E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
ANALISA KELAYAKAN USAHATANI TEMBAKAU DI SUBAK LANGGE, DESA SUKAWATI, KECAMATAN SUKAWATI, KABUPATEN GIANYAR
Potensi lokal hendaknya terus dikembangkan pada daerah tertentu seperti komoditi tembakau. Tembakau merupakan komoditi yang menjadi salah satu andalan bidang perkebunan karena dapat mensejahterakan petani dan dapat menyumbang devisa negara. Penelitian ini bertempat di Subak Langge, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Tempat Penelitian diambil secara purposive. Populasi berjumlah 59 orang petani. Pengambilan sampel diambil secara simple random sampling dan diambil 25 % dari jumlah populasi, sehingga sampel penelitian sebanyak 18 orang petani tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pendapatan petani tembakau yang ada di Subak Langge, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, kabupaten Gianyar; (2) menganalisis R/C Ratio petani tembakau yang ada di Subak Langge, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Hasil penelitian menunjukan Pendapatan petani tembakau dengan interval pendapatan Rp 9.500.000 - 11.800.000 diperoleh oleh 3 orang responden (16,66%) dengan kategori sangat rendah; sedangkan pendapatan tertinggi diperoleh oleh 2 orang petani dengan kisaran interval pendapatan > 18.700.000 - 21.000.000 atau (11,11 %) dengan kategori yang sangat tinggi. . Rata-rata pendapatan petani tembakau pada satu musim tanam sebesar Rp 14.861.111,-. Sebanyak 14 orang petani memiliki R/C Ratio lebih daripada 1,0; sedangkan 4 orang petani mendapatkan hasil R/C ratio ≥ 2,0. Rata-rata R/C Ratio yang diperoleh sebesar 1,89. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya pemeliharaan yang lebih intensif seperti penyediaan sarana produksi pertanian, pemeliharaan yang baik terutama dalam pengendalian hama penyakit, pasca panen yang tepat, serta pemasaran yang baik meliputi pelaksanaan kerjasama dengan pelaku industri tembakau
DISKRIMINASI DALAM NOVEL ANAK SEMUA BANGSA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
Abstrak
Novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer. Novel ini berlatar belakang kolonial Hindia Belanda. Pada kenyataannya, dalam kehidupan manusia sering terjadi banyak kasus diskriminasi yang dilakukan oleh para penguasa dan dialami oleh kaum tertindas. Diskriminasi pada novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer tercermin dalam gambaran betapa menderita dan terpuruknya bangsa pribumi Jawa akibat kekejaman yang dilakukan penjajah Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk diskriminasi dalam novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan kualitatif digunakan pada penelitian ini, dengan jenis penelitian deskriptif.. Penelitian ini menggunakan sumber data dari novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer dengan wujud datanya yaitu penggalan wacana dan kalimat yang mengandung diskriminasi. Hasil penelitian ditemukan 48 data yang mengandung empat bentuk diskriminasi, yaitu diskriminasi suku/etnis, ras dan agama/keyakinan sebanyak 26 data (54,17%), diskriminasi berdasarkan jenis kelamin dan gender sebanyak 8 data (16,67%), diskriminasi terhadap penderita penyakit menular sebanyak 2 data (4,16%), dan diskriminasi karena kasta sosial sebanyak 12 data (25,00%).
Kata kunci: diskriminasi, novel dan implikasi.
Abstract
Novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer. This novel has a colonial background in the Dutch East Indies. In fact, in human life cases of discrimination often occur by the authorities and experienced by the oppressed. Discrimination in Pramoedya Ananta Toer's novel Anak Semua Bangsa is reflected in the description of the suffering and decline of the Javanese indigenous people due to atrocities committed by the Dutch colonialists. This study aims to describe the forms of discrimination in the novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer and their implications in learning Indonesian in high school. This research uses a qualitative approach, a type of descriptive research. The source of data in this study is the novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer with the form of data that is discourse fragments and sentences that contain discrimination. The results found 48 data containing four forms of discrimination, namely ethnic / ethnic, racial and religious / belief discrimination as much as 26 data (54.17%), discrimination based on gender and gender as much as 8 data (16.67%), discrimination against infectious disease sufferers as much as 2 data (4.16%), and discrimination because of social caste as many as 12 data (25.00%).
Keywords: discrimination, novels and implications
ASPEK HUMOR DALAM AKUN INSTAGRAM @NUGARISLUCU DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
Abstrak
Perkembangan teknologi internet yang terus mengalir dan tidak terbendung sebagai inovasi dalam dakwah atau menyebarkan informasi yang mengandung nilai-nilai agama dapat dikatakan efektif. Penyampaian dalam proses dakwah itu terdapat berbagai macam teknik yang dapat dilakukan oleh penceramah agar pesan yang dibawakan dapat tersampaikan dengan baik oleh penceramah, salah satunya adalah humor pada postingan instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja aspek humor pada postingan akun instagram @nugarislucu dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data penelitian yaitu akun instagram @nugarislurus. Wujud data yaitu penggalan wacana dan kalimat Teknik pengumpulan data yaitu teknik simak dan teknik catat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian diperoleh 36 data yang mengandung aspek humor dalam postingan akun Instagram @nugarislucu bulan Maret dan Mei, antara lain affiliative humor sebanyak 6 postingan (16,67%), self-enhancing humor sebanyak 7 postingan (19,44%), aggresive humor sebanyak 17 postingan (47, 22%) dan self-defeating humor sebanyak 6 postingan (16,67%).
Kata kunci: humor, instagram dan pembalajaran bahasa.
Abstract
The development of internet technology that continues to flow and is unstoppable as innovation in propaganda or disseminating information that contains religious values can be said to be effective. Submission of the preaching process and even then there are various kinds of techniques that can be carried out by the lecturer so that the message delivered can be conveyed well by the audience, one of which is humor on Instagram posts. This study aims to determine what aspects of humor on the Instagram account post @ nugarislucu and its implications in learning Indonesian in high school. This study uses a qualitative approach, the source of research data is the Instagram account @ugarislurus. The data form is a fragment of discourse and sentences Data collection techniques are listening techniques and note taking techniques. The data obtained were analyzed using descriptive methods. The results obtained 36 data containing aspects of humor in Instagram @ nugarislucu Instagram posts in March and May, including 6 affiliative humor posts (16.67%), self-enhancing humor as many as 7 posts (19.44%), aggressive humor as many as 17 posts (47, 22%) and self-defeating humor as many as 6 posts (16.67%).
Keywords: humor, instagram and language learning
THE USE OF JIGSAW TO IMPROVE THE STUDENTS READING COMPETENCE OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMK DWIJENDRA DENPASAR IN THE ACADEMIC YEAR 2018/2019
This research was to improve Grade X students’ reading competence by the using Jigsaw in SMK Dwijendra Denpasar. It was an action research study which consisted of two cycles. The researcher worked collaboratively with the English teacher, and the students. The subjects of the research were students of X grade AK1 of SMK Dwijendra Denpasar in the academic year of 2018/2019. The quantitative data were collected through the students’ reading competence of the pretest and post-test 1 and 2. The procedure of the research consisted of planning, observing, acting, and reflecting. The results of this research showed that the use Jigsaw was successful improve the students’ reading competence. Based on the quantitative data, the use of Jigsaw helped the students to understand narrative text and to be more familiar with English. It also helped them to enrich their vocabulary and build their knowledge. Furthermore, the use of Jigsaw could attract their attention during the class. Based on the quantitative data, the students’ mean scores for the reading competence improved from 60% in the pretest to in post-test 1 70% and posttest II 80%
Analysis of Leading Metal (Pb) and Cadmium (Cd) Content Green Shells (perna viridis L.) in the Kreneng Market
This research was conducted to determine the content of heavy metals lead (Pb) and Cadmium (Cd) in green shells circulating in the kreneng market. Samples of green shells were taken from the kreneng market, Bali. Then analysis of the content of lead (Pb) and Cadmium (Cd) in the Analytical Laboratory of Udayana University. Samples of green mussels (Perna viridis L.) Were opened from the shell to take the meat. Furthermore, the sample is mashed by chopping and pounding and put into erlenmeyer. Each sample was given 3 repetitions using the factorial pattern RAL. Then with a wet ashing process (wet destruction). The results showed that the heavy metal content of lead and cadmium in green mussels (Perna viridis L.) Exceeded the maximum limit of heavy metal contamination. The heavy metal content of lead (Pb) shellfish taken at the Kreneng Market is 29.595 mg / kg while the heavy metal content of cadmium (Cd) taken at the Kreneng market is 3.41 mg / kg the result of the heavy metal content analyzed exceeds the predetermined by the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM)
MODEL PEMBELAJARAN BAHASA BALI YANG LEBIH BERMAKNA
Abstrak
Pada era informasi dan digitalisasi sekarang ini bahasa, aksara, dan sastra Bali masih tetap hidup dan dipelihara dengan baik oleh penutur masyarakat suku Bali. Sebagai aspek kebudayaan Bali tentunya bahasa Bali memegang peranan sangat penting dalam menunjang kebudayaan nasional. Oleh karena itu, maka model dan strategi pembelajaran bahasa daerah Bali ke depan perlu terus dikaji dan diteliti dari berbagai perspektif yang komunikatif-interaktif, inovatif, intergralistik, lebih menarik dan bermakna.
Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif/normatif yang dirancang sebagai suatu bagian dari pendekatan penomenologis. Objek kajiannya pada teks serta konteksnya yang ada di masyarakat. Hasil studi pustaka dan data empiris yang telah diklasifikasi dikaji dengan menggunakan pendekatan kultural, pendekatan manajerial, dan pendekatan keteladanan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive random sampling dan dikembangkan dengan teknik snowball. Sumber data diperkuat pula dengan instrumen penelitian berupa pedoman observasi partisipasi, wawancara, rekaman, serta studi dokumen. Melalui aplikasi metode analisis deskriptif diperoleh hasil penelitian yang cukup memadai yakni untuk mewujudkan model pembelajaran bahasa Bali yang lebih menarik dan bermakna dapat dirumuskan melalui empat strategi yaitu bermain kata, bermain peran, kuis bahasa dan sastra Bali, dan olah (utak-atik) aksara Bali. Selain itu, dapat pula dilengkapi dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning, Komunikatif - Interaktif, dan terintegralistik.
Kata kunci : Model Pembelajaran, Bahasa Bali
Arsitektur Rumah Adat Tradisional Mbatangu Di Kampung Ratenggaro
Traditional Sumba houses not only have meaning arising from the belief system, but also have technical solutions that are able to solve architectural problems arising from the shape of the building. The Mbatangu traditional house in Ratenggaro village, known as the tower house, is divided into 3 parts, namely the lower part (kali kambunga), the middle part or (uma dei), and the upper part (uma deta). These three parts have an integrated structural system from the foundation to the roof structure system so that this traditional house can stand in a unique shape and become part of the cultural heritage of the people of Southwest Sumba. Especially the Mbatangu traditional house on the coast, which has a roof which is much higher than other traditional houses in mountainous areas
PERAMALAN HARGA MINYAK GORENG DI TENGAH PANDEMI COVID-19 KOTA BANDAR LAMPUNG
Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) adalah penyakit akibat serangan virus SARSCov-2 yang kasusnya pertama kali menyerang manusia di Provinsi Wuhan, China. Indonesia menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini yang berakibat pada terkendalanya beberapa pasokan bahan pangan salah satunya minyak goreng di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan memprediksi perkiraan harga minyak goreng di kota Bandar Lampung untuk kurang lebih 8 bulan ke depan khususnya saat pandemi Covid-19. Metode analisis menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil estimasi menunjukkan bahwa harga minyak goreng di Bandar Lampung akan mengalami kenaikan hingga Desember 2020, dengan harga rata-rata adalah sebesar Rp 13.423,49.
Kata Kunci: Covid-19, harga minyak goreng, ARIM
KAJIAN KEBIJAKAN DAGING SAPI DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA DAGING SAPI
Pertambahan jumlah penduduk di Indonesia menjadi salah satu faktor pendorong pelaksanaan program swasembada daging sapi. Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah demi mencapai program swasembada daging sapi. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana program-program yang dilakukan untuk mencapai program swasembada daging sapi. Metode yang dilakukan berupa studi literatur. Banyaknya program Kementrian Pertanian yang dicanangkan membuat Kementrian Pertanian tidak fokus dalam pelaksanaan program, sehingga tidak ada satupun komoditi yang berhasil swasembada. Kontrol jumlah sapi di Indonesia masih diperankan oleh importir. Program swasembada daging perlu dikaji ulang, mengingat program swasembada daging ini justru merugikan negara Indonesia dimana banyaknya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan program swasembada daging sebagai ranah untuk korupsi. Pemerintah sebaiknya fokus terhadap program swasembada yang benar-benar mungkin dicapai, tidak terlalu banyak menargetkan swasembada. Pemerintah sebaiknya memuat target jangka pendek, menengah, dan panjang untuk pratinjau ulang pentingnya swasembada sapi.
Kata Kunci: Daging Sapi, Kebijakan, Swasembad
PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PUNGUTAN LIAR YANG DILAKUKAN DESA ADAT DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PROGRESIF: PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PUNGUTAN LIAR YANG DILAKUKAN DESA ADAT DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM PROGRESIF
Since the issuance of Presidential Regulation No. 87 of 2016 concerning the Clean Sweep Task Force (Satgas Saber Pungli), several times law enforcement officers have arrested the officers of the Adat Village who have levied in their territories. These levies are carried out based on the awig-awig and/perarem applicable in the Customary Village, but in the perspective of the Pungli Saber Task Force, these levies are qualified as criminal acts of illegal levies. The law enforcement action creates unrest and raises polemics within the community, so it is important to be investigated. This study aims to identify and analyze two problems, namely (1) regarding the efforts made by law enforcers on acts of illegal fees carried out by Adat Village; and (2) the need for progressive law enforcement against illegal acts of crime committed by Desa Adat.
The above problems were examined using normative legal research methods, with a legal approach and conceptual approach. The materials used in this study include legal materials (primary legal materials and secondary legal materials) and non-legal materials, which are collected through literature search techniques in libraries and the internet. The materials that have been found are then read and recorded. After the relevant research materials are collected, they are then processed and analyzed by reasoning techniques and legal arguments, such as legal construction techniques and legal interpretation. The overall results and discussion of this study are presented descriptively.
The results of the study show the following conclusions. First, the legal efforts taken by law enforcers against illegal acts of crime committed by Desa Adat are to enforce procedural law with an orientation that emphasizes the provision that anyone who levies outside the statutory provisions qualifies as illegal levies, so that it must be processed law. Second, law enforcers need to implement progressive law enforcement in dealing with illegal acts of crime committed by Desa Adat in order to provide substantive justice to the Desa Adat who carry out levies based on the adat village perarem.
Keywords: Customary Village, Illegal Levies, Progressive Law Enforcement