E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN WORTEL PADA KELOMPOK TANI AGROWIRA NADIA DI DESA PANCASARI, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG

    No full text
    Pembangunan pertanian tanaman pangan pada hakekatnya merupakan suatu upaya untuk secara terus menerus mencari peluang meningkatkan produksi pangan, salah satu cara meningkatkan produksi tanaman pangan (sayur) adalah dengan cara menerapkan teknologi pertanian yang terus berkembang. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis saluran pemasaran dan marjin pemasaran pada Kelompok Tani Agrowira Nadia di Desa Pancasari. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anggota Kelompok Tani Agrowira Nadia yang berjumlah 21 orang sehingga teknik pengambilan responden dengan metode sensus. Analisis data yang diguanakan adalah analisis saluran dan marjin pemasaran. Berdasarkan Hasil penelitian terdapat dua saluran pemasaran wortel  pada Kelompok Tani Agrowira Nadia di Desa Pancasari saluran pertama petani produsen, ke kelompok STA, ke pedagang pengecer, dan Konsumen. Saluran kedua Petani Produsen, ke Pedagang Pengumpul, Ke Kelompok STA, ke pengecer, dan konsumen. Marjin pemasaran pada saluran pertama sebesar Rp. 4.500,00 dan saluran kedua sebesar Rp. 6.500,00. Adapun saran dari penelitian ini yaitu peran penyuluh sangat diperlukan untuk melatih petani dalam berusahatani wortel agar hasil produksinya bisa maksimal. Pemerintah Kabupaten Buleleng perlu memberikan bantuan berupa dana kredit kepada petani untuk membantu guna memperlancar pemasaran wortel

    IMPLEMENTASI PERJANJIAN DALAM PENGELOLAAN LAHAN PARKIR ANTARA DESA ADAT DENPASAR DENGAN PEMERINTAH KOTA DENPASAR: IMPLEMENTASI PERJANJIAN DALAM PENGELOLAAN LAHAN PARKIR ANTARA DESA ADAT DENPASAR DENGAN PEMERINTAH KOTA DENPASAR

    No full text
    Abstract The Denpasar City Government through PERUMDA Bhukti Praja Sewakadarma has made several cooperation agreements with traditional villages in Denpasar City in terms of parking management. From the implementation side, the agreement between the Denpasar City government and the Denpasar traditional village is still experiencing various obstacles and is still not optimal, that the entrepreneur or land owner in this agreement does not get a profit sharing, if the land owner makes a lawsuit against both parties to get the right on the parking lot where they do business, what efforts will be made by both parties. Based on the background of the problems described above, the authors formulate the problem as follows: Does the Denpasar Traditional Village have the authority to manage parking areas in its Traditional Village area? And how is the authority of the Traditional Village to implement the agreement in the management of the parking lot between the Denpasar Traditional Village and the Denpasar City Government?The Denpasar Traditional Village has the authority to manage parking areas in its Traditional Village area where this authority is regulated in Article 103 of Law Number 6 of 2014 concerning Villages. The authority of the traditional village which consists of; regulate and implement government based on the original structure, management of areas under customary authority, preserving socio-cultural values ​​in traditional villages, resolving disputes that occur based on customary law in traditional villages that are in harmony with human rights principles by consensus, peace hearings with customary village court which is in accordance with the provisions of the applicable laws and regulations, maintains a sense of peace and order in the customary village community, develops customary law life in accordance with the socio-cultural conditions of the village community. So that the authority to manage parking areas in the area of ​​their Traditional Village is part of the authority of the Traditional Village in the field of managing areas that are under customary authority. The authority of the Traditional Village in implementing the agreement in the management of the parking area where the Denpasar Traditional Village and the Denpasar City Government are both legal entities so that they have the ability to enter into agreements, in this case the Traditional Village and the Denpasar City Government are in charge of the Perumda Bhukti Praja Sewakadharma to cooperate in management of parking lots in the Denpasar City area with a profit-sharing system, where both parties each have rights and obligations in accordance with the contents of the agreed agreement.   &nbsp

    Strategi Komunikasi Humas Bank Indonesia Dalam Sosialisasi Penerapan Transaksi Non Tunai (QRIS) Di Provinsi Bali

    No full text
    An institution or organization should be able to establish good relations with the public. To develop good relations with the public, an organization must select a division or section of Public Relations (Humas). This research is entitled Bank Indonesia Public Relations Communication Strategy in Disseminating the Application of Non-Cash Transactions (QRIS) in Bali Province with the formulation of the problem of how the public relations communication strategy implemented by Bank Indonesia Bali Province in socializing the implementation of QRIS in Bali Province and the inhibiting and supporting factors in mixing the performance of QRIS as well as what benefits are obtainable when the community and government use QRIS in the Province of Bali. This study aims to determine the communication strategy of Bank Indonesia's public relations in the socialization of the implementation of Non-Cash Transactions (QRIS) in the Province of Bali, to find out the inhibiting and supporting factors in the socialization of the performance of QRIS in the Province of Bali. The research method used is the descriptive method. The research design uses a case study in BI Public Relations. The data collection method uses observation, interviews, and documentation methods, and the data analysis method uses descriptive qualitative methods. From the research results or conclusions, the steps obtained to follow the nature of the communication strategy, namely as an instrument to shape and direct people's expectations of the policies pursued and the targets to be achieved. In addition, the communication strategy includes public relations strategies in general. The benefits obtained when the community and government us

    Analisis Tindak Tutur dalam Podcast Indonesia “Sudah Lulus Pendidikan, Terus Apa?”

    No full text
    Salah satu fungsi bahasa adalah untuk berkomunikasi. Proses berkomunikasi dilakukan oleh penutur dan mitra tutur yang menghasilkan tindak tutur, yaitu suatu kalimat dalam situasi tertentu sebagai bagian dari komunikasi bahasa. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif, asertif, direktif, dan komisif dalam podcast Indonesia "Sudah Lulus Pendidikan Terus Apa?", (2) Mendeskripsikan maksud tindak tutur ekspresif, asertif, direktif, dan komisif dalam podcast Indonesia "Sudah Lulus Pendidikan Terus Apa?". Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pragmatik dan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik simak dan catat.  Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian berupa tahap deskripsi, klasifikasi, analisis, interpretasi, evaluasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan tindak tutur ekspresif, asertif, direktif, dan komisif yang terdapat dalam podcast Indonesia "Sudah Lulus Pendidikan Terus Apa?". Tindak tutur ekspresif ditemukan sebanyak enam belas kali dengan yang dianalisis meliputi aspek menanyakan kabar, mengucapkan terima kasih, memuji, mengeluh, dan meminta maaf; tindak tutur asertif ditemukan sebanyak empat belas kali dengan yang dianalisis meliputi aspek memberitahukan, menyatakan, dan mengingatkan; tindak tutur direktif ditemukan sebanyak empat belas kali dengan yang dianalisis meliputi aspek menyarankan, meminta, memerintah, dan menasihati; tindak tutur komisif ditemukan sebanyak empat kali dengan yang dianalisis meliputi aspek memanjatkan doa dan berjanji. Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini yaitu sebagai referensi pada berbagai aktivitas berbahasa. Kata Kunci: Ekspresif, asertif, direktif, komisif, podcas

    Implementasi Kurikulum 2013 Dengan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah motivasi belajar siswa menurun yang disebabkan oleh kurang menariknya kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru dan terlalu monoton sehingga siswa cenderung bosan. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengimplementasian kurikulum 2013 dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di masa pandemic Covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengimplementasian kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif jika diintegrasikan dengan model pembelajaran inovatif, salah satunya adalah Model Project Based Learning. Peserta didik masih dapat berkreasi secara maksimal walaupun pada masa pembelajaran daring melalui model pembelajaran Project Based Learning ini

    Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa SD Gugus VII Kecamatan Ubud

    No full text
    Abstrak Jenis ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelas siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan aplikasi quizizz dan  kelas siswa yang dibelajarkan melalui model konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah non-equivalent post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V SD gugus VII Kecamatan Ubud sebanyak 104 orang siswa. Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sayan yang berjumlah 28 orang sebagai kelas eksperimen dan SD Negeri 1 Sayan yang berjumlah 22 orang sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data kemampuan memecahkan masalah dilakukan dengan metode tes, yaitu tes kemampuan memecahkan masalah, dengan jenis tes essai. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuam memecahkan masalah antara kelas siswa yang dibelajarkan melalui model problem based learning berbantuan aplikasi quizizz dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 10,858 > ttabel (α=0,05,50) = 1,675 dan didukung dengan perbedaan rata-rata kemampuan memecahkan masalah antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu  = 62,11 >  = 46,68. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa model Problem Based Learning berbantuan aplikasi quizizz berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa di kelas V SD Gugus VII Kecamatan Ubud.   Kata Kunci : Problem Based Learning, Quizizz, Kemampuan Memecahkan Masalah   Abstract This type was classroom action research. This study aims to determine the significant difference between the class of students who are taught through the Problem Based Learning model assisted by the Quizizz application and the class of students who are taught through the conventional model. This research was a quasi-experimental research with a non-equivalent post-test control group design. The population in this study were 104 students in the fifth grade of SD cluster VII, Ubud District. To determine the sample used random sampling technique. The sample in this study was the fifth grade students of SD Negeri 2 Sayan, totaling 28 people as the experimental class and SD Negeri 1 Sayan, amounting to 22 people as the control class. The data collection of problem-solving abilities was carried out by the test method, namely the problem-solving ability test, with the type of essay test. The data were then analyzed using t-test statistical analysis. The results showed that there was a significant difference in problem-solving abilities between classes of students who were taught through a problem-based learning model assisted by the Quizizz application and students who were taught through conventional learning. This is evident from the results of the analysis using the t-test obtained tcount = 10,858 > ttable (α=0,05,50) = 1,675 and is supported by the difference in the average problem-solving ability between the experimental class and the control class, namely X = 62, 11 > X = 46.68. Thus, it can be concluded that the Problem Based Learning model assisted by the Quizizz application has an effect on the problem solving ability of students in class V SD Cluster VII, Ubud District.   Keywords: Problem Based Learning, Quizizz, Problem Solving Abilit

    KAJIAN PENERAPAN BRAND IDENTITY PADA ELEMEN DESAIN INTERIOR NOOK RESTAURANT – SEMINYAK

    No full text
    Brand identity sebuah restaurant merupakan faktor penting yang mempengaruhi pilihan pengunjung. Perubahan gaya hidup dan cara menikmati restaurant saat ini mengakibatkan rasa makanan bukan lagi sebuah indentitas utama yang menjadi bahan pertimbangan, melainkan keseluruhan experience yang dialami panca indra selama berada di restaurant. Hal tersebut mengakibatkan semakin pesatnya pertumbuhan tematik restaurant di Seminyak yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata. Penelitian ini mengkaji aplikasi penerapan konsep brand identity pada elemen desain interior Nook Restaurant – Seminyak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui analisis indikator pembentuk brand identity dan elemen desain interior. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan kajian teori. Brand identity secara fisik dan psikologis pada elemen desain interior Nook Restaurant secara efektif diterapkan secara tangible dan intangible. Secara tangible penerapan brand identity pada elemen design interior tampak pada penggunaan warna brand, bentuk furniture dan aksesoris, pemilihan texture dan material. Secara intangible, konsep natural dan nuansa ruang alami dikuatkan dengan penataan system pencahayaan dan penghawaan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa implementasi konsep brand identity yang tepat pada elemen desain interior Nook Restaurant mampu meningkatkan brand image dan velue restaurant. Kata Kunci: Brand Identity, Elemen Desain, Interior, Restauran

    PENDEKATAN KONTEKSTUAL PESISIR PANTAI DALAN RANCANGAN ARSITEKTURAL BEACH CLUB DI PANTAI BALANGAN, BALI

    No full text
    Beach club menjadi fasilitas wisata yang digandrungi oleh para wisatawan yang menginginkan untuk menghabiskan waktu sepanjang hari dipinggir pantai dengan berkumpul, bercengkrama, menari mengikuti alunan music, berjemur, dan menikmati miniman dan makanan. Karakter kegiatannya membutuhkan ruang terbuka dan semi terbuka untuk menikmati pesona pantai seperti teriknya matahari, deburan ombak, maupun sunset. Kondisi tersebut memerlukan rancangan fasilitas untuk mewadahi kegiatan dan juga merespons kontekstual pesisir pantai yang memiliki cuaca yang panas dan kering. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan konsep skematik rancangan beach club yang merespons kontekstual pesisir pantai. Lokus kajian berada di Pantai Balangan sebagai salah satu pantai di Bali yang memiliki pasir putih dan bertebing, memiliki hamparan laut yang biru serta keindahan sunset. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) melalui tahapan kajian terhadap karakter aktifitas dan fungsi beach club serta kondisi eksisting Pantai Balangan. Selanjutnya merumuskan konsep rancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kontekstual Pantai Balangan. Penelitian ini menghasilkan skematik desain bentuk, material, dan sistem struktur bangunan yang mampu merespon kondisi kontekstual pantai yaitu tekanan angin, iklim panas dan kering serta aspek korosi di daerah pantai

    PERANCANGAN LABUAN BAJO CONVENTION CENTER

    No full text
    Abstrak Perancangan Labuan Bajo Convention Center ini pada dasarnya merupakan wadah atau sarana komunikasi antara dua pihak dengan penerapkan berbagai metode komunikasi langsung tatap muka baik itu dari perorangan terhadap kelompok, kelompok terhadap kelompok atau kelompok terhadap masyarakat. Dan pada era kini hal ini menjadi suatu kebutuhan yang dianganggap penting. Kota Labuan Bajo, seringkali menjadi tuan rumah suatu konverensi dengan jumlah peserta yang tergolong besar karena cakupannya sampai manca negara.hal ini mendorong laju pembangunan dalam kota termasuk rencana pembangunan Convention Center di Labuan Bajo yang nantinya dirancang dengan dasar penerapan tema Arsitektur Hich tech merupakan kebutuhan objek rancangan sebagai Convention yang lingkupnya regional atau nasional maupun internasional. penerapan tema Making structure (penonjolan struktur) melalui kajian yang ada diharap dapat mengoptimalkan fungsi bangunan, memberikan kenyamanan serta meningkatkan kepariwisataan kota Labuan Bajo. Kata Kunci: Perancangan Convention, High Tech, Labuan,Bajo. Abstract The design of the Labuan Bajo Convention Center is basically a forum or means of communication between two parties by applying various methods of face-to-face direct communication, be it from individuals to groups, groups to groups or groups to the community. And in this era, this has become a necessity that is considered important. Labuan Bajo City, often hosts a convergence with a relatively large number of participants because of its scope to foreign countries.this encourages the pace of development within the city including the plan to build a Convention Center in Labuan Bajo which will be designed on the basis of the application of the theme Hich tech architecture is the need for design objects as Conventions  whose scope is regional or national or international.  Making structure through existing studies is expected to optimize the function of the building, provide comfort and improve tourism in labuan Bajo city. Keywords: Convention Design, High Tech, Labuan Bajo

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TIPE PREDICTION, OBSERVATION AND EXPLANATION (POE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWAKELAS V SD NO. 1 SADING

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Discovery Learning Tipe Prediction, Observation and Explanation (POE) dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No. 1 Sading yang berjumlah 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Teknik sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Kelas VA sebagai sampel kelompok kontrol dengan jumlah sampel sampel 28 orang, sementara kelas V B sebagai kelas eksperimen sebanyak 22 orang. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes yaitu tes obyektif pilihan ganda. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t (independent sampel-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Discovery Learning Tipe Prediction, Observation and Explanation (POE) dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh  dan didukung dengan perbedaan rata – rata hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning Tipe Prediction, Observation and Explanation (POE) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No.1 Sading

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇