E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
KREDIBILITAS BENDESA PAKRAMAN DALAM MEMBANGUN IKLIM KOMUNIKASI UNTUK MELESTARIKAN ADAT ISTIADAT
Kredibilitas seorang bendesa pakraman merupakan sumber daya penting dalam melestarikan adat istiadat di desa pakraman yang di pimpinnya. Dalam menjalankan tugasnya seorang bendesa harus mampu untuk berkomunikasi dalam masyarakat yang di pimpinnya, agar tercapai tujuan dan kesepakatan bersama.kemampuan suatu organisasi atau institusi tidak dapat dipisahkan dengan kualitas sumber daya manusianya sendiri. Dengan membangun iklim komunikasi akan digunakan sebagai acuan oleh bendesa untuk pengambilan kebijakan dan mengatasi konflik-konflik yang ada di desa pakraman yang di pimpinnya. Sehingga terwujud kedamaian dan ketentraman di desanya, begitu juga perubahan lingkungan masyarakat adat dan modern terjadi sangat cepat menuntut peningkatan kemampuan dan selalu belajar mengikuti arus perkembangan masa/jama
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PETANI DI KAWASAN CEKING TEGALLALANG HADAPI ALIH FUNGSI LAHAN
Strategi komunikasi interpersonal merupakan upaya penting petani dalam mempertahankan lahan dari alih fungsi. Perkembangan kawasan pariwisata membuat lahan pertanian semakin banyak beralih fungsi sejalan perkembangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi intrapersonal petani di kawasan Ceking, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali dalam menjaga warisan kawasan wisata dunia tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan rancangan studi kasus, sedangkan subjek penelitian yaitu para petani di kawasan Ceking. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Moelyarto dengan menggunakan pendekatan pengelolaan sumber daya lokal yang berbasis masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kelompok petani di Ceking lebih menggunakan Komunikasi Intrapersonal untuk meningkatkan partisipasi kelompok dalam menjaga lahan pertanian dan mengurus tata kelola irigas
Students’ Perception on the Use of Nearpod in Learning English at the Seventh Grade Students of SMP Petra Berkat Denpasar
This study aims at determining students’ perceptions of the use of Nearpod for learning English in VII Grade students of SMP Petra Berkat Denpasar. This study implements a quantitative approach with observation and survey (non-test) techniques. The population of this study is the VII Grade of SMP Petra Berkat Denpasar in academic year 2021/2022. The findings show that the use of Nearpod media during online learning during the Covid-19 pandemic considers that Nearpod is in convenience criteria and very good criteria for Nearpod performance and student learning activities with Nearpod. This study shows positive perceptions of students with natural cut off point’s 39.18 > 30, meaning that students’ perceptions of using Nearpod show positive perceptions. It is due to the contents or features on Nearpod are more challenging for students and more inspiring for students to learn online, this Nearpod apps is helpful for teachers when delivering material and conducting direct assessments, as well as for students when getting teaching materials. In addition, in the Nearpod apps provides other facilities such as the Nearpod VR apps which allows teachers to take students virtually anywhere in the world without additional hardwar
PENGEMBANGAN FASILITAS KONSERVASI BERBASIS EKOWISATA PADA KAWASAN HUTAN MANGROVE DI LINGKUNGAN BANJAR BUALU, KELURAHAN BENOA
Kelompok Nelayan Wana Segara Alaslinggah (KNWSA) ini terletak di dalam lingkungan Banjar Bualu, Kelurahan Benoa Kecamatan Kuta Selatan. Kegiatan yang dilakukan mitra antara lain: penangkapan ikan yang berkelanjutan, melakukan penangkapan yang ramah lingkungan, melakukan pemeliharaan tanaman mangrove, mengembangkan potensi kelautan dalam mendukung pariwisata nelayan, Selain itu anggota KNWSA juga memiliki simpanan pokok dan simpanan wajib yang digunakan untuk memberikan bantuan dana bagi usaha anggota yang membutuhkan pinjaman. Sebagai mitra, KNWSA ini melalui perwakilannya memohon bantuan kepada Univesitas Warmadewa untuk merencanakan dan mengembangkan lahan mangrove yang ada menjadi kawasan ekowisata mangrove. Rencananya kawasan ekowisata mangrove ini bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan mangrove dan ekosistemnya. Selain itu kegiatan wisata ini dapat menjadi pemasukan tambahan bagi mitra dan membantu biaya operasional dalam melestarikan hutan mangrove. Berdasarkan survey awal Tim PKM ditemukan beberapa permasalahan di lapangan antara lain: 1) Belum memiliki perencanaan atau masterplan tentang fasilitas ekowisata yang akan dibangun dan desain infrastruktur yang memadai seperti bangunan kantor, information center dan penataan lanskap, 2) Belum banyak yang mengetahui tentang lokasi hutan mangrove dan pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove. Faktor utamanya yang terlihat jelas adalah akses masuk yang belum memadai, tidak adanya entrance gate dan signage, serta belum adanya lahan parkir untuk kendaraan pengunjung, 3) Kurangnya keahlian anggota untuk melakukan pembukuan simpanan wajib dan simpanan pokok milik anggota mitra sehingga sering terjadi kekeliruan dalam perhitungan pembukuan.. Solusi yang ditawarkan dari permasalahan tersebut yaitu: 1) Membuat gambar rencana masterplan fasilitas ekowisata mangrove, 2) Membuat desain akses masuk berupa jalan, entrance gate dan fasilitas pendukung berupa area parkir,3) Memberikan pelatihan dalam melakukan pembukuan mengenai simpanan wajib dan simpanan pokok milik anggot
PERADILAN IN ABSENTIA ATAS TINDAK PIDANA KORUPSI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MATARAM NOMOR 13/Pid.Sus-TPK/2017/PN MTR: PERADILAN IN ABSENTIA ATAS TINDAK PIDANA KORUPSI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MATARAM NOMOR 13/Pid.Sus-TPK/2017/PN MTR
Penyelesaian suatu perkara hendaknya menghadirkan terdakwa , tetapi dalam peradilan In Absentia khususnya Tindak Pidana Korupsi dapat dilakukan tanpa kehadiran terdakwa, hal tersebut sangatlah merampas hak seorang terdakwa untuk melakukan pembelaan dalam suatu peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum in absentia terhadap tindak pidana korupsi serta pertimbangan hakim dalam memutus perkara In Absentia terhadap Tindak Pidana Korupsi nomor 13/Pid.Sus-TPK/2017/PN MTR. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka dan data sekunder. Kesimpulan yang diambil penulis adalah sebagai berikut yaitu pengaturan In Absentia terhadap Tindak Pidana Korupsi di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diatur dalam ketentuan Pasal 38 ayat (1) dan dalam memutus perkara In Absentia ada beberapa dasar pertimbangan bagi hakim dalam menjatuhkan putusan, salah satu yang dijadikan dasar pertimbangan hakim adalah melihat dari hal-hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa. Berdasarkan kesimpulan maka penulis memberikan saran sebagai berikut: Saran untuk pemerintah yaitu perlu adanya suatu peraturan perundang-undangan yang jelas mengatur mengenai persidangan In Absentia dan saran untuk aparat penegak hukum yaitu tidak boleh sewenang-wenang dalam memeriksa perkara In Absentia.
The settlement of a case should present the defendant, but in the In Absentia trial, especially the Corruption Crime, it can be carried out without the presence of the defendant, this really robs a defendant of the right to defend himself in a court of law. This study aims to determine the legal arrangements in absentia against corruption and the judge's considerations in deciding the case of In Absentia against the Crime of Corruption number 13/Pid.Sus-TPK/2017/PN MTR. This research method uses normative research methods, namely research conducted by examining library materials and secondary data. The conclusion drawn by the author is as follows, namely the regulation of In Absentia against Corruption Crimes in Indonesia is regulated in Law Number 31 of 1999 Jo. Law Number 20 of 2001 concerning the Eradication of Criminal Acts of Corruption which is regulated in the provisions of Article 38 paragraph (1) and in deciding the In Absentia case there are several basic considerations for judges in making decisions, one of which is used as the basis for judges' considerations is to look at the following: aggravating and mitigating matters for the accused. Based on the conclusions, the authors provide the following suggestions: Suggestions for the government, namely the need for a clear statutory regulation governing the In Absentia trial and suggestions for law enforcement officers, namely that it should not be arbitrary in examining In Absentia cases
Fungsi Dan Nilai Ceritera Rakyat Bali Dalam Menuntun Pendidikan Karakter
Cerita rakyat Bali merupakan bagian dari sastra tradisional Bali yang berbentuk prosa. Cerita ini banyak mengandung nilai-nilai sosial religius dalam budaya Bali, sehingga fungsinya sangat besar untuk membimbing dan memuliakan pendidikan karakter dan peradaban Hindu Bali. Masalah ini sangat menarik untuk dikaji secara mendalam. Penelitian ini dirancang sebagai bagian dari pendekatan fenomenologis. Objek kajiannya adalah teks dan konteksnya dalam masyarakat. Jenis penelitian ini tergolong dalam prosedur penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif tanpa menggunakan prosedur statistik atau metode kuantifikasi lainnya. Seluruh data lapangan dan hasil studi pustaka yang telah diklasifikasikan ditelaah dengan menggunakan teori fungsional Malinowski. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis isi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive random sampling dan dikembangkan dengan teknik snowball. Sumber data diperkuat dengan instrumen penelitian berupa pedoman Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa nilai-nilai kebenaran, kesucian, dan keindahan dalam cerita rakyat Bali dapat dijadikan sebagai sarana untuk membimbing pendidikan karakter budaya unggul. observasi partisipatif, pedoman wawancara mendalam, rekaman, dan studi dokumen
Analisis Tindak Tutur Perlokusi Dalam Video Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus Dalam Channel Youtube Kompas TV
Tindak tutur adalah sebuah produk dari ujaran kalimat pada suatu keadaan tertentu. Tindak tutur juga merupakan satuan paling kecil dari komunikasi bahasa yang dapat menentukan makna kalimat. Dalam penelitian ini, penulis akan lebih memfokuskan penelitian pada tindak tutur perlokusi yang ada di dalam video Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus yang terdapat di channel youtube Kompas TV. Dalam penelitian ini, penulis akan lebih memfokuskan penelitian pada tindak tutur perlokusi yang ada di dalam video Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus yang terdapat di channel youtube Kompas TV. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologis dan teoritis. Penelitian pedekatan metodologis menggunakan deskriptif kualitatif dan pendekatan teoritis menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini mendapatkan hasil 12 tindak tutur perlokusi yang memiliki penanda tuturan melaporkan, menakut-nakuti, permintaan, perintah, melegakan, menyenangkan, ajakan, dan efek yang ditimbulkan dengan adanya tindak tutur perlokusi tersebut, yaitu efek takut, efek panik, efek melakukan kebijakan, efek melakukan permintaan, efek senang, efek menerima ajakan, efek melakukan perintah, efek menuruti perintah. Penelitian ini memiliki manfaat yaitu untuk menambah pengetahuan/informasi dalam bidang pragmatik khususnya pada jenis tindak tutur perlokusi beserta daya pengaruh yang ditimbulkan oleh tuturan tersebut
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENUMPANG JASA TRANSPORTASI LAUT DARI SANUR MENUJU NUSA PENIDA DITINJAU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Terjadinya kecelakaan angkutan penyeberangan tersebut menimbulkan berbagai asumsi di masyarakat bahwa kecelakaan yang terjadi selaiin diakibatkan kendala teknis dan cuaca buruk kecelakaan juga bisa diakibatkan oleh faktor kelalaian pemilik jasa angkutan, pengelola angkutan yang nakal, serta standar keamanan yang kurang memadai. Hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jasa penyeberangan. Untuk itu perlu diadakan evaluasi terhadap sarana penyeberangan Sanur-Nusa Penida agar dapat memberikan tingkat keselamatan yang sesuai dengan harapan bagi wisatawan maupun bagi masyarakat yang berada di Pulau Nusa Penida. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum yang bersifat empiris. Perlindungan hukum terhadap penumpang jasa transportasi laut dari Sanur menuju Nusa Penida adalah dalam pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Bentuk perlindungan hukum terhadap penumpang angkutan laut dibagi atas dua yaitu perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Akibat hukum terhadap pelaku usaha bila terjadi kecelakaan terhadap penumpang jasa transportasi laut dari Sanur menuju Nusa Penida pihak penyedia jasa angkutan laut tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku terkait perlindungan konsumen. Sanksi administratif yang telah diatur dalam Pasal 60 sampai dengan Pasal 63 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsume. Saran yang bisa penulis berikan kepada kepolisian air agar selalu menegakan aturan dan melindungi hak-hak dari pihak konsumem maupun penyedia jasa dan kepada penyedia jasa agar selalu pintar dalam menuntut haknya sebagai konsumem sehingga haknya tetap dapat dipenuhi
IMPLEMENTASI LKPD INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SAINS MUATAN IPA SISWA SEKOLAH DASAR
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi seperti sekarang ini, menuntut setiap bangsa untuk mengerahkan pikiran dan potensinya untuk bersaing memperebutkan peluang dalam berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assesment (PISA) yang digagas oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development). Hasil dari Programme for International Student Assesment (PISA) menyatakan tahun 2018 siswa Indonesia masih berada di jajaran nilai terendah terhadap pengukuran membaca, matematika, dan sains dengan rincian sebagai berikut. Pada kategori kemampuan membaca, Indonesia Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode observasi nonpartisipatif. Ketika melakukan observasi, peneliti mencatat hal-hal spesifik atau hal yang luar biasa yang terjadi selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, teknik angket ini juga membantu ketika analisis data dilakukan Setelah data terkumpul, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Analisis data ini adalah langkah terpenting untuk mendapatkan jawaban dari masalah yang ingin dipecahkan. Peneliti menganalisis keseluruhan data berdasarkan pedoman yang digunakan dan mengklasifikasikan data sesuai masalah penelitian. Selanjutnya data disajikan dan disimpulkan. LKPD Inovatif dirasa sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa
PENERAPAN KOMUNIKASI PEMASARAN OLEH MEDICAL REPRESENTATIVE DALAM PROMOSI OBAT KEPADA PARA DOKTER (Studi Kasus pada Medical Representative PT.Sintesa Health di Denpasar)
PT.Sintesa Health Denpasar yang memiliki tujuan untuk memasarkan dan menjual produk sesuai dengan target yang diberikan oleh perusahaan. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut yang harus dilakukan, mulai dari menentukan target pasar, melakukan analisis dan evaluasi sehingga akhirnya menemukan penerapan komunikasi pemasaran yang matang dalam memenuhi target yang diberikan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 2 (dua) orang informan dan objek penelitian adalah bagaimana penerapan komunikasi pemasaran oleh Medical Representative dalam promosi obat kepada para dokter (Studi Kasus pada Medical Representative di PT. Sintesa Health). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa penerapan komunikasi pemasaran yang digunakan, yaitu melakukan periklanan, sales promotion, analisis proses komunikasi, menentukan anggaran, melakukan penerapan komunikasi pemasaran dan meningkatkan penjualan obat terhadap target yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Dengan mengacu kepada model penerapan komunikasi pemasaran oleh medical representative dalam promosi obat kepada para dokter dapat berjalan dengan efektif, sehingga target tahunan yang diberikan oleh perusahaan dapat terpenuhi