pada siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 8 Bandar Lampung melalui metode diskusi kelompok (Buzz-Grup). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 8 Bandar Lampung. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari guru dan siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan skala komunikasi interpersonal. Validitas data yang digunakan melalui validasi konstrak. Analisi data menggunakan diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan komunikasi interpersonal melalui metode diskusi kelompok (Buzz-Grup) pada siswa XI Multimedia SMK Negeri 8 Bandar Lampung. Peningkatan dapat dilihat pada kondisi awal hanya terdapat 9 siswa atau 30% yang memperoleh skor di atas 72 atau dinyatakan tuntas belajar. Pada siklus I meningkatkan menjadi 25 siswa atau 83,33% siswa yang dinyatakan tuntas dengan terdiri dari 9 siswa atau 30% dalam ketegori baik dan 16 siswa atau 53,33% dalam kategori sedang. Pada siklus kedua, 100% siswa atau 30% siswa dinyatakan tuntas terdiri dari 23 siswa atau 76,67% dalam kategori baik dan 7 siswa atau 23,33% dalam ketegori sedang

    Pemanfaatan Tunjangan Profesi Pendidik Bagi Guru-Guru SMA Di Kota Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan tunjangan profesi pendidik bagi guru-guru dan menguji perbedaannya berdasarkan karakteristik guru menurut jenis kelamin, lama menikmati tunjangan, jumlah tanggungan keluarga, dan masa kerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan responden sebanyak 105 guru SMA di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan tunjangan profesitermasuk dalam kategori cukup baik diakui oleh 68 guru (64,8%) dari 105 guru. Pemanfaatan tunjangan profesi pendidik untuk peningkatan dan pengembangan profesi termasuk kategori cukup baik dialami oleh 55 guru (52,4%) dan termasuk kategori cukup baik untuk pengeluaran keluarga atau rumah tangga dialami oleh 49 guru (46,7%). Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jenis kelamin dengan nilai t0 sebesar 0,097 dengan p > 0,05. Tidak ditemukanperbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan lama menikmati tunjangan yaitu lama, sedang, dan baru ( F = 2,202 : p > 0,05). Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jumlah tanggungan, yaitu sedikit, sedang, dan banyak ( F = 2,520 : p > 0,05). Ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan masa kerja, yaitu baru, sedang, dan lama ( F = 4,486 : p < 0,05). Para guru sudah cukup baik dalam mengalokasikan tunjangan profesi pendidik untuk peningkatan dan pengembangan profesi maupun pengeluaran keluarga atau rumah tangga. Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jenis kelamin, lama menikmati tunjangan, dan jumlah tanggungan keluarga; akan tetapi ditemukan perbedaan yang signifikan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan masa kerja guru.   Kata kunci : tunjangan profesi, pemanfaatan, guru

    0

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇