E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
ANALISIS USAHATANI CENGKEH DI DESA DENO KECAMATAN POCO RANAKA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR
Salah satu komoditi dalam subsektor perkebunan di Indonesia adalah cengkeh yang memiliki potensi tinggi dalam perdagangan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan petani cengkeh: (2) untuk mengetahui besarnya penerimaan dari usahatani cengkeh: (3) untuk mengetahui besarnya pendapatan dari usahatani cengkeh: (4) untuk mengetahui tingkat R/C Ratio dalam usahatani cengkeh. Penelitian ini dilakukan di Desa Deno Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur yang dipilih secara sengaja. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang petani, dan diambil sebanyak 30 petani sebagai sampel secara acak sederhan. Data yang dikumpulkan adalah data perimer dan data sekunder dengan menggunakan teknik wawanca, kuesioner, observasi dan dokumentasi data dianalisa dengan metode deskriptif Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata total biaya yang dikeluarkan oleh petani cengkeh adalah Rp 3.665.000. Rata-rata penerimaan yang diterima oleh petani cengkeh adalah Rp 8.480.000. Rata-rata pendapatan usahatani cengkeh adalah Rp 4.815.000. R/C Rasio usahatani cengkeh di Desa Deno Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur adalah sebesar 2,31 yang berarti usahatani cengkeh menguntungkan
PERILAKU PETANI TERHADAP UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L) DI SUBAK BENGKEL, DESA BENGKEL, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN
Bawang merah adalah salah satu komoditas unggulan yang diusahatanikan oleh petani secara intensif. Bawang merah ini telah lama dibudidayakan oleh petani di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku petani terhadap upaya peningkatan produksi usahatani bawang merah. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive dengan pertimbangan bahwa Desa Bengkel merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kecamatan Kediri yang mengusahakan usahatani bawang merah. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 118 orang yang membudidayakan bawang merah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara melakukan observasi dan wawancara terhadap responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani terhadap upaya peningkatan produksi usahatani bawang merah berada pada kategori tinggi yang ditunjukkan dengan besar rata-rata pencapaian skornya adalah 83,00%, tingkat keterampilan petani terhadap upaya peningkatan produksi usahatani bawang merah berada pada kategori tinggi yang ditunjukkan dengan besar rata-rata pencapaian skornya adalah 81,00% dan sikap petani terhadap upaya peningkatan produksi usahatani bawang merah berada pada kategori setuju yang ditunjukkan dengan besar rata-rata pencapaian skornya adalah 82,67%. Dari hasil penelitian dapat diberikan saran, petani hendaknya agar memaksimalkan produksi bawang merah di Subak Bengkel sehingga dapat meningkatkan hasil produksinya dan peran PPL dalam memberikan penyuluhan-penyuluhan untuk meningkatkan produksi bawang merah
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT SAAT PANDEMI COVID 19 DI PT BPR ASRI
Penyaluran dana dapat dilakukan melalui pemberian kredit dengan persyaratan yang ditentukan dalam hak tanggungan. Kredit yang diberikan bank tentu saja mengandung risiko, sehingga dalam pelaksanaannya yang harus diperhatikan oleh bank adalah asas-asas perkreditan yang sehat. Kredit bermasalah merupakan salah satu kondisi dimana nasabah atau debitur sudah tidak bisa untuk membayar kewajibannya kepada bank seperti diperjanjian awal. Dilihat dari kondisi pandemi covid 19, mengenai hal tersebut untuk mengatasi masalah keuangan debitur sehingga tidak terjadinya wanprestasi yang berakibat sita objek perjanjian kredit oleh Bank, biasanya pengalihan objek perjanjian tersebut sesuai regulasi yang terbaru sebagai cara mengatasi kredit bermasalah pada saat penyebaran virus covid 19 saat ini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris, yaitu suatu penelitian yang mengkaji hukum tertulis dengan fakta-fakta yang ada di lapangan dan sebagai usaha mendekati masalah yang diteliti dengan pendekatan hukum yaitu berusaha menelaah peraturan-peraturan yang berlaku dalam masyarakat sekaligus sesuai dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menurut Pasal 1 ayat (4) Undang-undang nomor 10 tahun 1998 adalah: “ Bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran“. Artinya di sini kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan Bank Umum. Kesimpulan pada penelitian ini yakni prosedur pemberian kredit pada masa pandemi covid 19 tidak mengalami perubahan seperti sebelum pandemi, PT BPR ASRI tetap menetapkan prosedur yang berlaku sebelum pandemi. Pengajuan kredit perbankan di PT BPR ASRI sendiri telah sesuai dengan peraturan Undang Undang Republik Indonesia No 10 tahun 1998 Tentang Perbankan. PT BPR ASRI telah melakukan kebijakan penurunan tingkat suku bunga dan sesuai dengan arahan Pemerintah melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan Restukturisasi / Relaksasi kredit sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) dalam pelaksanaan Perppu No.1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid 19.
Property business problems include non-compliance in the form of delayed house delivery schedules, architectural drawings, floor plans and building technical specifications, building quality that is not in accordance with the agreement, as well as other facilities such as water installation facilities, electrical installations and environmental infrastructure (public facilities and infrastructure). social), as well as legal issues such as building permits (IMB) and house certificates. The Civil Code has regulated the rights of consumers to take legal action, if they are violated by business actors. Consumers can claim compensation, either 1369 of the Civil Code) or for hidden defects (Articles 1504 and 1506 of the Civil Code). This type of research is empirical research that focuses on the behavior of the legal community (law in action), and requires primary data as the main data in addition to secondary data (legal material). In the Consumer Protection Act, Law Number 8 of 1999, developers are included in the category of business actors. The conclusion of this research is that the consumer checks the condition of the house, if it is not in accordance with the agreement, the consumer can talk to the contractor in the field to fix it, if there is no response from the person who is working on it, the consumer immediately goes to the office of PT. Taman Loka to complain about the repair of the house and demand compensation. Regarding certificates and building permits, usually the house is first built, then the building permit and certificate are issued so that sometimes it takes a long time to issue. Forms of Responsibility PT. Taman Loka as a developer for Taman Irawadi Residence consumers in the event of damage to houses that are still in the maintenance stage, namely the responsibility of PT Taman Loka, namely the developer is not only limited to what is stated in the agreement, but more than that, the developer must also be responsible against hidden defects in the house and ask for compensation
Pengaruh Brand Image Produk Emina sebagai “MakeupTeenager” terhadap Keputusan Pembelian pada Siswi SMKN 2 Denpasar
Brand Image is set offaiths in a name, symbol or design and the impression of person are obtained based on information about facts and the nuse the brand, so the impression that appears relatively in long-term that formed in consumer’s mind. In there search entitled “Pengaruh Brand Image Produk Emina sebagai “MakeupTeenager” Terhadap Keputusan Pembelian Pada Siswi SMKN 2 Denpasar”, aims to find out the significant effect between brand image and purchasing decisions on Emina’s makeup products for high school students of SMKN 2 Denpasar. This research uses quantitative approach, with a subjectof 87 respondents from high school students of SMKN 2 Denpasar. Data collected by questionnaire distribution technique through online media. To solved the problem used assumption test technique, linear regression test, and coefficient of determination test. Based on analysis results known there is significant effect between brand image of Emina’s product as teenager’s makeup and purchasing decision for high school students of SMKN 2 Denpasar. From the calculation of correlation coefficient (r) obtained at 0.851 and determination coefficient (r2) obtained at 0.725, it shows that brand image of Emina’s product has a strong correlation of purchasing decisions with a contribution of 72,5%. Variable regression coefficient for brand image of Emina’s product (X) obtained at 1.142 , so if brand image of Emina’s product increased as 1, then purchasing decisions (Y) will increase at 1.142. Coefficient is positive, it means positive relationship between brand image of Emina’s product and purchasing decisions. The more brand image of Emina’s product rises, the more purchasing decisions increas
Pengaruh Peran Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Siswa di MIS Hidayatullah Aluh-Aluh Kabupaten Banjar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran media pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa di MIS Hidayatullah Aluh-Aluh Kabupaten Banjar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan alat gali data angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di MIS Hidayatullah Aluh-Aluh Kabupaten Banjar yang berjumlah 12 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah product moment. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rxy = 0,599, jika hasil rxy dikorelasikan dengan table korelasi product moment dengan N = 12, taraf signifikan 5% rtabel = 0,576. Maka rxy =0,599 lebih besar dari rtabel = 0,576. Sehingga disimpulkan bahwa adanya pengaruh peran media pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa di MIS Hidayatullah Aluh-Aluh Kabupaten Banjar
Penguatan Nilai Karakter Disiplin Dan Demokratis Melalui Organisasi Sekaa Teruna Teruni Di Bali
Sekaa Teruna Teruni adalah organisasi yang menjadi wadah untuk mengembangkan generasi muda khususnya anak yang masih berusia sekolah maupun tidak sekolah guna memperkuat nilai karakter disiplin dan demokratis pada dirinya. Globalisasi telah membentuk peradapan zaman dengan menyertakan gaya hidup praktis yang mengakibatkan dapat merubah pola hidup generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam kehidupan berorganisasi ini. Seiring berkembangnya zaman banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Dengan adanya gadget kita bisa melakukan komunikasi jarak jauh, bermain games hal itu membuat manusia menjadi lebih asik dengan dunianya sendiri. Manfaat dalam mengikuti organisasi Sekaa Teruna Teruni banyak hal yang bisa dipelajari seperti disiplin waktu, gotong royong, bermusyawarah mufakat dan belajar bekerja secara berkelompok. Sekaa Teruna Teruni dapat merangkul generasi muda dengan berbagai kegiatan positif dan dengan adanya awig-awig sebagai pedoman berperilaku yang dapat menjadi pondasi untuk melindungi genarasi muda dari dampak negatif perkembangan zaman
Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Sikap Sosial Dan Prestasi Belajar Sejarah Indonesia Siswa Kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kubu Pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap sosial dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model discovery learning. Penelitian ini mengambil subjek penelitian siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kubu pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 26 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data sikap sosial yang diambil dengan menggunakan kuesioner dan data prestasi belajar yang diambil dengan menggunakan tes. Hasil penelitin ini menunjukan: (1) Penerapan model discovery learning dapat meningkatkan sikap sosial siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kubu pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam pelajaran Sejarah Indonesia. Hasil ini terlihat dari awal sebelum penelitian rata-rata sikap sosial siswa siswa adalah 65,0 dengan kualifikasi kurang meningkat menjadi 77,9 pada siklus I dengan kualifikasi cukup, dan pada siklus II meningkat sebesar menjadi 86,2 dengan kualifikasi baik; dan 2) Penerapan model discovery learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kubu pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam pelajaran Sejarah Indonesia. Hasil ini menggambarkan, bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran Sejarah Indonesia dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2019/2020. Hasil ini terlihat dari awal sebelum penelitian rata-rata prestasi belajar siswa adalah 62,5 meningkat menjadi 69,7 pada siklus I, dan pada siklus II meningkat sebesar menjadi 80,3. Penelitian tindakan telah membuktikan tentang model discovery learning dapat meningkatkan sikap sosial dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah Indonesia.
Kata kunci : Model Discovery Learning, Sikap Sosial, Prestasi Belajar
Abstract - This study aims to improve social attitudes and student achievement by using the discovery learning model. This study took the research subjects of class X TKJ SMK Negeri 1 Kubu students in the odd semester of the academic year 2019/2020, totaling 26 students. The data collected in this study included social attitude data taken using a questionnaire and learning achievement data taken using a test. The results of this study showed: (1) The application of the discovery learning model can improve the social attitudes of class X TKJ SMK Negeri 1 Kubu students in the odd semester of the academic year 2019/2020 in Indonesian History lessons. These results can be seen from the beginning before the study, the average social attitude of students was 65.0 with less qualifications increasing to 77.9 in the first cycle with sufficient qualifications, and in the second cycle it increased to 86.2 with good qualifications; and 2) The application of the discovery learning model can improve the learning achievement of class X TKJ SMK Negeri 1 Kubu students in the odd semester of the academic year 2019/2020 in Indonesian History lessons. These results illustrate that the application of the discovery learning model in learning Indonesian history can improve the learning achievement of class X TKJ students at SMK Negeri 1 Kubu for the academic year 2019/2020. These results can be seen from the beginning before the study the average student achievement was 62.5, increased to 69.7 in the first cycle, and in the second cycle it increased to 80.3. Action research has proven that the discovery learning model can improve social attitudes and student achievement in learning Indonesian history.
Keywords: Discovery Learning Model, Social Attitude, Learning Achievemen
TINJAUAN FILSAFAT HUKUM TERHADAP MASHAB SOCIOLOGICAL JURISPRUDENCE DAN SOSIOLOGI HUKUM
Hukum merupakan salah satu kaidah yang dianggap paling efektif diantara kaidah – kaidah lain pada umumnya, untuk menghadirkan keamanan, kenyamanan dan ketertiban dalam kehidupan manusia. Para ahli sosiologi hukum banyak banyak menggunakan teori dari Roscoe pound yang menyatakan bahwa hukum adalah alat untuk memperbaharui masyarakat sebagai dalih untuk mempersamakan sosiologi hukum dengan salah satu aliran dalam filsafat hukum sociological Jurisprudence. sociological jurisprudence menggunakan pendekatan hukum untuk merubah pola kehidupan masyarakat, sedangkan sosiologi hukum menggunakan pendekatan nilai yang hidup di masyarakat untuk membentuk hukum
The Role of Education and Training Towards Employee Performance Improvement at Jejawi District Office Ogan Komering Ilir District
A job can be done / done more quickly if the employee / employee understands the meaning of education and training. The aim of this research was to know the role of education and training in improving employee performance at the Head Office of Jejawi District, Ogan Komering Ilir Regency. Nowadays, education and training have become an inseparable part of human resources/employees so that every agency must implement this method. The method used in this research is a qualitative method, in which the researcher conducts research directly to the research object that has been determined in order to be able to see and observe directly the problems studied. The conclusion of this study is that the role of education and training in improving employee performance at the Jejawi sub-district office, Ogan Komering Ilir district, is quite good. This is evidenced by the ability of employees to understand their duties and provide good service to the community