E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Students’ Perceptions of Online Learning in Writing Descriptive Text on Students of the Faculty of Economics and Business, Mahendradatta University
The purpose of this study was to determine the students' perceptions of online learning in writing descriptive text, which included recognize, make stimuli, experiences, knowledge, motivation, social interaction, understanding, acceptance, responses, and future solutions regarding online learning itself in on students of the Faculty of Economics and Business, Mahendradatta University for third semester, which was done by the english lecturer. In this study, a descriptive qualitative research design was used. An english teacher and 45 students who had completed online learning participated in this study. The teacher's utterances and questionnaire answer sheets were used as data sources in this study. The data was gathered through interviews with the teacher and the distribution of a Google Form questionnaire to the online learning students. According to the findings of the interview, perception related to the teacher explains english material well through online learning with a percentage of 62,9%. It can be concluded that students' perceptions of online English learning during the Covid-19 pandemic are positive and can be effectively implemented
Implementasi Manajemen Pendidikan Yang Efektif Untuk Mewujudkan Visi Dan Misi Sekolah Menengah Kejuruan Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan penerapan manajemen pendidikan yang efektif dalam mendukung pencapaian visi dan misi sekolah menengah kejuruan (SMK). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah dan buku yang berkaitan dengan manajemen pendidikan khususnya di sekolah menengah kejuruan (SMK). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pendidikan di SMK memiliki peran kunci dalam pembangunan bangsa dengan mempersiapkan lulusan yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri. Untuk mencapai tujuan ini, penting dilakukan manajemen pendidikan yang efektif, termasuk peningkatan kompetensi guru melalui kemitraan dengan industri dan program pelatihan yang relevan. Manajemen sarana dan prasarana juga penting untuk menunjang proses pembelajaran yang efektif. Selain itu, manajemen keuangan yang efektif sangat diperlukan agar SMK dapat mencapai visi dan misi pendidikan secara optimal. Kurangnya koordinasi antara pemerintah, sekolah, industri, dan masyarakat dapat menghambat kesesuaian program pendidikan SMK dengan kebutuhan lapangan kerja, sehingga perlu adanya upaya koordinasi yang lebih baik di antara mereka
ANALISIS STRATEGI PENANGANAN ANGSURAN KREDIT BERMASALAH PADA LPD DESA ADAT BEDHA
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor dan strategi penyelesaian kredit bermasalah di PT. Mandiri Utama Finance, Cabang Denpasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi dan wawancara kepada informan kunci. Analisi data yang di gunakan pada penelitian ini antara lain (1) data reduction; (2) data display; dan (3) conclusion drawing/verifying. Hasil dari penelitian ini adalah faktor internal terdiri dari kesalahan analisis data debitur oleh marketing dan adanya hubungan kekeluargaan dengan orang dalam perusahaan. Faktor eksternal terdiri dari penurunan pendapatan debitur dan karakter debitur yang buruk. Strategi yang dilakukan jika terjadi kredit bermasalah di PT. MUF Denpasar adalah melakukan negosisasi agar debitur memberikan jaminan dari kredit dengan baik untuk melunasi hutang pokok dan bunga. Jika upaya negosiasi gagal maka akan di tempuh jalur hukum. Adapun saran dari penelitian ini adalah agar PT. MUF dapat memilih karyawan yang memiliki integritas dan kejujura yang baik serta karyawan diharapkan selalu mengedepankan profesionalitas dalam pekerjaannya
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PADI SAWAH (Studi kasus Kelompok Tani Kalada Rade di Desa Tana Rara Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat)
Pembangunan pertanian adalah suatu proses yang di tunjukan untuk selalu menambah produksi yang sekaligus mempertinggi pendapatan dan produktifitas usaha setiap petani dengan cara menambah modal dan skil. Tujuan penelitian adalah suatu data yang di temukan dan di kembangkan dari hasil penelitian yaitu: Untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam dalam meningkatkan produksi Padi Sawah. Untuk mengetahui kendala-kendala penyuluh pertanian dalam meningkatkan produksi padi sawah. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sensus sehingga keseluruhan populasi diambil sebagai sampel dalam penelitian sebanyak 25orang. Analisis data adalah salah satu proses penelitian yang di lakukan di lapangan bahwa peneliti suda mengumpulkan data-data yang suda di ambil dan di wawancarai untuk menyimpulkan data yang suda ada. Penyuluhan sebagai Motifator: orang yang memberikan dorongan atau penggerak untuk memotivasi orang lain melakukan sesuatu hal. Edukator Meningkatkan pengetahuan petani terhadap ide baru dalam meningkatkan produksi padi sawah. Komonikator adalah sebagai orang yang tugasnya menyampaikan pesan. Mediator adalah memberikan informasi dan menghubungkan kelompok tani dengan sumber informasi guna memecahkan masalah yang dihadapi. Kendala yang di hadapi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu:Sarana dan prasarana minim, terbatasnya alat-alat pertanian yang dimiliki petani sebagai factor penunjang usahatani.Partisipasi Waktu yaitu terbatasnya waktu yang dimiliki penyuluh pertanian untuk membimbing maupun membina petani.Penyuluh Pertanian hendaknya lebih banyak belajar dari berpengalaman petani yang berhasil, sebab masi banyak Penyuluh yang kurang menyadari bahwah Petani sekarang lebih kreatif, inovatif dan terpelajar walaupun juga masi ada yang berpendirian terbelakang atau masi mini
SALURAN PEMASARAN BERAS HITAM DI DESA SENGANAN KECAMATAN PENEBEL KABUPATEN TABANAN
Indonesia adalah negara agraris dimana masyarakatnya sebagian besar adalah petani, salah satunya adalah petani beras hitam tepatnya yang berada di Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Saluran Pemasaran Beras Hitam di Desa Senganan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. 2. Tingkat marjin, keuntungan, dan efisiensi yang diperoleh dari masing-masing lembaga pemasaran yang terlibat dalam Pemasaran Beras Hitam di Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan di Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Teknik pengmabilan responden ini adalah dengan metode sensus, Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk menjabarkan kegiatan pemasaran mulai dari saluran tingkat marjin, keuntungan dan efisiensi pemasaran beras hitam. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat tiga pola saluran pemasaran yang ada di Desa Senganan, yaitu Saluran pemasaran (I) Produsen → Konsumen, (II) Produsen → Pengecer → Konsumen, (III) Produsen → Pengepul → Pengecer → Konsumen akhir. Marjin pemasaran dari penelitian menunjukkan ada 3 bentuk saluran pemasaran, pada saluran pemasaran I diketahui memiliki marjin sebesar (nol) 0 di saluran pemasaran tersebut tidak mengeluarkan banyak biaya karena lembaga pemasarannya sangat kecil, saluran pemasasaran ke II dengan marjin sebesar Rp1.700/Kg, dan keuntungan sebesar Rp.1.100/Kg serta tingkat efisiensi 3,48%, saluran pemasaran ke III dengan marjin sebesar Rp.1.400/Kg dan keuntungan Rp.1.000/Kg dengan tingkat efisiensi sebesar 6,74%. Saluran pemasaran pada III memperoleh marjin sebesar Rp.3.100/Kg, keuntungan sebesar Rp.2.100/Kg
ANALISIS USAHATANI PADI BERAS HITAM (Oryza- zativa) DI SUBAK SERASON, DESA PITRA, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
Penelitian ini di lakukan di Subak Serason Desa Pitra Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan, dengan sengaja dengan pertimbangan daerah tersebut sebagian dari lahan ditanami usahatani padi beras hitam. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang mengusahakan tanaman padi beras hitam berjumlah 52 orang. Karena keterbatasan waktu dan dana maka jumlah sampel yang diambil ini adalah 30 Orang petani dari keseluruhan populasi. Pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan metode simpel random sampling atau dipilih secara acak. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan metode sensus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik survei, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisa usahatani. Berdasarkan pada hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata biaya usahatani padi beras hitam di Subak Serason Desa Pitra Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan diperoleh sebesar Rp 5.838.000,00 per luas garapan (20) are atau. Rata-rata penerimaan yang dihasilkan dari usahatani padi beras hitam sebesar Rp 9.350.000,00 per luas garapan. Rata-rata pendapatan dari usahatani padi beras hitam di daerah penelitian menguntungkan dengan keuntungan sebesar Rp 3.512.000,00 per luas garapan. Nilai R/C ratio sebesar 1,60 yang berarti menguntungkan. Disarankan agar penyuluh pertanian memberikan penyuluhan kepada para petani untuk meningkatkan produksi padi dan kualitas padi beras hitam, serta upaya untuk meningkatkan harga jual petani sebaiknya hasil panen tidak dijual secara langsung gabah melainkan diolah menjadi beras sehingga mendapatkan nilai tambah dan harga yang lebih bernilai ekonomis dan mencari pangsa pasar yang lebih menguntungka
EFEKTIVITAS PENGESAHAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) MELALUI SAMSAT DRIVE THRU BADUNG BERDASARKAN PERATURAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2021
The validation of the Vehicle Registration Certificate (STNK) is a mandatory annual obligation as stipulated in the Regulation of the Chief of the Indonesian National Police Number 7 of 2021 concerning the Registration and Identification of Motor Vehicles, and Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation. To enhance public service delivery, the Samsat Drive Thru system was introduced as an innovative mechanism. However, its implementation still faces several challenges, as evidenced by the considerable number of citizens who fail to fulfill their STNK validation obligations. This study aims to analyze the effectiveness of STNK validation through the Samsat Drive Thru in Badung, and to identify the obstacles and efforts made by the police in enforcing such validation in accordance with applicable regulations. This is an empirical legal research with a descriptive approach, employing the principles of legality, the concept of effectiveness, and the theory of law enforcement. Data collection was conducted through triangulation methods, including observation, interviews, and document studies, and subsequently analyzed using qualitative methods. The findings reveal that the effectiveness of STNK validation through the Samsat Drive Thru in Badung when assessed through indicators of goal achievement, adaptation, and integration still requires optimization. Identified obstacles include legal factors, law enforcement personnel, public awareness, and infrastructure limitations. Police efforts to address these challenges include implementing legally compliant policies, enhancing public outreach, improving personnel competence, upgrading facilities, and conducting continuous monitoring and evaluation. The study concludes that although there has been progress, further optimization is necessary to ensure more effective STNK validation through the Samsat Drive Thru mechanism
STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS DALAM PENGENALAN PRODUK TROPICANA SLIM
Public Relations Perusahaan Nutrifood Cabang Denpasar memperkenalkan produk Tropicana Slim yang memiliki citra selalu menginspirasi konsumen agar hidup lebih sehat, memberikan dampak positif bagi kesehatan melalui event/edukasi kesehatan, serta mampu mempertahankan eksistensinya sebagai brand yang berkomitmen untuk mencegah dan melawan diabetes. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Public Relations Perusahaan Nutrifood Cabang Denpasar dalam memperkenalkan produk Tropicana Slim ke khalayak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian Public Relations Perusahaan Nutrifood Cabang Denpasar, sebanyak 3 informan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, melalui teknik ini peneliti mengamati Perusahaan Nutrifood Cabang Denpasar. Kemudian mencari, menggambarkan serta menyusun data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, maupun dokumentasi secara sistematis, dan selanjutnya membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa dalam memperkenalkan produk Tropicana Slim, Desi Muliani selaku Public Relations melakukan strategi yang mencakup beberapa aspek seperti: 1) Aspek komunikator: komunikasi persuasif dan membina hubungan baik; 2)Aspek khalayak: fokus ke orang-orang yang tertarik terhadap pola hidup sehat; 3)Aspek pesan: infomasi yang disampaikan edukatif, informatif; 4)Aspek media/metode: memanfaatkan semua teknologi informasi; 5) Aspek efek: masyarakat antusias menjaga kesehatanya ; 6) Aspek feedback: produk Tropicana Slim terkenal dan mampu menarik konsumen lebih banyak
Peranan Guru Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran PPKn
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman selama ini, siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar-mengajar. Siswa cenderung tidak tertarik mengikuti pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Selama ini PPKn dianggap sebagai pelajaran yang hanya mementingkan hafalan semata, kurang menekankan aspek penalaran, sehingga menyebabkan rendahnya keaktifan belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa di sekolah. Pada umumnya guru selalu beranggapan, bahwa dirinya merupakan satu-satunya sumber belajar di kelas. Penelitian yang peneliti lakukan disini adalah penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Dwijendra Denpasar dan informan dalam penelitian ini adalah Guru PPKn Kelas VIII SMP Dwijendra dan beberapa siswa kelas VIII SMP Dwijendra. Dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam pembahasannya digunakan metode deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis. Berdasarkan hasil keseluruhan dari wawancara dengan guru PPKn serta tabulasi hasil wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang berupa RPP mata pelajaran PPKn kelas VIII SMP Dwijendra mengenai peranan guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PPKn maka diperoleh hasil, bahwa peran guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PPKn berperan sebagai pengajar. Peranan guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PPKn lebih berperan selaku mediator dan fasilitator
SKATEPARK DI KOTA TABANAN DENGAN KONSEP DASAR PERANCANGAN BRAVE AND DYNAMIC SOLIDARITY
Kabupaten Tabanan memiliki peminat olahraga Skateboard yang cukup tinggi namun hal ini belum diimbangi dengan fasilitas yang layak untuk bermain Skateboard sehingga para skater Tabanan masih kesulitan mencari arena untuk berlatih dan bertanding. Hal ini dapat diamati dari banyaknya skater yang terpaksa memanfaatkan fasilitas umum sebagai arena bermain skateboard seperti area parkir, kantor – kantor pemerintah, jalanan, sekolah dan gedung – gedung olahraga yang tidak memiliki fasilitas yang sesuai. Hal ini juga dianggap akan mengganggu serta berbahaya bagi pengguna lainnya dan tentunya akan merusak fasilitas umum, sehingga kemudian memunculkan anggapan skateboard adalah kegiatan dengan citra negatif. Dengan adanya perancangan skatepark ini diharapkan dapat mewadahi serta memfasilitasi segala aktivitas para skater dan kebutuhan seperti skatepark indoor- outdoor yang berstandar internasional, skateshop, hingga tempat penyelenggaraan event yang menarik perhatian pengunjung. Konsep dasar yang dipilih yaitu brave and dynamic solidarity didukung dengan tema dekonstruksi akan memunculkan bentuk bangunan yang berbeda dan dinamis serta menggabungkan arsitektur lokal dengan material dan ukuran yang berbeda. Selain itu, dengan adanya skatepark ini juga diharapkan dapat memberikan sarana/ wadah yang nyaman dan aman bagi para skater untuk mengembangkan serta mengasah skill/ kemampuan mereka serta menjadi salah satu aspek dalam penyelesaian permasalahan kota yang ada di Kabupaten Tabanan, Bali