E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI DESA KEDEWATAN KABUPATEN GIANYAR

    No full text
    The Complete Systematic Land Registration (PTSL) is a national program aimed at conducting the initial land registration simultaneously for all land registration objects within a village or sub-district across the Republic of Indonesia. One of the target areas for the implementation of this program is Kedewatan Village in Gianyar Regency, Bali. This village was selected due to its low land certification rate, which remains below 65% of the total area of 435 hectares, divided into six local community units (banjar). This research aims to examine the implementation of PTSL in Kedewatan Village and to identify the obstacles encountered during its execution. The research employs an empirical legal method with a descriptive approach, aiming to depict the situation as it occurs in practice. The findings indicate that the implementation of PTSL in Kedewatan Village proceeded effectively and in accordance with the prescribed phases, supported by continuous updates of land data within the stipulated timeframe. Nevertheless, several challenges remain, both technical and juridical in nature. In response, the National Land Agency (BPN) of Gianyar Regency has undertaken various measures, including encouraging active participation from local communities and village officials, conducting public outreach on the importance of PTSL, and enhancing coordination with local government authorities. In conclusion, while the implementation of PTSL in Kedewatan Village has shown positive results, stronger collaboration among stakeholders is essential to overcome the existing barriers

    PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA DENPASAR

    No full text
    Komunikasi sangat penting dalam menciptakan kerjasama dalam organisasi. Komunikasi juga dapat mempengaruhi kelangsungan kegiatan organisasi secara berkesinabungan karena menyangkut bagaimana atasan memotivasi, memberi perintah dan memimpin pegawainya. Dalam penelitian yang berjudul “Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar” ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan subyek penelitian yakni seluruh pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner. Untuk memecahkan masalah digunakan teknik analisis regresi sederhana, analisis determinasi dan uji signifikansi. Dari hasil dari uji signifikansi, diperoleh nilai Sig = 0,000 < α = 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai. Maka dapat diketahui koefisien determinasi diperoleh persentase pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai sebesar 22,5%. Artinya adalah sebesar 22,5% kinerja pegawai dipengaruhi oleh komunikasi organisasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi Y = 49,271 + 0,466 X. Hal ini menunjukan bahwa setiap kenaikan satu skor komunikasi dapat meningkatkan kinerja pegawai 0,466 skor pada konstanta 49,271 misalkan X = 0 maka nilai konstanta akan tetap 49,271

    STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION JASA PENYEWAAN MOTOR GOTRAVELA INDONESIA-BALI PASCSA PANDEMI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di Bali. Pokok penelitiannya mengenai Strategi Integrated Marketing Communication (IMC) pada jasa penyewaan kendaraan bermotor. Oleh Karena itu pertanyaan penelitiannya ialah bagaimana implementasi strategi Integrated Marketing Communication Gotravela Indonesia-Bali berdampak pada meningkatnya jumlah pelanggan penyewaan kendaraan bermotor? Dengan melihat hal ini, maka penulis melakukan penelitian di salah satu Travel Agen yang menyediakan jasa penyewaan kendaraan bermotor di Bali yaitu Gotravela Indonesia. Teknik Penelitian yang dilakukan menggunakan kualitatif deskriptif dan wawancara. Dari Penelitian yang dilakukan, Gotravela Indonesia menggunakan Integrated Marketing Communication (IMC) dengan cukup baik dalam melakukan pemasarannya baik itu untuk penjualan secara domestik atau pun Internasiona

    Realizing Pancasila Student Profiles in the School Environment through the Internalization of Character Education

    No full text
    Pancasila, which is the basis of the state and the nation's ideology, seems to be fading. This is marked by the attitudes and actions of Indonesian students who are no longer oriented and reflect Pancasila values. This research aims to determine the internalization of character education in an effort to realize the Pancasila Student Profile. This research belongs to the type of descriptive qualitative research. Data collection techniques used literature studies and documentation. The data obtained were then analyzed and described qualitatively. This research showed that the efforts made by schools to realize the Pancasila Student Profile in the school environment through educational integration (1) Faith, piety to God Almighty and noble character, are carried out by inviting children to always pray before starting and ending learning activities; (2) Global diversity is carried out by teaching students not to choose friends on the basis of ethnicity, religion, race and between groups; (3) Mutual cooperation is realized in the form of group learning and cleaning activities carried out by students in the school environment; (4) Independent is done by giving students tasks that must be done independently; (5) Critical reasoning is done by the teacher by presenting information on social media that is viral and confusing to be discussed in class; (6) Creativity can be realized by teachers by providing space and freedom to wor

    Keterkaitan Antara Peran Guru Dan Pengelolaan Kelas Untuk Mengatasi Hambatan-Hambatan Pada Proses Belajar Mengajar

    No full text
    Dalam proses belajar mengajar, guru memiliki peranan yang penting dalam mengelola kelas. Pengelolaan kelas yang baik juga akan mendukung peranan guru sebagai pengajar, penilai, pengelola, penghubung, model untuk budaya dan bahasa akademis, serta anggota dari sebuah komunitas yang profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara peran guru dan pengelolaan kelas untuk mengatasi hambatan-hambatan pada proses belajar mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris dan peserta didik di kelas VII D, serta seorang guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Denpasar. Observasi langsung dilakukan terhadap proses pembelajaran yang berfokus pada peran guru dan keterampilan dalam mengelola kelasnya. Wawancara juga dilakukan untuk mengetahui pandangan peserta didik terkait hambatan-hambatan yang ditemui di kelas. Hasil observasi langsung menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris tersebut telah menunjukkan peran guru sebagai pengajar, penilai, pengelola, penghubung, model, dan guru yang profesional secara baik. Namun, terdapat empat hambatan dalam mengelola kelas yang ditemukan ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung seperti peserta didik tidak fokus, kegaduhan yang tidak diharapkan, posisi tempat duduk, dan lokasi kelas. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, terdapat langkah-langkah nyata yang harus diperhatikan seperti melakukan pemantauan langsung, menjelaskan konsekuensi terkait tingkah laku yang tidak sesuai, serta adanya perjanjian antara guru dan peserta didik terkait hak dan kewajiban di dalam kelas

    RESILIENSI PERMUKIMAN PASCA PANDEMI COVID 19

    No full text
    Pandemi saat ini membuat efek disrupsi yang tak pernah terbayangkan dalam sejarah hidup manusia modern. Efek dari Pandemi ini telah memprak- porandakan segala aspek kehidupan. Saat ini jarak tampaknya telah menjadi pertimbangan utama dalam kita beraktivitas. Yang awalnya kita dekat dengan tempat yang menarik karena sejarah kenangan dan estetika nya namun saat ini menjadi urutan yang kesekian di bawah pertanyaan apakah tempat itu sehat. Prioritas Preferensi kita dalam memandang sebuah tempat yang menarik menjadi tempat yang bersih, sehat dan ber protokol. Konsep “Home Zone” dan “Home Range” dengan serta merta pula mengalami pergeseran reabsorpsi. “ Home Zone” dapat diartikan sebagai tempat tinggal kita sedangkan” home Range” adalah lingkungan pemukiman yang luas di sekitar rumah saat ini perilaku dalam meruang di rumah akan lebih meningkat karena perasaan pisikologis kita yang memandang rumah kita lebih aman dan sehat apalagi seiring diperkenalkannya working from home/office (WFH/WFO), maka konsep” Home Zone “berjarak pada sebuah ruang di mana semua aktivitas harus bisa dilakukan di dalamnya. Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimanakah ruang pemukiman di tengah masa pandemi? dan bagaimana cara memandang sebuah tempat yang menarik mejadi tempatyang bersih, sehat dan berprotokol di tengah masa pandemi?. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana ruang pemukiman di tengah masa pandemic dan mengetahui cara memandang sebuah tempat yang menarik menjadi tempat yang bersih, sehat dan berprotokol di tengah masa pendemi.   The current pandemic has created a disruptive effect that has never been imagined in the life history of modern man. The effects of this Pandemic have precipitated all aspects of life. Nowadays distance seems to have become a major consideration in our activities. Which we were originally close to an interesting place because of its memorable history and aesthetics but is currently the umpteenth order under the question of whether the place is healthy. Our preference priorities in viewing an attractive place as a clean, healthy and well-protocolized place. The concepts of "Home Zone" and "Home Range" immediately experienced a shift in reabsorption. "Home Zone" can be interpreted as our place of residence while "home Range" is a large residential environment around the house today the behavior in space at home will increase because of our picological feelings that view our homes as safer and healthier, especially with the introduction of working from home / office (WFH / WFO), hence the concept of "Home Zone "is spaced in a space where all activities must be able to be done in it. Based on the description above, the formulation of the problem raised in this study is how is the residential space in the midst of a pandemic? and how to view an interesting place as a clean, healthy and prototype place in the midst of a pandemic?. The goal to be achieved is to find out how residential spaces are in the midst of a pandemic and know how to view an interesting place into a clean, healthy and protocolized place in the midst of a pandemic

    REDESAIN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ECO-TECH

    No full text
    Universitas Palangka Raya, Jl. Yos Sudarso - Palangka Raya, 74874 Perpustakaan merupakan salah satu penunjang dalam bentuk sarana dan fasilitas untuk pendidikan, perpustakaan memiliki peran yang penting terutama pada jenjang perguruan tinggi. Keberadaan perpustakaan sendiri tentu harus memberi kesan kenyaman baik dilihat dari dalam ataupun luar ruangan oleh pemustaka. Universitas Palangka Raya, saat ini jika dilihat dari kondisi fisik perpustakaan dapat dikatakan tidak memberikan kesan menarik serta kenyaman untuk sebuah perpustakaan dan menyebabkan rendahnya minat baca mahasiswa atau pemustaka yang datang. Adapun tujuan penelitian ini untuk membuat kembali perencanaan dan perancangan perpustakaan Universitas Palangka Raya. Pendekatan yang digunakan ialah menggunakan Arsitektur Eco-Tech, dengan mengedepankan prinsip yang berwawasan lingkungan ataupun efisiensi energi, agar konsisten terhadap konsep yang ramah lingkungan tanpa adanya perubahan yang merusak lingkunga

    MODEL MANAJEMEN PENJUALAN SAYUR MAYUR PADA UD.SAYUR MAYUR DI PASAR BADUNG DENPASAR

    No full text
    Bali sebagai salah satu pulau yang tedapat di Indonesia yang sedang berkembang dan dalam proses perkembangan pembangunan ekonomi. Didalam mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dalam pelaksanaannya memperhatikan prinsip sehat dan memperhatikan ekonomi. Meningkatnya konsumsi hortikutura disebabkan karena struktur konsumsi bahan pangan cenderung bergeser pada bahan non pangan. Masyarakat pada zaman sekarang kecenderungan untuk menghindari pangan dengan penyebab kolesterol tinggi dari hasil produk pangan ternak. Di samping itu masyarakat sekarang sudah mengikuti trend makanan sehat dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran. Salah satu pasar tradisional dikawasan Denpasar yang dijadikan tempat untuk mendistribusikan sayuran tersebut adalah di pasar badung. Pasokan sayur mayur yang biasanya dijual adalah berasal dari  Kecamatan Baturiti. UD.Sayur Mayur sebagai salah satu supplier yang menyediakan aneka macam sayur mayur di pasar badung. Produsen yang menjual sayur mayur di dalam pasar badung tidak terbatas hanya satu produsen, sehingga masih ada persaingan didalam penjualan terutama dalam segi harga tetapi tidak menjadi suatu masalah bagi usaha dagang ini. Penelitian dilakukan di UD.Sayur Mayur di pasar badung sebagai salah satu supplier sayur mayur yang berada di pasar badung. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian empiris. Jumlah sampel yang ditemukan pada saat penelitian di pasar badung khususnya di UD.Sayur Mayur adalah 45 sampel yang terdiri dari pedagang dan konsumen. Jumlah sampel yang ditemukan pada saat penelitian di pasar badung khususnya di UD.Sayur Mayur adalah 45 sampel yang terdiri dari pedagang dan konsumen. Dari hasil pembahasan diatas dapat disimpulkan model manajemen penjualan sayur mayur pada UD.Sayur Mayur di pasar badung : (a) Target penjualan sudah sesuai dengan produk yang dijual dan sudah memiliki pelanggan tetap yang membeli disetiap harinya, (b) Kualitas sayuran yang dijual juga segar dan baru setiap harinya, (c) Pemasaran produk yang dilakukan juga sudah sesuai dengan fokus produk yang dijual, harga pasaran produk juga bersaing dan terjangkau,  tempat berjualan yang strategis dan mudah di cari, dan promosi melalui aplikasi Gojek dan Grab agar memudahkan transaksi dari jarak jauh, (d) Keuntungan usaha yang diperoleh sudah cukup besar karena di UD.Sayur Mayur setiap harinya sudah memiliki pemesan tetap dalam jumlah yang banyak seperti di hotel dan restoran, (e) Daya saing produk dengan produsen yang lain dengan produk yang sama juga tidak terlalu mempengaruhi penjualan yang terjadi. Dari simpulan diatas dapat diambil saran sebagai berikut target penjualan ditingkatkan lagi ke daerah-daerah di luar Kota Denpasar agar hasil penjualan meningkat, kualitas dari sayuran yang diperjualbelikan tetap dijaga agar menjadi nilai lebih dalam produk yang dipasarkan, pemasaran produk harus terus dilakukan secara rutin agar konsumen lebih banyak lagi

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KOI COFFEE & RESTO DI TABANAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada Koi Coffee & Resto di Tabanan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 99 orang. Teknik analisis data menggunakan Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Asumsi Klasik, Anaisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Deaterminasi, Uji F dan Uji t. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada Koi Coffee & Resto di Tabanan adalah digital marketing, food quality, dan price semuanya berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Saran yang dapat diberikan kepada Koi Coffee & Resto Tabanan hendaknya lebih meningkatkan promosi melalui media digital tetap menjaga kualitas produk, serta menjual dengan harga yang terjangkau oleh  konsumen Koi Coffee & Resto Tabanan agar sesuai dengan manfaat yang dirasakan konsumen

    TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK (TINJAUAN KRIMINOLOGI – VIKTIMOLOGI DI WILAYAH HUKUM POLDA BALI

    No full text
    Perkembangan masyarakat merupakan suatu gejala sosial yang biasa dan bersifat umum serta merupakan proses penyesuaian masyarakat terhadap kemajuan jaman.Kejahatan atau Tindak pidana merupakan persoalan yang dialami manusia dari waktu ke waktu. Kasus Persetubuhan dalam kehidupan dewasa ini merupakan wujud penindasan dan kejahatan yang dilakukan seseorang kepada orang lain, kelompok tertentu kepada kelompok lain, orang dewasa kepada anak-anak. Tindak pidana persetubuhan merupakan suatu jenis tindak pidana yang berkaitan dengan aktifitas seksual seseorang dengan orang lain yang tidak berdaya, seperti anak-anak atau perempuan. Faktor yang menjadi penyabab terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak ditinjau dari aspek kriminlogi dan viktimologi. Dalam wilayah hukum polda bali penanggulangan tindak pidana persetubuhan terhadap anak ditinjau dari aspek kriminologi dan viktimologi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, beranjak dari adanya kesenjangan antara teori dan realita. Metode-metode pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kriminologis, pendekatan viktimologis, pendekatan kasus, dan pendekatan fakta. Menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dengan cara wawancara dan studi dokumen. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif dimana data yang diperoleh tersebut diolah menjadi rangkaian kata-kata yang bersifat monografis atau berwujud kasus-kasus tidak disusun kedalam struktur klasifikasi untuk memperoleh gambaran tentang objek penelitian. Faktor penyebab terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak di Wilayah Hukum Polda bali disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal disebabkan karena lemah jiwa sedangkan faktor eksternal disebabkan kurangnya perhatian dari orang tua terhadap anak, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor teknologi, faktor minuman beralkohol. Upaya penanggulangan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di wilayah hukum Polda bali dilakukan melalui upaya penanggulangan preventif dan upaya penanggulangan represif.   The development of society is an ordinary and general social phenomenon and is a process of adapting society to the progress of the times.Crime is a problem experienced by humans from time to time. Cases of sexual intercourse in today's life are a form of oppression and crimes committed by one person to another, certain groups to other groups, adults to children.The crime of sexual intercourse is a type of crime related to a person's sexual activity with another person who is vulnerable, like children or women. The factors that cause the occurrence of criminal acts of sexual intercourse against children are taken from the aspects of criminology and victimology. In Polda Bali juristic, the prevention of the crime of sexual intercourse with children is taken from the aspect of criminology and victimology. The research takes an empirical legal perspective. Departs from the gap between theory and reality. The theoretical approach used are criminological approach, the victimological approach, the case approach, and the facts approach. Using primary and secondary data obtained by interview and document study.The collected data are processed and analyzed qualitatively where the data obtained are compiled into monographic words or in the form of cases that are not arranged into a classification structure to obtain an overview of the research object. Factors causing the occurrence of criminal acts of sexual intercourse against children in the In Polda Bali juristic are caused by internal factors and external factors. Internal factors are caused by mental weakness while external factors are caused by lack of attention from parents to children, economic factors, environmental factors, technological factors, alcoholic factor. Efforts to overcome the crime of sexual intercourse against children in Polda Bali are carried out through preventive and repressive efforts

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇