E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTU MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IVC SD SARASWATI 6 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya keterampilan mengarang siswa. Keinginan kuat peneliti untuk mengoptimalkan keterampilan mengarang siswa melalui penerapan pembelajaran kontekstual berbantu media gambar berseri. Penelitian ini dilaksanakan di SD Saraswati 6 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian PTK dengan 2 kali siklus. Pada setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi/evaluasi, (4) refleksi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IVC SD Saraswati 6 Denpasar, dengan mengambil sampel sebanyak 41 orang siswa. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan menulis karangan deskripsi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Sesuai kriteria Teknik data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mampu meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi dengan perolehan pada siklus I rata-rata skor yang diperoleh 2.81 prosentase 70,4% dengan kriteria baik, siklus II memperoleh rata-rata 3.41 dengan peosentase 85,2% dengan kriteria sangat baik. Penerapan pembelajaran kontekstual berbantu media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas IVC SD Saraswati 6 Denpasar secara efektif dan optimal
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan higher order thinking skills (HOTS) dan karakteristik siswa SD. Penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain eksperimen pretestposttest non equivalent control group. Kelas eksperimen merupakan kelas dengan pembelajaran berbasis masalah, sedangkan kelas kontrol merupakan kelas dengan pembelajaran langsung. Populasi penelitian adalah siswa SD kelas V di Kecamatan Marga. Sampel penelitian sebanyak 71 siswa yang berasal dari 5 sekolah di Kecamatan Marga, yang keseluruhan merupakan sekolah negeri. Sampel sekolah ditentukan dengan stratified random sampling dan kelas tiap sekolah ditentukan secara acak. Analisis data dilakukan secara kuantitaif, baik dengan deskriptif maupun inferensial. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembelajaran dengan model berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung untuk meningkatkan HOTS; dan (2) pembelajaran berbasis masalah efektif untuk meningkatkan ketekunan, tanggung jawab, kerja keras, kerjasama, kepedulian, dan toleransi
THE APPLICATION OF LITERACY CULTURE IN GROWING READING INTEREST IN SMP NEGERI HINDU 3 BLAHBATUH GIANYAR: A CASE STUDY
Literacy is a person's ability to develop potential and skills in processing and understanding information while doing reading and writing activities. The purpose of this research Making junior high schools as a means of application a literacy culture so that students can manage knowledge through the best possible application of literacy. This research was designed as qualitative research. The research used to collect data is observation, interview and documentation. The results of the reseacrh (1) the school's strategy in application of literacy culture to growing reading interest in SMP Negeri Hindu 3 Blahbatuh Gianyar, namely library room facilities, borrowing books, giving book prizes to achievers student, making wall magazine, library schedules and reading corner. (2) the obstacles faced by schools in the application of literacy culture in growing reading interest in SMP Negeri Hindu 3 Blahbatuh Gianyar there are three, namely not all teachers have a good literacy culture, different student abilities, and the lack of parents role in making habit of reading books at home (3) school efforts in overcoming obstacles to the application of literacy culture at SMP Negeri Hindu 3 Blahbatuh Gianyar, namely using variation learning methods, procurement of books and providing an attractive literacy environment in school
PERAMALAN HARGA BERAS PADA PASAR TRADISIONAL DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ARIMA
Beras merupakan bahan pangan utama bagi masyarakat di Indonesia sehingga peramalan sangat berpengaruh akan perubahan harga beras. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi perkiraan harga beras pada pasar tradisional di Indonesia untuk kurang lebih 5 bulan kedepan. Metode analisis pada peramalan harga beras pada pasar tradisional di indonesia menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil estimasi menunjukkan bahwa model ARIMA (1,0,1) sebagai model terbaik untuk memprediksi harga beras di Indonesia. Harga beras akan mengalami penurunan hingga bulan November 2021 dengan harga rata-rata Rp 11.783,75
ANALISA KEUNTUNGAN BUDIDAYA STROBERI BERBASIS ORGANIK DI DESA SEMBALUN LAWANG
Petani stroberi harus menghasilkan produksi yang lebih tinggi sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar setelah dikurangkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh petani selama proses produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keuntungan budidaya stroberi berbasis organik di Desa Sembalun Lawang. Responden dalam penelitian ini sebanyak 10 orang petani stroberi berbasis organic di Desa Sembalun Lawang. Metode yang digunakan dalm penelitian ini untuk mengetahui tingkat keuntungan usahatani stroberi berbasis organic adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya total yang dikeluarkan untuk usahatani stroberi berbasis organik di desa Sembalun Lawang oleh petani adalah sebesar Rp 8.196.735,3 /Luas garapan. Rata-rata penerimaan yang diperoleh dari usahatani stroberi berbasis organik di desa Sembalun Lawang yang di hasilkan oleh petani adalah sebesar Rp. 17.640.000,- /Luas garapan. Rata-rata pendapatan yang diperoleh Rp 9.443.264,7 /Luas garapan. Usahatani stroberi berbasis organik di desa Sembalun Lawang layak untuk dikembangkan karena tingkat R/C Ratio 2,15 atau lebih besar dari 1. Dengan keuntungan yang baik, disarankan bagi petani di Desa Sembalun Lawang yang tertarik berinvestasi usahatani stroberi berbasis organik sebaiknya melakukan pemasaran tidak hanya melalui pedagang pengumpul, tetapi dapat memasarkan melalui kegiatan agrowisata petik stroberi agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak
PEMASARAN BROKOLI DI DESA BANGLI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN
Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan merupakan salah satu sentra penghasil brokoli yang ada di daerah Tabanan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui saluran pemasaran brokoli (2) untuk mengetahui margin pemasaran brokoli, (3) untuk mengetahui farmer’s share pada masing-masing saluran. Penelitian ini dilakukan di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, data yang di peroleh dari lapangan yaitu dengan sengaja dan terencana dengan di dasarkan pertimbangan bahwa Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan banyak di budidayakan brokoli. Dari hasil penelitian terdapat dua tipe saluran pemasaran brokoli yaitu Petani – Konsumen Akhir (I) Petani – Pengepul – Pengecer – Konsumen Akhir (II). Margin pemasaran pada saluran I sebesar Rp.8.000 sedangkan Margin pemasaran pada saluran II sebesar Rp.9.000 dan nilai farmer”s share pada masing – masing saluran pemasaran yaitu saluran pemasran satu pada petani yaitu 91% sedangkan pada saluran pemasaran dua pada petani yaitu 80%. Saluran pemasaran yang sebaiknya dilalui oleh petani adalah saluran pemasaran satu karena saluran pemasarannya tidak panjang sehingga keuntungan yang diperoleh petani lebih besar, selain itu pemerintah perlu memberikan perhatian yang lebih serius terhadap usaha tani brokoli, mulai dari pembudidayaannya sampai pada masalah Margin pemasarannya
PEMASARAN KOPI ARABIKA DI DESA WEJANG MALI KECMATAN LAMBA LEDA TIMUR KABUPATEN MANGGARAI TIMUR
Kopi Arabika adalah satu-satunya komoditi andalan di Manggarai Timur dengan luas lahan tertinggi yang ada di Nusa Tenggara Timur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah saluran pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur, (2) berapakah marjin pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui (1) saluran Pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur (2) untuk mengetahui marjin pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali,Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simple Snowball sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Analisis data menggunakan marjin pemasaran dan farmer’ share. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran: pertama petani→pedagang kecil→ pedagang besar→ eksportir. Kedua petani→pedagang besar→ eksportir. Ketiga, petani→ ASNIKOM. Marjin pemasaran saluran I sebesar Rp 22.000.00, marjin pemasaran saluran II sebesar Rp 21.000.00 dan marjin pemasaran saluran III 20.000.00 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa saluran yang paling banyak digunakan oleh petani produsen adalah saluran I yaitu 25 orang atau 68,57%. Namun keuntungan yang paling tinggi yaitu pada saluran III mencapai 77,77%. Rendahnya minat petani produsen untuk menggunakan saluran III adalah proses pencapaian pemasaran memakan waktu yang lama dibandingkan proses pemasaran pada saluran I
JURIDICAL ANALYSIS OF CHEMICAL CASTRATION CRIME IN HUMAN RIGHTS PERSPECTIVE AND KODEKI: JURIDICAL ANALYSIS OF CHEMICAL CASTRATION CRIME IN HUMAN RIGHTS PERSPECTIVE AND KODEKI
ABSTRACT
The Government in Law of Republic Indonesia Number 17 of 2016 concerning Determination of Substitute Government Regulations in Law of Republic Indonesia Number 1 of 2016 concerning the second amendment of Law Number 23 of 2002 Regarding Child Protection where there are sanctions for chemical castration against perpetrators considered violating to the article 33 paragraph 1 of Law Number 39 of 1999 Regarding Human Rights, and if a doctor is appointed as the executor, this could also violate the Indonesian Medical Code of Ethics (KODEKI) which is a guideline for Indonesian doctors who are members of the Ikatan Dokter Indonesia (IDI) or Indonesian Doctors Association in their medical practice. Legal conflicts occur between the aforementioned laws, so the type of research is normative using statutory approach. This research aims to examine and outline the main points of the legal basis for the regulation of chemical castration against paedophiles. The results showed that the government was completely unprepared in determining the stages of execution for convicted paedophiles. Determination has a double sanction, whereby the perpetrator becomes more brutal even though he is castrated. Psychological problems can be disturbed by the anti-androgen chemical injected into the body. Revenge takes on different forms.
Keywords: Chemical Castration, Human Rights, Indonesian Medical Code of Ethics
PERSYARATAN STATUS BELUM KAWIN BAGI PELAMAR KERJA DALAM REKRUTMEN KERJA: PERSYARATAN STATUS BELUM KAWIN BAGI PELAMAR KERJA DALAM REKRUTMEN KERJA
Abstract
Job recruitment is a process carried out by employers to find prospective workers who are in accordance with the positions and positions required by the company. Job recruitment is usually announced by the employer with several conditions as criteria for job candidates that the company needs. Requirements for unmarried status set in job recruitment can have an impact on the loss of job opportunities for prospective workers who are already married. Based on this, it is necessary to carry out an analysis with normative legal research methods regarding legal considerations to determine the requirements for unmarried status for job applicants in job recruitment and whether or not norm construction is required related to norm vacancies.regarding the stipulation of conditions in job recruitment, especially regarding the unmarried status of prospective workers. In the discussion, the legal consideration for stipulating the requirements for unmarried status in job recruitment is the absence of norms related to this matter so that it is permissible to determine the requirements for marital status in job recruitment which has become the habit as a legal basis for determining certain conditions in job recruitment. The impact of this is the loss of job opportunities by prospective workers who are already married, so it is necessary to provide legal protection, especially with the construction of norms in the hope that everyone can get fair and decent work opportunities.
 
PENGATURAN PENDAFTARAN PENDIRIAN CV BERDASARKAN KUHD DAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 17 TAHUN 2018: PENGATURAN PENDAFTARAN PENDIRIAN CV BERDASARKAN KUHD DAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 17 TAHUN 2018
This research is motivated by the existence of conflicting norms about the registration arrangements for the establishment of Commanditaire Vennotschap (CV). According Article 23 of the Commercial Law Code, the deed of establishment of the Vennotschap Commanditaire (CV) and Article 3 of the Minister of Law and Human Rights Regulation No. 17 of 2018. The problem studied is: (1) How do the registration arrangements for the establishment of a CV be reviewed from the KUHD and Minister of Law and Human Rights Regulation Number 17 of 2018 ?. (2) What are the legal consequences if the provisions of Article 3 of the Minister of Law and Human Rights Number 17 of 2018 are not implemented in the process of establishing a CV?. The type of research used is normative legal research using a statutory approach and an analytical conceptual approach. Based on the results of the study it can be seen that: (1) CV establishment registration arrangements in terms of the KUHD and Minister of Law and Human Rights Regulation Number 17 of 2018 according to norm conflicts between the Minister of Law and Human Rights Regulation No. 17 of 2018 with the KUHD, it is necessary to review the position of each of these laws and regulations. In a hierarchical regulation, the Minister of Law and Human Rights Regulation No. 17 of 2018 has a lower position than the KUHD. The legal consequence is that the Regulation of the Minister of Law and Human Rights Number 17 Year 2018 cannot rule out the KUHD, so the obligations / arrangements contained in the KUHD for the sake of law must be considered to remain valid. (2). Legal consequences if the CV does not implement the provisions of Article 3 of the Minister of Law and Human Rights Regulation No. 17 of 2018 is that there are no legal consequences in the Minister of Law and Human Rights Regulation No. 17 of 2018. This can prove that the regulation cannot provide legal certainty for the community.