E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    PUSAT PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN KESENIAN TRADISIONAL LOMBOK DI PRAYA

    No full text
    Secara umum, kebudayaan NTB terdiri dari tiga suku asli utama, yakni suku sasak di Lombok, suku  Mbojo di Bima dan Dompu, suku Samawa di Sumbawa. Kebudayaan suku sasak di Lombok mengalami penurunan minat generasi muda untuk menekuni kesenian tradisional. Untuk menyokong pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional maka dibutuhkan gedung Pusat Pelestarian dan Pengembangan Kesenian Tradisional Lombok di Praya, karena jarangnya pertunjukan menyebabkan tradisi Lombok ini  berangsur-angsur dilupakan sehingga kepandaian-kepandaian teknik tradisionil yang merupakan salah satu ciri kepribadian setempat, juga terdampak. Agar bisa merangkum kebudayaan Lombok, dan dapat mempermudah akses wisatawan untuk melihat sekaligus mengenal kebudayaan Lombok. Fasilitas ini juga bertujuan untuk memberi informasi sekaligus pengembangan, pelestarian dan juga memperkenalkan kebudayaan Lombok sesuai dengan aspek kebudayaan Lombok meliputi keseniaan serta bangunan adat Lombok merupakan bagian dari wujud kebudayaan. Melalui metode desktiptif pada studi kasus di taman budaya NTB. Kata kunci: Pusat Kesenian, Kesenian tradisional Lombok, Neo Vernakula

    The Effect of Service Quality on Financial Performance and Satisfaction of Cooperative Members in Gianyar Regency

    No full text
    This study aims to determine the effect of service quality on financial performance and member satisfaction as well as the level of profitability in Amertanadi Farmer Cooperative and Lumbung Sari Farmer Cooperative. The data collection method uses the interview method with a questionnaire as the main instrument in the research. The sample used in this study were members or family members of the Amertandi Tani Cooperative totalling 81 respondents and members of the Lumbung Sari Tani Cooperative totalling 86 respondents. The research data were obtained from the results of filling out the questionnaire and analysed using SEM analysis techniques with the help of the SmartPLS program. The results of this study indicate that service quality (tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy) has a positive and significant effect on financial performance and financial performance has a positive and significant effect on member satisfaction, based on the results of the study, it is hoped that the Amertandi Farmer Cooperative and Lumbung Sari Farmer Cooperative will be able to improve service quality so that members feel very satisfied

    Implementation of Kanorayang Customary Sanctions Imposed on Village Credit Institution Treasurers Kedewatan Traditional Village Ubud District, Gianyar

    No full text
    Given the increasingly urgent need for capital for rural communities, the local government, especially the Bali Provincial Government, has begun to develop financial institutions in rural communities known as Village Credit Institutions (LPD). The formulation of the problem in this study is: How is the Process of Implementing Kanorayang Sanctions by the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency related to the Misappropriation of Customer Funds of the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency and What steps were taken by the Head of Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency after the Kanorayang Sanction Decision. The type of research used by the author is empirical legal research. The conclusion of this study is as follows: The process of implementing Kanorayang sanctions by the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency related to the Misappropriation of Customer Funds from the Village Credit Institution (LPD) of the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency, which began with the financial report of the Village Credit Institution (LPD) reporting that the funds of the Village Credit Institution (LPD) of the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency that were deposited in the Gianyar BPD were around 10 billion, after being investigated, it turned out that I Nyoman Ribek Adiputra admitted to using the LPD funds personally. The steps taken by the Bendesa of the Kedewatan Traditional Village, Ubud District, Gianyar Regency, included conducting an internal audit by the LPD, found irregularities and providing solutions to the LPD treasurer but were not implemented and finally at the time of the marriage of his son, I Nyoman Ribek Adiputra, was not given customary facilities and the status of his house was confiscated

    SANKSI ADAT TERHADAP PARA PELAKU PENCABUTAN PENJOR DI WILAYAH TARO TEGALLALANG KABUPATEN GIANYAR

    No full text
    This study is motivated by a customary law violation involving the removal of a penjor in Taro Traditional Village, Tegallalang, which triggered tensions between customary law and national law. The objective of this research is to examine the application of customary sanctions against perpetrators of such violations and to analyze the preventive measures taken by Taro Traditional Village to avoid the recurrence of similar incidents. The research employs a normative juridical approach combined with empirical legal research, focusing on the implementation of positive legal norms within the community. Data were collected through literature review and field interviews. The findings reveal that the seven traditional officials (prajuru) of Taro Kelod who were implicated in the penjor removal were not subjected to customary sanctions, as the victim was under an existing customary sanction of kasepekang (social exclusion). However, they were convicted under national law and sentenced to eight months of imprisonment for committing a criminal offense of religious blasphemy, in accordance with Article 156a in conjunction with Article 55 paragraph (1) point 1 of the Indonesian Criminal Code (KUHP). Preventive efforts include maximizing the role of traditional authorities such as the bendesa adat, prajuru desa, and wali desa to enhance supervision and coordination. The traditional village has also sought to strengthen its awig-awig (customary law) by incorporating specific pararem (customary bylaws) regulating violations such as the removal of penjor or other religious ceremonial objects, while fostering a correlation between customary and national legal systems and raising legal awareness among the community. Repressive measures involve sharpening sanctions through a review of the awig-awig in customary council meetings (paruman adat) and urging greater caution among traditional authorities before taking actions that may constitute violations. In cases of similar violations, customary adjudication may be pursued through paruman adat. The study concludes that although customary law remains the primary reference within the traditional community, a harmonious integration between customary and national law is essential to uphold order, justice, and the preservation of cultural values in society

    PENERAPAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PETUGAS KEAMANAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PENUMPANG PESAWAT UDARA DI BANDARA I GUSTI NGURAH RAI

    No full text
    Penerapan adalah suatu perbuatan mempraktekkan suatu teori, metode, dan hal lain untuk mencapai tujuan tertentu dan untuk suatu kepentingan yang diinginkan oleh suatu kelompok atau golongan yang telah terencana dan tersusun sebelumnya. Komunikasi interpersonal adalah penyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikan umpan balik segera. Pelayanan merupakan suatu kinerja penampilan, tidak berwujud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan dari pada dimiliki serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses mengkonsumsi jasa tersebut. Petugas keamanan bandara selain memberikan keamanan kepada penumpang juga memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh penumpang. PT. Angkasa Pura I (Persero) cabang ngurah rai khususnya pada divisi keamanan bandara memiliki dinas-dinas yang mengatur komunikasi interpersonal dalam memberikan pelayanan dan keamanan yang terjadi di bandara. Dalam penelitian yang berjudul “Penerapan Komunikasi Interpersonal Petugas Keamanan Bandara Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Penumpang Pesawat Udara di Bandara I Gusti Ngurah Rai bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi interpersonal petugas keamanan dalam memberikan pelayanan kepada penumpang pesawat udara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian yakni pada dinas keamanan bandara. Data dikumpulkan dengan teknik dokumenter, wawancara, kuesioner dan observasi. Untuk memecahkan masalah digunakan teknik analisis pengumpulan data dengan jalan menguraikan data yang diperoleh secara sistematis sehingga diperoleh suatu kesimpulan yang rasional. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa ini menunjukkan adanya respon positif dari responden terkait dengan penerapan komunikasi interpersonal petugas keamanan kepada penumpang pesawat udara dapat meningkatkan pelayanan dan keamanan di bandara ngurah rai bali. Manfaat benefit belum 100% dirasakan oleh pengguna jasa di bandara terkait dengan komunikasi interpersonal oleh petugas keamanan. Beberapa pengguna jasa menyebutkan petugas keamanan belum sepenuhnya mampu dalam memberikan pelayanan dengan baik yang jelas dirasakan oleh responden. Hal ini menggambarkan belum sepenuhnya pelayanan dan keamanan berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh pihak pengelola bandar

    IMPLEMENTASI KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN DALAM BIDANG BISNIS PADA IKATAN WANITA PENGUSAHA INDONESIA (IWAPI) KOTA DENPASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi kepemimpinan dan komunikasi organisasi dalam bidang bisnis di IWAPI Kota Denpasar, maka penulis tertarik untuk menganalisa implementasi dari komunikasi tersebut, khususnya melihat bagaimana komunikasi kepemimpinan dan organisasi berhasil terjadi dengan memperhatikan aspek menurut Bass, yaitu kemampuan memberikan pengaruh, memecahkan masalah, kemampuan mengawasi dan mengambil keputusan. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukan tentang implementasi komunikasi kepemimpinan dan organisasi dalam bidang bisnis di IWAPI Kota Denpasar yang telah dapat dilaksanakan dengan baik, tepat dan konsisten oleh para pengurus dan anggotanya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui gaya kepemimpinan IWAPI Kota Denpasar meliputi kepemimpinan transformasional, visioner, dan demokratis. Setiap pemimpin memiliki karakter dan gaya kepemimpinan mereka masing-masing yang dipengaruhi oleh kinerja. Selain itu tingkat dalam menciptakan kreativitas dan inovasi kurang dipandang sebagai ide yang baik dalam pengembangan diri sebagai anggota. Ciri-ciri kepemimpinan perempuan, yaitu berani mengambil resiko dengan melakukan perubahan. Hal ini sejalan dengan banyak perubahan yang telah dilakukan oleh IWAPI Kota Denpasar, seperti kolaborasi dengan berbagai pihak, rapat yang dilakukan secara online melalui zoom meeting sehingga lebih efektif dan efisien, melakukan talk show, arsip dilakukan menggunakan teknolog

    Quality of Education Services and Community Satisfaction with SDIT Using The Servqual Model

    No full text
    This research develops a model through measuring the quality of educational services towards the competitive excellence of SDIT (Integrated Islamic Primary Schools). This research aims to test the gap scores for each dimension of each SDIT, thus it can determine the right marketing strategy to satisfy and increase the interest of new students’ parents who believe that their children will receive an education at an excellent Islamic Elementary School. The research was using a quantitative approach through respondent description,  item validity and reliability, and ServQual model statistical tests. The population in the research was all people who believe in Integrated Islamic Primary School education in Klaten Regency. This research used a purposive sampling technique of 100 respondents. The attributes in the questionnaire were adapted from the ServQual concept which is suitable in the realm of educational research including tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy. Quantitative tests include validity tests, item reliability and ServQual confirmation tests. The test results of validity and reliability were valid and reliable. The confirmation test score has a positive average value of 60.27 with the lowest positive value in the reliabilities dimension of 28.45, followed by tangibles 34.28, responsiveness 72.58 assurance 88.44 and empathy has the highest value of 127.60. Improvement efforts must continue to be made by the SDIT management with an emphasis on improving the value that still has the lowest positive dimension followed by the next positive value. Increasing the quality of SDIT's educational services by implementing the Total Quality Management concept optimally will lead to increased community satisfaction and strengthened SDIT's competitive performance in the future

    Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif dalam Pembelajaran Project Based Learning Kelas XI SMAN 2 Semarang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning terhadap keterampilan berpikir kreatif dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI di SMA N 2 Semarang dan sampel terdiri dari 36 siswa yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen hasil nilai pretest-posttest siswa yang digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif. Hasil pretest diperoleh rata-rata yaitu 54,72. Selanjutnya peneliti memberikan perlakuan model pembelajaran project based learning didapatkan rata rata 88,02. Hasil analisis uji-t didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang diajarkan melalui model pembelajaran project based learning dapat berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kreatif (P_value < 0,05), Pembelajaran matematika yang diajarkan melalui model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif matematis dikategori tinggi (N_gain = 0,72). . Dengan demikian, terdapat peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran berbasis proyek dalam kategori tinggi peningkatanny

    Pengembangan Media Interaktif Papertika (Papan Perkalian Matematika) Berbasis Jigsaw Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 6 Sumerta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis jigsaw untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Sumerta yang layak diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE diadopsi dari Dick and Carry tahun 1996 yang terdiri atas lima tahapan yakni analisis (analyze), Desain (design), Pengembangan (development), Implementasi (implementation), Evaluasi (Evaluation). Subyek penelitian terdiri atas 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi, serta pengguna yang terdiri dari 28 orang siswa dan 3 orang guru. Sedangkan objek penelitian ini meliputi validitas media interaktif PAPERTIKA berbasis jigsaw untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner validasi media dan materi, kuesioner kepraktisan media, dan tes pemahaman konsep matematika. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas media mendapatkan hasil 0,70 dengan kriteria valid, kemudian hasil uji validitas materi mendapat hasil 0,84 dengan kriteria valid, hasil uji kepraktisan dari 3 orang praktisi mendapatkan skor rata-rata yakni 96,25% dengan kriteria sangat praktis, kemudian hasil uji efektivitas dari hasil tes pemahaman konsep matematika mendapatkan nilai rata-rata yaitu 87 dengan kriteria sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah media interaktif PAPERTIKA berbasis jigsaw yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD

    ARSITEKTUR BALI AGA DESA TENGANAN

    No full text
    Desa Tenganan merupakan salah satu desa dari sepuluh desa Bali Aga . Bali Aga adalah desa yang masih mempertahankan pola hidup yang tata masyarakatnya mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka. Bentuk dan besar bangunan serta pekarangan, pengaturan letak bangunan, hingga letak pura dibuat dengan mengikuti aturan adat yang secara turun-temurun yang masih dipertahankan hingga sekarang. Tujuan penelitian ini tidak lain adalah untuk mencari bagaimana sejarah Arsitektur dari Desa Tenganan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data. Lokasi perumahan ini terletak di daerah pegunungan yang membentang membujur di tengah-tengah Bali. Bentuk fisik perumahan Bali Aga dicirikan dengan adanya jalan utama berbentuk linear yang berfungsi sebagai ruang terbuka milik komunitas dan sekaligus sebagai sumbu utama desa. Pola pemukiman Desa Tenganan masih dipertahankan hingga saat ini dan menjadi suatu objek wisata budaya tradisional yang menarik untuk di kunjungi di Pulau Bal

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇