E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    Front Matter

    No full text

    Peningkatan Kenyamanan Termal Taman Kota Melalui Model Taman Air Berarsitektur Tradisonal

    No full text
    Kenyamanan termal menjadi aspek penting dalam perancangan ruang luar seperti taman kota. Taman air tradisional Bali memiliki potensi untuk meningkatkan kenyamanan termal melalui penerapan elemen air dan konsep arsitektur tradisional. Penelitian sebelumnya oleh Wirya dkk (2017) menemukan tiga model taman air berarsitektur tradisional Bali yang memiliki tingkat kenyamanan termal optimal. Namun, penerapan model tersebut pada taman kota modern belum banyak diteliti.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan konsep desain taman kota yang optimal dari segi kenyamanan termal dengan menerapkan model taman air berarsitektur tradisional Bali. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan teknik simulasi menggunakan software Envi-met. Objek penelitian adalah tiga taman kota di Bali yaitu Taman Kota Alit di Kabupaten Tabanan, Lapangan Astina di Kabupaten Gianyar, dan Lapangan Kapten Mudita di Kabupaten Bangli.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model taman air tradisional Bali dapat meningkatkan kenyamanan termal pada taman kota. Pola sebaran suhu udara dan kelembaban lebih merata dengan adanya elemen air dan vegetasi yang ditata sesuai konsep tradisional Bali. Kecepatan angin juga lebih terkontrol sehingga menciptakan iklim mikro yang lebih nyaman. Konsep desain yang dihasilkan dapat dijadikan rekomendasi bagi perancangan taman kota yang optimal dari segi kenyamanan termal dengan tetap mempertahankan nilai-nilai arsitektur lokal

    IDENTIFIKASI RUANG, STRUKTUR DAN ADAT ISTIADAT RUMAH ADAT BALOY

    No full text
    Rumah adat merupakan peninggalan kebudayaan Masyarakat tradisional yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya sebai cagar budaya oleh masyarakat. Di Indonesia terdapat banyak sekali rumah adat yang masih dilestarikan sampai saat ini. Salah satunya adalah rumah adat yang berada di Kalimantan Utara yaitu Rumah Adat Baloy. Rumah adat baloy ini merupakan hasil kebudayaan seni arsitektur  dari masyarakat Tidung, Kalimantan Utara serta memiliki material, struktur dan konstruksi banguunan yang unik dan memiliki makna yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi ruang pada Rumah Adat Baloy, untuk mengetahui sistem struktur dan konstruksi Rumah Adat Baloy serta untuk mengetahui hubungan antar sistem konstruksi terhadap lingkungan dan adat istiadatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, misalnya persepsi, perilaku, motivasi, tindakan, dan yang lainnya sebagai dasar atau pedoman penelitian.&nbsp

    Good Governance Based on Local Wisdom and tts Implications for The Quality of Accounting Information of Lpd in Bali (Case Study of Canggu Traditional Village)

    No full text
    The Village Credit Institution (Lembaga Perkreditan Desa or LPD) is a traditional community-based financial entity that plays a strategic role in empowering the Balinese economy. In terms of governance, the implementation of good governance principles aligned with local values is key to ensuring transparency, accountability, and the quality of financial reporting. This study aims to examine the practice of good governance based on local wisdom and its implications for the quality of accounting information in LPD, using a case study of the LPD of Desa Adat Canggu, which received an Unqualified Opinion (WTP) from the regional government auditor.The research adopts a qualitative descriptive method with an exploratory approach through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that the implementation of good governance principles at the LPD of Desa Adat Canggu such as transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness is internalized through traditional value systems and the Tri Hita Karana philosophy. This local wisdom-based governance has a positive impact on enhancing the quality of accounting information, particularly in terms of relevance, reliability, and readability of financial statements. Informal oversight mechanisms through village councils (paruman desa) and customary laws (awig-awig) further strengthen the integrity and social legitimacy of LPD financial management. However, this study is limited in scope, as external factors such as regional government policies and socio-economic dynamics of the community have not been explored in depth regarding their influence on governance and information quality

    Legal Settings About Cyber Security in the Era of Globalization

    No full text
    The rapid development of information technology in the era of globalization has created a digital space that not only facilitates cross-country interactions, but also presents various serious threats to cybersecurity and human rights protection. Transnational cyber attacks, personal data breaches, and misuse of digital space are new challenges that require adaptive, comprehensive legal responses that are oriented towards protecting citizens' rights. This study aims to analyze how Indonesia's current legal regulations regulate cybersecurity in facing the challenges of globalization, and how to improve the effectiveness of its regulations in ensuring protection of human rights and privacy. The method used is normative legal research, with a legislative and conceptual approach. The results of the study show that Indonesia already has a number of legal instruments that regulate cybersecurity issues, such as the ITE Law, the PDP Law, and the role of the National Cyber ​​and Crypto Agency (BSSN). However, these regulations are still fragmented and inadequate in dealing with complex and cross-border global threats. In addition, protection of human rights, especially the right to privacy and freedom of expression, has not been fully guaranteed effectively in practice. The conclusion of this study confirms that Indonesia needs legal reform through the establishment of a special law on cybersecurity that is comprehensive and has a human rights perspective. In addition, strengthening inter-agency coordination, establishing an independent supervisory authority, and increasing international cooperation are important steps to build a strong and democratic cybersecurity system in the global era

    PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT. BANK CENTRAL ASIA TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perbandingan Kinerja Keuangan PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk Yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode Tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan uraian secara deskriptif. Perolehan data dikumpulkan melalui data sekunder yang berasal dari laporan keuangan PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk Yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode Tahun 2023-2024 yang dipublikasikan. Analisis data dilakukan dengan membandingkan rasio profitabilitas yang meliputi Beban Operasional per Pendapatan (BOPO), Return On Asset (ROA), dan Return On Equity (ROE) untuk menilai kinerja PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk Yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode Tahun 2023-2024 secara finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perbandingan Kinerja Keuangan PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk Yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode Tahun 2023-2024 Sangat Baik sesuai kriteria penilaian yang ditetapkan selama periode penelitian. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai kinerja keuangan, khususnya dari rasio profitabilitas, sehingga perusahaan-perusahaan perbankan bisa menjadikan acuan dalam menilai tingkat Kesehatan bank yang dikelola dalam menjaga kelangsungan usahanya di bidang perbankan (jasa keuangan)

    PELAKSANAAN PENGHAPUSAN (ROYA) JAMINAN FIDUSIA SETELAH PEMBERLAKUAN SISTEM FIDUSIA ONLINE : (Studi Kasus: Kantor Notaris I Gede Perdana Artha, SH., M. Kn)

    No full text
    The deletion (roya) of Fiduciary Security is a crucial stage in the administrative process of fiduciary arrangements; however, it is not explicitly regulated under the prevailing laws and regulations, including Law Number 42 of 1999 concerning Fiduciary Security, Government Regulation Number 21 of 2015, or the Minister of Law and Human Rights Regulations Number 9 and 10 of 2013. This legal ambiguity creates a regulatory vacuum and uncertainty in practice, particularly with regard to the legal consequences of failing to execute such deletion. This research aims to examine the process of fiduciary security deletion at the Notary Office of I Gede Perdana Artha, SH., M.Kn., following the implementation of the online fiduciary registration system, as well as to identify the obstacles and efforts undertaken when such deletion (roya) is not performed. The research employs an empirical legal method with a descriptive approach, utilizing both primary and secondary data obtained through interviews and analyzed qualitatively. The findings indicate that the main obstacles in implementing fiduciary deletion include technical issues in the electronic system and incomplete data concerning the subject or object of the fiduciary security, which hinder the notarial drafting of fiduciary deeds. Furthermore, the legal consequences of not performing the fiduciary deletion may subject the debtor to criminal sanctions, including imprisonment for a period of one to five years and/or fines ranging from ten million to one hundred million rupiah, as stipulated in Articles 16 and 17 of Government Regulation Number 21 of 2015 on Online Fiduciary Registration. The conclusion of this study underscores the necessity for clearer and more comprehensive legal provisions concerning the deletion (roya) of fiduciary security in order to ensure legal certainty for the parties involved

    PENERAPAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU DENGAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA SUMBA TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR

    No full text
    Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki hak yang sama dengan anak normal lainnya dalam segala aspek kehidupan. Termasuk dalam dunia Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui bagaimana komunikasi Antarpribadi guru terhadap anak berkebutuhan khusus di Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa Guru Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur memiliki keterbukaan yang tinggi dalam berkomunikasi dengan siswa Berkebutuhan Khusus. Guru menggunakan strategi komunikasi empati dengan mengajak siswa Berkebutuhan Khusus untuk ikut bersosialisasi dan  berinteraksi dengan  yang  lain agar siswa juga merasakan apa yang  orang  lain rasakan. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, menyimak, menulis, membaca dan berbicara sangat penting untuk siswa berkebutuhan Khusus karena mereka membutuhkan pengarahan dalam belajar agar siswa Berkebutuhan Khusus juga bisa seperti siswa siswa normal pada umumny

    STRATEGI KOMUNIKASI KOMISI INFORMASI PROVINSI BALI DALAM MENDORONG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK PADA PEMERINTAH DAERAH DI BALI

    No full text
    Dengan adanya UU Nomer 14 tahun 2008 dan terbentuknya Komisi Informasi Pusat serta daerah maka akan ada keterbukaan informasi publik untuk masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk strategi komunikasi yang telah dilakukan oleh KI Bali dalam mendorong keterbukaan informasi publik pada pemerintah daerah di Bali dan memahami proses komunikasi organisasi internal dan eksternal serta komunikasi publik antara KI Bali, pemerintah daerah di Bali dan masyarakat Bali. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian yakni Ketua, para komisioner dan staf KI Bali. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian strategi komunikasi KI Bali untuk mendorong keterbukaan informasi publik pada badan-badan publik pemerintah daerah Bali yaitu lewat kegiatan sosialiasi, visitasi dan verifikasi monev (monitoring dan evaluasi). Selanjutnya KI Bali melakukan edukasi ke badan-badan publik, masyarakat, dan mahasiswa. KI Bali juga menyelesaikan kasus-kasus dalam sidang sengketa informasi publik antara pemohon (pihak masyarakat umum atau lembaga swadaya masyarakat) dan termohon (pihak badan-badan publik di daerah Bali).  KI Bali secara maksimal melakukan komunikasi organisasi internal dan eksternal serta komunikasi publik dalam mendorong keterbukaan informasi publik dengan keterbatasan sumberdaya manusia dan anggara

    Modernisasi dan Warisan Budaya: Peran Ganda Bale Banjar dalam Lansekap Perkotaan Kuta

    No full text
    Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Bale Banjar berfungsi sebagai ruang publik yang mendukung interaksi sosial dan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi. Latar belakang penelitian ini mencakup tantangan yang dihadapi masyarakat Kuta dalam menjaga warisan budaya mereka di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memahami dinamika sosial yang terjadi. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya peran ganda Bale Banjar dalam mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernitas, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada keberlanjutan budaya di Kuta. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana bale banjar dapat beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang melekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi telah mengubah bale banjar dari ruang tradisional menjadi ruang multifungsi yang juga melayani kegiatan ekonomi dan komersial. Meskipun demikian, bale banjar tetap bertahan dengan elemen-elemen budaya tradisionalnya, meski dalam bentuk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu juga menunjukkan bahwa Bale Banjar tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan inovasi budaya. Bale Banjar memainkan peran penting dalam menjaga identitas lokal dengan mengadakan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇