E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    Front Matter

    No full text

    Pengaruh Implementasi Pendidikan Karakter Terhadap Sikap Sosial Pada Siswa

    No full text
    Abstrak-Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dalam setiap kehidupan manusia yang tidak bisa ditinggalkan. Salah satu tujuan pendidikan adalah untuk mengubah karakter manusia menjadi lebih baik. Disinilah peran instrumental pendidikan karakter untuk membentuk sikap sosial siswa. Sekolah sebagai satuan pendidikan memiliki tanggungjawab moral yang fundamental dalam mengimplementasikan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter pada siswa kelas VII MTs. Al-Muhajirin Denpasar dan bagaimana pengaruh penilaian karakter terhadap sikap sosial siswa kelas VII MTs. Al-Muhajirin Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa : (1) implementasi pendidikan karakter pada siswa kelas VII MTs. Al-Muhajirin Denpasar adalah dilakukan dengan mengintegrasikan pendidikan karakter melalui pembelajaran. Penanaman nilai-nilai karakter dilakukan dalam setiap pembelajaran. Di samping itu, penilaian sebagai bagian dari pembelajaran pun digunakan untuk menilai pendidikan karakter, (2) Pengaruh implementasi pendidikan karakter terhadap sikap sosial siswa adalah terbentuknya karakter peserta didik pada siswa MTs. Al Muhajirin Denpasar yang jujur, kerjasama, keberanian, peduli sesama, bertanggung jawab, toleransi, gotong royong, sopan santun, disiplin, dan percaya diri   Kata kunci: Pendidikan Karakter, Sikap Sosial, Siswa   Abstract-This study aims to determine how the implementation of character education in class VII students MTs. Al Muhajirin Denpasar. And how the effect of character assessment of social attitude of class VII MTs. Al Muhajirin Denpasar. This study used a qualitative approach and the type of this research is a case study. Then the data collection used is by observation, interviews, and documentation. The results of the study conducted by researchers are as follows: (1) implementation of character education in class VII students MTs. Al Muhajirin Denpasar is done by integrating character education with subjects and instilling the value in every learning process so that the social attitudes of the learners can be formed, social attitudes formed in class VII include: honesty, responsibility, tolerance, mutual cooperation, courtesy, and confidence, (2) Effect of character assessment of social attitude of class VII MTs. Al Muhajirin Denpasar is the implementation of character assessment of social attitudes is very influential on the increase and graduation of learners on MTs. Al Muhajirin Denpasar students.   Keywords: character education, social attitude

    ARSITEKTUR LINGKUNGAN PADA RUMAH ADAT BALE GAJAH TUMPANG SALU DI DESA SIDATAPA

    No full text
    Desain arsitektur yang baik adalah desain yang dapat menyesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya. Hal ini sangat terlihat pada bangunan Rumah Adat Bale Gajah Tumpang Salu di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Desa Sidatapa merupakan salah satu Desa Bali Aga yang ada di Bali. Bale Gajah Tumpang Salu adalah bangunan Tradisional Bali Aga yang sangat unik yaitu seluruh bagian ruang dalam satu bangunan dapat menampung aktifitas penghuni dalam berkehidupan sosial, ekonomi, spiritual, budaya, dan keamanan. Hal ini berbeda dengan konsep tata ruang bangunan tradisional Bali pada umumnya, yang terdiri dari banyak massa yang mengacu pada aturan Asta Kosala – Kosali. Bangunan Bale Gajah Tumpang Salu pada saat ini keberadaannya sudah sangat langka, sebagian besar sudah digantikan dengan bangunan rumah tinggal biasa yang lebih modern. Hal ini menjadi ancaman bagi kelestarian rumah adat asli Bali Aga di Desa Sidatapa

    DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN DENGAN KEBERADAAN PETERNAK BABI DI DESA PENEBEL, KECAMATAN PENEBEL, TABANAN

    No full text
    Daging babi adalah salah satu produk hasil ternak yang mempunyai permintaan sangat tinggi di Bali. Ternak babi selain memberikan keuntungan atau dampak positif  secara sosial dan ekonomi untuk peningkatan pendapatan masyarakat, ternyata juga menimbulkan beberapa dampak lingkungan bagi warga disekitar yang berdekatan dengan peternak babi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sosial ekonomi dan lingkungan dengan adanya peternakan babi di Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Pemilihan lokasi ini ditentukan secara purposive sampling dengan teknik penentuan sampel secara sengaja atau dengan pertimbangan tertentu, dimana pertimbangannya yaitu masyarakat yang bertempat tinggal dekat dengan usaha peternakan babi.  Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat tidak menjadi peternak babi yang bertempat tinggal di dekat usaha peternakan babi. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah responden 38 orang. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan peternak babi di Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan berdampak pada aspek sosial , ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Aspek sosial meliputi hubungan interaksi masyarakat sekitar dengan peternak babi untuk ikut belajar beternak babi serta termotivasi untuk ikut beternak, dan selain itu masyarakat sekitar sering membeli langsung daging babi kepeternak untuk upacara agama maupun upacara adat. Dari aspek ekonomi masyarakat memperoleh harga yang lebih murah saat membeli daging babi, ataupun babi guling dari pada membeli di pasar, serta adanya lapangan pekerjaan untuk bekerja di peternakan babi. Dampak lingkungan memberikan dampak yang kurang bagus karena limbah dibuang kesungai sehingga diperlukan solusi untuk pembuangan limbah kotoran babi

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN HOTEL SANUR AGUNG DI MASA PANDEMI COVID 19

    No full text
    Penelitian pada Hotel Sanur Agung ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran di masa pandemi covid 19. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah strategi komunikasi pemasaran Hotel Sanur Agung di masa pandemic covid 19? Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui bagaimana strategi hotel untuk dapat bertahan dimasa pandemi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, metode pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan temuan tersebut saran yang diberikan kepada Hotel Sanur Agung adalah dapat memanfaatkan media sosial dan juga memanfaatkan fasilitas lain yang dimiliki hotel seperti restaurant dan kolam renang untuk meningkatkan minat pengunjung untuk datang dan tidak hanya sekedar menginap.   This research at hotel Sanur Agung aims to find out marketing communication strategies during the Covid-19 pandemic. The problem studied in this study is what is the marketing communication strategy of Sanur Agung Hotel during the Covid-19 pandemic? The purpose of his research was to find out how hotel strategies can survive during a pandemic. The research approach used is a qualitative approach, the data collection method uses interview, observation, and documentation methods. The data analysis method used is to use qualitative descriptive analysis. The results showed that the marketing communication strategy during the Covid-19 pandemic used elements of the marketing mix carried out by the management. Based on these findings, the advice given to Hotel Sanur Agung is to be able to take advantage of social media and also take advantage of other facilities owned by the hotel such as restaurants and swimming pools to increase visitor interest in coming and not just staying

    ANALISIS USAHATANI BUAH JERUK SIAM (Citrus Nobillis Var. Microcarpa) DI DESA CATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI

    No full text
    Jeruk merupakan salah  hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi dan permintaan pasar yang tinggi. Jeruk merupakan salah satu jenis buah yang menjadi komoditi unggulan yang dikembangkan karena mempunyai sebaran tanam yang luas dan mempunyai tingkat konsumsi yang tinggi.  Hal ini karena buah jeruk memiliki citarasa, aroma, kesegaran dan sumber vitamin bagi tubuh, sehingga buah jeruk sangat digemari dan telah menjadi buah favorit keluarga. jika dibandingkan dengan buah lainnya seperti buah pisang, pepaya, rambutan dan apel. Jeruk siam memiliki penyebaran yang cukup luas di Indonesia. Tanaman ini berasal dari daerah Pontianak yang memiliki kualitas sangat bagus.(Susenas,2009).Penelitian ini dilaksanakan di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dengan menggunakan metode purposive sampling (secara sengaja). Populasi usahatani buah jeruk siam sebanyak 60 orang petani, petani sampel 20 orang petani dengan simple random sampling. Jenis data yang digunakan  data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kualitatif dan kuatitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya usahatani buah jeruk siam di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dalam 1 musim adalah sebesar Rp. 5.620.000,00/ luas garapan. Rata-rata penerimaan petani buah jeruk siam adalah sebesar Rp. 20.000.000,00 / luas garapan, Rata-rata pendapatan usahatani buah jeruk siam adalah sebesar Rp. 14.380.000,00/ luas . R/C ratio sebesar 3,56 berarti bahwa usahatani buah jeruk siam ini layak dijalankan karena memberikan tingkat keuntungan.Bagi petani disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi baik dari segi kualitas maupun kuantitas serta penetapan strategi pemasaran yang tepat yang ada di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Disamping itu bagi pemerintah diharapkan dapat membantu dalam pembuatan kebijakan yang dapat mendukung peningkatan daya saing buah lokal dan  juga untuk membantu fasilitas seperti kredit bunga yang renda

    ANALISIS USAHATANI JERUK KEPROK (Citrus reticulata) (STUDI KASUS DESA SEKAAN, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI)

    No full text
    Jeruk keprok dapat ditemukan di berbagai wilayah di Bali tetapi yang paling banyak terdapat di wilayah Kintamani kabupaten Bangli. Secara ekonomis, keberhasilan usahatani jeruk sangat tergantung pada jumlah input dan pemeliharaan tanaman yang diperlukan untuk menghasilkan produksi yang diharapkan (Namah, 2012). Berdasarkan Hal Tersebut, Perlu Dilakukan Kajian Tentang Analiss Usahatani Jeruk Keprok di Desa Sekaan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Untuk mengetahui besarnya pendapatan yang dikeluarkan oleh petani jeruk keprok; (2) Untuk mengetahui pendapatan usahatani jeruk keprok (3) Untuk mengetahui tingkat R/C ratio dalam usahatani jeruk keprok. Penelitian ini dilakukan di Desa Sekaan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling (sengaja). Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 orang petani. Adapun jumlah sampel yang diambil adalah 30 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil dari penelitrian ini menunjukkan bahwa rata-rata biaya yang di keluarkan perluas garapan sebesar Rp.7.374.000, rata-rata penerimaan perluas garapan adalah Rp.14.490.000 dan besarnya R/C adalah 1,9, diman jika R/C ratio > 1, berarti usahatani yang diusahakan oleh petani menguntungkan untuk dilaksanakan

    TINJAUAN YURIDIS PENERBANGAN LAYANG-LAYANG YANG MENGAKIBATKAN KERUSAKAN BARANG ORANG LAIN

    No full text
    Kegiatan bermain layang-layang dapat merugikan orang, seperti putus dan menyangkut di gardu listrik, menyebabkan kerusakan pada barang orang lain, dan membahayakan kegiatan penerbangan maka menjadi hal yang perlu diatur dalam hukum. Dari pada latar belakang penelitian ini mengangkat rumusan masalah yaitu bagaimanakah tinjauan yuridis penerbangan layang-layang yang mengakibatkan kerusakan barang orang lain dan upaya hukum yang dapat dilakukan oleh korban perusakan barang akibat penerbangan layang-layang yang merusak barang milik orang lain. Jenis penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian hukum yang bersifat normatif, yaitu pendekatan melalui perspektif norma-norma yang telah ada atau dengan kata lain merupakan penelitian berupa inventarisasi perundang-undangan yang berlaku.Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tinjauan yuridis terhadap penerbangan layang-layang yang merusak barang milik orang lain diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yaitu kejahatan pengrusakan dan penghancuran benda (verneiling of beschadiging van goerderen), pasal 406 sampai dengan 412 mengatur tentang kejahatan-kejahatan yang mengandung unsur merusak atau tingkah laku yang mengandung sifat demikian terhadap suatu harta benda dan Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh korban perusakan barang akibat penerbangan layang-layang yang  merusak barang milik orang lain, yaitudengandua acara yaitu dengan litigasi dan non-litigasi dimana non-litigasi dilakukan dengan Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) atau Alternative Dispute Resolution (ADR) dimana penyelesaian perkara diselesaikan dengan konsultasi, negoisasi, mediasi, konsiliasi, penilaian ahli. The activity of playing a kite can harm people, such as breaking and getting stuck in an electric substation, causing damage to other people's goods, and endangering aviation activities, so it is something that needs to be regulated by law. From the background of this research, it raises the formulation of the problem, namely how is the juridical review of kite flights that result in damage to other people's goods and legal remedies that can be taken by victims of damage to goods due to kite flights that damage other people's property. This type of research is using normative legal research, namely an approach through the perspective of existing norms or in other words a research in the form of an inventory of applicable legislation. other people's property is regulated in the Criminal Code (KUHP), namely the crime of destroying and destroying objects (verneiling of beschadiging van goerderen), articles 406 to 412 regulate crimes that contain destructive elements or behavior that contains such characteristics. against a property and legal remedies that can be taken by victims of damage to goods due to kite flights that damage other people's property, namely with two events, namely litigation and non-litigation where non-litigation is carried out with Alternative Dispute Resolution (APS) or Alternative Dispute Resolution n (ADR) where the settlement of cases is resolved by consultation, negotiation, mediation, conciliation, expert judgment

    Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dan Komunikasi Organisasi Pada Anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Denpasar

    No full text
    Communication is a necessity for humans to interact with one another. Each individual has a specific purpose in establishing communication with others. By understanding and applying public speaking and organizational communication, organization members can find out how the development of public speaking and organizational communication for members of the Indonesian Christian student movement Denpasar branch. In a study entitled "Development of Public Speaking Skills and organizational communication for members of the Indonesian Christian student movement Denpasar branch" used a qualitative approach. The research design uses case studies because it relies on in-depth analysis in accordance with the reality in the field. The research subjects were organizational administrators and members of the organization with data collection techniques using observation techniques, interview techniques and documentation techniques. The data analysis technique used qualitative descriptive. From the results of interviews conducted with organizational management and organizational members, it was concluded that there were eleven indicators in developing public speaking and organizational communication skills, namely presentations, speeches, master of ceremonies, moderators, processes, messages, networks, mutual need, relationships, environment and uncertainty. So the organization is very supportive and provides space for members of the organization to be able to develop public speaking skill

    An Analysis of The Obstacles Found by Teachers in Using Google Meet Application in Online English Learning at SMP Dwijendra Denpasar

    No full text
    Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online dan cara guru menanggulangi kendala yang ditemukan saat menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online di SMP Dwijendra Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat guru Bahasa Inggris di SMP Dwijendra Denpasar. Peneliti menggunakan pedoman wawancara, catatan lapangan, dan perekam suara sebagai instrumen dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online yaitu rendahnya kehadiran siswa, sinyal tidak stabil, perlu mengajarkan cara gabung di Google Meet, siswa kurang aktif. Selain itu, guru kesulitan saat memantau siswa, mengetahui pemahaman siswa, berinteraksi dengan siswa, meningkatkan minat belajar siswa, memberikan instruksi, menyampaikan materi yang rumit menggunakan Powerpoint, dan mengetahui kemampuan menulis siswa. Cara guru menanggulangi kendala tersebut yaitu menghubungi siswa dan berkomunikasi dengan orang tua siswa, mengulangi bergabung di Google Meet, memanggil nama siswa secara langsung di Google Meet, memberikan latihan melalui Google Form, memberikan tugas kepada siswa, menggunakan media pembelajaran yang menarik, memberikan video tutorial tentang cara gabung di Google Meet, memberikan pengarahan berulang kali, menggunakan Microsoft Word di Google Meet, memberikan tugas menulis di Google Classroom dan memberikan kegiatan diskusi saat pembelajaran. Kata Kunci: Kendala, Aplikasi Google Meet, Pembelajaran Online.   Abstract-This research aims to investigate and analyze the obstacles found by the teachers in using Google Meet application in online English learning and how the teachers of SMP Dwijendra Denpasar overcome those obstacles. This research was a qualitative research design. The subject of this research were four English teachers at SMP Dwijendra Denpasar. The researcher used interview guide, field note, and voice recorder as the instruments of this research. The results of this study indicated that the obstacles found by teachers in using Google Meet application in online English learning were poor students’ attendance, unstable signal, need to teach how to join in Google Meet, less active students. Besides that, teachers have difficulty in monitoring students, knowing students’ understanding, interacting with students, increasing students’ interest in learning, giving instructions, conveying complex material using Power point, and difficult to know students’ writing skills. The way teachers overcome these obstacles were by contacting the students and communicate with their parents, repeat joining on Google Meet, call students’ names directly on Google Meet, give exercises through Google Form, give assignments to students, using interesting learning media, provide video tutorial on how to join Google Meet, give directions repeatedly, using Microsoft Word on Google Meet, give writing assignments in Google Classroom and provide discussion activities during learning. Keywords: Obstacles, Google Meet Application, Online Learning

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇