E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM REVITALISASI DESA WISATA KOKOKAN DI BANJAR PETULU GUNUNG

    No full text
    Petulu Village is a suburb of Ubud which is used as an area for expanding Ubud tourism. Petulu Village is famous for one of the uniquenesses in one of the hamlets, namely Banjar Petulu Gunung. The uniqueness of this hamlet is that it has a gathering of thousands of Kokokan birds that live around the Banjar Petulu Gunung area. So that this uniqueness is used as a tourist attraction called the Kokokan tourist attraction. This Kokokan tourist attraction already has several accommodation facilities such as ticketing, toilets and a bale banjar as a meeting place. However, these facilities are considered less than optimal so that tourists are reluctant to pay. Kokokan birds are also located along the main road which is generally passed by the community and tourists so that without having to pay, tourists can see the birds. This tourist attraction has been managed by the local Pokdarwis. But until now the tourist attraction has not been managed properly so that it has not been profitable in terms of economy. These problems must be resolved together by the relevant Village Stakeholders, the Community and Academics in order to obtain optimal quality tourist attractions. Of course, some of the solutions offered are related to the field of science of the implementing team, namely providing ideas for a master plan for the development of the Kokokan tourist attraction and its tourism development management. The hope of this PKM is to help develop the potential of the Village to become an independent Tourism Village

    PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA BEBANDEM KABUPATEN KARANGASEM PASCA COVID – 19

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui perbandingan kinerja keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Pasca  Covid – 19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode kuantitatif. Sumber data terdiri dari data sekunder. Jenis datanya adalah data kuantitatif. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan CAMEL. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perbandingan kinerja keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Pasca Covid – 19 dari tahun 2020 sampai tahun 2022 dari hasil analisis CAMEL dengan menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR) menunjukkan hasil sangat sehat dengan nilai tahun 2020, tahun 2021 dan tahun 2022. Dari rasio KAP tahun 2020 tergolong sehat tahun 2021 dan tahun 2022 tergolong tidak sehat. Dari rasio CPRR hasil yang ditunjukkan tahun 2020 sehat, tahun 2022 dan tahun 2023 tidak sehat. Jika dilihat dari sisi manajemen hasil penelitian menunjukkan LPD Desa Bebandem Kabupaten Karangasem hasilnya sangat baik dibawah kepemimpinan kepala LPD Bapak Ketut Kerta. Berdasarkan kriteria earning dilihat dari ROA, tahun 2020, tahun 2021 dan tahun 2022 LPD tergolong sehat. Demikian juga penilaian menggunakan BOPO tahun 2020,  tahun 2021 dan tahun 2022 hasil penilaian ini tergolong sehat. Artinya LPD mampu menekan biaya operasional LPD sehingga tingkat keuntungan bisa dicapai. Penilaian tingkat kesehatan LPD menggunakan rasio LDR tahun 2020, tahun 2021, dan tahun 2022 sangat sehat. Hal ini berarti kemampuan LPD untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya sangat sehat

    SALURAN PEMASARAN PEPAYA CALIFORNIA DI DESA SIBANG KAJA, KECAMATAN ABIANSEMAL, KABUPATEN BADUNG BALI

    No full text
    Sebagai negara tropis, indonesia memiliki beraneka ragam buah-buahan di seluruh Nusantara. Salah satunya adalah buah pepaya. Bisa dikatakan, hampir seluruh masyarakat mengenal dan menyukai buah yang satu ini. Pepaya california merupakan salah satu komoditas buah yang memiliki banyak fungsi dan manfaat. Sebagai buah segar, pepaya california banyak dikonsumsi selain mengandung nutrisi yang baik, harganya juga relatif terjangkau dibanding buah lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran pepaya di Desa Sibang Kaja, Kecamatan AbianSemal, Kabupaten Badung, untuk mengetahui margin pemasaran pepaya California di Desa sibang kaja ,kecamatan Ambiansemal, dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh Pemasaran petani pepaya di Desa Sibang Kaja, Kecamatan AbianSemal, Kabupaten Badung.Penelitian ini di laksanakan di berlokasi Desa Siabang Kaja, Kecamatan Abian Semal Kabupaten Badung Bali. Pemilihan lokasi penelitian ini di lakukan secara sengaja (purvosive sampling). Atas dasar pertimbangan bahwa Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Bali Sangat potensial untuk pemasaran pepaya. populasi dari penelitian ini berjumlah 60 orang, sedangkan sampel yang di pilih 25 orang. saluran pemasaran I ppetani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, konsumen. Pada saluran II petani menjual langsung ke konsumen. Harga pepaya ditingkat petani pada saluran pemasaran I sebesar Rp 5.000/Kg, harga di pedagang pengepul sebesar Rp 7.000/Kg, harga jual ,di pedagang pengecer sebesar Rp 8.000/Kg. total marjin pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 3.000/Kg. pada saluran pemasaran II harga jual pepaya ke konsumen Rp 4.000/Kg

    SALURAN PEMASARAN KOPI DI DESA COLOL, KECAMATAN LAMBA LEDA TIMUR KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Saluran Pemasaran Kopi  Di Desa Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur Kabupaten Manggarai timur”. Kopi Arabika adalah satu-satunya komoditi andalan di Manggarai Timur dengan luas lahan tertinggi yang ada di Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui  saluran pemasaran Kopi Arabika di Desa Colol Kecamatan Lamba Leda Timur, (2) untuk mengetahui besarnya marjin pemasaran Kopi Arabika di Desa Colol Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, (3) untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi petani dalam memasarkan kopi di Desa Colol Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 936 populasi tapi karena keterbatasan waktu dan dana maka diambil sampel  dari populasi sebanyak 40 sampel dengan menggunakan metode simple random  sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan marjin pemasaran dan farmer’ share. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran: pertama, petani→pedagang kecil→ pedagang besar→ eksportir. Kedua, petani→pedagang besar→ eksportir. Ketiga, petani→UPH-ASNIKOM. Marjin pemasaran saluran I sebesar Rp 14.000.00, marjin pemasaran saluran II sebesar Rp 15.000.00 dan marjin pemasaran saluran III 20.000.00. Saluran yang paling banyak digunakan oleh petani produsen adalah saluran I yaitu 30 orang atau 65,57%. Namun keuntungan yang paling tinggi yaitu pada saluran III mencapai 77,77%. Rendahnya minat petani produsen untuk menggunakan saluran III adalah proses untuk mencapai pemasaran memerlukan waktu lebih lama dibandingkan proses pemasaran  pada saluran I

    KEPASTIAN HUKUM PENATAAN RUANG WILAYAH SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG

    No full text
    Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning regulates the structure and spatial patterns of a region as the foundation for sustainable development. Spatial structure refers to the arrangement of settlement centers and the infrastructure and facilities network that support socio-economic activities, while spatial patterns refer to the distribution of land use for protected areas and cultivation areas. This study aims to examine the implementation of spatial planning policy in Indonesia and the legal certainty of spatial planning following the enactment of Law Number 26 of 2007. The research employs a normative legal method with a statutory and policy analysis approach. The findings reveal that the implementation of spatial planning policy is carried out by both central and regional governments, involving community participation as a critical element in achieving spatial planning objectives namely, the realization of safe, comfortable, productive, and sustainable national space. Legal certainty in spatial planning serves as an indicator of professionalism and government credibility, and is essential in the formulation of development policies. These policies must ultimately be codified into the legal system to possess binding legal force and guarantee legal certainty. The study concludes that, to ensure clean governance and good public administration, legal development must uphold procedural fairness, public accountability, and responsiveness to public aspirations, all of which must be supported by a legal system that guarantees certainty in spatial planning

    STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF GURU DALAM MEMBANGUN MINAT BELAJAR SISWA DI SMAK THOMAS AQUINO TANGEB,MENGWI

    No full text
    Strategi diperlukan dalam segala aspek ekonomi, komunikasi, keuangan, serta pendidikan. Strategi dapat menjadi panduan dalam mencapai tujuan serta menghadapi suatu masalah atau hambatan yang datang dari dalam aspek atau dari luar aspek tersebut. Dalam dunia pendidikan formal maupun tak formal, diperlukannya strategi komunikasi yang efektif dan efisien.rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh guru dalam membangun minat belajar siswa di SMAK Thomas AquinoKemudian data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Peneliti melakukan wawancara dengan dua harasumber yang merupakan wali kelas dan kepala sekolah smak Thomas Aquino  hasil dalam penelitian ini menunjukkan pentingnya stategi komunikasi yang jilakukan demi mendukung kegiatan belajar mengajar. Strategi komunikasi yang meliputi comunikator, komunikan, pesan, media serta feedback dapat terlihat jelas dalam proses pengajaran dan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah smak thomas aquino. Dalam penelitian berjudul Strategi Komunikasi Persuasif Guru Dalam Membangun Minat Belajar Siswa di SMAK Thomas Aquino Tangeb,Strategi dapat menjadi panduan dalam mencapai tujuan serta menghadapi suatu masalah atau hambatan yang dating dari dalam aspek atau dari luar aspek tersebut

    Peranan Guru dalam Mengembangkan Kecerdasaan Moral Siswa

    No full text
    Guru merupakan sosok yang memiliki peranan penting di dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa Kelas lX H SMP Dwijendra. Karena tugas guru bukan hanya sebagai pengajar melainkan guru juga wajib mengembangkan nilai-nilai moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui Peranan Guru dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan rekduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan (1) peranan guru dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa sangatlah berperan guru sebagai motivator di dalam membantu perkembangan siswa dan mengarahkan diri siswa untuk berdisiplin, etika, sopan santun dan menciptakan siswa yang berakhlak mulia serta dapat menciptakan peradaban yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. (2) faktor-faktor yang menyebabkan menurun nya moral siswa Kelas lX H SMP Dwijendra Tahun Pelajaran 2023/2024. Diantaranya yang pertama kemajuan teknologi dan informasi. Kemajuan teknologi dapat berpengaruh terhadap perkembangan moral anak-anak dan kemajuan teknologi ini ada yang berdampak positif tetapi ada juga yang berdampak negatif, siswa itu mulai kurang rasa penghargaannya terhadap guru maupun orangtua.yang kedua faktor lingkungan keluarga dan masyarakat, faktor lingkungan sangat berpengaruh sehingga dapat merusak moral pada anak. Tingkah laku anak-anak seperti ini tentunya butuh kesabaran dalam menghadapi. (3) Kendala-kendala yang yang dihadapi guru dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa yaitu kurangnya kesadaran beberapa orang siswa untuk disiplin dalam pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan dikarenakan karakter siswa yang berbeda-beda

    Pengembangan Media Permainan TESMA Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri 6 Sumerta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media permainan TESMA berbasis pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Sumerta yang layak diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan diadopsi dari model ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yakni analisis (analyze), Desain (design), Pengembangan (development), Implementasi (implementation), Evaluasi (Evaluation). Subyek penelitian ini terdiri atas dua orang ahli media, dua orang ahli materi, serta pengguna yang terdiri dari 30 orang siswa dan dua orang guru yang merupakan guru di SD Negeri 6 Sumerta. Sedangkan objek penelitian ini meliputi validitas media permainan TESMA berbasis pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan minat belajar matematika. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi media dan materi, kuesioner kepraktisan media, dan kuesioner minat belajar matematika. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas materi mendapatkan hasil 0,84 dengan kriteria sangat tinggi, kemudian hasil uji validitas media mendapat hasil 0,91 dengan kriteria sangat tinggi, hasil uji kepraktisan dari dua orang praktisi mendapatkan skor rata-rata yakni 98% dengan kriteria sangat praktis, kemudian hasil uji efektivitas dari hasil kuesioner minat belajar matematika mendapatkan nilai rata-rata yaitu 83% dengan kriteria sangat tinggi. Simpulan penelitian ini adalah media permainan TESMA berbasis pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas V Sekolah Dasar

    Increasing the Productivity of Rice Fields with the Mina Sari Cultivation Technique in Kenderan Village, Tegallalang District, Gianyar Regency

    No full text
    cultivation techniques with mina padi cultivation techniques. This study aims to increase the productivity of rice fields in Kenderan Village, Tegallalang District, Gianyar Regency. The research method used is the experimental method with Randomized Block Design (RAK) with 2 treatments. Data analysis in this study used descriptive analysis, quantitative analysis and farming business analysis. The results of the study showed that the mina sari cultivation technique was able to produce 3 types of commodities with gonda plant production of 1,760 kg/ha, rice plants 6,780 kg/ha, and tilapia fish as much as 1,390 kg/ha. The sales results from all commodities allow farmers to earn an income of IDR 83,300,000 per hectare. Monoculture system, rice fields are only able to produce rice plants with a yield of 7,334 kg/ha. The rice yield obtained from the monoculture technique is slightly higher than the Mina Sari technique, the income from farmer sales with the monoculture system is much lower, which is IDR 44,004,000 per hectare. The results of the R/C analysis showed a value of 2.02 in the Mina Sari cultivation technique and a value of IDR 2.47 in monoculture. The R/C value in farming with the Mina Sari and monoculture cultivation techniques showed a value> 1 so that both cultivation techniques were profitable

    Pemetaan Posisi Keunggulan Mutu Pembelajaran Sekolah Dasar Islam Menggunakan Multidimensional Scalling

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi keunggulan masing-masing SD Islam sehingga dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk memuaskan dan meningkatkan animo oramg tua siswa baru mempercayai anak mereka mendapatkan pendidikan di Sekolah Dasar Islam unggulan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui uji statistik multivariat multidimensional scalling. Kebaruan riset memadukan konsep keunggulan bersaing kinerja mutu intitusi pendidikan dasar Islam  melalui posisioning  multidimensisional scalling model. Populasi dalam penelitian seluruh masyarakat yang mempercayai pendidikan Sekolah Dasar Islam Unggulan di Klaten. Purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel dilakukan sejumlah 110 responden yaitu orang tua siswa. Atribut dalam kuesioner diadaptasi dari Wahyudin meliputi orientasi pasar, inovasi program, adaptabilitas lingkungan dan pengaruh keunggulan bersaing. SDIT Hidayah Blangwetan dan SDIT Ngawen menempati posisi kuadran Unggulan disusul empat SD Islam lain sebagai penantang. Luaran penelitian tercipta peta posisi masing-masing SD Islam sehingga muncul daya saing Sekolah Dasar Islam Unggulan di Klaten menyongsong era bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi menuju generasi emas Indonesia di tahun 2045

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇