E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
    1135 research outputs found

    Strategi dan Media Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Penglihatan

    No full text
    Penelitian yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran anak berkenutuhan khusus dengan hambatan penglihatan atau tunanetra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai kasus yang terjadi berkaitan dengan keterbatasan media pembelajaran di lembaga pendidikan untuk anak tunanetra, bahkan seringkali ditemui penggunaan strategi pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pendidikan anak tunanetra sehingga menghambat pengembangan potensi diri anak tunanetra. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dari berbagai referensi yang relevan dengan gejala yang diamati. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif sehingga dapat dilihat variasi strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran anak tunanetra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya strategi pembelajaran yang digunakan untuk anak tunanetra didasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu: (a) berdasarkan pertimbangan pengolahan pesan terdapat dua macam strategi pembelajaran, yaitu deduktif dan induktif; (b) berdasarkan pihak pengelola pesan, terdapat dua strategi pembelajaran, yaitu ekspositorik dan heuristic; (c) berdasarkan pertimbangan pengaturan guru, ada dua macam strategi, yaitu strategi pembelajaran dengan seorang guru dan beregu (team teaching); (d) berdasarkan pertimbangan jumlah siswa, terdpat strategi pembelajaran klasikal, kelompok kecil, dan individual; dan (e) berdasarkan interaksi guru dan siswa, terdapat strategi pembelajaran tatap muka dan melalui media. Media pembelajaran anak tunanetra meliputi: (a) huruf braille; (b) kamera khusus untuk tunanetra; (c) mesin baca kurzweil; (d) optacon; (e) reglet; (f) mesin ketik braille; (g) papan hitung dan sempoa, (g) buku bicara (digital talking book); (i) termoform; (j) telesensory; dan (k) printer braill

    The Use of Media for Increasing the Vocabulary of EFL Learners

    No full text
    Using media in teaching foreign language especially English vocabulary for junior high school students obviously help them improve their learning achievement. This study is focused on the use of various media in improving students’ vocabulary. It is an experimental study done to the second-grade students of a junior high school in Kupang, Indonesia. The quantitative method of analysis is used in presenting the data. Based on the calculation using the t-test formula, it is found that the use of various media in teaching English vocabulary improved the students’ learning achievement. It is proved by the result of the t-test on the treatment group’s pre-test and control group. The result of the pre-test was 1.152 lower than the result of the t-test of the treatment group’s post-test and the control group’s post-test was 4.84. Based on the data found that has been analyzed, it may be concluded that teaching English using various media improved students’ learning achievement since the result of the t-test is 4.84 which is higher than the value of the t-table, 2.048. More experimental studies need to be conducted to provide more information about the use of the media because students’ background of language competencies is suspected to take effect during the treatment

    Uji Komparasi Hasil Belajar Matematika Teknik (Materi Aljabar Melalui) Problem Solving Mahasiswa Teknologi Elektro Medis Muhammadiyah Makassar

    No full text
    Input mahasiswa baru Program Studi Elektro-Medis berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas jurusan IPA, IPS, dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan. Perbedaan latar belakang mahasiswa baru menentukan daya serap mahasiswa terhadap materi mata kuliah matematika khususnya materi aljabar sehingga perlu diketahui hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif  yang menggunakan statistik inferensial yang dipadukan dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mahasiswa pada matari aljabar. Uji statistik yang digunakan adalah uji Indefenden samples Test. Sampel yang digunakan berjumlah 60 mahasiswa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbandingan hasil belajar materi aljabar mahasiswa baru antara lulusan IPA dan IPS menunjukkan signifikansi 0,131, antara lulusan IPA dengan SMK menunjukkan signifikansi 0,819, dan lulusan IPS dan SMK 0,200. Hal ini menunjukkan tidak  perbedaan rata-rata hasil belajar materi aljabar antara lulusan Sekolah Menengah Atas jurusan IPA, IPS dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan. Setelah ditelusuri kurangnya tatap muka selama masa pembelajaran dengan cara daring mempengaruhi hasil belajar mahasiswa pada materi aljabar.melalui metode problem solvin

    Pembelajaran STEAM Berbasis Studi Kasus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SD. Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan lima pendekatan keilmuan yaitu science, technology, engineering, arts, & mathematics dalam menyelesaikan suatu persoalan. Jenis penelitian ini adalan penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan sebanyak 56 orang. Sampel yang digunakan adalah kelas VI-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VI-A sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan teknik tes berbentuk uraian/esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM biasa. Hal tersebut berdasarkan pengujian hipotesis melalui uji mann whitney yang memperoleh nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,040 < 0,05. Hasil ini didukung pula oleh perolehan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen sebesar 83,08 lebih tinggi dari skor rata-rata kemampuan berpikir kritis kelompok kontrol sebesar 76,00. Dengan demikian, pembelajaran STEAM berbasis studi kasus berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan

    Penataan Kawasan Wisata Pantai Berbasis Komunitas Nelayan di Pantai Bintang Kabupaten Lombok Utara

    No full text
    The arrangement of coastal areas as tourist attractions in Medana Village, Tanjung subdistrict, North Lombok Regency has been massively developed in line with the economic revival of North Lombok after the devastating earthquake in 2018 and Covid-19 in 2020. Bintang Beach is one of the tourist destinations. Local mainstays along the Medane coastal area with infrastructure built in 2016 were also affected by the earthquake, it is necessary to reorganize the area so that it becomes vital again and can be integrated with the coastal area to the north and fishermen's settlements to the south. The problems studied in this research are direction and concept of structuring coastal areas based on fishing communities, as well as the design of structuring models that can be applied as a basic reference for restructuring areas in future development. The method used is Qualitative Descriptive with primary data collection techniques using direct site surveys, and secondary data in the form of related policy references. Analysis is carried out by exploring the potential of the area through a tourism component approach, and SWOT analysis to project facility needs and tourism sustainability strategies. The concept results obtained were 8 regional planning concepts. The model design a regional master plan with a fishing community-based approach

    Analysis of Clove Leaf Oil Distillation Business Income (Cloves Leaf Oil) In Matuo Sub-Village, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency (Case Study of Tiga Jaya Essential Oil Refinery)

    No full text
    Analysis of Clove Leaf Oil Distillation Business Income (Clove Leaf Oil) in Matuo Sub-Village, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency (Case Study of Tiga Jaya Essential Oil Distillation), This study aims to determine how much Clove Leaf Oil Distillation Business Income (Clove Leaf Oil) in Matuo Sub-Village, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency (Case Study of Tiga Jaya Essential Oil Distillation). This research uses a qualitative research design. The data source is primary data, namely data obtained through interviews and documentation related to this research. The data analysis method used is descriptive qualitative and quantitative, namely production cost analysis, business revenue analysis, income analysis, and R / C Ratio efficiency level analysis. After conducting research and discussions, it has been revealed that the Cloves Leaf Oil Distillation Business (Tiga Jaya Essential Oil Distillation) operating in Matuo Hamlet, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency, During the 2022 period, a cloves leaf oil distillation business incurred a total cost of Rp. 993,196,500. The total revenue generated was Rp. 1,234,464,000. This indicates that the business earned a total income of Rp. 241,267,500 in one year. After conducting a case study of Tiga Jaya Essential Oil Distillation in Matuo Hamlet, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency, the feasibility of Clove Leaf Oil Distillation Business for 2022 was found to have an R/C ratio of 1.24. The R/C Ratio of more than one indicates that the Cloves Leaf Oil Distillation Business located in Matuo Hamlet, Lelean Nono Village, Baolan District, Tolitoli Regency (as examined in the case study of Tiga Jaya Essential Oil Distillation) is viable and feasibl

    PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN BRAND IMAGE TERHADAP REPURCHASE INTENTION DI PT. SAS PRODUCTION BADUNG

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh harga, kualitas produk dan brand image terhadap repurchase intention di perusahaan PT. SAS Production Badung baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah  konsumen pada PT. SAS Production Badung. Ukuran sampel diambil dengan menggunakan Rumus Hair. Dengan rumus Hair maka diperoleh sampel sebesar 90 yang merupakan konsumen PT. SAS Production Badung. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber datanya menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner (angket) dan studi dokumentasi. Uji instrument terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini dibantu dengan software SPSS 23. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan secara parsial dapat disimpulkan bahwa harga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap respurchase intention pada PT. SAS Production dengan koefisien t sebesar 2,690, koefisien regresi sebesar 0,217 dan signifikansi sebesar 0,009. Kualitas produk memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap respurchase intention pada PT. SAS Production Badung dengan koefisien t sebesar 4,587, koefisien regresi sebesar 0,258 dan signifikansi sebesar 0,000. Brand image memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap respurchase intention pada PT. SAS Production Badung dengan koefisien t sebesar 3,343, koefisien regresi sebesar 0,370 dan signifikansi sebesar 0,001. Secara simultan harga, kualitas produk dan brand image memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respurchase intention pada PT. SAS Production Badung dengan nilai f-hitung 51,463 > dari 0,000

    PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN PADA SUBAK BENGKEL, DESA BENGKEL, KEDIRI, TABANAN

    No full text
    Subak Bengkel terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Subak Bengkel mewilayahi dua desa yaitu Desa Bengkel dan Desa Pangkung Tibah. Subak Bengkel merupakan subak terluas di Kecamatan Kediri dengan total luasan 329 Ha. Petani Subak Bengkel mayoritas menanam padi. Petani yang menenam padi memiliki berbagai jenis varietas padi seperti Chierang, Chigeluis, dan Inpari  Subak Bengkel memiliki komoditi unggulan yaitu beras hitam (Oryza Sativa Indica L).  Subak Bengkel terdiri dari 19 tempek yang masing masing dimpimpin oleh kelian tempek,. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat perkembangan kelompok tani  adalah terlaksananya peran penyuluh pertanian dengan baikdan dibarengi dengan partisipasi aktif dari petani. Untuk itu Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan. Hasil penelitian, dari 39 responden kelompok tani yang ada di Subak Bengkel, Desan Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, bahwa tingkat partisipasi anggota kelompok tani dalam program penyuluhan menunjukan hasil dalam kategori “Tinggi” dengan nilai skor rata-rata tingkat partisipasi kelompok tani dengan programa penyuluhan dari 4 indikator penilaian adalah 39,73. Lebih ditingkatkan kegiatan Non Fisik yang meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang meliputi peningkatan pengetahuan,  keterampilan dan sikap dan perlu adanya disiplin kerja kelompok tani dengan Team Pembina Kelompok

    ANALISIS USAHATANI BERAS MERAH DI SUBAK SRINADI DESA SENGANAN KECAMATAN PENEBEL KABUPATEN TABANAN

    No full text
    Sektor pertanian memegang peranan sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan politik, mengingat sektor ini sebagai penghasil bahan pangan seperti beras, jagung, kedele, umbi-umbian dan buah-buahan serta sayur- sayuran (Murbyarto,1986). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, 2017, sektor pertanian merupakan sektor ketiga terbesar dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (BPB). Selain berperan dalam memenuhi kebutuhan akan beras pertanian juga menjadi salah satu sektor   penyerap tenaga kerja.  Beras merah termasuk komoditi yang mempunyai harga khusus yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui berapa besarnya biaya usaha tani padi beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan Kabupaten Tabanan; (2) untuk mengetahui besar penerimaan dan pendapatan usahatani beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan Kabupaten Tabanan; (3) untuk mengetahui tingkat R/C rasio usahatani beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan Kabupaten Tabanan; (4). untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam usahatani beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan Kabupaten Tabanan. Penelitian ini di laksanakan di Subak Srinadi Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Provinsi Bali  secara sengaja ( puporsive sampling), dengan pertimbangan Subak Srinadi sebagian besar dari lahan ditanami padi beras merah. Populasi dalam penelitian ini  sebanyak 40 orang petani, dengan menggunakan teknik sensus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya usahatani beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan sebesar Rp 5.745.000,00 per luas garapan (50) are atau sebesar Rp 11.490.000,00 per ha.  Penerimaan rata-rata sebesar Rp 9.234.000,00 per luas garapan atau sebesar Rp 18.468.000,00 per luas ha. Usahatani beras merah rata-rata sebesar Rp 3.489.000,00 per luas garapan atau sebesar Rp 6.978.000,00 per ha. Nilai R/C rasio sebesar 1,60 bahwa usahatani beras merah di Subak Srinadi Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan ini layak diusahakan karena memberikan tingkat keuntungan

    MODEL KEMANDIRIAN PETANI DALAM PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERKEBUNAN PADA SUBAK-ABIAN TRI GUNA KARYA, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model kemandirian petani dalam pengolahan dan pemasaran hasil pertanian di Subak-Abian Tri Guna Karya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara secara terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis statistik dengan PLS (Partial Least Square). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model kemandirian petani dalam pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan dengan jalan meningkatkan kemandirian emosional dalam menggerakkan agribisnis melalui pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas dengan cara meningkatkan keterampilan individu yang spesifik (life of skill) dan menguatkan kapasitas individu (individual capacity building) agar dapat menguatkan kapasitas kelembagaan (institutional development capacity building) berbasis Kelembagaan Subak-Abian

    0

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dwijendra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇