E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    STRATEGI KOMUNIKASI PERBEKEL DESA TRUNYAN UNTUK MEMBANGUN KESADARAN WARGA DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN: (Studi kasus pada Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali)

    No full text
    Berdasarkan hasil penelitian yang saya dapat, bahwa penerapan suatu strategi komunikasi yang dilakukan oleh Perbekel Desa Trunyan kepada warganya masih sangat minim. Terbukti nyata dalam proses penyampaian yang dilakukan oleh Perbekel Desa Trunyan belum maksimal. Masih minimnya kesadaran warga dalam hal pelestarian lingkungannya, seperti sampah masih berserkan dimana – mana, kurangnya ketersediaan tempat sampah, tidak adanya informasi pelarangan tentang dilarang membuang sampah, tidak adanya tindakan tegas dari perangkat Desa terhadap warganya ketika warganya membuang sampah tidak pada tempatnya dan masih minimnya sosialisasi tentang bahaya sampah terhadap masyarakat Desa Trunyan

    PENGARUH PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN ALIH FUNGSI LAHAN DI DESA CANGGU KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG

    No full text
    Abstrak Canggu adalah sebuah desa yang terletak di kabupaten Kuta Utara, Kabupaten Badung sebagai Daerah Pengembangan Badung Tengah yang memiliki kebijakan mempertahankan Badung Tengah sebagai daerah pertanian dalam arti luas dan mencegah konversi sawah. Pertanyaan penelitian dari penelitian ini adalah tentang dampak pariwisata terhadap konversi lahan. Pemilihan desa Canggu sebagai lokasi penelitian karena desa Canggu berada di tengah-tengah wilayah Badung sebagai daerah pertanian, alam dan budaya sebagai semangat pariwisata desa Canggu, desa Canggu dipengaruhi oleh pembangunan fasilitas akomodasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah sumber data kualitatif dan kuantitatif dari data primer dan sekunder. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Penentuan informan penelitian ini dimulai dengan menentukan informan pertama dan informan kunci. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Menurut hasil penelitian di desa Canggu didapat hasil sebagai berikut pengembangan pariwisata berdampak pada peningkatan konversi lahan pertanian, perubahan penggunaan lahan juga berdampak pada perubahan sosiokultural. Adapun lokasi penelitian ditentukan berdasarkan perkembangan pariwisata terhadap alih fungui lahan, hasil dari penelitian ini perkembangan pariwisata terhadap alih fungsi lahan berdampak pada kesejahtraan masyarakat Desa Canggu. Lahan yang dialih fungsikan dibangun Hotel, Homestay, Villa, Restoran, Laundry dan lain sebagainya yang menunjang ketertarikan wistawan, untuk berwisata ke Desa Canggu.  Alih fungsi lahan merupakan suatu tolok ukur untuk meningkatkan pendapatan ekonomi warga Desa canggu. Hal ini menyebabkan minat masyarakat menjadi meningkat untuk mengubah fungsi lahan mereka sebagai media penghubung perkembangan pariwisata tersebut. Faktor lain yang menyebabkan perubahan alih fungsi lahan di Desa Canggu adalah tingginya nilai permintaan dari wisatawan terhadap vasilitas yang disediakan. Kata kunci: Pariwisata dan alih fungsi lahan   Abstract Canggu is a village located in North Kuta district, Badung Regency as the Central Badung Development Area which has a policy of maintaining Central Badung as an agricultural area in the broad sense and conversion of rice fields. The research question of this research is about research on land conversion. The selection of the Canggu village as a research location is because the Canggu village is in the middle of the Badung area as an agricultural, natural and cultural area such as the spirit of tourism in the Canggu village, the Canggu village works with the construction of recreational facilities. The type of data in this study is the source of qualitative and quantitative data from primary and secondary data. Research data were collected through interviews and library research. The determination of the informants of this study begins with determining the first informant and key informant. The data analysis technique of this research is descriptive qualitative analysis. According to the results of research in the village of Canggu obtained the following results the development of tourism has an impact on increasing agricultural land conversion, land use changes also have an impact on sociocultural change. The research location is determined based on the development of tourism on land use change, the results of this study the development of tourism on land use change has an impact on the welfare of the people of Canggu Village. The land that has been converted has been built by hotels, homestays, villas, restaurants, laundry and others that support the interests of tourists, for a trip to Canggu Village. Transfer of land functions is a benchmark to increase the economic income of residents of Canggu Village. This causes the interest of the community to increase to change the function of their land as a media liaison with the development of tourism. Another factor causing changes in land use change in Canggu Village is the high value of requests from tourists for the facilities provided. Keywords: Tourism and land use chang

    PROSES PERGANTIAAN XADAN PADA UMA LULIK DI DESA LOROTOLUS KABUPATEN MALAKA

    No full text
    Rumah adat merupakan bangunan yang di rancang dan memiliki ciri khas tersendiri dan memiliki  gaya arsitektur  yang  menyusuaikan dengan kebudayaan dan adat istiadat daerah setempat. Apa itu Xadan, Apa makna Xadan bagi masyarakat suku suhi, Bagaimanakah proses pergantiaan Xadan pada uma lulik. Xadan merupakan tempat sacral bagi masyarakat Suku Suhi karea mengandung unsur nilai-nilai spiritual yang sangat tinggi.Masyarakat suku Suhi sangat menghormati para leluhurnya sehingga selalu melaksanakan ritual-ritual sebagai bukti perwujutan sikap menghormati bagi para leluhurnya. Xadan merupakan tempat sesajian bagi para leluhur yang di pakai sewaktu-waktu pada saat upacara untuk mendapatkan ilmu kekebalan tubuh

    POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN: (Studi Pola Komunikasi Pimpinan Rumah Produksi CV. Primetime Bali )

    No full text
    Perkembangan industri kreatif dalam hal ini rumah produksi atau biasa dikenal dengan sebutan production house di Bali ada khususnya semakin berkembang. Banyak persaingan baik secara perusahaan maupun perorangan yang berebut dalam persaingan dalam usaha ini. Hal ini menjadi sebuah indikasi yang menunjukkan sebuah peluang usaha baru yang cukup menjanjikan mulai muncul dan berkembang seiring perkembangan tekhnologi informasi. Namun disatu sisi peluang besar dan persaingan yang begitu pesat menimbulkan sisi negatif juga seperti persaingan harga yang tidak sehat, kualitas yang tidak bagus, pengaturan manajemen usaha kreatif yang tidak memiliki standar baku, dan berbagai dampak negatif lainnya.  Dalam bahasan penelitian ini, peneliti memilih salah satu objek penelitian yang bernama CV. Primetime Bali yang dirasa layak menjadi sebuah pilot project sebagai tempat usaha kreatif yang memiliki standarisasi dan menejemen yang sudah ditata dengan cukup baik melalui penerapan SOP serta pola komunikasi yang teratur  untuk menunjang operasional dari perusahaan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Penelitian difokuskan pada subyek “pola komunikasi interpersonal yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja karyawan di CV. Primetime Bali. Dalam analisisnya peneliti menggunakan analisis data dengan mengukur pola komunikasi interpersonal yang diterapkan dengan tolak ukur kinerja yang dihasilkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang diterapkan sudah sangat mampu menciptakan  sebuah peningkatan kinerja kerja karyawan. Bahkan pola ini mampu menimbulkan dampak positif lain seperti rasa kebersamaan dan menciptakan suasana seperti keluarga sendiri bagi karyawan yang tentunya semakin membuat suasana kerja yang harmonis dan kinerja yang terus meningkat

    PERANAN HIMPUNAN PRAMUWISATA INDONESIA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI GUNA MENINGKATKAN PROFESIONALISME PRAMUWISATA

    No full text
    Dalam penelitian yang berjudul “Peranan Himpunan Pramuwisata Indoinesia Sebagai Sanara Komunikasi Guna Meningkatkan Profesionalisme” ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pengawasan dan pembinaan serta kendala yang dihadapi oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) di Provinsi Bali dalam rangka menciptakan Pramuwisata yang profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kalitatif dengan subjek penelitian yakni Bapak Komang Puji, SE selaku Sekretaris Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Bali. Data  dikumpulkan dengan teknik dokumenter, observasi, dan wawancara. Untuk memecahkan maslah digunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali memiliki peranan yang sangat penting dalam hal peningkatan profesionalisme pramuwisata di Bali, khususnya dalam bidang pengetahuan dan pelayanan terhadap wisatawan, sehingga dapat memberikan perkembangan yang baik, memberikan citra prositf dan industri pariwisata yang berkualitas

    PROCESSES IN REPORT TEXT: AN ANALYSIS OF SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTIC ON TRANSITIVITY

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses transitivitas yang paling dominan digunakan dalam teks report dan kaitannya dengan prinsip dasar teks report. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan penerapan teori Linguistik Sistemik Fungsional pada transitivitas. Data dalam penelitian ini merupakan 29 klausa yang diperoleh dari teks report yang digunakan dalam Ujian Nasional kelas sembilan SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keenam jenis proses transitivitas digunakan dalam teks report. Namun, proses yang paling banyak digunakan adalah material (44%) dan relasional (31%). Hal ini menandakan kedua proses tersebut berperan penting dalam memberikan informasi dan gambaran yang jelas sehingga para pembaca mampu memahami obyek yang dijelaskan dalam teks report. Kata Kunci: teks report, transitivitas, linguistik sistemik fungsional   Abstract This research aimed at investigating the most dominant of transitivity process used in report text and how it relates with the nature of report text. It employed descriptive qualitative design and applied Systemic Functional Linguistics on Transitivity. The data were 29 clauses taken from report texts used in ninth grade’s National Exam. The result of this research revealed that six types of transitivity processes found in the report texts. Yet, material (44%) and relational (31%) were found to dominate the rest of the processes. This implied that those two processes serve important roles in providing clear information and description for the readers to understand the object being described in report text. Keywords: report text, transitivity, systemic functional linguistic

    Karakteristik Bangunan “Bale Piyasan” Serta Proses Pembangunannya

    No full text
    Bale Piyasan is one type of sacred building for the Hindu community, especially in Bali as an ancestral heritage that needs to be developed and preserved, so we need to know the background of the Bale Piyasan design and at the same time to know the historical and cultural values contained therein.  At the same time as a comparison between the opinions of the sources and the reality in accordance with the conditions in the field, case studies which have different characteristics are carried out, both in terms of function, layout and shape of the sacred building.  Based on this description, the purpose of this research is to find the meaning of the philosophy of the Bale Piyasan building, to find the process of self-reliance and physical, the rituals in constructing the Bale Piyasan and to determine the layout of the Bale Piyasan building as well.  This research is a comparative descriptive study, where physical and non-physical data are collected, both library and field data. From the results of the analysis and comparison, they are reviewed and concluded to obtain a recommendation.  There are 2 (two) types of data used in this study, namely primary data and secondary data.  Primary data is obtained through (1) surveys and observations, namely making direct observations to objects and carrying out documentation, (2) interviews, which are conducted with people who are competent and can be trusted in this matter.  Secondary data includes literature studies conducted to find information about research through information sources such as books, reports, the internet.  From the results of literature and factual studies and analysis results, it can be concluded that Bale Piyasan is a rectangular elongated building with 4 (four) poles as a place to decorate or assemble symbols before being distributed to the sacred building and the place where the ceremony will be offered.  Bale Piyasan functions as a place to decorate or arrange symbols, such as Daksina Pelinggih or Arca. The layout of Bale Piyasan is on the west side facing south.  We can find Bale Piyasan in the innards of the temple.  The Bale Piyasan design uses elbows or traditional Balinese measurements. The establishment of Bale Piyasan must follow the processes and ceremonies in accordance with the rules of traditional Balinese architecture

    AN ANALYIS OF CODE SWITCHING USED BY THE ENGLISH TEACHER IN TEACHING SPEAKING TO THE ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMK DWIJENDRA DENPASAR IN ACADEMIC YEAR 2019/2020

    No full text
    This research aimed at analysing the types of code switching used by the English teacher in teaching speaking to the eleventh grade students at SMK Dwijendra Denpasar. The problem of this research was “What are the types of code switching used by the English teacher in teaching speaking at SMK Dwijendra Denpasar? This research used case study dealing with the types of code switching used by the English teacher in teaching speaking to the eleventh grade students at SMK Dwijendra Denpasar. The sources of data were words, phrases, clauses and sentences used by the teacher during teaching learning process. In collecting the data, the researcher used the following steps such as; audio recordings, video recordings and field notes. In analysing the data, the researcher used three steps; data reduction, data display and conclusion drawing. Next, the writer has collected the important data dealing with the objective of the study. There were 29 data of code switching used by the English teacher. From these data, the researcher only found three types of code switching used by the English teacher. First, inter sentential switching has twelve data, intra sentential switching has eleven data, and emblematic switching has six data

    IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH WORD SQUARE GAME AT THE EIGHTH GRADE OF SMP DWIJENDRA DENPASAR IN THE ACADEMIC YEAR 2019/2020

    No full text
    The aim of this research was to know the process of improve the students’ vocabulary mastery through word square game for eighth grade stuxdents of SMP Dwijendra Denpasar in the academic year 2019/2020. The subject was the students of VIII D in the academic year 2019/2020. This class consists of 30 students. In collecting the data, the researcher used test. The test were given in pre-test, post-test 1 and post-test 2. The researcher analyzed the mean score of each test to find out the improvement of students’ vocabulary mastery after the action was conducted. The researcher conducted the action the students’ vocabulary mastery increased optimally. It could be seen from the score that pre-test was 61,55, post-test 1 was 71,03, and post-test 2 was 80. After apply the action the researcher was able to solve the problem in improve vocabulary mastery. The students were able to take the word meaning based on the context. The use of word square game in teaching vocabulary, students could easly understand and memorize new vocabulary. In the teaching process, when the teacher used word square game, the students were enthusiastic and enjoy during teaching learning process

    Using Social Story for Autistic Students to Improve Student’s Behavior in the Class at Australian Independent School in Academic Year 2020

    No full text
    Autism is a complex developmental disability that typically appears during the first three years of life. To deal with behavior management of an autistic student, the teacher must implement particular strategy. This study aimed at implementing social story for autistic students for behavior management. The problems of the study were formulated as (1) how teacher constructs a social story based on lesson plan or SMART, (2) how teacher implements social story (3) how teacher assesses students’ behavior. This study was qualitative case study analyzed the phenomenon of teaching using social story to improve student’s behavior in the class by teachers in Australian Independent School Bali. The subject of the study was a teacher at Australian Independent School Bali. The data were collected through observation, recording, interview, and document analysis. The findings show that (1) the teacher conducts lesson plan or SMART target that adopted from the students IEP, (2) the teachers practice to using social story for the autistic students to improve the student’s behavior based on the lesson plan through various methods, namely storytelling, drilling, giving project and task, playing, and feedback and (3) the teacher assesses the students behavior through process oriented assessment using observation, anecdote note, and portfolio. It can be concluded that the teacher of Australian Independent School Bali implements social story for behavior management of autistic students

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇